Logo
Tawanan Cinta Mafia Psikopat
Tawanan Cinta Mafia Psikopat

Tawanan Cinta Mafia Psikopat

98 Bab
Tamat
Dalam Tawanan Cinta Mafia Psikopat, Livy dipaksa menjadi mata-mata Arthur Lucifer untuk menghancurkan D'Fantazio Fuel. Di balik misi berbahaya dan kuasa sang mafia novel ini, Livy terjebak antara tuntutan balas budi atau jatuh dalam pesona gelap. Baca kisah mafia romance books ini sekarang.
Bab 1 dari Tawanan Cinta Mafia Psikopat

Tawanan Cinta Mafia Psikopat.

Bab:1

BAB 1

"Target telah tiba." Sebuah pesan terdengar ke telinga Arthur melalui microphone yang tersambung dengan anak buahnya.

Arthur menggenggam gelas wiskinya erat, rahangnya menegas seiring dengan detak jantungnya yang mengencang. Anak teri dari pesaing bisnisnya berhasil diculik untuk diserap informasinya. Dendamnya akan segera terbalas.

"Ini, Arthur!" Bryan mendorong seorang lelaki yang kepalanya masih terbungkus kantong gandum.

"Bagus, buka!" perintah Arthur dengan setengah mendesis. Bryan pun membuka penutup kepala lelaki target mereka.

"Jadi Kamu karyawan di Fantazio Fuel?" tanya Arthur kepada lelaki yang berlutut di hadapannya dalam kondisi terikat. Lelaki itu menggelang, Arthur pun beralih menatap Bryan dengan tajam.

"Ia sudah menyadari siapa kita, Arthur," tukas Bryan menjelaskan.

"Bagaimana bisa?" Arthur pun meminta penjelasan meskipun sebenarnya Ia tahu bahwa penangkapannya tidak semulus yang diduga.

"Ada yang kabur?" Arthur mengulangi pertanyaannya.

"Iya, satu masih menjadi buronan," jawab Bryan dengan yakin.

"Buronan kalian satu tapi yang memburu kalian tidak terhitung," decak Arthur dengan kesal.

"Tapi tim kita sudah berusaha semaksimal mungkin, Arthur." Bryan tidak terima karena Arthur tidak menghargai usahanya.

Plak!

Satu tamparan melayang di pipi kiri Bryan, hal yang biasa Arthur berikan pada anak buahnya jika kinerja mereka kurang memuaskan. Itu adalah makanan sehari-hari yang paling ringan. Tidak jarang, Arthur sampai melayangkan nyawa mereka dengan sadis.

"Aku tidak peduli bagaimana kalian mengerjakannya. Aku hanya ingin kalian berhasil," desis Arthur.

Target yang kabur tidak menutup kemungkinan bisa melapor kepada atasan mereka atau orang lain yang lebih kuat.

"Kita selesaikan yang ini dulu," ucap Arthur kemudian sambil menghela nafas. Ia beralih ke lelaki yang baru saja menyaksikannya menampar Bryan.

"Dari mana D'Fantazio mendapat bahan mentah?" tanya Arthur sembari mengangkat dagu lelaki itu dengan ujung sepatunya.

"Saya ... saya tidak tahu, Tuan," jawabnya dengan tubuh gemetar.

Arthur memberi kode Bryan supaya melakukan sesuatu. Dengan senang hati, Bryan mengeluarkan pisau siletnya. Lelaki itu beringsut namun tidak bisa bergerak banyak karena kaki dan tangannya terikat. Bryan tersenyum miring sembari menurunkan badannya, berjongkok hingga wajahnya dan wajah lelaki itu sangat dekat.

"Kau sudah menemukan jawabannya?" tanya Bryan pelan, tetapi ujung pisau siletnya menempel ke pipi lelaki itu.

"Saya tidak tahu, Tuan. Sungguh. Saya hanya pegawai biasa," jawabnya dengan gugup.

"Itu karena pangkatmu diturunkan. Sebelumnya, Kau bekerja di bagian produksi. Benar bukan?" Arthur menebak dengan maksud memancing.

"Tidak, Tuan. Saya hanya pegawai rendahan." Lelaki itu menggeleng.

"Beritahu kami apapun yang Kau tahu. Dari mana bahan mentah itu berasal." Arthur mengembalikan pertanyaan dari awal lagi sementara Bryan menekan ujung pisau siletnya dengan sedikit menggeser. Darah merah segar menetes dan membuat lelaki itu pucat pasi.

"Dari subsidi pemerintah," jawabnya mencoba memasang wajah netral.

Arthur dan Bryan hanya menyeringai karena D'Fantazio Fuel sudah pasti pandai mendidik para karyawannya supaya menjaga rahasia perusahaan.

"Semua perusahaan pengolah minyak juga dapat subsidi dari pemerintah. Tetapi dari mana pasokan utama biasa kalian dapatkan?" tanya Arthur terus menekan lelaki itu dengan berbagai model pertanyaan.

"Saya tidak tahu tepatnya, Tuan. Tetapi saya masih ingat pada sebuah logo di tangki yang masuk ke salah satu pabrik kami." Lelaki itu membuka suaranya karena tidak ingin pipinya hilang oleh sayatan silet.

Bryan pun melunak, Ia melepaskan cengkeramannya pada kepala lelaki itu dan menyingkirkan silet yang dipegangnya.

"Jelaskan pada kami seperti apa logonya," ucap Arthur penuh harap.

Mungkin hanya dengan logo, Ia bisa mengenali siapa yang memasok bahan mentah untuk D'Fantazio. Atau setidaknya mendapat sedikit petunjuk.

"Lepaskan ikatan di tangannya dan beri Ia bolpoin serta kertas," perintah Arthur pada Bryan.

Dengan cekatan, Bryan pun melepas ikatan di pergelangan tangan lelaki itu lalu beranjak mencari bolpoin dan kertas.

Arthur kembali menyesap minumannya dengan beragam tebakan bagaimana bentuk logo yang akan digambarkan oleh lelaki itu. Bryan kembali dengan bolpoin yang Ia lemparkan dengan kasar ke depan lelaki itu.

"Agghh!

Bryan terkesiap saat lelaki itu dengan secepat kilat menusuk kakinya menembus sepatunya menggunakan bolpoin, hingga bolpoinnya patah menjadi dua bagian. Arthur langsung mengacungkan pistolnya tanda mengancam, Ia membuka pengunci pelatuknya tetapi lelaki itu sudah melompat dengan ikatan kaki yang sudah lepas.

Dorrr..!

Tembakan meleset. Bryan mengikuti Arthur mengambil pistol dari ikat pinggangnya. tanpa diduga, lelaki itu bisa menjebol pintu seng mereka hanya dengan tendangan yang memekakkan telinga. Ia berlari dan membuat Arthur mendesis.

"Sialan," umpat Bryan dengan kakinya yang sedikit pegal hingga mengganggu konsentrasinya.

Arthur tidak menghentikan tembakannya dengan pistol lain yang lebih berbahaya karena mudah untuk mengelabui musuh dengan bunyinya yang teredam. Mereka terlibat aksi kejar-kejaran menjauhi sebuah gedung usang yang digunakan oleh Arthur dan Bryan biasa menyimpan targetnya dalam jangka waktu sementara.

Lelaki itu berlari sekuat tenaga hingga berhasil menuju ke jalan raya, namun naas kaki kirinya tertembak hingga tidak bisa melanjutkan langkahnya. Arthur dan Bryan tidak melanjutkan perburuannya terhadap lelaki itu karena akan berbahaya. Mereka tidak bergerak di ruang terbuka secara terang-terangan.

"Gunakan helm dan buntuti Ia," perintah Arthur.

Bryan berlari menyambar helmnya dan mengenakannya, sementara di saat yang sama, Arthur menghidupkan mesin motor hingga siap dijalankan. Bryan menuju lokasi terakhir tempat lelaki itu berhenti tepat di tepi jalan.

Lelaki itu mengaduh dan terduduk lemas, darah mulai mengucur deras. Para pengendara tidak terlalu memperhatikan meskipun lelaki itu melambai-lambaikan tangan. Wajar saja, karena mereka yang melintasi jalan raya yang sepi itu, melaju sangat kencang. Tetapi ada seorang gadis yang berhenti lalu meminggirkan motornya.

"Anda tidak apa-apa?" tanya gadis bernama Livy, Ia membelalak melihat darah mengucur deras dari kaki kiri lelaki itu.

"Tolong," rintihnya.

"Aku akan menghentikan mobil," ujar Livy dengan panik.

Tanpa butuh penjelasan, Livy sudah tahu bahwa kaki kiri lelaki itu ditembak. Ia melambaikan tangan, tidak lama kemudian sebuah mobil berhenti di dekat mereka. Pengendara mobil itu membuka pintu penumpang dengan remote hingga pintu pun terbuka secara otomatis.

"Aku bisa sendiri," gumam lelaki itu menahan sakitnya sambil berusaha berdiri. Livy memapahnya untuk masuk ke dalam mobil.

Livy tidak menyadari sang sopir tersenyum menyeringai, lelaki itu yang sedang kesakitan pun tidak menyadari karena terlalu fokus pada kakinya. Pintu penumpang kembali tertutup rapat saat mobil mulai melaju.

"Bapak, tolong ke Rumah Sakit. Kaki orang ini terluka, terima kasih atas tumpangannya," ujar Livy mencoba berbicara dengan sopir.

Bukan jawaban yang Livy dapatkan dari sopir itu, tiba-tiba saja muncul orang di belakangnya dan ketika Livy menoleh, orang itu membekapnya.

"Kau pikir bisa lari dari kami begitu saja?" Sopir dengan sinis menyapa lelaki itu.

"Bukannya selamat, Kau malah menyeret orang lain ke dalam masalahmu," lanjutnya kemudian mengencangkan laju mobilnya.

Livy terkejut dengan apa yang tengah menimpa lelaki itu dan kini menyebabkannya terseret ke dalam masalahnya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1
CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ahli Waris yang Terlupakan
Ahli Waris yang Terlupakan
Dalam novel mafia Ahli Waris yang Terlupakan, sang protagonis dikorbankan menjadi sandera kelompok saingan akibat kesalahan adik tirinya. Sebelum diserahkan, ia memutuskan hubungan dan membagikan seluruh asetnya. Baca novel online ini untuk menyaksikan rencana pembalasan senyapnya.
Antara Aku dan Cinta Pertamanya
Antara Aku dan Cinta Pertamanya
Dalam novel web bergenre romance misteri Antara Aku dan Cinta Pertamanya, seorang istri hamil disandera dan dikhianati suaminya demi menyelamatkan cinta pertamanya. Setelah tewas mengenaskan, ia terlahir kembali ke masa lalu. Baca novel online menegangkan ini untuk mengungkap takdirnya.
Bangkitnya Sang Menantu Benalu
Bangkitnya Sang Menantu Benalu
Dalam novel modern Bangkitnya Sang Menantu Benalu, Stefan yang dianggap sampah berusaha memulihkan ingatannya demi membalas hinaan keluarga mertua. Ikuti kisah action dan romance novel ini saat ia bangkit dari titik terendah untuk mengklaim kembali martabatnya di web novel penuh intrik.
Dimanja Suami Psikopat
Dimanja Suami Psikopat
Dalam novel romantis modern Dimanja Suami Psikopat, seorang wanita terjebak pernikahan paksa dengan miliarder pengidap sindrom XYY yang obsesif. Saat kehamilannya dituduh haram oleh sang mertua, nyawanya terancam. Baca novel online gratis bergenre misteri aksi ini sekarang!
Guru Tampan Seorang Yakuza
Guru Tampan Seorang Yakuza
Dalam novel mafia Guru Tampan Seorang Yakuza, Akeno menyamar demi membalas dendam pada klan Howaitotaiga. Ia mengincar Reina Akinara sebagai alat pembalasan, namun rahasia identitas Reina mengubah segalanya. Baca romance stories penuh aksi ini di platform web novel kami sekarang.
Immortal and The Beast
Immortal and The Beast
Dalam Immortal and The Beast, Theodore terbangun 100.000 tahun kemudian di tubuh pemuda lemah. Mantan immortal ini harus berjuang sebagai hunter demi bertahan hidup. Ikuti petualangan penuh aksi ini dalam fantasy novel dan LitRPG novels terbaik hanya di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ratu Serigala Bangkit dari Abu
Ratu Serigala Bangkit dari Abu
Nessa, Ratu Serigala rahasia, menyegel serigalanya agar dia bisa melarikan diri dengan jodohnya, Alfa Blaze Ashclaw. Tapi Blaze salah mengira tanda lahir pada putra mereka sebagai tanda Nessa berselingkuh dan menjadikan mereka budaknya. Saat nyawa putra mereka terancam, barulah Blaze menyadari kebenarannya, tapi apakah sudah terlambat?
Dibakar, Dikhianati, Aku Bangkit Kembali
Dibakar, Dikhianati, Aku Bangkit Kembali
Millie, putri gubernur, selamat dari pembantaian tapi hilang ingatan. Diselamatkan Weston, ia menjalani pernikahan dingin selama tiga tahun yang ia anggap penyelamat, hingga ingatannya kembali. Pernikahan itu bohong, demi menutupi kejahatan Weston dan cinta pertamanya pada keluarga Millie. Millie kabur dan bekerja sama dengan Julian, komandan hebat yang telah lama mencintainya, demi merebut kembali masa lalunya dan menuntut balas.
Kasih yang Sirna
Kasih yang Sirna
Wiliam harus dipenjara selama 20 tahun karena berusaha mempertahankan wilayah sektenya, tidak lama kemudian dia diceraikan oleh istrinya dengan kejam. Setelah dibebaskan dia bertemu kembali dengan semua kenalan lamanya, dengan posisi barunya sebagai ketua sekte, Wiliam pun melewati kehidupan yang penuh dengan tantangan.
Kembali ke Desa! Banggakan Ibuku
Kembali ke Desa! Banggakan Ibuku
Serly Zofi adalah seorang mahasiswi dari desa yang berhasil menjadi CEO perusahaan go public setelah berjuang selama 7 tahun. Setelah kembali ke Suraya, dia pun kembali ke desa untuk menjenguk ibunya. Menghadapi rumor di desa dan ketidakadilan keluarga, Serly maju dengan berani untuk membela ibunya. Dia juga membantu warga desa menjadi kaya. Kisah Serly menyampaikan nilai-nilai kerja keras untuk mencapai kesuksesan, serta kesetaraan dan kemandirian yang sangat menginspirasi.
Leluhur 10 Tahun​​
Leluhur 10 Tahun​​
Batu Pelindung Rumah keluarga Wijaya patah. Heri Wijaya bersama para kerabat mencari Arman Wahyuni, seorang anak lelaki berusia sepuluh tahun yang ternyata adalah reinkarnasi leluhur mereka. Mereka memohon padanya untuk kembali guna memulihkan berkah keluarga. Namun, Arman menolak dengan alasan karma telah berakhir, dan memilih untuk kembali ke keluarga Wahyuni. Di sana, ia justru difitnah oleh cucu angkat, Agus Wahyuni, serta dicemooh dan ditolak oleh sanak saudaranya sendiri. Pada akhirnya, ia diusir. Tak lama setelah kepergiannya, keluarga Wahyuni dilanda berbagai malapetaka tanpa henti. Mereka baru menyesal, namun semuanya sudah terlambat.
Nyamar Jadi Pria demi Anak
Nyamar Jadi Pria demi Anak
Maya Wijaya hamil lima tahun lalu, kerja keras demi anak. Menyamar jadi pria, jadi pengasuh, ternyata bosnya ayah si anak. Mereka jatuh cinta dan akhirnya bersama.