Logo
Less Than Evil
Less Than Evil

Less Than Evil

91 Bab
Tamat
Dalam novel aksi Less Than Evil, bertahan hidup berarti mahir memakai topeng dan saling memanfaatkan. Di dunia modern ini, kejujuran adalah kelemahan. Ikuti kisah penuh intrik dalam web novel ini saat karakter utama berjuang meraih posisi melalui manipulasi dan strategi licik.
Bab 1 dari Less Than Evil

Terik matahari serta hembusan anginya terasa begitu panas, Erwin seorang perwira polisi sedang berada di atas sebuah tebing yang cukup curam. Semilir angin membuat rambut pendeknya bergoyang-goyang, matanya melirik ke arah bawah. Ombak pantai terlihat seperti sedang marah, dia hanya menghembuskan napasnya dengan panjang, lalu dia memutar tubuhnya. Kedua tangannya dia rentangkan ke arah samping, sambil memejamkan kedua matanya. Tidak lama dia pun mulai menjatuhkan tubuhnya ke air, di dalam air dia menahan napasnya. Saat ini dia tidak mempunyai niat untuk berenang ke atas permukaan, tidak lama dia mendengar suara ikan paus yang sedang bernyanyi ini membuat matanya terbuka. Dia melihat ada tiga ikan paus yang besar menghampiri dirinya, tubuhnya saat ini terasah begitu sakit. Dia seolah sedang berada di arena tinju baradu kekuatan, tapi sayangnya ada beberapa orang yang sengaja memegangi tangannya. Sehingga membuat dia tidak bisa bergerak, dia memberontak tapi tidak ada yang menolongnya. Hidungnya sudah mengeluarkan darah, pandangannya sudah terlihat samar. Namun dia masih terus berusaha mengalahkan laki-laki yang sedang beradu tinju dengannya, tangan dan kakinya saat ini mulai memberontak. Suara ikan paus terdengar semakin merdu, saat ini Erwin mengeleng-gelengkan kepalanya. Dia berusaha melihat laki-laki yang sedang beradu tinju dengannya, tapi tidak lama dia melihat ada sebuah cahaya dari arah permukaan yang semakin mendekatinya. Sekarang dia sudah berubah pikiran, dia tidak ingin mati dan akan berenang ke arah permukaan.

“Ahh,” teriak Erwin dengan terkejut.

Ternyata saat ini dia sedang bermimpi, kepalanya masih terasa sangat sakit akibat pengaruh obat yang dia komsumsi semalam. Dering ponselnya terdengar sangat menganggu, membuat dirinya menjadi sangat kesal. Dia berusaha beranjak dari tempat tidurnya, bersiap untuk pergi bekerja.

“Ahh, ini sangat menyebalkan. Aku sangat tidak menyukainya,” umpatnya yang terlihat marah tanpa sebab yang pasti.

Saat ini Erwin baru saja selesai mandi, rambut basahnya masih dia keringkan mengunakan sebuah handuk. Dia membuka pintu kulkas di rumahnya, meraih satu botol air mineral lalu menenguk semuanya dalam satu kali tegukkan. Dia juga melihat ke arah lainnya, mencari apakah ada sesuatu yang mungkin bisa di makan. Namun sayangnya kulkas yang dia punya hanya berisi minuman saja, ini membuat dirinya semakin kesal.

“Ah, jika seperti ini terus aku bisa mati mudah. Sangat tidak menguntungkan, aku menampungnya di rumahku dan inilah yang aku dapatkan. Sangat menyebalkan, sepertinya aku harus mendengarkan kata-kata orang kuno. Terkadang aku juga harus menjadi seorang monster agar bisa hidup dengan tenang,” umpat Erwin masih dengan raut wajah emosi.

Saat ini Ewin kembali berjalan memasuki kamarnya, dia mencari pakaian untuk dia pakai. Tapi lagi-lagi dia terlihat sangat kesal, jas hitam kesayangannya entah bagaimana tiba-tiba saja sudah hilang dari lemarinya. Saat ini dia tahu, hanya ada satu orang yang dapat dia jadikan tersangka. Dengan emosi dia langsung meraih ponselnya, lalu menghubungi seseorang.

‘Hei apakah kamu tidak tahu malu, kamu menumpang di rumahku dan kamu bersikap seenaknya saja. Kamu menghabiskan makananku dan sekarang jas kesayanganku juga menghilang, katakan di mana kamu menaruhnya. Jangan bilang saat ini jas itu berada bersama dengan kamu?” bentak Erwin kepada pria yang dia hubungi saat ini.

Tidak lama terdengar suara balasan seorang pria dari dalam telepon, terdengar pria itu hanya bisa menerima bentakan dari Erwin.

‘Maafkan aku, saat ini aku sedang berada di rumah teman wanitaku. Aku pinjam dulu jas kamu, tidak mungkin aku berpakaian jelek di hadapan teman wanitaku. Saat ini aku dan dia baru tahap perkenalan saja, kita ini sahabat jangan bersikap pelit seperti ini. Aku pinjam dulu jasmu ini,’ ucap pria ini yang semakin memancing emosi Erwin.

‘Apa urusannya denganku, kamu sedang berkencan dengan wanita lain. Lalu apa hubungannya denganku, jika kamu tidak mempunyai pakaian yang bagus tidak usah berkencan. Jangan ganggu jas kesayanganku,’ bentak Erwin yang semakin marah.

‘Hey bung, ayolah kita ini sahabat. Tolong bantulah temanmu ini, nanti malam aku akan mentaktir kamu untuk minum. Aku tutup dulu ya, wanitaku datang.’ Ucap pria itu lalu mematikan teleponnya.

‘Hey aku belum selesai,’ ucap Erwin lalu terdengar suara tut.. tut.. tut.. yang mengartikan jika telepon sudah diakhiri.

Saat ini Erwin menjadi semakin kesal, dia semakin terbawah oleh emosi tingginya. Sebenarnya Erwin adalah jenis orang yang mudah marah, tapi kemarahannya tidak bertahan lama. Dia hanya marah sebentar, setelah itu dia akan kembali menjadi pria baik lagi. Saat ini Erwin terpaksa memakai jas lain, dia terlihat sedang memandangi pakaiannya hari ini dari sebuah cermin. Terlihat tidak terlalu buruk, tapi tidak sesuai dengan selera pakaiannya. Erwin saat ini masih saja terus mengomel sendiri, dia melampiaskan amarahnya pada sebuah meja yang tidak bersalah.

“Ini terjadi karena aku terlalu baik dengan manusia, harusnya aku tidak menerimanya menginap di rumahku. Saat ini rumahku terlihat sangat berantakan dan hampir mipir seperti kapal pecah, ini benar-benar membuat aku menjadi sesak napas. Kenapa aku bisa berteman dengan orang yang tidak berguna seperti dia, harusnya aku tidak pernah berbuat baik kepadanya. Dengan begitu dia juga tidak akan menjadi besar kepala,” umpat Erwin masih dengan hatinya yang sangat kesal.

Saat ini Erwin mulai keluar dari apartemennya, dia mulai berjalan ke tempat parkir. Saat ini dia mulai membuka pintu mobilnya, namun dari arah lain dia merasa seperti ada seseorang yang sedang memperhatikan dirinya. Seketika dia tidak jadi untuk masuk ke dalam mobilnya, dia menutup kembali pintu mobilnya lalu berjalan ke arah sebuah cctv. Dia melihat ke arah sekitar tidak ada yang mencurigakan, namun dia masih merasa jika saat ini dia tidak sendirian. Tapi karena melihat jam tangan yang menunjukan jika dirinya sudah hampir terlambat, membuat dirinya harus segara pergi menujuh ke tempat kerjanya. Di perjalan terlihat sedikit lebih macet dari pada kemarin, sudah hampir satu jam mobilnya berhenti dan tidak berjalan. Dia tidak bisa ke mana-mana lagi, di depan sedang ada perbaikan jalan sehingga mau tidak mau dia harus menunggu untuk bergantian lewat. Setelah sampai di kantor polisi tempat dia bekerja, dia langsung dengan segara memarkirkan mobilnya. untunglah masih ada waktu dia masih belum terlambat, berangkat dari rumah dua jam sebelum masuk kantor bukanlah pilihan yang salah. Dia sering melakukan itu karena sering terjebak macet, tidak hanya itu jarak antara rumahnya dengan kantor polisi tempat dia bekerja juga cukup jauh. Saat ini Erwin mulai mengunci pintu mobilnya lalu berjalan memasuki kantor polisi, saat dia sudah berada di depan pintu kantor polisi tempat dirinya bekerja. Ada seorang wanita cantik yang datang menghampiri dirinya, wanita itu terlihat sangat marah kepadanya. Wanita ini ternyata adalah mantan kekasih Erwin, wanita ini tidak terima jika kekasihnya ditetapkan sebagai tersangka dari kasus pembunuhan yang kerap terjadi. Wanita ini mengeluarkan kata-kata kasar kepada Erwin, sebenarnya wanita ini sangat mahir dalam bela diri.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
Dalam Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya, Meri menjalani hidup sebagai pembunuh bayaran demi uang. Di tengah bahaya, ia harus memilih antara cintanya pada Mike atau Dokter baru. Baca romance novel penuh aksi ini di platform web novel terbaik untuk mengikuti dilema hidupnya.
TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU
TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU
Dalam TABIB CANTIK DARI MASA DEPAN KESAYANGAN PANGERAN DARI MASA LALU, Dokter Virgolin diculik ke dunia asing. Sebagai fantasy novel penuh aksi, ia harus menyembuhkan Ratu demi bertahan hidup. Di tengah misi ini, ia terjebak dilema cinta pada Pangeran Pisceso dalam web novel yang memikat.
DENDAM INDRIANA
DENDAM INDRIANA
Dalam DENDAM INDRIANA, pernikahan mendadak Indriana hancur seketika akibat pengkhianatan dan perselingkuhan Andi. Mengusung genre romance modern dengan sentuhan action, kisah ini mengikuti misi balas dendam Indriana. Baca web novel seru ini untuk melihat perjuangannya menuntut keadilan.
Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
Dalam Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!, Yun Xiaowen harus bertahan saat Kaisar Liu Qiang Wen membunuh orang tuanya demi ambisi menguasai tujuh dunia. Fantasy novel ini mengisahkan perjuangan hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Baca web novel penuh aksi dan adventure story yang mencekam ini.
Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat
Dalam novel modern ini, Marcel yang tertindas di rumah istrinya bangkit setelah menelan formula rahasia orang tuanya. Menantu Hina Itu Ternyata Ahli Obat membawa Anda dalam adventure penuh aksi dan kekuatan baru. Baca kisah lengkapnya di web novel ini sekarang!
(NOT) Your Ordinary Lab Girl
(NOT) Your Ordinary Lab Girl
Dalam (NOT) Your Ordinary Lab Girl, Meha terjebak konspirasi pembunuhan di kampusnya. Sebagai asisten lab, ia harus memecahkan misteri story ini demi membersihkan namanya. Ikuti aksi seru Meha mengungkap teka-teki dalam mystery novels ini melalui petualangan modern novel yang menegangkan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Prajurit dari Abad 21
Prajurit dari Abad 21
Di dunia tiga kerajaan, Yudis dari masa modern menyelamatkan pejabat Sriwijana, Lingga. Dengan teknologi modern, dia bantu Sriwijana menaklukkan Gundar dan Mandraka. Di tengah perang dan konflik internal, cinta tumbuh antara Yudis dan Kirana. Akhirnya, Sriwijana menang, Yudis jadi Perdana Menteri, dan cintanya abadi.
Janda? Aku Tetap Menikahinya!
Janda? Aku Tetap Menikahinya!
Untuk menyelamatkan ibu mertua yang sakit parah, janda Melly Lauwis melakukan pengorbanan besar. Semalam di penjara, dia bertemu Hilman Yongki yang rela menusuk tangannya sendiri daripada mencemari dirinya. Setelah itu, Hilman setiap hari datang ke kios pangsit, kikuk mencoba menyenangkan dan melindungi Bu Melly. Setelah melewati banyak cobaan, ia akhirnya menyadari ketulusan Hilman, dan Hilman baru mengerti kedalaman perasaannya di saat genting. Dari lumpur, mereka saling menopang, satu mengajarkannya mencintai diri sendiri, yang lain memberinya rumah dan keluarga.
Saat Bertemu Lagi (Sulih Suara)
Saat Bertemu Lagi (Sulih Suara)
Luna Yarvi, agen internasional yang menyamar sebagai guru privat, mendidik Leo Tyaga, pewaris muda keras kepala. Ketegasannya menembus sikap liar Leo dan membuka luka lama. Mengetahui Leo putra penolongnya, Luna menjadi pelindung. Konflik menumbuhkan cinta hingga takdir memisahkan. Tiga tahun berlalu, Leo sukses, Luna hidup sederhana; reuni menyalakan cinta penyelamat jiwa.
Misi Cinta Sang Pengacara
Misi Cinta Sang Pengacara
Jennifer Sullivan, pengacara cerdas, menjadi mata-mata untuk Isaac Marks demi menyelamatkan saudaranya. Terjebak cinta, benci, dan intrik, ia ungkap misteri kasus pembakaran. Saat pelaku tertangkap dan Isaac berubah, Jennifer menutup masa lalu dan memulai hidup baru bersamanya.
Cinta Satu Malamku Hasilkan Pewaris?
Cinta Satu Malamku Hasilkan Pewaris?
Tujuh tahun setelah cinta satu malam, putra Thea, Sean, tak sengaja bertemu ayah kandungnya, Everett, pria dari garis keturunan peramal hebat. Tes DNA membongkar segalanya, membuat keluarga Hopper yang berkuasa panik mencari pewaris mereka yang hilang. Thea pun menjadi asisten Everett. Di antara percikan asmara dan kesalahpahaman, cinta mereka nyaris kandas hingga kebenaran menyatukan mereka kembali.
Nyonya Muda Tak Terkalahkan 2
Nyonya Muda Tak Terkalahkan 2
Bos misterius Kinar Setya menikah kilat dengan playboy nomor satu Kota Jinsa, Shaka Lianto, demi merebut kembali perusahaan ibunya. Kurang dari setahun menikah, kakek Shaka sakit parah dan keluarga Lianto menghadapi krisis. Kinar menggunakan kekuatan dan kecerdikan, menata perusahaan, mengubah suaminya yang belum dewasa, menertibkan sahabat playboy Shaka dan menyenangkan kakek-nenek mereka. Di keseharian penuh tawa dan air mata, Shaka perlahan dewasa, konflik Kinar dan adiknya terurai, hubungan mereka semakin kuat, bersama-sama menjaga keluarga dan bisnis.