Logo
PRIME MINISTRE'S DAUGHTER
PRIME MINISTRE'S DAUGHTER

PRIME MINISTRE'S DAUGHTER

93 Bab
Tamat
Dalam PRIME MINISTRE'S DAUGHTER, Ken menikahi Eleanore lewat taktik licik. Namun, rahasia kelam sang putri mengubah cinta Ken menjadi kebencian mendalam. Baca modern novel ini untuk mengungkap misteri di balik pengkhianatan dan loyalitas dalam romance novel yang penuh konflik emosional.
Bab 1 dari PRIME MINISTRE'S DAUGHTER

["Karena kamu. Istriku meninggal."]

["Sehari saja apa kamu tak bisa duduk diam di kamar?"]

Gadis kecil bermata hansel itu hanya tertunduk diam saat sang ayah memarahinya. Penyebabnya hanya satu, ia memecahkan vas kesayangan hadiah dari raja untuk ayahnya. Bukan karena disengaja, tetapi lantainya licin sehabis dibersihkan oleh para pelayan.

["Kamu selalu saja membuatku kesal dan marah."]

Satu sosok yang sebagian orang menganggap ayah adalah seorang pahlawan dan cinta pertama putrinya, hal itu tak berlaku bagi gadis kecil tersebut.

Pria yang dipanggilnya ayah itu tak pernah sekalipun memanjakan atau menyayanginya. Hanya bentakan ataupun tatapan dingin yang selalu ditujukan padanya.

["Kalau saja kamu tak pernah ada di sini."]

Beberapa penggalan kalimat itu menjadi andalan sang ayah ketika memarahinya, ia tak tahu apapun dan tak bisa bertanya mengapa sang ayah begitu emosi kepadanya.

"Nona, kita makan yuk." Sang pengasuh yang sudah dianggapnya ibu mengajak makan. Sejak tadi pagi hingga siang ia takut berhadapan dengan sang ayah.

"Bibi, apa ayah sudah berangkat?" tanyanya sembari menyibak selimutnya dan langsung memeluk sang pengasuh. Pelukan layaknya seorang ibu itu membuat merasa nyaman.

"Tuan besar sebentar lagi akan pergi.

"Aku tunggu ayah pergi saja, ya Bi. Aku tak mau ayah marah lagi."

Dengan penuh kasih sayang Brigith membelai rambut indah nan lembut milik majikan kecilnya. Ia sudah merawatnya sejak masih bayi.

"Tapi ada kakak pertama nona. Tuan muda pertama sudah pulang dari Belanda dan bawa oleh-oleh yang nona pinta. Apa tidak mau melihatnya?"

Gadis kecil itu pun merenggangkan pelukannya dan matanya berbinar. Di antara ketiga kakaknya hanya kakak pertama yang begitu menyayanginya sedangkan yang lain cuek.

"Tapi kalau ayah masih di sana, aku tidak mau." Ia menggelengkan kepala dan menunduk lagi.

"Ya sayang dong. Bagaimana kalau oleh-olehnya diambil nona besar?" Brigith menggodanya.

"Ah bibi. Aku tidak mau oleh-olehku direbut. Ayo kita lekas ke bawah."

"Nona, pakai alas kakinya dulu." Brigith mengejarnya hingga sampai pintu lalu memasangkannya dengan pelan.

"Terima kasih bibi. Aku sayang bibi."

Brigith tersenyum, ia menyayangi nona kecilnya seperti anak kandung sendiri. Ia menjaga dan melindunginya dari amukan tuan besarnya jika gadis kecil itu melakukan kesalahan.

Kaki kecilnya melangkah cepat menuruni anak tangga. Ia ingin sekali menemui kakak pertamanya yang sudah pergi tugas selama sebulan.

Namun langkahnya terhenti tepat di pintu ruang makan, gadis kecil berusia sembilan tahun itu mendengar ayahnya sedang memarahi sang kakak dengan bentakan.

["Jangan lagi memarahi Leanore, Yah. Dia masih kecil."]

["Kenapa ayah begitu membencinya."]

["Tentu saja ayah membencinya. Karena lahirnya dia membawa kesialan. Ibumu meninggal penyebabnya adalah anak itu."]

["Ayah salah. Ibu meninggal bukan karena Leanore tapi penyakitnya. Jangan lagi menyalahkannya."]

["Bagi ayah. Anak itu selamanya membawa kesialan!"]

Eleanore terdiam mematung, ia tak jadi membuka pintu ruang makan dan melangkah pergi. Tak ada tangis ataupun isakan, gadis kecil itu hanya menatap hampa setiap ruangan yang dilewatinya.

****

"Hai Rose, apa kabarmu?"

Satu tempat kesenangannya tentu saja taman bunga milik ibunya. Di sana ia bisa bicara dengan berbagai macam tanaman.

Kesedihan, kegembiraan juga kemarahannya ia ungkapkan di sini. Seorang diri saja tanpa ada yang menemaninya kecuali para pengawal di sekelilingnya.

"Memangnya tanaman di sini dapat bicara denganmu?"

Suara dari arah belakang membuat Leanore kecil menoleh, ia melihat anak laki-laki yang usianya jauh lebih tua sedang memandang dirinya dengan keheranan.

"Mereka tak bisa berbicara tapi aku bisa merasakan jika mereka mendengarnya," sahut Leanore kecil seraya ia membelai lembut bunga mawar putih.

"Ada-ada saja. Mereka itu bukan seperti kita yang manusia," ejek anak laki-laki tersebut tak memercayai ucapannya.

"Terserah kamu mau percaya atau tidak. Tapi itu yang kurasakan. Mereka itu juga ciptaan-Nya."

Leanore kecil merasa jengkel dan memberengut atas ucapan anak laki-laki yang tak ia kenal dan datang secara mendadak.

"Kamu marah?"

"Aku tidak marah hanya saja jengkel karena kamu tak percaya!" Leanore kecil memanyunkan bibirnya dengan bersidekap.

"Kamu lucu, Nona Kecil. Kamu tingga l di kastil ini?"

"Iya ini rumahku. Memangnya kenapa?" Leanore kesal karena anak laki-laki di sampingnya terus bertanya dan tak mau pergi.

"Apa tinggal di sini tidak menakutkan? Aku saja yang tinggal di sini walau hanya bertamu membuatku ngeri," ujarnya bergidik seakan merasakan ketakutan.

"Memang kamu benar, di sini memang menakutkan. Namun, kastil ini adalah tempat tinggalku."

Mata lentik Leanore menyapu seluruh halaman kastil juga bangunan megah berdinding tebal dan tak mudah dirobohkan. Ucapan anak laki-laki itu benar adanya, jika di siang hari tempat tinggalnya terasa indah. Namun saat malam hari tampak seperti kastil berhantu, ia kadang takut jika berjalan sendiri.

"Apa kamu tidak bosan di sini terus? Pergilah keluar. Kemarin hingga hari ini saat aku datang, kamu berada di sini."

"Aku senang di sini daripada di luar."

Leanore tersenyum kecut, bagaimana bisa ia bermain di luar layaknya masyarakat biasa? Yang ada sang ayah segera memanggil pengawal lalu membawanya pulang dengan paksa.

"Mana mungkin kamu tidak merasa bosan dengan aturan di sini?" tanyanya seraya menggoda.

Bohong ... itulah yang dirasakan Leanore saat ini. Setiap hari ia hanya ditemani Hellen juga bibi Brigith, mereka tak bisa diajak bersantai saat bicara hanya karena sebuah aturan. Ia butuh sahabat di dunia luar sana yang tak dapat ia sentuh.

"Pasti tidak boleh kan? Makanya jangan jadi anak ayahmu," katanya dengan santai.

Leanore tak pernah menginginkan hidupnya ada di sini, memiliki seorang ayah yang bekerja sebagai perdana menteri dan sang paman yang menikahi anggota kerajaan.

"Lebih enak jadi aku. Bebas tanpa aturan," ujarnya menyombongkan diri. Leanore menghela napas mendengarnya, anak laki-laki yang sombong.

"Memangnya kamu siapa? Apa kamu anak dari salah satu pekerja di sini?" tanya Leanore curiga sebab anak itu banyak bertanya.

"Namamu dulu baru aku akan menjawabnya."

Entah kenapa anak laki-laki itu senang melihat ekspresi gadis kecil tersebut. Sejak kemarin ia penasaran dengannya karena mengoceh tak jelas di sini.

"Eleanore itu namaku. Biasanya orang-orang memanggilku Leanore atau El. Lalu nama kamu siapa?"

"Kalau kamu kenal keluarga Montgemery, aku ada di sana." Ia menoleh ke belakang lalu tersenyum.

"Lain kali kita jumpa lagi."

Pria kecil itu melambaikan tangan ke arah Leanore setelah ada yang memanggilnya. Eleanore melihat sebentar lalu kembali asyik dengan dunianya sendiri. Ia tak mengenal anak itu jadi untuk apa mengingat namanya?

=Bersambung=

Penasaran dengan kisah hidup Eleanore kecil? Apa penyebab sang ayah membencinya? Ikuti kisahnya anak gadis perdana menteri di sini.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

GADIS MALANG
GADIS MALANG
Dalam novel GADIS MALANG, Rinda menghadapi depresi dan pengkhianatan di perantauan. Di tengah konflik kampus, ia berjuang menjaga komitmen cinta dalam kisah modern novel ini. Simak perjuangannya bertahan hidup melalui romance stories yang penuh emosi dan pilihan sulit bagi seorang dewasa muda.
GHAFFAR PENAKLUK AKHWAT
GHAFFAR PENAKLUK AKHWAT
Dalam romance novel GHAFFAR PENAKLUK AKHWAT, Ghaffar merantau ke Jakarta demi menimba ilmu. Namun, tantangan hidup di kota besar mengubah prinsipnya saat ia terjerat pertemuan intens dengan para wanita. Simak kisah modern novel ini hanya di platform read novels online terbaik.
Hasrat Terlarang Sang Ipar
Hasrat Terlarang Sang Ipar
Dalam novel modern Hasrat Terlarang Sang Ipar, Flo bertekad merebut Aris dari saudaranya sendiri. Memanfaatkan kepergian Wilona, ia menjalin hubungan gelap demi ambisi memiliki suami iparnya. Ikuti kisah pengkhianatan penuh intrik ini dalam salah satu romance stories terbaik di webnovel.
Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan
Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan
Niana Fradella melarikan diri dari perjodohan hingga tak sengaja bertemu jodoh sejatinya dalam Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan. Di tengah romansa billionaire romance novels ini, ia harus berjuang melawan penyakit mematikan demi mempertahankan kebahagiaan dalam romance novel ini.
Kecelakaan dan Penyesalan
Kecelakaan dan Penyesalan
Dalam novel misteri Kecelakaan dan Penyesalan, seorang kakak sekarat akibat jantung robek setelah tabrakan mobil. Namun, ibunya yang menjabat direktur rumah sakit justru mengabaikannya demi luka ringan sang adik. Baca novel online gratis bergenre novel horor ini untuk mengungkap akhir tragisnya.
Kini Ku Hilang Selamanya
Kini Ku Hilang Selamanya
Dalam novel romantis mafia Kini Ku Hilang Selamanya, seorang istri dikhianati suaminya tepat di hari pernikahan ke-7. Setelah mendengar rahasia gelap sang suami dalam bahasa asing yang dikuasainya, ia memutuskan menerima proyek medis luar negeri dan bersiap pergi selamanya. Baca novel online ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Asisten Pribadi sang Bos
Asisten Pribadi sang Bos
Sandy Lay terdesak mencari uang karena tekanan keluarga. Ia pun menyamar sebagai pria dan berhasil menjadi asisten pribadi CEO di sebuah perusahaan top 500! Sementara itu, sang CEO, Sugi Wira, terus didesak oleh neneknya untuk segera menikah. Agar terhindar dari wanita-wanita yang dijodohkan sebagai sekretaris pribadinya, ia malah mempekerjakan seorang "pria" sebagai asisten. Tanpa ia sadari, asisten pribadinya sebenarnya seorang wanita! Dari sinilah kisah cinta kocak dan penuh kejutan pun dimulai.
Balas Dendam sang Pelayan
Balas Dendam sang Pelayan
Yuna adalah seorang siswi SMA berprestasi sekaligus putri tunggal Wulan. Yuna mengalami penindasan semasa sekolah hingga akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Selaku ibu, Wulan pun bertekad untuk membalaskan dendam anaknya kepada para pelaku satu per satu.
Amarah yang Meluap: Adikmu Bangkit
Amarah yang Meluap: Adikmu Bangkit
Tokoh utama pria ini adalah putra anak orang kaya, tapi dia diculik. Kemudian dia bergabung dengan pasukan khusus, bahkan menjadi kapten yang dikenal sebagai hebat. Tepat saat dia akan bersatu kembali dengan ayahnya, putra angkat ayahnya meracuninya. Dalam pelarian yang putus asa, dia terluka dan kehilangan ingatannya. Selama delapan belas tahun, dia terus mencari putranya, menjelajahi seluruh negeri hingga akhirnya menemukannya di sebuah kota. Tepat saat kepala pelayan membawa tokoh utama untuk bertemu ayahnya, kejadian tak terduga terjadi. Putra angkat itu mengancam tokoh utama dengan mempertaruhkan nyawa saudara perempuannya.
Menikahi Dewa
Menikahi Dewa
Setelah Dewi tewas dalam kecelakaan, Dewa terakhir Raka menghidupkannya kembali. Karena insiden, kekuatan Raka berpindah padanya. Demi warisan keluarga, Dewi dan Raka sepakat menikah kilat.
Raih Puncak Kehidupan
Raih Puncak Kehidupan
Edi, yang awalnya adalah sopir pribadi Grup Soekotjo Airani, dipromosikan menjadi sekretaris direktur setelah terlibat hubungan intim di dalam mobil usai menyelamatkan nyawa Airani. Ia kemudian terseret dalam sengketa kemitraan antara perusahaannya dengan Grup Kusuma. Saat menemukan alat pelacak dan berusaha mengungkap dalang di baliknya, Edi terus melindungi Airani meski menghadapi keraguan dan ujian dari sekitar. Nasib malang menghampiri saat pacarnya, Citra, menghina dan meninggalkannya akibat ketidakmampuannya memenuhi mas kawin. Di titik terendah ini, Airani hadir membelanya.
Setitik Cahaya di Balik Kabut
Setitik Cahaya di Balik Kabut
Tia yang merupakan dokter kandungan, telah menikah dengan Erik selama sepuluh tahun dan selalu ditindas oleh ibu mertuanya karena belum hamil. Akhirnya Erik malah selingkuh dengan Dora hingga hamil. Hal ini secara tak sengaja Tia temukan saat di rumah sakit. Menghadapi pengkhianatan suaminya, provokasi selingkuhannya dan penindasan ibu mertuanya, Tia berubah dari kesabaran menjadi kebangkitan. Di tengah perjalanannya melawan si keluarga jahat, dia bertemu papparazi yang pernah suka padanya. Gimanakah akhir kisah mereka?