Logo
Candu Dekapan Kakak Ipar
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

58 Bab
Tamat
Dalam novel romantis modern Candu Dekapan Kakak Ipar, Djiwa terjebak dalam pernikahan dingin di keluarga konglomerat. Di tengah penderitaannya, kehadiran Radja, sang kakak ipar yang dominan, menyalakan hasrat terlarang. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah cinta penuh dosa mereka.
Bab 1 dari Candu Dekapan Kakak Ipar

Menjadi menantu termuda di keluarga konglomerat bukanlah suatu kebahagiaan, melainkan penjara.

Djiwa diperlakukan layaknya pembantu oleh ibu mertuanya, dituntut sempurna, sementara suaminya hanya diam tak pernah membela.

Di rumah besar itu, semua mata mengawasinya.

Namun justru tatapan Radja—kakak ipar tertua yang dingin sekaligus dominan dan berwibawa, mampu membuat Djiwa tak bisa tenang.

Lelaki itu hadir di antara keputusasaan Djiwa tinggal di rumah besar itu, menyalakan api hasrat yang seharusnya tak pernah ada.

Semua ini salah. Cinta itu terlarang. Itu semua dosa.

Tapi ketika Radja menyentuhnya, Djiwa tahu dirinya telah terjerat dalam dosa paling manis dan tak ada jalan untuk kembali.

“Cari laki-laki lain untuk menghamili kamu, Wa.”

Ucapan Kaisar pagi itu, bagaikan palu godam yang menghantam dada Djiwa. Perempuan yang masih gadis itu seketika membeliakan bola matanya.

Bagaimana bisa, suaminya sendiri dengan begitu tenang memintanya untuk hamil bersama pria lain?

“Ka-kamu ... serius, Mas?” bisik Djiwa tak percaya, suaranya tercekat. “Kamu gak lagi bercanda, kan? Kenapa Djiwa harus hamil sama pria lain?”

Kaisar mendesah berat. “Aku sudah muak! Mami terus mendesak lagi soal ahli waris. Aku sudah muak dengan tekanan itu. Dan dia terus menanyakan kapan kamu hamil.”

Djiwa menelan ludahnya susah payah. “Kalau begitu ... kenapa gak sama kamu aja, Mas? Djiwa punya suami, kenapa Djiwa harus hamil sama pria lain?” tanyanya bingung.

“Kamu? Jangan bercanda! Aku gak akan mempertaruhkan malam-malamku dengan kamu!”

Ucapan Kaisar kali ini benar-benar menyayat hati Djiwa. Mulut Dijwa terbuka, tapi tak ada kata-kata yang keluar dari sana.

“Cari pria terhormat kalau bisa. Kalau tidak bisa, aku yang akan mencarikannya untukmu,” ucap Kaisar, suaranya tetap dingin, seakan apa pun yang ia katakan sudah final. “Aku tidak sedang bernegosiasi.”

Dada Djiwa terasa menyesak—seolah diremas dari salam. Kedua tangannya terkepal erat di samping tubuh, sampai buku-buku jarinya memutih.

Mulutnya sudah terbuka, hendak memprotes. Namun Kaisar lebih cepat, suaranya menampar udara lebih dulu.

“Kamu harus hamil, aku gak mau tahu! Menikahi kamu aja udah bikin aku malu di depan kedua saudaraku, dan sekarang kamu masih mau mempermalukan aku dengan tidak bisa memberikan keturunan?”

Kaisar menautkan tangan di depan dada, tatapan datar namun menekan. “Jadi, lakukan saja—atau biaya rumah sakit kakekmu aku cabut!”

Djiwa dengan cepat menggeleng, tak terima dengan ancaman itu. “Nggak, Mas. Jangan lakuin itu ke kakek, aku mohon! Kakek butuh biaya besar untuk rumah sakit sampai sembuh, Mas.”

Hembusan napas Kaisar terdengar berat, tapi bukan karena ragu. “Kalau begitu, hari ini juga kamu putuskan. Supaya aku tidak cabut biaya rumah sakit kakek kamu.”

Iya atau tidak. Itu pilihan tersulit untuk Djiwa. Apalagi ini menyangkut nyawa sang kakek.

Padahal pernikahan mereka baru berusia satu tahun. Dan selama itu, Djiwa baru tahu kalau suaminya selama ini tidak mencintainya.

Terpaksa. Ya, Kaisar terpaksa menikahinya karena wasiat sang kakek. Karena kakeknya dulu berteman sangat dekat dengan kakek Djiwa, dan memutuskan untuk saling menjodohkan cucu mereka.

Jika Djiwa tahu ini sejak awal. Sumpah demi apapun, Djiwa tidak akan pernah mau menikah dengan Kaisar. Padahal selama ini, dia mencoba mencintai sang suami.

Tapi pria itu tidak pernah sedikitpun membalas usahanya.

“Bagaimana?” Kaisar menaikkan satu alisnya, menunggu keputusan sang istri.

Djiwa menelan ludahnya berat. “Djiwa ... Djiwa akan pikir-pikir lagi, Mas.”

Tatapan Kaisar tetap dingin. “Baiklah, aku beri kamu waktu tiga hari dari sekarang,” setelah mengatakan itu, Kaisar meninggalkan kamar mereka.

Sementara Djiwa terpaku di tengah-tengah ruangan tersebut. Kakinya mendadak lemas setelah mengetahui fakta mengejutkan ini.

Tak hanya itu, tapi permintaan sang suami yang tak masuk akal.

Djiwa menghembuskan napas pelan.

“Ke mana aku harus mencari pria terhormat? Apalagi … anak itu bakal jadi pewaris keluarga Reinard,” gumamnya, terdengar bingung dan putus asa.

Djiwa tersentak ketika pandangannya jatuh pada jam dinding. Sudah pukul setengah tujuh pagi—sebentar lagi waktu sarapan.

“Ya Tuhan!”

Panik kecil menyengat dadanya. Djiwa langsung meninggalkan kamar, hampir setengah berlari menuju dapur.

Rutinitasnya sudah menunggu, menyiapkan sarapan untuk keluarga besar Reinard—yang terdiri dari ibu mertuanya, para kakak ipar, serta keponakannya.

Keluarga Reinard adalah keluarga konglomerat yang keras memegang adat patrilineal. Semua tinggal dalam satu atap, mertua, anak, menantu—hierarki yang tak pernah benar-benar terlihat, tapi selalu terasa menekan.

Dan Djiwa, sebagai menantu bungsu yang tak bekerja seperti dua menantu lainnya, otomatis menjadi tangan utama rumah itu. Memasak, beres-beres, memastikan semua berjalan sempurna.

Ia memang tidak sendirian, ada pembantu lain membantunya. Mudah mengurus rumah semewah dan seluas ini dengan para pembantu. Tapi tak mudah bagi Djiwa yang dituntut untuk melakukan semuanya tanpa kesalahan.

Ruang demi ruang seperti tak ada habisnya, dan tiap sudut menuntut kesempurnaan.

Sekitar setengah jam kemudian, Djiwa bersama dua pembantu lainnya akhirnya selesai menyiapkan sarapan. Dan kini tugas Djiwa melayani ibu mertuanya dan sang suami, Kaisar.

“Ini teh hijaunya, Mi,” Djiwa menyerahkan teh hangat milik sang ibu mertua ke hadapannya.

“Terima kasih,” ucap Sekar datar, tanpa menoleh.

Kini Djiwa giliran melayani sang suami. Tapi ketika dia hendak meletakkan roti panggang untuk Kaisar, pria itu segera menarik piringnya.

“Aku bisa sendiri, kamu langsung duduk saja,” kata pria itu dengan nada dingin.

Djiwa tersenyum kecil, lalu duduk di kursi sebelah kiri sang suami.

Baru saja tangannya hendak meraih roti panggang, suara ibu mertuanya yang tajam memecah keheningan meja makan.

“Satu tahun. Sudah genap satu tahun Djiwa menjadi menantu keluarga Reinard.” Sekar menoleh, tatapannya langsung mengarah pada menantu bungsunya. “Tapi kamu belum juga hamil.”

Pelan, tangan Djiwa yang tadi terulur menggantung di udara turun kembali ke pangkuan.

Ia menunduk dalam-dalam, jemarinya saling menggenggam erat. Tidak berani menatap siapapun—terutama ibu mertuanya.

Bahkan ia bisa merasakan tatapan para kakak iparnya yang mencemooh dari kedua sisi meja makan, membuat dadanya sesak.

Malu? Tentu saja. Keluarga suaminya benar-benar keluarga terhormat dari kalangan elit— memiliki garis keturunan Jawa dan Belanda murni.

Sekar Ayunda Reinard yang berdarah Jawa, dan suaminya mendiang Diederick Von Reinard yang merupakan konglomerat Belanda.

Pemilik perusahaan Grand Reinard Corporation, yang beroperasi di dalam dan luar negeri. Serta memiliki banyak anak cabang—mulai dari perusahaan industri, hotel, dan juga rumah sakit.

Kekayaan itu diwarisi anak-anak mereka, si tiga bersaudara. Radja si anak pertama, Sultan si anak kedua, dan Kaisar yang merupakan anak bungsu.

“Saya sudah membuat janji temu dengan dokter kandungan terbaik,” lanjut Sekar, mendorong kartu nama pada Kaisar yang duduk di sebelah kirinya—agar memberikan pada Djiwa.

Pria itu dengan malas meraihnya, lalu menyerahkannya pada sang istri tanpa menoleh. Gerakannya sangat malas, seolah tak tertarik sedikitpun.

Lalu Sekar menambahkan. “Saya tidak mau tahu! Kamu harus segera periksa.”

“Mungkin Djiwa mandul, Mi!” Inggrit—istri Radja, si sulung—menimpali, membuat semua yang di meja makan menatap ke arahnya. Sementara Radja sendiri, sang suami, hanya meliriknya sekilas.

“Bisa jadi, Mbak Grit. Sebenarnya Djiwa ini mandul, tapi dia sengaja tidak mau memberitahu Mami dan Mas Kaisar. Supaya tidak diceraikan!” imbuh Fairish—istri Sultan, anak kedua, ikut memanasi keadaan.

Kedua istri kakak ipar Djiwa memang selalu merendahkannya karena perbedaan kasta mereka yang bagaikan langit dan bumi.

Inggrit, merupakan lulusan S2 jurusan designer kampus ternama di Amerika. Tak hanya itu, Inggrit juga putri dari pengusaha kaya raya, dan sekarang dia mengelola butik besar.

Dan istri Sultan—Fairish, merupakan lulusan S2 Hukum, dan sekarang bekerja sebagai pengacara sekaligus anak dari pemilik Firma Hukum terbesar.

Sedangkan Djiwa? Hanya perempuan yang kebetulan beruntung menjadi kandidat menantu dari keluarga tersebut. Karena kakeknya adalah teman lama dari ayah Sekar yang merupakan kakek Kaisar.

Pernikahan mereka terjadi karena sebuah wasiat dari tetua mereka yang sudah meninggal sekitar satu tahun yang lalu, sebelum Djiwa dan Kaisar resmi menikah.

Kata ‘mandul’ itu seperti tamparan keras yang menghantam pipi Djiwa. Tuduhan itu menusuk harga dirinya yang sudah rapuh karena Kaisar tidak pernah menyentuhnya.

Djiwa merasakan wajahnya memucat. Ia melirik Kaisar di sampingnya, tetapi pria itu menatap piringnya dengan ekspresi bosan—seolah mendengarkan pidato yang sudah dihafalnya.

Seperti biasa, Kaisar tidak akan membelanya di depan ibu mertuanya itu. Tak bicara apapun, membiarkan Djiwa dimaki dan dihina di depan keluarganya.

Djiwa mengangkat pandangannya, menatap ibu mertuanya. “Mi, Djiwa ... rahim Djiwa baik-baik saja,” ucapnya berusaha membela diri, suaranya bergetar.

BRAK!

Sekar menggebrak meja dengan ujung pisau selai di tangannya—membuat semua yang di meja makan terlonjak kaget, sedangkan tatapan Sekar dingin dan menusuk.

“Tidak ada kata ‘baik-baik saja’, Djiwa! Lakukan apa yang saya minta, dan kirimkan hasilnya. Saya ingin memastikan sendiri!”

“Lakukan saja, Wa … apa yang dikatakan Mami,” akhirnya Kaisar membuka suara, setelah sejak tadi terdiam cukup lama. Namun bukan membela, melainkan ikut intimidasi sang istri.

Djiwa menelan ludahnya berat. Matanya yang merah sejak tadi tampak berkaca-kaca setelah pria yang seharusnya melindungi, justru ikut menyudutkannya.

“Lagipula,” Kaisar kembali melanjutkan. “Aku yakin yang bermasalah di sini kamu. Apa salahnya untuk cek ke dokter, agar bisa tahu kamu negatif atau positif mandul.”

Tangan Djiwa di atas pangkuannya sudah mulai bergetar karena menahan emosi. Mengepal erat sampai buku-buku jarinya memutih pucat.

Bagaimana bisa suaminya sendiri mengucapkan itu di meja makan, di depan seluruh anggota keluarga?

“Dengar baik-baik,” Sekar kembali buka suara, nada bicaranya tegas penuh perintah. “Saya beri kamu tenggat waktu tiga bulan dari sekarang. Kamu harus hamil.”

Setiap katanya penuh tekanan dan menuntut, membuat Djiwa kesulitan bernapas dengan baik. Tapi tak sampai disitu saja, Sekar menambahkan dengan nada ketus.

“Jika tidak, saya sendiri yang akan meminta Kaisar menceraikan kamu.” Nada Sekar merendah tajam, menusuk tanpa ampun. “Setelah itu kamu bisa pulang ke rumah gubukmu, dan menghabiskan sisa hidupmu merawat kakekmu yang sakit-sakitan itu.”

Lanjutkan Membaca

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
Dalam Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku, Dewi dicampakkan oleh Pratama demi masa lalunya. Di tengah hinaan keluarga billionaire itu, Dewi mencoba bangkit hingga bertemu Reza. Temukan kisah perjuangan mencari cinta sejati di romance novel ini, salah satu modern novel terbaik untuk dibaca.
Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
Dalam Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku, Sonia terjebak pernikahan dengan Verdi, pria lumpuh yang sakit-sakitan. Namun, billionaire romance novels ini mengungkap rahasia besar saat Verdi sembuh secara misterius. Baca kisah seru ini di platform webnovel pilihan Anda.
Delapan Tahun Menjadi Istri Rahasia
Delapan Tahun Menjadi Istri Rahasia
Dalam Delapan Tahun Menjadi Istri Rahasia, Clara memilih bercerai setelah David menolak meresmikan hubungan mereka. Konflik billionaire romance novels ini memuncak saat Clara kehilangan janinnya akibat kekerasan, mengubahnya menjadi dingin dalam kisah romance novel yang penuh rahasia ini.
DENDAM SANG CEO
DENDAM SANG CEO
Dalam DENDAM SANG CEO, Bram mendekati Agni demi membalas dendam pada kakaknya. Namun, taktik dalam billionaire romance novels ini berubah saat cinta tulus muncul. Kini Agni harus memilih antara loyalitas keluarga atau perasaannya pada Bram di tengah konflik bisnis yang tajam.
Di Jodohkan Dengan Om Galak
Di Jodohkan Dengan Om Galak
Dalam novel romance Di Jodohkan Dengan Om Galak, Nessa terikat kontrak pernikahan setahun dengan Arga, seorang CEO dingin. Di tengah bayang-bayang masa lalu sang billionaire, mereka harus memilih antara berpisah atau mempertahankan cinta. Baca web novel ini selengkapnya.
Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai
Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai
Dalam novel modern Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai, Bettina Rowe berencana mengakhiri pernikahan saat Asher Lambert mencari ibu pengganti. Temukan konflik pengorbanan dan rahasia ini dalam billionaire romance novels pilihan bagi pembaca setia online novel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Hidupku Jadi Hidupmu
Hidupku Jadi Hidupmu
Tasya dan Mira adalah saudara tiri. Mira iri dengan Tasya karena dia jadi istri orang terkaya. Saat acara peresmian pusat perbelanjaan Grup Tansa Mira menusuk Tasya. Tasya melawan dan menusuk Mira juga. Ternyata mereka berdua tidak mati tapi kembali ke masa lalu saat mereka belum menikah. Mira ingin menukar nasibnya dengan Tasya. Apakah Mira berhasil menukar nasibnya?
Ibu Tiri, Kau Sungguh Menggoda
Ibu Tiri, Kau Sungguh Menggoda
Ibu angkat Christina memberikannya dua pilihan yang kejam: menyerahkan keperawanannya pada pria berusia 70-an tahun, atau melihat adiknya dibunuh. Dia memilih pilihan pertama, tapi rencananya hancur saat si pria tua itu malah memilih meniduri cewek lain. Tapi tidak disangka, putra tirinya, Logan, akhirnya menjadi takdirnya. "Tidur denganku sekarang juga!" Kata Christina sambil memohon.
Aku Jatuh Cinta dengan Pembantu Cantik
Aku Jatuh Cinta dengan Pembantu Cantik
Sang pengurus bercita-cita untuk hidup di kota besar, sedangkan cara dia untuk ke sana harus menikah dengan seorang profesor. Namun, dia segera menemukan bahwa semuanya adalah bagian dari konspirasi yang lebih besar!
Tunggu Saja Keberhasilanku
Tunggu Saja Keberhasilanku
Sudah lima tahun Isa hidup bersama suaminya yang idiot, ditambah harus menjaga ibu mertua yang ada penyakit jantung. Awalnya Isa berencana meninggalkan mereka, hanya saja Isa tahu kalau Isa meninggalkan mereka, hidup mereka akan makin sulit, jadi Isa masih ragu-ragu. Hanya saja Isa sudah dicari oleh Keluarga Lino dan harus kembali bersama mereka, di saat itu Isa baru mengungkapkan semua rahasianya. Tapi entah bagaimana nasib Isa ke depannya, serta nasib ibu mertua dan suami idiotnya...
Kudengar Cinta Penuh Rintangan
Kudengar Cinta Penuh Rintangan
Setelah menikah dengan pria impiannya, dia menikmati hidup bahagia bersama pria itu. Namun, pada hari dia didiagnosis menderita kanker pankreas, dia mengetahui bahwa suaminya menjemput cinta pertamanya, bersama seorang anak laki-laki. Saat dunianya runtuh, dia harus menghadapi kenyataan pernikahan mereka dan mempertanyakan apakah cinta mereka dapat bertahan dari pengkhianatan ini.
Pelukan landak
Pelukan landak
Di malam pernikahan, Vivian dan Bagus saling menipu demi gengsi. Wanita kuat dan dokter genit itu awalnya hanya menikah pura-pura, tapi dari kebohongan tumbuh cinta yang sungguh.