Logo
Janda Bertemu Dengan Duda
Janda Bertemu Dengan Duda

Janda Bertemu Dengan Duda

41 Bab
Tamat
Dalam Janda Bertemu Dengan Duda, Sonia mencoba bangkit dari duka bersama anak-anaknya di apartemen baru. Di sana ia bertemu Yudha, seorang duda yang juga menyimpan luka lama. Romance novel modern ini mengisahkan perjuangan dua jiwa mengatasi trauma demi peluang baru dalam read novels online.
Bab 1 dari Janda Bertemu Dengan Duda

Sonia duduk di tepi tempat tidur, jari-jarinya mengetuk-ngetuk perlahan di sisi kasur. Suara hujan yang berjatuhan di luar jendela apartemen terdengar monoton, seakan menjadi pengingat bahwa dunia tak pernah berhenti, bahkan saat dirinya tengah terperangkap dalam hening yang tak berujung. Di balik mata yang lelah, tampak refleksi wajahnya di cermin kecil yang diletakkan di meja rias. Wajah itu, penuh dengan guratan letih dan senyum yang hanya muncul di permukaan, mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia baik-baik saja.

Sonia menarik napas panjang. Ia bisa merasakan berat yang mengalir di dadanya, seperti ada batu besar yang tidak bisa ia lepas. Begitu banyak hal yang harus ia tanggung, dan hanya satu yang selalu membuatnya bangkit setiap hari: anak-anaknya, Alif dan Hana. Mereka adalah alasan mengapa ia harus bangun pagi dan melawan rasa sakit yang kadang hampir tak tertahankan. Alif, dengan mata bulat dan tawa yang mengalir seperti air, adalah bagian kecil dari kenangan yang membuatnya terus maju. Hana, di usia delapan tahun, lebih mirip seperti dirinya, memendam perasaan dalam-dalam, menjaga rahasia di balik senyumnya.

"Ayah sudah lama pergi, kan, Ibu?" suara Hana yang lembut dari balik pintu membuat Sonia menoleh. Ia belum mendengar anaknya mendekat, tapi ketenangan dalam suara Hana membuat hatinya teriris. Anak kecil itu tahu lebih banyak dari yang Sonia kira. Kadang, ia berpikir, anak-anak memiliki intuisi yang lebih tajam dibanding orang dewasa.

Sonia berdehem, menghapus air mata yang hampir menetes. "Iya, sayang. Tapi kita masih punya satu sama lain, kan?" jawabnya dengan suara yang berusaha terdengar ceria.

"Benar, Ibu. Tapi Ibu nggak usah takut, kan? Kita nggak sendirian. Ada Ibu, aku, dan Alif. Kita bisa jadi tim yang kuat," kata Hana, suaranya penuh keyakinan.

Sonia mengangguk, meskipun hatinya tahu, kekuatan yang dimilikinya hanyalah seteguh tembok yang rapuh. Di luar, hujan semakin deras, membasahi dunia yang terasa sepi. Tapi di dalam apartemen itu, suara gelak tawa Alif yang terbangun tiba-tiba mengisi ruang kosong yang mencekam.

Sonia membuka pintu kamar dan melihat Alif, dengan mata masih mengantuk, berdiri di samping tempat tidurnya. Di tangannya, ia memegang boneka beruang cokelat yang sudah kehilangan beberapa jahitan di bagian telinga.

"Selamat pagi, Ibu," ucap Alif dengan suara parau. Sonia merasakan campuran rasa sakit dan cinta yang menderu di dadanya. Meskipun ia ingin memberikan segalanya kepada anak-anaknya, kenyataannya, ia masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Hari-hari berlalu seperti lautan yang tak henti-hentinya bergulung, dan Sonia hanya bisa mencoba tetap bertahan di atas ombak.

"Selamat pagi, sayang. Ibu baru saja bangun," Sonia membungkuk dan mengangkat Alif ke pelukannya, memeluk anak kecil itu dengan hangat, seakan ingin menyerap semua rasa nyaman yang diberikan Alif.

Hana yang mendengar kekacauan kecil itu mendekat, menghampiri mereka. Ia menatap Alif yang sekarang di pelukan Sonia, lalu melirik Ibu mereka. Ada kehangatan di mata Hana, tapi juga kelelahan yang tak bisa ia sembunyikan. Sonia tahu bahwa putrinya yang cerdas itu mengerti lebih banyak tentang kesedihan yang menyelimuti rumah mereka dibanding yang Sonia kira.

"Aku sudah siap, Ibu. Aku sudah sarapan," Hana berkata, suaranya penuh perhatian.

Sonia tersenyum, meski senyumnya hanya sebentar. "Kita akan pergi ke sekolah dalam beberapa menit, oke?" Ia menatap kedua anaknya, merasa beruntung masih memiliki mereka di tengah kekacauan yang melanda hidupnya. Jika mereka bisa tersenyum dan bertahan, maka ia pun harus bisa.

Di perjalanan menuju sekolah, Sonia memandangi pemandangan kota yang tampak suram dengan langit yang masih menggelap oleh awan. Mobil-mobil berlalu-lalang, sementara orang-orang berlalu di jalanan, masing-masing dengan cerita mereka sendiri. Begitu banyak wajah yang terlihat biasa saja, namun siapa yang tahu cerita apa yang mereka simpan di balik senyum atau langkah mereka?

Ketika mobil berhenti di lampu merah, pandangan Sonia tertuju pada seorang pria yang sedang berdiri di pinggir jalan. Ia mengenakan jas hujan hitam dan tampak memperhatikan langit, seolah menunggu sesuatu yang tak pernah datang. Sonia menelan air liur, merasakan rasa sakit itu kembali menghantam dadanya. Ada sesuatu tentang pria itu yang mengingatkannya pada Rizal, suaminya yang sudah meninggal. Ia membiarkan kenangan itu mengalir, meski perih.

"Tunggu, Ibu, lihat itu!" Hana tiba-tiba berseru, menunjuk ke arah pria itu.

Sonia menoleh, melihat ke arah tangan Hana yang terulur. Pandangannya bertemu dengan pria itu sesaat sebelum lampu hijau menyala dan mobil melaju. Sebelum ia sempat memikirkan apa yang terjadi, pandangannya beralih pada Alif yang sibuk memainkan boneka beruangnya.

Sepulang dari mengantar anak-anak ke sekolah, Sonia memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di sekitar apartemen. Udara pagi yang dingin membuatnya merasa segar, meskipun hatinya tetap diliputi kesedihan. Namun, saat ia melewati pintu apartemen sebelah, ia mendengar suara musik lembut yang mengalun dari dalam.

Tanpa sengaja, matanya tertuju pada nama di depan pintu apartemen itu: Yudha. Sonia mengingat nama itu, walau hanya sebentar. Yudha adalah tetangga yang jarang terlihat, seorang duda yang memiliki seorang putri remaja, Mira. Sonia mendengar dari beberapa orang di apartemen bahwa Yudha adalah pria yang baik, tetapi juga tertutup.

Tanpa alasan yang jelas, Sonia mengetuk pintu itu, membuat dirinya sendiri terkejut dengan keputusan yang tiba-tiba itu.

Pintu terbuka, dan di hadapannya berdiri Yudha, yang terlihat kaget sejenak sebelum akhirnya mengatur ekspresinya menjadi senyum ramah. Ia mengenakan kaus berwarna abu-abu dan celana panjang, rambutnya yang hitam sedikit berantakan.

"Selamat pagi, Bu Sonia. Ada yang bisa saya bantu?" kata Yudha, suaranya terdengar hangat, namun ada ketegangan di baliknya.

Sonia tersenyum canggung. "Pagi, Pak Yudha. Maaf kalau mengganggu. Saya hanya ingin... mengucapkan terima kasih, karena sudah ada di sekitar sini. Terkadang, rasanya seperti tidak ada yang peduli."

Yudha menatapnya sejenak, seperti mencoba membaca apa yang ada di dalam diri Sonia. "Kami semua di sini saling membantu, Bu. Kadang, kita hanya perlu tahu bahwa kita tidak sendirian," jawabnya, suara yang hampir berbisik.

Sonia terdiam, lalu menatap Yudha dengan mata yang mulai basah. Ada sesuatu dalam kata-katanya yang terasa menenangkan, seolah dunia di luar sana bisa berhenti sejenak untuk memberi ruang bagi mereka yang terluka.

"Terima kasih, Pak Yudha," Sonia berkata, suara yang hampir hilang di tengah angin pagi yang dingin.

Yudha hanya mengangguk, lalu menatap Sonia sejenak sebelum menutup pintu. Tapi di balik pintu yang tertutup, Sonia merasakan hal yang belum lama ia rasakan: harapan. Harapan yang sangat kecil, namun cukup untuk membuatnya bertahan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
Dalam Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy, Alexandria terjebak rencana manipulatif Ragnala setelah pindah kota. Romance novel ini mengisahkan rahasia anak berusia empat tahun dan paksaan status baru. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti taktik si cerdik dalam genre modern ini.
BIDADARI DALAM HIDUPKU
BIDADARI DALAM HIDUPKU
Dalam novel BIDADARI DALAM HIDUPKU, seorang remaja memulai misi pencarian ibunya yang hilang. Melalui genre romance modern dan adventure, ia menghadapi rintangan hidup demi menemukan kebenaran. Segera read novels online dan ikuti fiction books penuh perjuangan ini di platform kami.
Bukan Wanita Kedua
Bukan Wanita Kedua
Dalam romance novel Bukan Wanita Kedua, Aulia berjuang bangkit setelah dikhianati dan diusir oleh Dimas. Kini ia bekerja pada Sagas demi menata hidup baru. Di tengah godaan perasaan lama, ia harus memilih antara martabat atau luka masa lalu saat membaca online novel ini hingga tuntas.
Crazy In Love  (Katharine)
Crazy In Love (Katharine)
Dalam novel modern Crazy In Love (Katharine), Katharine terpaksa menikahi Warren Cook demi putranya setelah suaminya gugur. Di balik lamaran sang sahabat misterius, tersimpan rahasia besar. Baca romance novel penuh mystery story ini untuk mengungkap motif asli Warren yang sebenarnya.
Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram
Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram
Dalam novel romantis Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram, seorang istri dikhianati suaminya, Fandi, yang memilih menemani selingkuhannya saat dia keguguran. Demi membalas dendam, dia menawarkan pernikahan dan Grup Largi kepada musuh suaminya, Lukas. Baca novel online ini sekarang.
Identitas Asliku Menghancurkan Pacarku
Identitas Asliku Menghancurkan Pacarku
Dalam romance novel Identitas Asliku Menghancurkan Pacarku, seorang mahasiswi menghadapi tuduhan palsu dari teman sekamarnya. Saat status sosialnya dihina, ia menyembunyikan fakta bahwa pria kaya yang dikira kekasihnya adalah ayahnya sendiri. Baca modern novel ini di web novel sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kebohongan sang Pengasuh
Kebohongan sang Pengasuh
Lillian menyembunyikan identitas aslinya sebagai ketua perusahaan terbuka, hidup sebagai sales biasa. Tapi ketika mengetahui suaminya Milo berkhianat dan merencanakan dengan selingkuhannya, Whitney, untuk mencuri hartanya, dunianya hancur. Patah tapi tak kalah, Lillian bangkit. Dengan ketepatan tenang dan kekuatan yang dulu disembunyikannya, dia membongkar skema Milo, melindungi putrinya, dan membuat Milo menelan konsekuensi keserakahannya sendiri.
Kurebut Segalanya Setelah Cerai
Kurebut Segalanya Setelah Cerai
Karena cinta buta pada suaminya, Dane, Veronica rela menyerahkan segalanya dan menjadi ibu rumah tangga. Balasannya? Ia diselingkuhi dan dibunuh secara keji oleh pujaan hatinya. Kini, ia terlahir kembali setahun ke masa lalu, dan memilih kembali ke dunia hukum untuk membalas dendam dengan penglihatannya akan masa depan. Kali ini, ia melihat wujud asli Dane: seorang pengkhianat tak berguna.
Cinta Melawan Segala Rintangan
Cinta Melawan Segala Rintangan
Setelah mengalami kecelakaan mobil, dia mendapati dirinya berpindah ke tubuh permaisuri yang tinggal di Istana Dingin. Untuk mengumpulkan uang untuk melarikan diri, dia mulai menjual buku cerita. Secara kebetulan, dia bertemu dengan kaisar yang menyamar. Keberanian dan semangatnya meninggalkan kesan yang mendalam padanya. Kemudian, kaisar mengetahui bahwa dia adalah permaisuri yang tinggal di Istana Dingin. Akankah keinginannya untuk bebas dan kaya tergoyahkan oleh kasih sayang kaisar yang mendalam?
Mantan Suami Ingin Saya Kembali
Mantan Suami Ingin Saya Kembali
Tiga tahun setelah menikah, dia melakukan semua yang seharusnya dilakukan seorang istri, tetapi dia tidak bisa membuat suaminya peduli. Karena putus asa, dia memilih untuk mengakhiri pernikahan mereka...
Perpisahan yang Pilu
Perpisahan yang Pilu
Akibat kebakaran besar, Risa (ibu tiri) meninggal saat menyelamatkan Lusi (anak tiri). Jaden (suami) tidak tahu istrinya sudah meninggal, sehingga menimbulkan berbagai kesalahpahaman. Saat kebenaran terungkap, Jaden merasa sangat menyesal.