Logo
Teman tapi Khilaf
Teman tapi Khilaf

Teman tapi Khilaf

63 Bab
Tamat
Dalam Teman tapi Khilaf, dua sahabat terjebak hubungan terlarang yang dipicu hasrat candu. Meski sadar risiko masa depan, mereka sulit berhenti. Simak kisah romance modern ini di web novel kami, salah satu fiction books pilihan bagi pembaca yang mencari dinamika hubungan rumit.
Bab 1 dari Teman tapi Khilaf

"Astaga...." Gisca mengembuskan napas frustrasi.

Kesialan macam apa ini? Sudah datang jauh-jauh untuk interview di sebuah perusahaan, Gisca baru mendapat kabar kalau jadwal interview-nya diundur besok.

Oke, ini kelihatannya sepele karena Gisca hanya perlu datang lagi besok, bukan?

Masalahnya adalah ... jarak antara rumah ke tempat interview-nya cukup jauh. Dengan menaiki transportasi umum, Gisca bahkan sengaja berangkat pagi-pagi sekali agar tidak terlambat.

Rasanya Gisca ingin menginap di tempat terdekat saja agar besok tidak mengulang perjalanan yang melelahkan. Buang-buang waktu, energi dan ongkos saja.

Andai Gisca punya uang banyak, wanita berusia 26 tahun itu pasti memilih mencari penginapan yang mahal. Namun, sempat menyandang status pengangguran selama beberapa bulan membuatnya berpikir ratusan kali untuk mencari penginapan sekalipun dengan harga murah.

"Gisca!"

Itu adalah suara Sela, teman Gisca. Sela sebenarnya satu kampung halaman dengan Gisca, tapi sudah lama ia pindah ke kota ini untuk bekerja. Dan Gisca kini mengikuti jejaknya merantau di sini.

Ah ralat, maksudnya Gisca belum sepenuhnya bisa dikatakan merantau karena wanita itu baru akan menyewa tempat tinggal atau ngekos saat benar-benar diterima bekerja.

Gisca yang sedang duduk di sebuah kafe pun menoleh. Ia memang tengah menunggu Sela.

"Maaf ya lama, tadi saat kamu nelepon ... aku lagi ada kerjaan yang nggak bisa ditunda," ucap Sela sambil menarik kursi di hadapan Gisca. "Sekarang pun aku nggak bisa lama karena harus menemui klien," lanjutnya.

"Enggak apa-apa, kok. Justru aku yang seharusnya minta maaf udah ngerepotin kamu, Sel."

"Jadi gimana? Kamu batal interview?" Sela sengaja langsung ke inti pembicaraan. Ia tidak bohong saat mengatakan sedang tidak senggang.

"Ditunda besok, dan aku sempat bimbang haruskah aku pulang dulu lalu besok ke sini lagi?"

"Gila aja. Mending kamu nginep di tempatku," balas Sela.

"Nah itu. Aku juga berpikiran sama. Aku mau numpang di tempatmu sampai besok. Setelah ada kepastian diterima, aku bakalan nyari tempat tinggal sendiri. Kalau nggak diterima, ya aku pulang lagi ke rumah orangtuaku lalu mengulang lagi, nyari kerjaan lain," jelas Gisca. "Boleh, kan, Sel?"

"Boleh banget. Ya semoga aja kamu diterima, Gis."

Gisca tersenyum. "Makasih banget ya, Sel."

"1703. Itu password unit tempat tinggalku." Sela mengatakannya sambil membuka ponselnya. "Detail alamatnya barusan aku udah kirimkan via chat. Seperti yang tadi aku bilang, aku mau ketemu klien jadi nggak bisa anterin kamu. Kamu bisa naik taksi online ke sana."

"Sekali lagi makasih. Aku nggak tahu gimana nasibku kalau nggak ada kamu di sini."

"Ah, andaikan aku lagi nggak banyak kerjaan. Aku pasti minta izin pulang lebih cepat."

"Enggak apa-apa, kok. Aku ngerti kamu punya kerjaan yang nggak bisa ditinggalkan. Justru aku berterima kasih banget kamu udah meluangkan waktu buat nemuin aku. Kalau nggak, aku pasti udah luntang-lantung kayak orang ilang."

Sela tersenyum. "Ya udah aku duluan, ya. Aku harus tiba lebih dulu dari klien-ku. Enggak enak kalau bikin mereka nunggu. Pokoknya anggap aja itu apartemen kamu sendiri. Kamu juga boleh pakai baju-baju punya aku."

"Kamu nggak takut kehilangan barang berharga, kan?" canda Gisca.

Sela malah terkekeh. "Kalau takut, mana mungkin aku mengizinkan kamu singgah ke tempat tinggalku."

Baru saja Gisca hendak merespons, Sela kembali berbicara, "Stop bilang makasih lagi! Kamu kayak ke siapa aja. Enggak perlu sungkan, oke?"

"Iya, iya. Kamu hati-hati, ya. Semoga lancar kerjaannya."

Sela mengangguk lalu berdiri. "Aku mungkin pulang agak malam. Oh ya, jangan sungkan juga kalau mau makan apa pun yang ada di rumahku. Gratis."

"Siiip," jawab Gisca. "Sel, sebelum pergi kamu minum dulu gih." Sebelum Sela datang, Gisca memang sudah memesankan minuman untuk temannya itu.

Sela tentu langsung meneguk minumannya dengan buru-buru. Setelah itu, ia benar-benar pergi meninggalkan Gisca.

Setelah kepergian Sela, Gisca langsung memesan taksi online melalui aplikasi andalannya. Sambil menunggu, ia kembali menyesap minumannya. Sungguh segar, apalagi saat cuaca panas seperti ini.

***

Gisca tiba di apartemen Sela dengan selamat. Wanita itu langsung menuju kamar Sela untuk mengganti pakaiannya. Walau bagaimanapun, pakaian untuk interview-nya besok tidak boleh kusut apalagi kotor.

Untung saja postur tubuh Gisca dengan tubuh Sela hampir sama sehingga baju-baju Sela sangat muat di tubuh Gisca.

Setelah mengganti baju, Gisca hanya ingin tidur sebentar. Urusan makan, nanti saja. Apalagi Gisca merasa belum lapar karena di kafe tadi ia sempat menyantap makanan ringan juga.

Waktu menunjukkan pukul 13.25. Gisca pun kini sudah berbaring di tempat tidur, menarik selimut.

Ah, kasur milik Sela rasanya sangat nyaman. Apa mungkin karena Gisca sudah melewati hari yang melelahkan sehingga dengan mudah matanya langsung terpejam. Tidur nyenyak.

Entah berapa lama Gisca tertidur, saking nyenyaknya mungkin sudah lebih dari satu jam.

Tiba-tiba ada sepasang tangan kekar yang memeluknya dari belakang.

Gisca yang memang berbaring menyamping, tentu saja terkejut. Tunggu ... apa ini hanyalah mimpi? Terlebih belakangan ini Gisca sering mimpi aneh-aneh.

Hanya saja, yang membuatnya heran, sentuhan dan pelukan yang dirasakannya terasa sangat nyata.

Apalagi kini sentuhan itu semakin intens, dan pelan-pelan mengarah ke titik-titik sensitif di tubuh Gisca.

Tentu saja Gisca langsung tersadar sepenuhnya. Ia sontak membuka matanya saat sentuhan lidah seseorang ke lehernya semakin menjadi-jadi.

Fix, ini bukan mimpi!

Gisca langsung terperanjat. Ia terkejut bukan main saat seorang pria dengan tanpa pakaian atas alias topless, menatapnya tajam.

"Ka-kamu siapa?" tanya Gisca antara takut dan gugup.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Benih Dari Kebencianmu
Benih Dari Kebencianmu
Dalam romance novel Benih Dari Kebencianmu, Lia harus menghadapi dendam Rizky atas tragedi masa lalu. Sebagai modern novel yang penuh konflik, Lia terpojok saat Rizky melampiaskan amarahnya hingga merusak masa depannya. Simak kisah mereka dalam web novel ini sekarang.
Find Me In Your Memory
Find Me In Your Memory
Dalam Find Me In Your Memory, Sessil terjebak takdir rumit saat Andrew, pria dari masa lalunya, kembali sebagai tunangan kakaknya. Setelah sang kakak wafat, Sessil harus menjalani pernikahan terpaksa dengan pria yang tak mengingatnya. Baca web novel romance modern ini sekarang.
KIBAS DASTER BUNDA
KIBAS DASTER BUNDA
Dalam KIBAS DASTER BUNDA, Dona menghadapi konflik keluarga saat anaknya jengah melihat penampilannya. Modern novel ini mengisahkan perjuangan ibu rumah tangga melawan masalah finansial dan tuntutan sosial. Baca kisah inspiratif ini dalam koleksi romance stories kami di web novel sekarang.
Menyerah atau bertahan
Menyerah atau bertahan
Dalam novel Menyerah atau bertahan, Nayla menghadapi sikap kasar suami hingga dikhianati perselingkuhan. Setelah kehilangan ibunya, ia membawa ketiga anaknya pergi demi keadilan. Simak romance novel ini untuk melihat perjuangannya dalam salah satu modern novel penuh pilihan sulit.
Pengantin Bekas CEO
Pengantin Bekas CEO
Dalam novel Pengantin Bekas CEO, Nadine bangkit setelah diceraikan demi wanita lain. Ia membuktikan martabatnya dengan menikahi billionaire tampan yang telah lama mengejarnya. Temukan kisah transformasi dan kesetiaan ini dalam romance novel populer yang tersedia bagi pembaca online novel.
PERNIKAHAN YANG MANIS DAN GILA
PERNIKAHAN YANG MANIS DAN GILA
Dalam PERNIKAHAN YANG MANIS DAN GILA, CEO Louisa Alexander terjebak skandal panas dengan sepupunya, Devian Salvatore. Kini mereka dipaksa menikah oleh sang ayah. Simak kisah billionaire romance novels ini dalam balutan modern novel yang penuh konflik keluarga dan pilihan sulit.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Setelah Kanker, Saya Berubah Menjadi Gilang
Setelah Kanker, Saya Berubah Menjadi Gilang
Eva sudah lama ditindas oleh saudara tirinya, disalahpahami oleh suaminya dan dipandang rendah sama keluarganya. Setelah salah diagnosis menderita kanker stadium akhir, dia tiba-tiba tersadar dan putuskan untuk jalani hidup terakhirnya dengan sepenuhnya. Dia berubah jadi orang yang galak, balas dendam pada suami yang nggak sadar keberadaannya dan pada saudara tirinya yang jahat. Namun, suaminya tiba-tiba sadar telah salah mengira orang lain sebagai penyelamatnya…
Bos Ternyata Mantan Pacarku
Bos Ternyata Mantan Pacarku
Mia menemukan bos barunya tak lain adalah Joko Hapsari, mantan pacar yang empat tahun lalu dia tolak. Perseteruan mereka justru membangkitkan kembali api cinta lama. Namun, keduanya saling menjauh karena salah paham, masing-masing mengira yang lain telah memiliki kekasih baru. Saat kebenaran tentang perpisahan dulu terungkap, dua insan yang saling mencintai ini akhirnya bersatu kembali dalam pelukan.
Sang Bos di Warung Kaki Lima
Sang Bos di Warung Kaki Lima
Sebagai pemimpin Grup Yrada, Toby menyembunyikan identitas aslinya demi membimbing putranya sendiri. Dia memilih hidup sebagai pedagang lapak sederhana, sementara anaknya, Jarrod, harus menghadapi kerasnya kehidupan di lokasi konstruksi. Simon, seorang bawahan Toby, memiliki putra bernama Nick yang angkuh dan suka menindas. Nick tak segan menggertak Jarrod, bahkan merebut pacarnya dan terus menekannya di setiap kesempatan. Di puncak ketegangan itu, Toby tiba-tiba muncul dan membongkar identitas yang sebenarnya. Namun, Nick tetap meremehkannya sampai akhirnya Simon sendiri yang datang ke tempat kejadian...
Kepingan Penebusan
Kepingan Penebusan
Setibanya di rumah setelah bekerja di kota lain, Dylan kaget melihat rumahnya berantakan. Istrinya, Sarah, menangis dengan mata sembap dan mengaku telah kecanduan judi karena hasutan teman baiknya yang penghianat. Yang menghancurkannya, semua tabungan untuk operasi jantung putri mereka yang kritis telah habis digadaikan. Menatap putri tercinta yang terbaring lemah di ranjang rumah sakit, amarah Dylan membara. Dalam keputusasaan, dia teringat pada masa lalunya yang mahir menguasai meja poker taruhan tinggi. Dengan menyamar sebagai penjudi biasa, dia menyusup ke sarang judi itu. Dengan keterampilan dan strategi liciknya, dia bertekad mengalahkan para penjudi yang telah meruntuhkan keluarganya satu per satu, dan merebut kembali setiap sen uang untuk kesempatan hidup putrinya, sebelum semuanya terlambat.
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Emma kabur dari keluarga yang mau kesuksesan dengan cara menjual anak sebelum dia tunangan, tapi dia malah bermalaman dengan pria kaya yang bernama Gevan, bahkan menghamili anaknya. Yang lebih mengejutkan tempat kerja Emma juga dibeli oleh Gevan, awalnya Emma hanya ingin bekerja keras untuk membuktikan kemampuan dirinya, dia memang berhasil membuktikan kemampuannya. Hanya saja, Emma juga terus diganggu oleh Gevan, akhirnya Emma luluh dan jatuh cinta pada Gevan.
Jenderal, Istrimu Kabur Lagi! (Sulih Suara)
Jenderal, Istrimu Kabur Lagi! (Sulih Suara)
Semua orang mengira istri sang Jenderal Muda hanyalah gadis desa yang polos dan penurut. Ia bahkan berkata, “Istriku itu lembut, tidak tahu soal pengobatan atau senjata.” Tapi kenyataan berkata lain! Istrinya justru membuat para nyonya sosialita iri, menyembuhkan orang dengan keahlian pengobatan dan menumpas musuh dengan pistol di tangan. Sementara sang jenderal terus menyangkal dengan percaya diri—sambil berlutut. Sebuah romansa kocak antara suami halu dan istri luar biasa.