Logo
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis

Genderang Perang Manusia Elektrokinesis

32 Bab
Tamat
Manfred alias Gian membalas dendam lewat kekuatan super dalam Genderang Perang Manusia Elektrokinesis. Setelah mewarisi kemampuan listrik, ia harus memilih antara kekuasaan atau Cia. Nikmati fantasy novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction fantasy novels terbaik di platform web novel.
Bab 1 dari Genderang Perang Manusia Elektrokinesis

Seorang pemuda berusia 17 tahun yang masih duduk di kelas 2 SMA, berjalan dengan memegangi pipi dan perutnya. Bukan karena lapar, melainkan karena dia baru dipukuli geng kakak kelasnya dikarenakan cemburu.

Dia, Manfred Argianta Bergmans, pemuda blasteran Indonesia-Jerman, bersekolah di SMA Budi Luhur, sebuah sekolah yang cukup mentereng di kotanya.

Sambil berjalan, Gian, demikian dia biasa dipanggil, mengingat kekesalannya di angkot ketika semua orang memandang dia dengan pandangan menuduh.

Apalagi ibu-ibu berbisik keras sembari mencibir, menuduh dia tukang berkelahi, ahli tawuran, sampah generasi, dan masih banyak fitnahan lainnya.

Maka dari itu, Gian lekas meminta turun dari angkot meski belum tiba di dekat area rumahnya. Telinganya sakit mendengar celotehan ngawur mereka.

Kini, sambil berjalan, Gian mengingat peristiwa tadi. Sejak pagi, kemalangan seperti terus merundungnya. Dimulai dari kawan-kawan di kelasnya yang meminjam PR kimia, lalu ada juga yang menyuruh dia untuk menyalinkan PR matematikanya.

Tidak di rumah, tidak di sekolah, dia selalu saja menjadi budak. Sayangnya, dia terlalu pengecut untuk melawan mereka semua.

Kemudian, di istirahat pertama, kesialan masih datang dengan kepalanya terkena hantaman dari bola sepak yang ditendang keras-keras salah satu idola sekolah bernama Danar Wijayanto.

Danar dan kawan-kawannya kerap merundung dia. Sebagian besar memar dan babak belur dia sehari-hari biasanya berasal dari mereka.

Namun begitu, hal yang membuat hati Gian hangat nyaman adalah adanya seorang gadis, teman satu kelas, namanya Alicia Ruwina, biasa dipanggil Cia.

Alicia gadis cantik nan manis blasteran Indonesia-Pakistan, tak pelak dia jadi salah satu idola di sekolahnya. Selain cantik, Alicia juga baik dan kerap membela Gian bila memergoki dia sedang dirundung.

“Kalian ini! Kenapa bermain bola di area umum! Kalian bisa melukai orang yang lewat!” Demikian Alicia mengomel pada kelompok Danar sebelum dia menarik tangan Gian untuk diajak ke ruang UKS.

Gian senang dengan perlakuan Alicia padanya, ternyata di dunia ini, masih ada sosok berhati malaikat seperti gadis itu.

Hanya saja, gara-gara pembelaan dari Alicia itulah dia makin kerap menerima perundungan dari murid-murid yang cemburu.

Lantas, saat dia menerima kehangatan sikap Alicia yang mengobatinya di ruang UKS, itu dilihat oleh salah satu penggemar fanatik Alicia, Sean Colbert, murid kelas 3, seorang pemuda asli Amerika, anak seseorang yang bekerja di kedutaan Amerika di Indonesia. Dia tampan dan atletis serta berambut pirang dengan mata biru, pantas jika menjadi idola pula di sekolah seperti Danar.

“Alice cantik, mau ke mana? Ayo, aku antar ke kelasmu.” Sean mengadang Alicia dan Gian yang hendak kembali ke kelas usai mengobati kening Gian.

“Namaku Alicia, bukan Alice, dan aku tak perlu bantuanmu untuk ke kelas. Ayo, Gian!” Alicia tanpa ragu menggandeng tangan Gian, meninggalkan Sean yang menahan emosi.

Maka, inilah hasil dari geng Sean. Baru diobati Alicia, namun dberi memar baru oleh Sean dan gerombolannya saat Gian hendak pulang ke rumah.

Dia, pemuda blasteran Jerman yang sungguh tidak mirip seperti bule. Rambut dan matanya hitam selayaknya orang Indonesia. Karena itu, satu sebutan khusus kerap disematkan padanya: Bule Palsu.

Padahal semua saudara dia memiliki rambut pirang atau cokelat dengan warna mata bagaikan madu dan hazel.

Saat berjalan sambil menahan sakit, mendadak saja mata Gian mendapati kucing kecil berbulu putih bersih tergeletak sekarat di pinggir jalan. Pasti baru tertabrak motor. Tubuhnya berdarah di sana dan sini.

Tak tega melihat itu, Gian berlari turun ke jalan meski harus menerima klakson dari beberapa motor, dia tak peduli dan mengambil kucing kecil tersebut sebelum hewan malang itu benar-benar rata dengan aspal.

Tapi, ternyata si kucing masih bernapas! Maka, sambil berlari, Gian menggendong si kucing yang dia sembunyikan di balik jaketnya ke rumah. Jangan sampai dia ketahuan memasukkan kucing ke rumah atau gawat.

Langsung masuk ke kamar, Gian segera mengobati kucing itu dengan segala daya upaya semampunya.

“Gian! Kau sudah pulang?” teriak ibunya, Melinda Astrid, wanita asli Indonesia berusia 45 tahun.

“Ya, Ma!” balas Gian dan bergegas keluar sebelum ibunya yang masuk ke kamarnya.

“Sana, cuci semua pakaian!” Melinda memerintah Gian dan itu absolut, tak boleh dibantah Gian jika tak ingin dipukuli. Yah, di rumah, dia biasa diperbudak ibunya sendiri.

Maka, Gian bergegas mencuci semua pakaian orang serumah agar dia bisa segera merawat kucingnya lagi sambil menunggu waktu makan malam tiba.

Kemudian, menjelang petang, Melinda kembali berteriak, “Gian! Bantu Mama memasak! Jangan malas-malasan saja kau!”

Meski enggan, Gian tetap keluar kamar dan menjawab, “Iya, Ma!”

Pada malam harinya usai makan malam, Gian sendirian membereskan semua perkakas kotor dan meja makan sebelum dia masuk kamar. Selalu begitu. Sedangkan kedua kakak dan adik perempuan dia bisa bersantai tanpa pernah mengerjakan apapun.

Namun, begitu Gian kembali ke kamar, dia tidak menemukan kucingnya.

“Kenapa? Mencari kucing jelek? Sudah kubuang ke sungai!” Demikian Melinda berkata dengan wajah bengisnya. “Awas, ya! Berani kau memasukkan hewan ke rumah, akan kucincang nanti!”

Gian tak bisa menahan tangisnya dan berlari keluar rumah mencari si kucing. Padahal hewan itu masih terluka, kenapa ibunya setega itu?!

Akhirnya, Gian menemukan kucing kecil di bantaran sungai, tergeletak menyedihkan dan kaku, mati. Betapa kecewa dan sedihnya Gian. Dia segera membawa bangkai kucing ke sebuah kebun kosong dan menguburkannya di sana sambil berkata, “Pus, maaf, yah! Aku gagal menyelamatkanmu. Maaf,” bisiknya sambil terisak.

Malam itu, Gian terus menangis di kamarnya, meratapi nasib tragis si kucing sekaligus nasib malangnya sendiri. “Tuhan, kenapa Kau memberi takdir buruk untuk aku dan kucing itu? Hiks! Tuhan, apakah kau tidak menyayangiku?”

Kemudian, dia jatuh tertidur dan bermimpi aneh.

Di mimpinya, dia didatangi seorang kakek dengan jubah putih yang berterima kasih padanya. “Cu, terima kasih atas segala perawatan dan kasih sayangmu padaku.”

Gian tidak paham kenapa kakek jubah putih itu mengatakan demikian, karena dia merasa tidak melakukan apapun terhadap seorang kakek manapun.

Kakek jubah putih terkekeh, “He he he … supaya kau tahu, aku adalah kucing putih yang kau rawat tadi.”

“Hah?!” Gian terkesiap, tentu saja dia tidak menyangka akan itu.

Lantas, hal yang membuat Gian sangat terkejut adalah ketika si kakek menempelkan tapak tangan pada dahinya.

Setelahnya, Gian terbangun dan bersimbah peluh. Seketika, dia merasa haus, maka, dia keluar kamar dan mendapati semua lampu sudah dimatikan, jam juga sudah menunjukkan pukul 1 dini hari.

Ketika hendak menjangkau lemari es, mendadak tangannya seperti tersetrum. Dia lekas tarik tangan dan beralih ke dispenser saja. Namun, kejadian itu berulang sampai-sampai dia mengira apakah peralatan di rumahnya sedang rusak? Atau korsleting?

Urung minum, dia kembali ke kamarnya.

Namun, alangkah terkejutnya dia ketika sudah duduk di kasur, dari ujung telunjuknya keluar gelombang listrik berwarna biru.

“Hah?!” Gian terkejut dan memukul pipi dan pahanya, mengira sedang mimpi atau berhalusinasi. “Auh!” Terasa sakit, berarti ini kenyataan.

Gian menatap jarinya dan ketika memikirkan mengenai listrik tadi, mendadak dari ujungnya keluar rambatan energi listrik seperti ular kecil.

Kenapa dia bisa mengeluarkan listrik dari jarinya? Apakah dia berubah menjadi mutan atau apa?!

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bersama Kita Bangkit Dari Abu
Bersama Kita Bangkit Dari Abu
Dalam Bersama Kita Bangkit Dari Abu, pengkhianatan Kian merenggut nyawa calon anak dan karier kakakku. Kini, misi balas dendam dimulai di modern novel penuh intrik ini. Baca romance novel penuh aksi ini untuk mengungkap konsekuensi pengkhianatan dalam salah satu web novel terbaik.
Comeback With You
Comeback With You
Dalam novel Comeback With You, Laluna berjuang bertahan hidup di Nepal sebagai pencuri demi menyelamatkan teman-temannya. Pertemuannya dengan tentara Indonesia dalam misi rahasia memicu adventure penuh aksi. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan mereka melawan perdagangan manusia.
Fatal
Fatal
Dalam novel modern Fatal, Esther terjebak hukuman menjadi istri Felix demi menebus nyawa yang hilang di masa lalu. Sebagai romance novel penuh aksi, ia harus bertahan dari tuntutan balas dendam kakak korban. Baca kisah lengkapnya di webnovel ini untuk mengungkap konsekuensi dari kesalahan fatal.
Harta Tahta Obsesi Gila
Harta Tahta Obsesi Gila
Dalam Harta Tahta Obsesi Gila, Arleta berjuang bertahan hidup dari obsesi sang paman. Di tengah aksi penuh rahasia, fotografer Arkana berusaha meluluhkan hatinya. Baca romance novel ini untuk mengungkap misteri sang putri dalam modern novel yang penuh ketegangan dan tantangan.
Kasus 21+
Kasus 21+
Dalam novel misteri Kasus 21+, Eva Avalon memimpin tim elit kepolisian untuk memberantas eksploitasi seksual berbasis teknologi canggih. Simak petualangan penuh aksi dalam mystery story ini saat Eva mengungkap berbagai modus kejahatan modern yang rumit dalam koleksi fiction books terbaru.
King Of King
King Of King
Dalam novel fantasy King Of King, Starling terancam menjadi tumbal akibat fitnah perselingkuhan selir Elisabet. Kaisar Oro harus memilih antara mengamankan takhta atau nyawa putranya. Simak kisah penuh intrik ini di webnovel yang menyajikan adventure story dan fiction fantasy novels seru.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Jadi Jaya Di Masa Kekeringan
Aku Jadi Jaya Di Masa Kekeringan
Seno, seorang tokoh berpengaruh di dunia mafia, merasa terbebani oleh masa lalunya yang penuh darah. Akhirnya dia mencari penebusan di sebuah kuil, tapi malah tersambar petir dan melintasi waktu ke zaman kekeringan di sebuah desa pegunungan kuno yang terpencil. Dia masuk ke dalam tubuh seorang berandalan yang mencuri persediaan makanan musim dingin keluarganya untuk beli arak dan akhirnya mati tersambar petir, Erno. Setelah bangun, Erno sadar bahwa berkat ramalan cangkang kura-kura yang diberikan padanya oleh biksu kuil itu, dia dapat meramal peruntungan sehari-hari, di mana mangsa akan berada, kapan bahaya akan datang, dan siapa yang bisa bantu dia keluar dari kesulitan. Berburu mangsa, mendapat uang, berlatih ilmu bela diri, berlatih memanah, berburu raja serigala, perlahan-lahan Erno mengubah reputasinya yang buruk, akhirnya jadi andalan keluarganya!
Aku Menjadi Ibu Tiri di Tahun 80-an
Aku Menjadi Ibu Tiri di Tahun 80-an
Sari terbangun dan menyadari dirinya telah terlempar ke tahun 80-an. Tidak hanya menjadi anak angkat yang diusir dari rumah, dia juga harus menggantikan anak kandung keluarga itu untuk menikahi seorang duda tua dengan dua anak. Apa? Jadi ibu tanpa rasa sakit? Ada hal sebaik itu? Tanpa pikir panjang, Sari memutuskan untuk menikah. Ternyata, sang duda tidak hanya tinggi dan tampan, tapi juga selalu memberinya uang tanpa banyak bicara.
Pernikahan Palsu, Rahasia Terbuka
Pernikahan Palsu, Rahasia Terbuka
Lima tahun "menikah", Winda sadar dirinya ditipu, buku nikahnya itu palsu. Sebenarnya, Suaminya, Yandi, menikah dengan cinta pertamanya, Weni, dan punya seorang putri, Lucky. Setelah nyaris dicelakai suaminya, Winda beranikan diri untuk mengungkap semua kebenaran, dan akhirnya memulai hidup baru bersama cinta sejatinya, Kenzo.
Balas Dendam di Balik Diagnosa Keliru
Balas Dendam di Balik Diagnosa Keliru
"Sweet Revenge for the Wrong Diagnosis Mason menceraikan dan mengusir Lily, lalu berselingkuh dengan sahabatnya, setelah tak sengaja menguping dan salah mengira Lily menderita kanker. Tanpa daya, Lily bertemu presdir miliarder Adam yang membutuhkan hubungan palsu untuk kakeknya, dan mereka pun tinggal bersama. Mason terus mengejek Lily yang dianggap sekarat, namun ia tak tahu bahwa yang sebenarnya menderita kanker stadium akhir adalah dirinya sendiri, bukan Lily."
[Versi suara dubbing] Cinta dan Benci Burung Feniks: Ujian Pengembangan Diri
[Versi suara dubbing] Cinta dan Benci Burung Feniks: Ujian Pengembangan Diri
Seorang pendatang baru mengganggu keseimbangan trio. Para cowok merencanakan untuk menggunakan dia untuk memaksa gadis itu memilih suami dan mengubah sifatnya, tetapi mereka mengkhianatinya.
Nikah Palsu, Cinta Asli
Nikah Palsu, Cinta Asli
Seno Gusti, taipan Izuno, menikahi Lena, seorang wanita biasa di pesta pertunangan kakaknya. Desas-desus beredar kalau Lena merayunya untuk berciuman mesra di jalan, tetapi kenyataannya, Lena hanya bekerja sampingan dengan gaji tinggi sebagai istrinya. Awalnya, mereka mendapatkan kebutuhan masing-masing: Seno membutuhkan tameng, dan Lena demi gaji. Namun, saat mereka berpura-pura menjadi pasangan yang saling mencintai, perasaan tanpa disadari tumbuh di antara mereka. Perjanjian pernikahan yang dingin itu direvisi berulang kali, menjadi bukti cinta mereka yang semakin tumbuh. Pada akhirnya, pasangan kontrak itu menjadi sepasang kekasih sejati, menulis kisah cinta yang berkembang diam-diam di kalangan elit Izuno.