Logo
Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi
Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

54 Bab
Tamat
Dalam novel romantis "Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi", Alfan Mananta, seorang dokter magang, dipaksa oleh direktur rumah sakitnya yang cantik untuk tinggal bersama. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah fantasi modern mereka yang penuh kedekatan tanpa batas di webnovel seru ini.
Bab 1 dari Godaan CEO Cantik Membangkitkan Kultivasi

Dokter magang bernama Alfan Mananta dipaksa oleh direktur rumah sakit yang cantik untuk ikut pulang ke rumahnya. Sejak saat itu, kehidupan mereka yang penuh kedekatan dan tanpa batas pun dimulai ....

Melalui kaca spion, Alfan melihat Rhea yang duduk di kursi belakang, hatinya dipenuhi kebingungan.

Direktur wanita yang biasanya sangat dingin itu, malah bertingkah tidak seperti biasanya hari ini. Dia duduk menyamping di kursi belakang. Wajahnya memerah dan pandangannya kacau. Lidahnya menjilat bibirnya sendiri, sementara tangannya terus meraba lehernya.

Melihat keadaan Rhea seperti itu, Alfan merasa ada yang tidak beres.

Alfan adalah seorang dokter magang di Rumah Sakit Prima. Untuk membelikan pacarnya, Charista, sebuah iPhone terbaru, dia memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk menjadi pengemudi ojek online demi menabung.

Siapa sangka, hari ini dia malah mendapatkan direkturnya sendiri sebagai penumpang.

Rhea memiliki tinggi sekitar 170 cm, kulit putih, wajah cantik, dan kaki jenjang. Penampilannya sangat menawan. Hanya saja, sifatnya biasa sangat dingin. Meskipun Alfan sudah setengah tahun berada di Rumah Sakit Prima, dia belum pernah benar-benar berbicara dengan Rhea.

"Bu Rhea, apakah kamu merasa nggak enak badan? Gimana kalau aku antar kamu ke rumah sakit?" Akhirnya dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya.

"Kamu ... kamu kenal aku?" Napas Rhea terdengar sedikit terengah.

"Aku dokter magang di Rumah Sakit Prima. Aku sering lihat Ibu waktu rapat."

"Aku nggak sakit. Antar aku pulang sesuai alamat."

Ketika Alfan kembali melihat ke kaca spion, tangan wanita itu sudah masuk ke dalam pakaiannya sendiri. Dia menggigit bibirnya yang merah dan kedua matanya setengah terpejam, tampak seperti menahan sesuatu yang sulit dikendalikan.

Meskipun hanya seorang dokter magang, dari kondisi yang ditunjukkan Rhea, Alfan merasa wanita itu kemungkinan mabuk atau tanpa sengaja mengonsumsi sesuatu seperti obat perangsang.

"Bu Rhea, menurutku kamu tetap perlu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa."

"Apa maksudmu? Kamu nggak mengerti kata-kataku? Aku bilang antar aku pulang, secepat mungkin. Kalau terjadi sesuatu, kamu yang tanggung jawab!"

Alfan tidak berani menunda. Dia segera menginjak pedal gas dan mempercepat laju mobil. Lima atau enam menit kemudian, mobil itu berhenti di depan Vila Nomor 66, Jalan Champ.

Mobil baru saja berhenti, Rhea buru-buru membuka pintu dan turun. Namun belum sempat berjalan beberapa langkah, tubuhnya sudah oleng lalu terjatuh ke tanah.

Alfan segera turun dan menahan tubuh wanita itu.

"Bu Rhea, aku tekan saja belnya supaya keluargamu keluar jemput kamu."

Saat Alfan baru saja menopangnya berdiri, tiba-tiba Rhea memeluk lengannya dengan erat. Dengan suara gemetar dia berkata, "Cuma aku yang tinggal di sini. Kata sandinya 333666. Tolong bukakan pintunya dan antar aku masuk."

Setelah masuk ke dalam rumah dan membaringkannya di sofa, Alfan berbalik untuk mengambilkan segelas air. Ketika dia kembali sambil membawa air putih dan berdiri di depan wanita itu, jantung Alfan tiba-tiba berdegup keras.

Entah sejak kapan, Rhea sudah menarik ritsleting gaun panjang berwarna merah anggurnya. Bahu putihnya yang mulus, bra hitamnya, serta lekuk tubuhnya yang indah kini setengah terlihat. Tatapannya kacau dan kosong, lidahnya menyapu bibirnya perlahan.

"Bu Rhea, kamu lagi ngapain? Cepat minum air ini. Aku ... aku harus pergi."

Walaupun Alfan sudah punya pacar, hubungan dia dengan pacarnya hanya sebatas berpegangan tangan dan berpelukan.

Saat melihat pemandangan yang begitu menggoda di depannya, jantungnya berdegup sangat kencang. Rhea tidak menerima gelas air itu. Sebaliknya, dia tiba-tiba memeluk Alfan dengan erat.

"Tolong bantu aku. Suamiku memberiku obat perangsang. Kalau kamu nggak menolongku, malam ini mungkin aku nggak akan bisa bertahan."

Wanita itu melingkarkan kedua tangannya di leher Alfan, sorot matanya tampak lembut dan menggoda.

Alfan benar-benar panik. Dia sama sekali tidak menyangka, direktur wanita yang biasanya dingin itu hari ini malah memeluknya dengan sukarela.

Sejujurnya, dia sangat ingin mengikuti arus dan menidurinya saat itu juga.

Namun, Alfan adalah orang yang setia pada perasaannya. Pacarnya masih menunggu di rumah. Dia tidak ingin mengkhianati pacarnya.

"Bu Rhea, kamu terkena racun perangsang. Aku antar kamu ke rumah sakit untuk infus dan diberi penawar, nanti juga cepat sembuh."

Jari-jari Rhea meraba tubuh Alfan dan napasnya terengah-engah. "Aku direktur Rumah Sakit Prima. Semua tenaga medis di Provinsi Sargana mengenalku. Kalau mereka tahu aku terkena racun seperti ini, bagaimana aku bisa menghadapi mereka?"

"Kalau kamu bantu aku dengan tubuhmu untuk menetralisir racunnya hari ini, setelah itu aku akan mengurus agar kamu diangkat menjadi pegawai tetap."

Alfan ragu. Dia bisa bersama direktur yang cantik dan dingin itu, sekaligus membantu orang. Yang paling penting lagi, dia bisa menjadi pegawai tetap.

Kenapa tidak?

Namun, Alfan tetap tidak ingin mengkhianati pacarnya. Saat dia sudah memutuskan untuk pergi, tangan Rhea malah membuka ikat pinggangnya tanpa ragu.

Alfan sudah hampir lima tahun berpacaran dengan kekasihnya, tetapi dia belum pernah mengalami perlakuan seperti ini.

Dalam sekejap, pikirannya seperti meledak. Seluruh dirinya pun terlena begitu saja. Ketika dia benar-benar sadar kembali, mereka sudah berada di tempat tidur di lantai dua.

Entah siapa yang lebih dulu memulai. Yang jelas, semuanya berlangsung begitu intens sampai mereka melupakan segalanya.

Satu jam kemudian, keduanya terbaring lemas di atas tempat tidur.

Alfan memandang Rhea yang terbaring lemah di sampingnya, lalu bertanya dengan gelisah, "Bu Rhea, gi ... gimana perasaanmu sekarang?"

Wajah Rhea kembali menjadi dingin. Dengan susah payah dia berkata, "Racun di tubuhku sudah hilang."

"Bagus kalau begitu. Kalau sudah sembuh, aku juga harus pergi." Alfan segera bangkit dari tempat tidur dan buru-buru mengenakan pakaiannya.

"Kamu benar-benar dokter magang di Rumah Sakit Prima? Siapa namamu?"

"Alfan. Aku memang dokter magang di Rumah Sakit Prima."

"Untuk kejadian malam ini, aku berterima kasih padamu. Tapi, ada dua hal yang harus aku sampaikan. Pertama, kamu harus meninggalkan Rumah Sakit Prima. Kedua, kejadian malam ini nggak boleh kamu ceritakan kepada siapa pun. Kalau kamu sampai membocorkannya, aku akan membuat hidupmu sangat menderita."

Alfan telah menempuh lima tahun kuliah di fakultas kedokteran dan akhirnya berhasil magang di Rumah Sakit Prima. Setelah dia menolong direktur wanita itu, kini malah diminta untuk keluar dari Rumah Sakit Prima.

Alfan langsung merasa kesal.

"Bu Rhea, kamu ini seperti habis manis sepah dibuang. Kalau aku harus keluar dari Rumah Sakit Prima, berarti kuliah kedokteranku selama ini sia-sia?"

"Kamu nggak perlu khawatir. Aku akan merekomendasikanmu ke Rumah Sakit Ferrum. Nggak perlu magang, kamu bisa langsung masuk kerja. Fasilitas dan tunjangannya nggak kalah dari Rumah Sakit Prima."

Alfan merasa itu cukup masuk akal. Lagi pula, jika dia bertemu lagi dengan wanita ini di Rumah Sakit Prima, pasti akan terasa canggung. Namun, dia tetap berkata, "Pacarku juga dokter magang. Bisa nggak kamu sekalian bantu dia?"

"Nggak masalah. Ke Rumah Sakit Ferrum, nggak perlu magang, langsung diangkat menjadi pegawai tetap."

Dalam hati Alfan merasa bersyukur. "Terima kasih, Bu Rhea. Istirahat yang baik, aku pamit dulu."

"Kenapa terburu-buru? Tinggalkan nomor teleponmu." Rhea membuka selimut dan meraih ponsel di meja samping tempat tidur.

Sekilas, Alfan melihat noda merah di atas seprai yang putih bersih.

Bagaimana bisa? Rhea adalah wanita yang sudah menikah, kenapa masih ada tanda seperti itu?

"Bu Rhea, kamu ... kamu masih perawan?"

Rhea meliriknya dengan kesal. "Apa yang aneh? Siapa bilang kalau sudah menikah nggak bisa tetap perawan?"

Alfan semakin bingung. Setahunya, direktur cantik berusia 26 tahun itu sudah menikah dua tahun yang lalu. Setelah ratusan hari berlalu, dia ternyata masih menjaga dirinya tetap suci?

Sebenarnya, apa yang telah terjadi pada wanita ini?

Lanjutkan Membaca

Kamu Mungkin Juga Suka

CEO Mesum
CEO Mesum
Dalam CEO Mesum, Alice Handerson harus menghadapi perilaku provokatif bosnya di kantor. Saat tawaran skandal muncul, sekretaris tegas ini terjebak antara profesionalisme dan hasrat. Baca kisah modern novel ini dalam balutan billionaire romance novels yang penuh ketegangan kekuasaan.
Di Ranjang Majikanku
Di Ranjang Majikanku
Dalam novel romantis miliarder Di Ranjang Majikanku, Binar, seorang pembantu baru, tidak sengaja menyaksikan rahasia pribadi majikannya dan tertangkap basah menguping. Kemarahan sang tuan justru menjeratnya dalam hubungan terlarang. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah selengkapnya.
Disgraced Wife
Disgraced Wife
Dalam novel romance modern Disgraced Wife, El Barack Nagara membeli Bellina demi keturunan dinasti billionaire. Bellina terjebak pernikahan paksa dan harus meninggalkan kekasihnya. Akankah ia lepas dari jeratan El atau justru jatuh cinta? Baca web novel ini untuk kisah selengkapnya.
Istri Idaman Tuan Ares
Istri Idaman Tuan Ares
Dalam Istri Idaman Tuan Ares, Ares dan Anggun terjebak perjodohan paksa yang tak terelakkan. Di tengah konflik modern novel ini, mereka harus menghadapi kenyataan hidup bersama tanpa cinta. Temukan kelanjutan hubungan mereka dalam billionaire romance novels yang penuh tantangan ini.
Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah
Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah
Dalam novel romantis modern Lima Kesempatan, Akhirnya Berpisah, Shinta Ranadi menghadapi pengkhianatan Raka Winata yang melamar cinta pertamanya. Puncaknya, tindakan kejam Raka membuat Shinta keguguran. Habis sudah lima kesempatan, Shinta memilih cerai. Baca novel online ini sekarang.
Miss Villainess Is Wealthy
Miss Villainess Is Wealthy
Terbangun kembali di kehidupan pertama, Valerie terjebak skandal cinta satu malam dengan Cedric dalam Miss Villainess Is Wealthy. Menghadapi pernikahan kontrak dan waktu hidup yang singkat, ia harus bertahan di tengah drama billionaire romance novels ini demi mengubah takdirnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Sayang, Katakan saja Ya!
Sayang, Katakan saja Ya!
Dikhianati oleh tunangannya dan saudara perempuannya sendiri, Victoria Branson menikahi Teddy Lloyd tanpa mengetahui identitas aslinya – seorang miliarder rahasia. Bersama-sama, mereka harus melawan keluarga jahat Victoria, merebut kembali perusahaan ibunya, dan menemukan akhir yang bahagia.
[Versi suara dubbing] Meninggalkan Yang Salah, Memeluk Yang Benar
[Versi suara dubbing] Meninggalkan Yang Salah, Memeluk Yang Benar
Ibu yang bangkit kembali meninggalkan hubungan yang salah, memanjakan dan melindungi anak perempuannya dengan keterampilan menjahit, menghukum orang jahat, bertemu dengan pria baik, dan menjalani kehidupan bahagia bersama anaknya.
Kencan Buta Mematikan
Kencan Buta Mematikan
Stella Sosro, gadis lajang yang menolak pinangan Dennis Liman dengan alasan sembarangan, tanpa sengaja menjadi "tersangka" penyebab bunuh diri ibu Dennis, Heidi Liman. Ia tak hanya harus mengganti rugi 6 miliar kepada Keluarga Liman, tetapi juga tewas putus asa dihantam opini publik. Saat terbuka matanya kembali, Stella kembali ke hari ia berkencan buta dengan Dennis. Kali ini, ia bertekad takkan mengulangi kesalahan yang sama.
Jenderal Wanita Juga Bisa Dapat Cinta
Jenderal Wanita Juga Bisa Dapat Cinta
Jenderal yang pulang setelah memenangkan perang mengira akan menikah dengan tunangannya yang baik itu, tak disangka tunangannya ternyata orang yang serakah akan kekuasaan dan memilih menikah dengan wanita yang menyamar menjadi adik jenderal. Di saat itu, semua orang mengira wanita yang hanya bisa seni bela diri ini akan menjadi lajang tua, tak disangka dia malah menikah dengan orang yang sangat sederhana, mereka bahkan melewati banyak rintangan dan hidup senang.
Raja Naga
Raja Naga
Seribu tahun yang lalu, seorang pemuda yang terluka parah secara tidak sengaja diselamatkan oleh nenek moyang dari sembilan keluarga besar.Melihat bahwa mereka semua adalah orang-orang miskin, pemuda tersebut memberikan kepala naga dari sembilan urat naga untuk membalas kebaikannya.
Revolusi Pelangsingan
Revolusi Pelangsingan
Devan adalah seorang pewaris Keluarga Haris. Dia menikahi Karin yang merupakan putri dari taipan kaya karena perjodohan keluarga. Namun, Devan kaget melihat Karin pertama kali di hari pernikahan mereka karena dia merupakan wanita gemuk yang berat badannya hampir mencapai 136 kg. Para tamu yang hadir dengan cepat menjadikan Devan bahan tertawaan di acara itu. Dengan enggan, Devan memulai kehidupannya dengan orang asing ini dan rasa cinta yang kuat dari Karin hanya menambah stres baginya. Saat usaha Karin untuk menjaga cinta mereka secara nggak sengaja buat Devan marah, Devan yang terobsesi pada penampilan melampiaskan kekesalannya padanya bahkan mengkritik berat badannya. Karin yang merasa sangat terluka memutuskan untuk mulai menurunkan berat badan dan bertekad buat Devan menyesali tindakannya.