Logo
TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU
TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU

TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU

30 Bab
Tamat
Dalam TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU, Dokter Virgolin diculik ke dunia asing. Sebagai fantasy novel penuh aksi, ia harus menyembuhkan Ratu demi bertahan hidup. Di tengah misi ini, ia terjebak dilema cinta pada Pangeran Pisceso dalam web novel yang memikat.
Bab 1 dari TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU

Derap kaki kuda terdengar semakin mendekat menimbulkan suara gemuruh bak debur ombak di lautan.

"Lindungi Ratu Eleanor!" 

Pangeran Pisceso Helios memberikan perintah pada beberapa prajurit pilihan agar melindungi kereta kuda yang sedang dikawalnya.

Formasi langsung terbentuk, beberapa prajurit siap siaga memegang tombak dan tameng baja untuk melindungi kereta kuda.

Tatapan Pangeran Pisceso bak Elang yang siap menerkam mangsa menatap tajam ke depan, waspada menyambut suara derap kaki kuda yang datang bersama debu berterbangan. 

"Pangeran! Mereka perampok!" seru salah satu prajurit yang berdiri di barisan terdepan. 

"Kalian semua waspada! Apapun yang terjadi, lindungi Ratu Eleanor dan Raja!" teriak Pangeran Pisceso mengalahkan suara deru kaki kuda yang semakin datang mendekat.

Semua prajurit semakin waspada dan bersiap siaga, apapun yang terjadi nyawa taruhannya demi melindungi Ratu dan Raja mereka.

Suara ringkikan kuda disertai debu berterbangan mengiringi tawa terbahak dari salah satu perampok yang berada di atas kuda hitam besar barisan terdepan, berhenti tepat beberapa meter dari Pangeran Pisceso dan para prajurit.

"Ha-ha-ha."

"Berani sekali kalian menghadang perjalanan kami!" teriak salah satu prajurit andalan.

"Ha-ha-ha. Saudara-saudara, lihat!" teriak pimpinan perampok pada teman-temannya menunjuk pada bendera dan logo bintang emas yang ada di pintu kereta kuda. "Kita mendapatkan harta karun. Mereka dari kerajaan sebrang, pasti banyak barang berharga dalam kereta kudanya!"

Suara tawapun membahana saling bersahutan dari puluhan perampok berwajah sangar disertai ringkikan kuda seakan mengerti tuannya sedang berbahagia.

"Waspada kalian semua!" 

Setelah itu, Pangeran Pisceso menarik pedang panjang bergagang emas miliknya dari sangkar,  sehingga sinar matahari yang menerpa pedang begitu menyilaukan mata.

Tak lama kemudian, para perampok itu menyerang para prajurit dengan sangat beringas bak singa lapar yang siap menerkam mangsa.

Kerajaan Voresham terletak di ujung timur dipimpin Raja Theodore dan Ratu Eleanor yang tak lain Ayahanda dan Ibunda dari Pangeran Pisceso Helios. Datang ke wilayah Utara untuk menghadiri undangan pernikahan dari Raja Sham, tapi di perjalanan pulang di hadang para perampok yang terkenal cukup kejam dengan julukan "Pedang maut."

"Kanda, ada apa di luar?!" tanya Ratu pada suaminya mendengar keributan. Mereka berdua masih berada di dalam kereta kuda.

Belum Raja menjawab, tiba-tiba gorden merah yang menutupi jendela kereta kuda terbuka. Prajurit memberitahu ada perampok yang menghadang perjalanan mereka.

"Dinda," Raja memberikan belati emas pada istrinya dari balik jubah yang menjuntai di punggung. "Gunakan belati ini untuk melindungi dirimu. Aku akan ke luar untuk membantu putra kita!"

"Hati-hati Kanda!" seru istrinya memegang erat belati emas.

Raja melesat ke luar, bergabung membantu para prajurit. Tubuh tinggi tegap dengan jubah hitam menjuntai di punggung begitu kontras di antara prajuritnya. 

"Ayah, kenapa ke luar?! Bagaimana dengan Ibu?!" tanya Pangeran Pisceso melihat Raja ikut menghalau para perampok dengan pedang di tangan. 

TRANG!

TRING!

TRANG!

Suara pedang beradu begitu bising di telinga. Satu per satu, baik dari prajurit maupun para perampok terlihat bertumbangan roboh dan terluka.

"Pangeran!" salah satu prajurit dengan tangan terluka menyeruak masuk mendekat.

"Ada apa?!" tanya Pisceso sambil menangkis ujung pedang yang hampir mengoyak kulit tangannya.

"Ratu terluka!" jawab prajurit.

Raja Theodore dan Pangeran Pisceso langsung melihat ke arah kereta kuda di mana Ratu berada.

"Ayah, cepat lihat Ibu! Aku bisa menangani perampok sialan ini!" 

Setelah itu, Pangeran Pisceso dengan gagah berani menyeruak maju memainkan pedang panjang bergagang emas kesayangannya, menghajar para perampok hingga satu per satu jatuh berguguran.

Raja melesat pergi ke arah kereta kuda dengan dilindungi beberapa prajurit. Jubah hitam panjang yang dipakainya berkibar menyilaukan setiap mata yang melihat.

Tubuh Ratu terkulai lemah dengan luka sayatan  menganga dibagian dada, gaun putih yang dipakai telah ternoda oleh darah segar. "Dinda! Kamu terluka!" 

"Ka,, kanda ,,,, sakit," suara Ratu nyaris tidak terdengar, perlahan matanya meredup kemudian diakhiri pingsan dalam pelukan suami tercinta.

Tak lama kemudian, para perampok berhasil dilumpuhkan. Pangeran Pisceso yang terkenal mahir dalam memainkan pedangnya, tersenyum puas melihat pemimpin perampok tumbang di ujung pedang kesayangannya. Darah segar menetes jatuh membasahi bumi dari ujung pedang Pangeran Pisceso.

Melihat pemimpinnya ambruk di ujung pedang Pangeran Pisceso, salah satu perampok bertubuh besar langsung memberi perintah agar melarikan diri. 

"Mundur!" terdengar seruan dari para perampok. "Mundur!' 

Debu berterbangan kembali mengiringi kepergian para perampok yang melarikan diri, memacu kudanya pergi menjauh dari rombongan kereta kuda kerajaan Voresham.

"Ibu!" Pangeran teringat dengan Ibunda Ratu, segera melesat berlari masuk ke dalam kereta kuda.

"Ibumu pingsan!" seru Raja sebelum putranya bertanya. "Cepat, kita cari penginapan yang terdekat! Ibumu harus segera diobati. Perintahkan segera prajurit untuk menjemput tabib istana!"

"Siap laksanakan, Ayahanda!" 

Setelah mengutus salah satu prajurit kepercayaannya untuk menjemput tabib istana, Pangeran Pisceso segera memerintahkan seluruh prajuritnya untuk bergerak melanjutkan perjalanan mencari penginapan. 

Nun jauh dari tempat perampokan dan perjalanan Raja, di dalam istana Voresham terjadi kehebohan setelah mendengar kabar berita dari salah satu prajurit yang diutus Pangeran Pisceso untuk memberitahukan apa yang terjadi dengan Ratu Eleanor.

"Jadi, bagaimana penasehat kerajaan? Ratu Eleanor terluka parah, hamba harus segera pergi ke tempat mereka!" Tabib istana sangat khawatir dengan kondisi Ratu yang banyak mengeluarkan darah dari lukanya berdasarkan cerita prajurit yang diutus untuk menjemput.

Tanpa membuang waktu demi keselamatan Ratu mereka, semua pejabat istana memerintahkan tabib segera pergi dengan dikawal beberapa prajurit pilihan, tidak lupa pula dengan membawa obat-obatan yang diperlukan untuk mengobati luka sayatan yang dialami Ratu.

Sebuah penginapan yang cukup sederhana menjadi pilihan rombongan Raja dan Ratu. Semua tempat dibayar penuh agar tidak ada orang asing yang menginap bahkan yang sudah menginap pun dipaksa ke luar.

"Pangeran," seorang prajurit menunduk hormat ketika Pisceso Helios datang.

"Bagaimana Axel?"

"Aman Pangeran! Prajurit pilihan telah hamba tempatkan di setiap sudut," jawab Axel. "Bahkan hamba telah menyewa beberapa orang untuk membantu kita jika ada penyerangan lagi."

"Bagus!" ucap Pisceso menepuk bahu Axel berulang-ulang. "Lalu, bagaimana dengan prajurit yang terluka?!" Pisceso mengedarkan pandangan melihat ke sekeliling. "Di mana mereka?!"

"Mereka ada di ruangan belakang sedang diobati,"jawab Axel. 

"Bagus!" ucap Pisceso.

"Bagaimana dengan Ratu Eleanor?!" tanya Axel. "Apa Ratu sudah tersadar?!" 

Pisceso terdiam sejenak, menghela napas. "Ratu masih belum sadar juga. Lukanya banyak mengeluarkan darah. Kita tunggu tabib istana datang." 

Setelah itu, Pangeran Pisceso berkeliling penginapan untuk memastikan keadaan aman-aman saja karena tidak mau sesuatu hal terjadi lagi dengan kedua orangtuanya.

Tanpa menemui kendala apapun dalam perjalanan, tabib istana sampai di penginapan. Dengan dibawa Axel, tabib istana masuk ke salah satu ruangan yang di dalamnya terbaring Ratu Eleanor ditemani Raja Theodore duduk tak jauh dari ranjang sederhana.

"Salam hormat paduka," tabib membungkukkan badan dengan kepala menunduk di depan Raja. 

"Cepatlah Cole, lihat kondisi istriku." Raja segera bangun dari kursi tua mendekati ranjang.

Tanpa membuang waktu, Tabib Cole segera mengobati Ratu Eleanor. Wajah tuanya sangat serius melihat luka sayatan yang menganga lebar dan panjang di pangkal leher sampai dada.

Satu tabib muda yang sengaja diajak Tabib Cole ikut sibuk membantu mengikuti apa yang disuruh. Tangannya begitu terampil membersihkan darah yang terlihat mulai mengering.

"Untung saja darahnya berhenti ke luar," ucap Tabib Cole. "Sayatan lukanya cukup dalam hampir memotong urat darah besar. Sang pencipta alam masih melindungi Ratu, tapi ,,,,"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Balas Dendam Seorang Janda
Balas Dendam Seorang Janda
Dalam Balas Dendam Seorang Janda, agen khusus Ardena bereinkarnasi menjadi Lyra, janda bisu yang diremehkan. Dengan keahlian tempur, ia membangun kekuatan baru dalam modern novel penuh aksi ini. Simak petualangan misteri dan strategi di web novel ini saat ia melindungi tiga anak kembarnya.
BRIDE OF THE MAFIA
BRIDE OF THE MAFIA
Dalam BRIDE OF THE MAFIA, Vicenzo kembali untuk menebus dosa masa lalu terhadap Jill, seniman yang buta akibat ulahnya. Mafia novel ini menyajikan aksi dan pengampunan saat mereka menghadapi musuh mematikan. Baca romance stories penuh ketegangan ini di web novel kami sekarang.
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Manfred alias Gian membalas dendam lewat kekuatan super dalam Genderang Perang Manusia Elektrokinesis. Setelah mewarisi kemampuan listrik, ia harus memilih antara kekuasaan atau Cia. Nikmati fantasy novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction fantasy novels terbaik di platform web novel.
Less Than Evil
Less Than Evil
Dalam novel aksi Less Than Evil, bertahan hidup berarti mahir memakai topeng dan saling memanfaatkan. Di dunia modern ini, kejujuran adalah kelemahan. Ikuti kisah penuh intrik dalam web novel ini saat karakter utama berjuang meraih posisi melalui manipulasi dan strategi licik.
Pendekar Kembara Semesta Seri 2
Pendekar Kembara Semesta Seri 2
Dalam Pendekar Kembara Semesta Seri 2, Suro Joyo terjebak pemberontakan Kerajaan Karangtirta dan ancaman bajak laut. Fantasy novel ini mengisahkan misinya melawan Jurus Ular Api Neraka milik Sanggariwut. Baca adventure story seru ini di webnovel untuk mengikuti aksi sang pendekar.
Satu-PD176
Satu-PD176
Dalam novel Satu-PD176, Sinta harus bertahan hidup saat serangan musuh merenggut nyawa putrinya. Sebagai pengusaha senjata, ia membalas pengkhianatan suaminya dengan aksi balas dendam yang dingin. Simak modern romance penuh ketegangan ini di web novel pilihan pembaca.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Pasangan Setan
Pasangan Setan
Suami Mia Wijaya, Guntur Wirawan, terjun dari atap gedung untuk membuktikan diri tak bersalah. Dalam kekacauan itu, Mia tewas lalu terlahir kembali dengan ingatan masa lalunya, bertekad mengubah takdir. Setelah hidup kembali, Mia membongkar konspirasi Riska Liem dan Dian Wirawan. Demi masa depan suami dan dirinya sendiri, Mia mulai membalas dengan menjalankan rencananya sendiri sambil memasang perangkap balik, dan akhirnya meraih kemenangan.
Perjalanan Dia Menuju Puncak
Perjalanan Dia Menuju Puncak
Sang tokoh utama melintasi waktu dan masuk ke dalam tubuh Zandi. Saat terbangun, dia mendapati bahwa Zandi sedang dimarahi oleh saudaranya karena gagal lulus ujian sarjana. Namun, dia sama sekali tidak peduli dengan gelar itu, lalu pergi begitu saja. Setelah meninggalkan rumah, Zandi menyelamatkan putri dari Negeri Liando yang terkena serbuk pembius. Semalam setelah kejadian itu, sang putri pergi meninggalkan Zandi, hanya sebuah kantong uang yang ditinggalkannya di sana.
Selamat Tinggal, Keluargaku
Selamat Tinggal, Keluargaku
Pada malam sebelum pernikahan, Yohan Japhar menerima angpao mahal tapi menolak menggendong kakaknya, Yulisa Japhar, saat prosesi nikah. Menghadapi pengkhianatan adiknya, sikap ayah yang pilih kasih dan penuh perhitungan, Yulisa dengan dukungan suaminya, Yasir Guhara, berani melawan. Dia menggandeng ibunya keluar dari tekanan keluarga, akhirnya putus total dari keluarga asalnya, lalu memulai hidup baru bersama orang yang benar-benar mencintainya.
Revolusi Pelangsingan
Revolusi Pelangsingan
Devan adalah seorang pewaris Keluarga Haris. Dia menikahi Karin yang merupakan putri dari taipan kaya karena perjodohan keluarga. Namun, Devan kaget melihat Karin pertama kali di hari pernikahan mereka karena dia merupakan wanita gemuk yang berat badannya hampir mencapai 136 kg. Para tamu yang hadir dengan cepat menjadikan Devan bahan tertawaan di acara itu. Dengan enggan, Devan memulai kehidupannya dengan orang asing ini dan rasa cinta yang kuat dari Karin hanya menambah stres baginya. Saat usaha Karin untuk menjaga cinta mereka secara nggak sengaja buat Devan marah, Devan yang terobsesi pada penampilan melampiaskan kekesalannya padanya bahkan mengkritik berat badannya. Karin yang merasa sangat terluka memutuskan untuk mulai menurunkan berat badan dan bertekad buat Devan menyesali tindakannya.
Takdirku di Hotel Sahara 2
Takdirku di Hotel Sahara 2
Malam sebelum pertunangan, Karina Santika nekat kabur dari tunangan yang selingkuh dan keluarga yang tega menikahkannya demi uang. Tak disangka, ia justru mengandung anak dari tuan muda konglomerat Kota Aruna, Alinski Pradipta. Hotel resor tempat Karina bekerja pun dibeli oleh Alinski yang terus mengejarnya. Padahal Karina hanya ingin bekerja keras untuk membuktikan dirinya, namun Alinski semakin hari semakin medekat hingga Karina pun luluh. Pada akhirnya, Karina tak hanya berhasil bertahan di hotel itu, tapi juga dimanja bak ratu oleh sang tuan muda.
Bahkan Sang Pembawa Berkah Dibuang?
Bahkan Sang Pembawa Berkah Dibuang?
Ratih yang membawa keberuntungan terlahir kembali sebagai anak Putra Mahkota, tapi dibuang begitu saja demi menaikkan status anak gundiknya. Di ambang kematian, Ratih berhasil diselamatkan oleh Pangeran Ketujuh yang bernama Bima. Sejak saat itu, Ratih bertekad untuk membantu ayahnya dan menyelamatkan seluruh Kerajaan Yuro.