Logo
Tumbal Pernikahan
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

42 Bab
Tamat
Dalam Tumbal Pernikahan, Amanda terjebak pernikahan paksa yang menguji harga dirinya. Sebagai romance novel dengan latar modern novel, ia harus berjuang menaklukkan hati sang suami di tengah konflik keluarga. Simak kisah perjuangannya dalam web novel ini untuk meraih kebahagiaan sejati.

Ringkasan Tumbal Pernikahan

Idealnya pernikahan menyatukan dua hati secara harmonis, namun Amanda justru terjebak dalam ikatan yang lahir dari keterpaksaan. Di tengah badai masalah yang datang silih berganti, wanita sabar ini rela menekan ego serta harga dirinya demi memenangkan kasih sayang sang suami. Perjuangan Amanda diuji saat ia harus bertahan menghadapi sikap dingin pasangannya. Akankah ketulusannya mampu mengubah keadaan, atau sang suami tetap teguh pada pendirian awal saat mereka menikah?
Selengkapnya

Bab 1 dari Tumbal Pernikahan

"Hidup yang sebenarnya baru dimulai."

***

Degupan jantung terus berdetak tak menentu, dia berdebar karena menanti beberapa kalimat yang bahkan belum terucap dari bibir lelaki di sampingnya. Amanda terus menunduk, rasa tak percaya benar-benar ia rasakan. Terlebih lagi ketika lelaki yang berada di sampingnya adalah pria yang telah dicintainya selama ini dalam diam.

Suara 'sah' akhirnya menggema dengan riuh, ucapan syukur serta alhamdulillah pun menggiringi. Amanda bahagia karena stusnya kini telah berubah.

***

Wanita itu tertegun menatap rumah megah nan mewah berdiri kokoh di hadapan. Berbanding terbalik dengan rumah yang di tinggalinya dulu. Ia benar-benar kagum bahwa kini menjadi salah satu keluarga dari orang ber-ada. Namun, kekagumannya segera sirna setelah mendengar perkataan sang suami yang cukup keras itu membuat ia terperanjat dan perlahan menghilangkan senyum yang terpatri di bibir.

"Cepat, Amanda!" ujar laki-laki berpakaian formal itu supaya Amanda mempercepat langkahnya. Masih dengan rasa kagum Amanda memasuki rumah sang mertua. Rumah yang sangat besar dan bagus. Setelah sehari menginap di rumah bunda. Keluarga suaminya langsung memboyong ke rumahnya. Mereka mengatakan ingin menggelar resepsi pernikahan yang akan dihadiri kerabat terdekat saja.

***

Acara demi acara berjalan dengan begitu baik dan lancar, meski penuh kepalsuan. Angga begitu pintar menyembunyikan kekesalannya terhadap Amanda. Sehingga yang melihat pun berpikir bahwa pengantin baru itu sangat bahagia.

***

"Mau ke mana?" tanya Angga datar ketika melihat Amanda mengambil satu bantal dan selimut.

"Mau tidur." Amanda menunduk tak berani menatap wajah Angga karena takut.

"Di mana? Di luar? Mau buat aku malu, iya? Sengaja supaya mama belain kamu," cecar Angga membuat wanita itu semakin ketakutan.

Amanda menggeleng kuat masih dengan menunduk. "Bu--bukan. Aku mau tidur di sofa, aku juga nggak mungkin buat kamu malu. Kamu, 'kan su ...."

"Tidur di kasur! Biar aku yang di sofa. Meskipun, aku nggak suka sama kamu, bukan berarti aku biarin kamu kesakitan tidur di sofa dan efek buruknya pasti ke aku. Cukup pernikahan bodoh ini efek buruknya dan aku ... nggak mau dapat efek buruk lagi karena kamu." Angga merebut paksa selimut dan bantal di tangan Amanda, lalu membaringkan tubuh lelahnya dengan kasar ke atas sofa, sedangkan Amanda istirahat di atas kasur yang empuk. Keinginan mama mertua di malam pertama tak akan terwujud, ia ditolak di malam pertama mereka.

"Cepat tidur! Aku lelah hari ini. Matikan lampunya!" Tanpa menjawab lagi Amanda segera mematikan lampu utama di kamar itu dan berganti dengan lampu tidur di samping ranjang. Ia tersenyum masam. Sepasang pengantin baru yang masih tidur terpisah.

'Aku berjanji akan menjadi istri yang baik untukmu. Meskipun kamu menolak dan sepertinya kini membenci diriku.'

***

Di hari pertama menjadi menantu ia sudah diajarkan untuk melakukan banyak hal. Bangun pagi. Membantu pembantu bersih-bersih dan menyiapkan sarapan untuk semua orang. Dewi---mama Angga---begitu baik padanya, beliau telah menganggap ia sebagai anak sendiri. Sungguh betapa beruntungnya Amanda.

"Angganya mana? Belum bangun dia?" tanya Feri---papa Angga---sambil meminum teh hangatnya.

Amanda tersenyum, menyiapkan sarapan untuk mama dan papa mertua. "Sudah, Pa, dia lagi siap-siap di kamar."

Feri menghentikan meminum tehnya. Menatap sang menantu dengan tajam dan akhirnya berucap, "Mau ke mana dia. Sepagi ini sudah bersiap-siap." Amanda menelan ludah kuat-kuat. Raut wajah Feri berubah tegas dan dingin. Sama persis dengan wajah Angga ketika marah. "Angga bilang mau ke kantor, Pa," jawabnya takut.

Amanda membeku menatap pria tampan yang telah menjadi suaminya. Ia berjalan dengan tegap menuruni anak tangga dengan pakaian formal yang sudah terpasang rapi di tubuh. Jika saja ia mau tersenyum pada wanita itu, pasti rupanya terlihat amat menawan. Amanda masih terpesona dengan penampilan maskulin sang suami, hingga suara Feri membuyarkan lamunan.

"Kamu ini bagaimana. Baru dua hari yang lalu menikah dan sekarang ingin ke kantor. Suami macam apa kamu ini!" lontar Feri tanpa mau menunggu Angga duduk lebih dulu. Amanda hanya menunduk, takut melihat ekspresi sang suami.

"Ada pertemuan penting di kantor, Pa, dan aku harus hadir." Amanda mendongak. Melihat Angga menarik kursinya, segera duduk dan mulai menikmati kopi panas buatan wanita itu.

"Papa sudah memutuskan, kamu ambil cuti satu bulan. Ajak Amanda liburan, kalian harus bulan madu." Feri mengatakan tanpa jeda. Seolah ucapannya wajib dipatuhi.

"Papa bilang apa? Mana bisa Papa mengambil keputusan tanpa bertanya sama Angga." Angga terbelalak tak percaya dengan keputusan Feri. Amanda pun sama terkejutnya dengan pria itu, kapan papa mertua menyiapkan liburan itu. Amanda menunduk kembali ketika melihat tatapan menusuk dari Angga. "Angga menolak, Pa. Kerjaan di kantor menumpuk, bagaimana bisa ditinggal dalam waktu se lama itu." Angga masih protes. Sudah Amanda duga pria itu tak akan mau menerima keinginan Feri.

"Semuanya sudah papa atur. Izin satu bulan dari kantor dan kamu lupa ... papa tidak suka dibantah Angga." Feri tetap pada keinginannya. Ingin mereka berdua bulan madu, menghabiskan waktu hanya berdua.

"Sudahlah, turuti perintah papamu!" Dewi berusaha membujuk anak semata wayangnya supaya menuruti keinginan sang suami.

"Terserah! Selama ini juga kalian yang selalu mengatur hidupku." Angga mendorong kursi yang ia duduki dengan kasar, melangkah cepat menuju lantai atas. Dewi berteriak supaya Angga menghabiskan sarapan paginya, tetapi pria itu acuh. Amanda mendesah pelan, kini semakin yakin bahwa rasa benci Angga kian bertambah.

Setelah membereskan bekas sarapan pagi Amanda menyiapkan makanan untuk Angga, pria itu hanya meminum kopi pagi tadi. Ia yakin pria itu sudah lapar sekarang. Namun, lagi-lagi kekecewaan yang diterima. Angga menolak dengan tegas makanan yang Amanda bawa.

"Cepat siapkan pakaianmu! Jam sepuluh siang nanti kita berangkat!" perintahnya dingin, enggan menatap wajah Amanda sama sekali.

"Kalau kamu nggak mau pergi, kita nggak perlu pergi," usul Amanda, karena ia tahu benar Angga tidak menginginkan liburan ini.

"Aku bilang, siapkan, ya, siapkan, Amanda! Jangan membantah." Amanda terkesiap mendengar bentakan yang keluar dari mulutnya. Ia hanya mengusulkan, tetapi reaksi Angga begitu berlebihan.

"Ma--maaf."

"Cepat, siapkan!" Perintahnya lalu pergi dari kamar begitu saja. Meninggalkan Amanda yang berusaha keras menahan genangan air mata.

***

"Kita di sini hanya dua minggu bukan satu bulan. Ingat itu!" Suara dingin Angga menyadarkan Amanda dari kekaguman. Feri benar-benar menyiapkan semua. Kamar suit room dari hotel berbintang di Negara itu dengan pemandangan langsung ke alam terbuka. Amanda hanya mengangguk pelan sebagai respon dari perkataan Angga, tak ingin memancing emosinya lebih jauh. "Satu hal lagi, jangan berharap kita akan melakukannya, sampai kapan pun aku nggak akan mau menyentuh kamu," peringat Angga seolah tak peduli jika Amanda akan terluka karena ucapannya.

Lagi-lagi wanita itu hanya mengangguk mengiyakan. Ia bahagia bisa menikah dengannya. pria yang telah dicintai dalam diam sejak lama. Namun, ada luka di sana ketika Angga dengan jujur menolak kehadiran Amanda.

'Aku nggak akan nyerah, aku yakin bisa membuatmu mencintaiku. Aku yakin bisa meluluhkan hati kamu dan mendapatkan hati kamu.' Teguhnya sambil menatap nanar punggung Angga yang menatap lautan lepas lewat jendela kamar mereka.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta, Dusta, dan Vasektomi
Cinta, Dusta, dan Vasektomi
Dalam novel modern Cinta, Dusta, dan Vasektomi, rahasia kelam Bima terungkap lewat sertifikat medis. Di balik skema kejam demi taruhan dan balas dendam, sang istri harus memilih langkah ekstrem. Baca romance novel penuh misteri ini untuk mengungkap kebenaran di balik pengkhianatan fatal.
Jatuh Padamu
Jatuh Padamu
Dalam novel romance modern Jatuh Padamu, Andreas Pramoedya menutup diri usai tragedi istrinya. Kehadiran Serena memicu gairah baru, namun Andreas takut terluka lagi. Temukan kisah penuh emosi ini di web novel kami, pilihan terbaik bagi pembaca yang mencari romance stories mendalam.
Kebahagiaan Menanti
Kebahagiaan Menanti
Dalam novel romantis miliarder Kebahagiaan Menanti, seorang ibu dipaksa bercerai oleh anak-anaknya demi wanita lain. Saat terpaksa menikah lagi demi ketenangan mereka, ia justru bersuamikan seorang CEO kaya raya. Baca novel web modern ini untuk melihat penyesalan anak-anak yang durhaka.
Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai
Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai
Dalam novel romantis miliarder Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai, Clara memutuskan menyerah setelah tujuh tahun diabaikan suaminya yang dingin. Ia meninggalkan hak asuh anak dan fokus berbisnis hingga sukses. Namun, saat Clara menuntut cerai, Edward justru menolak melepaskannya.
Setelah 17 Tahun Pernikahan
Setelah 17 Tahun Pernikahan
Dalam novel Setelah 17 Tahun Pernikahan, Amira yang lumpuh menghadapi pengkhianatan saat ibu mertuanya memaksa Habib menikah lagi. Temukan kisah perjuangan di modern novel ini, sebuah romance novel penuh konflik kesetiaan yang menguras emosi dan pilihan sulit dalam rumah tangga.
Wanita Bayaran Tuan Muda
Wanita Bayaran Tuan Muda
Dalam Wanita Bayaran Tuan Muda, Olivia terjebak rencana jahat kakak tirinya hingga terpaksa menikahi Jordan. Demi bertahan hidup, ia menyetujui kontrak pernikahan dengan bayaran tinggi. Simak kisah billionaire romance novels ini dan baca novel online selengkapnya di Bakisah.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Cium CEO Dan Dia Suka
Aku Cium CEO Dan Dia Suka
Seorang model muda yang berani, Gabrielle Taylor, dipermalukan dan dipecat setelah tahu mantan pacarnya menikah dengan sahabatnya. Sebuah ciuman spontan dengan CEO berkuasa, Kyle Wright, memicu serangkaian kejadian yang menariknya ke dunia Kyle. Dipekerjakan sebagai asistennya, Gabrielle harus menghadapi ambisi, romansa, dan pengkhianatan di dunia yang glamor dan penuh risiko.
Istri Keduaku Memang Manja
Istri Keduaku Memang Manja
Lima tahun lalu, May dan Theo yang diberi obat tidak sengaja tidur bersama dan hal itu membuat May hamil. Setelah itu, May dikeluarkan dari sekolah dan terpaksa bekerja berjualan baju di pinggir jalan untuk menghidupi ibu dan anaknya. Suatu hari, ibunya mengatur kencan buta untuknya dengan harapan May bisa bertemu dengan pria yang tepat dan tidak perlu bekerja keras lagi. Terjadi hal tidak terduga di tempat kencan buta, menyebabkan May dan Theo tidak sengaja saling berkenalan.
Di Cintamu Hanya Ada Dusta (Sulih Suara)
Di Cintamu Hanya Ada Dusta (Sulih Suara)
Setelah sekian lamanya menikah, Charlotte menyadari kalau suaminya August, diam-diam mencintai adik tirinya Tessa, dan pernikahan mereka hanyalah kedok. Sakit hati atas perlakuan August yang membela Tessa walaupun telah melukainya, Charlotte memutuskan bercerai dan pergi meninggalkannya. Saat menyadari sifat Tessa, August yang meyakini Charlotte masih mencintainya berusaha merebut kembali hatinya dengan segala cara.
Mantan Suami Meragukan Identitas Pewarisku?
Mantan Suami Meragukan Identitas Pewarisku?
Setelah perceraian, mantan suaminya melihatnya sebagai Cinderella biasa tanpa mengetahui kekayaannya. Di rumah, saudara-saudara kaya raya miliardernya merangkumnya. Mantan suaminya bahkan salah mengira bahwa dia memiliki "sugar daddy". Ketika kebenaran terungkap, dia membuat semua orang merasa menyesal mengurangkan perhatiannya.
Buyutku, Penguasa Dunia Kultivator
Buyutku, Penguasa Dunia Kultivator
Mike Wijaya adalah keturunan Vera, tapi nasibnya Mike tidak begitu baik sejak dia menyukai Angel yang juga disukai Ethan. Ethan terus menindasnya sampai Mike tidak mendapatkan kerjaan, tapi kemunculan Vera si nenek buyut itu mengubah nasib Mike. Dia membantu Mike mengatasi orang yang menindasnya, bahkan menjadikan Mike sebagai pemimpin dan menjodohkan Mike dengan Angel.
Sang Ratu Saham Kembali
Sang Ratu Saham Kembali
Louise, sang ratu saham Grup Alice, secara diam-diam menjalin pernikahan dengan David dan berhasil membawa perusahaannya meraih puncak kesuksesan di bursa efek. Namun kebahagiaan itu hancur berantakan ketika Carol, si licik ikut campur dan merobek-robek segala yang telah dibangun Louise. Dengan hati yang terluka parah, Louise memutuskan untuk menceraikan David dan membalas dendam. Justru di saat gelap itulah Simon hadir bagai cahaya yang menyinari kegelapannya, memberinya harapan baru. Kini, apa yang akan dipilih sang ratu saham ini, dendam yang membara atau cinta yang menyembuhkan?