Logo
Istri Idaman Tuan Ares
Istri Idaman Tuan Ares

Istri Idaman Tuan Ares

76 Bab
Tamat
Dalam Istri Idaman Tuan Ares, Ares dan Anggun terjebak perjodohan paksa yang tak terelakkan. Di tengah konflik modern novel ini, mereka harus menghadapi kenyataan hidup bersama tanpa cinta. Temukan kelanjutan hubungan mereka dalam billionaire romance novels yang penuh tantangan ini.

Ringkasan Istri Idaman Tuan Ares

Dalam dinamika sosial, perjodohan sering dianggap sebagai beban yang menyesakkan, terutama saat harus bersatu dengan orang asing tanpa landasan cinta. Hal ini dialami oleh Ares dan Anggun yang terjebak dalam situasi serupa. Meski klise dan penuh tekanan, takdir memaksa keduanya untuk masuk ke dalam ikatan pernikahan yang tidak bisa ditolak. Bagaimana mereka menghadapi realitas baru ini? Ikuti kisah perjuangan mereka saat komitmen dipaksakan oleh keadaan tanpa celah melarikan diri.
Selengkapnya

Bab 1 dari Istri Idaman Tuan Ares

Hidup bergelimpangan harta sudah menjadi pilihan para wanita di manapun mereka berada. Harta, Tahta dan Pria, incaran ganas bagi siapun. Rupanya tampan, dia kaya, gagah nan mempesona. Namun, siapa yang sangka, di balik ketampanan dan kekayaannya, menyimpan sejuta keganasan di dalamnya.

Gareesa Wicaksono, itu lah namanya. Panggil saja Ares. Itu panggilan dari keluarga dan teman-temannya.

Pria gagah itu kini sedang berdiri dengan kedua tangan terlipat menghadap orang-orang yang tengah duduk di tuang tamu. Ada ayah dan ibunya, ada tiga tamu lain yang sepertinya berasal dari kalangan rendah.

“Apa ini perjodohan untukku lagi?” tanya Ares dengan nada sinis.

Belum sempat ada yang menjawab, Ares sudah berdecak sambil membuang muka. “Dan lihatlah, kenapa yang datang keluarga kumuh begini?”

“ARES! Jaga bicaramu!” gertak Bian (Ayah). “Mereka tamu kita, bersikaplah yang sopan!” Bian masih melotot.

Mendengar hampir ada perdebatan, tiga orang yang duduk di depan kedua orang tua Ares, nampak gelisah dan gemetaran.

“Ayah ....”Ares meraup wajah kemudian berdecak. “Lihatlah mereka, tampangnya saja lusuh begitu, bagaimana bisa disandingkan denganku?”

“ARES!” gertak Bian lagi. Dan Ares tetap bersikap santai tanpa ada rasa bersalah. “Duduklah dan biarkan kami membicarakan ini baik-baik.”

Ares menyeringai. Saat ia duduk, bola matanya sempat melirik ke arah seorang gadis berambut kepang dengan panjang di bawah pundak. Ares tidak bisa melihat dengan jelas rupanya seperti apa karena gadis itu sedari tadi menunduk.

“Ck! Apa gadis itu yang akan menikah denganku?” tanya Ares saat Ayahnya hendak bicara.

“Ares, diamlah dulu. Ayahmu mau bicara,” wanita di samping Bian melotot ke arah Ares.

Dia Ana, ibu tiri dari Ares.

“Hei! Anda bukan siapa-siapaku, jangan mengaturku!” sulut Ares sambil menuding.

Bian berkedip pada sang istri, sambil mengusap lengan. Bian memberi kode supaya tidak usah ikut bicara. Ana sempat merengut, tapi ada baiknya juga berdiam diri dari pada ikut berdebat dengan pria seperti Ares.

“Jawab ayah!”

Bian terperanjat saat tiba-tiba Ares berteriak ke arahnya.

“Apa gadis itu yang akan menjadi istriku?” tanya Ares mengulang pertanyaan yang tadi.

Gadis itu terlihat semakin menciut ketakutan. Kedua tangannya gemetaran dan saling genggam. Ares sempat menyeringai melihat ketakutan gadis itu.

“Mau bertahan sampai berapa detik dia bersamaku,” batin Ares masih dengan melirik tangan gemetaran itu.

“Kau duduklah yang tenang, biar ayah menyelesaikan pembicaraan ini.” Bian menepuk pundak Ares saat sudah duduk di sampingnya.

“Sepertinya menarik. Baiklah, aku akan ikuti drama ini,” gumam Ares dalam hati.

“Perkenalkan, mereka dari keluarga Kakek Baskoro. Ini Paman Anton dan ini Bibi Maya. Kalau yang ini ....”

“Gadis lusuh!” potong Ares sambil menyeringai jijik.

Senyum yang sempat mengembang di bibir Anton dan Maya langsung lenyap.

Bian menghela napas lalu berkata lagi tanpa memperdulikan perkataan Ares baru saja.

“Namanya, Anggun. Anggun Lestari.”

Mendengar nama gadis itu disebutkan, gelak tawa mencuat begitu sana dari mulut Ares. Ares tertawa sampai buliran bening muncul di ujung mata.

“Aku tidak salah dengar?” Ares ternganga menatap ayahnya.

“Apa maksudmu?” tanya Bian.

“Anggun Lestari? Hm ... kenapa nama itu terdengar sangat aneh?” Ares tertawa lagi. Sementara yang lain hanya bisa mengusap dada.

“Namanya kampungan sekali!” ceplos Ares lagi.

“Jaga bicara anda, Tuan!” Anggun tiba-tiba berdiri. Dua bola matanya menyala ke arah Ares. “Jangan pernah menghina namaku!”

“Heh!” Ares ikut berdiri. “Apa bagusnya namamu? Terlalu kampungan, makanya pantas dihina!”

“Ares, dudulah.” Bian menarik lengan Ares.

“Kau juga duduk Anggun,” perintah Anton dan Maya.

Ares dan Anggun sama-sama merengut. Keduanya pun duduk dengan rasa keterpaksaan. Dari lirikan Ares, Ares mendapati Anggun tengah terisak. Gadis itu menunduk dan terlihat meremas-remas jari.

“Apa dia menangis?” batin Ares. “Cih! Dasar cengeng! Begitu saja sudah menangis!”

“Sekarang apa?” tanya Ares pada semuanya. “Kalian sudah mengaturnya kan? Sekarang putuskan!” perintah Ares pada Ayah dan ibu tirinya.

Bian terlihat menarik napas dalam-dalam. Menggenggam tangan sang istri, kemudian mulai bicara pagi.

“Ayah akan menikahkan kau dan Anggun.”

Tak ada yang kaget di ruangan ini. Ares maupun Anggun hanya diam. Kenapa harus kaget? Ares dan Anggun sudah bisa menebak apa yang akan terjadi di ruangan ini.

“Baiklah, atur sesuka kalian.” Ares berdiri meninggalkan ruang tamu.

“ARES! Tunggu Ares!” teriak Bian dengan lantang. Namun, Ares sudah berlalu dengan diikuti asistennya yang sedari tadi berdiri diam di belakang Ares yang duduk.

“Maafkan anakku,” sesal Bian pada tamunya.

Mereka hanya tersenyum getir, sementara Anggun, mencibir dengan rahang menguat.

“Bagaimana mungkin ayah menikahkanku dengan wanita seperti itu?” tanya Ares saat sudah sampai di dalam kamar.

Asistennya yang bernama Nando, hanya nyengir sambil garuk-garuk kepala.

“Kenapa kau cuma diam saja di sana!” sembur Ares pada Nando. “Setidaknya bantu aku bicara!”

“Maaf, Tuan.” Nando menangkup kedua tangan. “Aku tidak ada hak untuk ikut campur.”

“Heh!” Ares melotot. “Kau kan bawahanku, aku yang membayarmu. Kenapa kau malah diam seperti patung tadi? Aku sampai berpikir kau tidak ada di sana tadi.”

Nandi nyengir lagi. “Maaf, Tuan. Suasana kan sedang genting, jadi aku cari aman.”

“Kebiasaan!” Ares mendengus lalu melompat naik ke atas ranjang.

Nando menarik kursi persegi kemudian ia duduki. “Tapi ya, Tuan ...” wajah Nando terlihat serius.

“Apa?” salah Ares langsung. “Jangan bilang kau mendukung perjodohan ini!”

Nando meringis sambil garuk-garuk kepala

“Jadi, kau setuju aku menikah dengan gadis tadi?” dua bola mata Ares sudah melotot.

“Tenang dulu, Tuan.” Nando menekan udara dengan telapak tangan. “Aku hanya berpikir gadis itu sangat berbeda dari yang biasanya.”

“Maksudmu?” Ares menaikkan kedua alisnya.

“Dia lain dari yang biasanya Tuan dan Nyonya kenalkan padamu. Biasanya mereka membawa wanita dari kelas atas, tapi kali ini ... kenapa mereka membawa gadis yang, Em ... kuras masih di bawah umur.”

Ares masih menatap wajah Nando dengan serius. Perkataan Nando memang ada benarnya. Biasanya ayah dan ibu akan menjodohkannya dengan orang terpandang. Teman bisnis misalnya. Namun, kali ini kenapa berbeda.

Ares mengusap-usap dagu lalu kembali menatap Nando. “Menurutmu, aku harus bagaimana?”

“Terima saja perjodohan ini.”

“Kau gila ya!” Ares langsung membelalak. Ares bahkan sampai duduk tertegak dengan jari mengacung lurus ke arah Dion.

“Tenang, Tuan.” Nando tersenyum supaya Ares tidak melotot lagi. “Dengarkan aku dulu.”

“Apa?” sahut Ares malas.

“Tuan pernah bilang padaku ingin memiliki wanita yang lain dari yang lain. Mungkin, ini jawaban dari keinginanmu, Tuan.”

“Tetap saja bukan gadis lusuh seperti itu yang aku mau!” salak Ares. “Kau tidak lihat ya, dia bahkan masih mengepang dua rambutnya. Najis!”

Nando meringis. “Tuan pikir-pikir dulu saja. Wanita glamor atau wanita yang biasa saja.”

Degh! Ares mendadak terpaku dengan kalimat yang diucapkan Nando. Dua pilihan yang berbanding terbalik pada setiap gadis yang mendekati Ares.

**

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

BUKAN ANAK HARAM
BUKAN ANAK HARAM
Dalam novel romance BUKAN ANAK HARAM, Kartika berjuang bertahan hidup setelah dijual ke dunia malam. Menghadapi pengkhianatan dan kehamilan tak terduga, ia harus melindungi putrinya, Dania. Temukan kisah inspiratif ini dalam koleksi modern novel kami di platform read novels online.
Get Pregnant Please!
Get Pregnant Please!
Dalam novel Get Pregnant Please!, Caca bertekad hamil demi menghapus kutukan nasib sialnya. Saat mencari bibit unggul di klub malam, ia tak sengaja menjerat suaminya sendiri yang misterius. Simak kisah billionaire romance novels ini dalam genre modern novel yang penuh kejutan tak terduga.
Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO
Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO
Pasca cerai, Leanna kembali ke identitas aslinya sebagai peretas dan desainer kelas dunia. Di tengah kebebasan barunya, sang miliarder Matthew datang melamar. Baca Kecemerlangan Tak Terbelenggu: Menangkap Mata Sang CEO, sebuah billionaire romance novels yang penuh intrik dan modern novel.
Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan
Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan
Dalam novel romantis Nafsu Sesaat Dibayar Penyesalan, Ashley rela wajahnya hancur demi menyelamatkan Noah. Noah tetap menikahinya dengan penuh kasih, hingga Ashley mendapati suaminya berselingkuh dengan pembantu mereka. Baca buku online gratis kisah misteri pernikahan ini di Novel Web terpercaya.
Perhitungan Pahit Seorang Istri
Perhitungan Pahit Seorang Istri
Dalam Perhitungan Pahit Seorang Istri, pengkhianatan Banyu terungkap saat ia memalsukan kondisi genetik demi memiliki selingkuhan. Romance novel penuh intrik ini mengungkap rencana pelarian sang istri melalui layanan rahasia. Baca kisah modern novel ini tentang balas dendam yang dingin.
Terpaksa Jadi Playboy
Terpaksa Jadi Playboy
Dalam Terpaksa Jadi Playboy, Kenzo sang pewaris billionaire harus mencari calon istri dalam sebulan atau kehilangan warisan. Meski mendekati tiga wanita lain, takdir terus mempertemukannya dengan Husna. Simak kisah romance modern ini di webnovel yang penuh pilihan sulit.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Biarlah Berakhir di Sini
Biarlah Berakhir di Sini
Keluarganya Bimo mengira Elena hanya wanita penurut, tidak akan membantah, tak disangka Elene tidak begitu. Disaat dia mengetahui Bimo menyakiti hatinya, dia memutuskan tidak lagi membantu Bimo, bahkan menunjukkan kemampuan hebatnya setelah meninggalkan Bimo. Eh, akhirnya keluarga Bimo hanya bisa melihat Elena pergi dengan senang, sedangkan keluarganya menjadi hancur.
Cinta yang Terpaksa
Cinta yang Terpaksa
Karena kakaknya menolong Martin, Martin menikahi Okta yang diam-diam menyukainya untuk balas budi. Tiga tahun menikah, Okta tak merasakan cinta dari Martin dan hidupnya seperti janda. Ia sadar Martin hanya mencintai Hana, cinta pertamanya. Demi tak membebani Martin, Okta pura-pura mati dan mengejar mimpinya. Saat Okta hilang, Martin baru sadar ia tak bisa melepaskan Okta.
Jejak Langkah di Ujung Usia
Jejak Langkah di Ujung Usia
Guru Besar dari Larsa, Andre Wongso, telah bekerja sebagai pekerja sanitasi sejak pensiun. Suatu kali seusai pulang kerja, menantu dan besannya menempati rumahnya dan mengusirnya keluar. Kemudian, dia menyelamatkan seorang gadis muda yang mendapat ketidakadilan. Gadis muda itu pun mengenalkan ibunya yang seorang CEO kepada Andre sebagai bentuk balas budi…
Ditolak, Justru Menyelamatkan CEO
Ditolak, Justru Menyelamatkan CEO
Leo, pewaris jenius Tabib Sakti, turun gunung, tetapi pertunangannya dibatalkan mendadak oleh Isabelle. Ia dianggap pemuda udik dan ditempatkan di kamar mayat. Yang mengejutkan, Leo menghidupkan kembali CEO, Eleanor, di kamar mayat, membuat seisi rumah sakit terpukau. Dengan ilmu medis dan bela diri tiada tara, Leo meroket menjadi sosok ternama di kota, sambil menjalin hubungan rumit dengan Isabelle, Eleanor, dan wanita menarik lainnya.
Seandainya Dulu Aku Memilihmu
Seandainya Dulu Aku Memilihmu
Dicap sebagai anak pembunuh, Aubrey menahan kebencian Eli dengan cinta putus asa. Takdir kemudian mempertemukannya dengan Miles, paman Eli yang terlahir kembali dengan sesal masa lalu. Kesalahannya dulu telah merenggut nyawa Aubrey. Kini, dengan kekuasaannya, dia mengklaim Aubrey, melindunginya dari cemoohan, sekaligus menempa kekuatannya. Dalam perlindungannya, Aubrey melihat pengabdian yang tersembunyi. Sebelum Eli sempat menyesal, Miles, dengan cinta dua kehidupannya, telah mengangkat Aubrey dari jurang kehinaan menjadi sosok yang disegani.
Rahasia Putri yang Terlupakan
Rahasia Putri yang Terlupakan
Ellie, pewaris asli yang dimanjakan, dijebak dan dikirim ke penjara remaja oleh keluarganya. Mereka mengira dia hidup dengan nyaman, tanpa tahu bahwa atas perintah putri palsu, Ellie mengalami penyiksaan kejam. Tiga tahun kemudian, dia dibebaskan, hancur secara batin, tetapi masih dianggap gadis manja. Hanya ketika ayahnya memukulnya dan kaki palsunya terlepas, barulah mereka menyadari kebenaran yang sebenarnya…