Logo
Immortal and The Beast
Immortal and The Beast

Immortal and The Beast

39 Bab
Tamat
Dalam Immortal and The Beast, Theodore terbangun 100.000 tahun kemudian di tubuh pemuda lemah. Mantan immortal ini harus berjuang sebagai hunter demi bertahan hidup. Ikuti petualangan penuh aksi ini dalam fantasy novel dan LitRPG novels terbaik hanya di platform web novel kami.
Bab 1 dari Immortal and The Beast

"Sial, apa aku gagal untuk bangkit? Apa yang salah?"

Sosok pria dengan tubuh bak diselimuti sebuah cahaya itu berdiri di atas gundukan tanah. Beberapa detik lalu dia baru saja keluar dari gundukan tanah tersebut, dengan sebuah batu nisan yang namanya sudah tidak bisa dibaca lagi. Makam itu terlihat begitu tua dan tidak terurus. Banyak tumbuhan merambat yang menempel pada batu nisan, dan rumput liar tumbuh lebat di atas gundukan tanah itu.

Dan pria berselimutkan cahaya itu mengeluh dengan wajah menengadah pada langit, matanya terlihat sendu penuh oleh kekecewaan. Tubuhnya cukup tinggi dan memiliki otot yang bagus, dia berambut hitam gelap yang cukup panjang berkibar diterpa oleh angin, sedangkan matanya berwarna merah yang nyaris terlihat menyala jika berada di kegelapan.

Lagi-lagi dia mengeluh pelan, menundukkan wajahnya pada gundukan tanah itu. Burung-burung di pepohonan berlarian menjauhi makam seolah tengah ketakutan. Dia masih diam di sana, kemudian berjongkok di depan makam sambil melihat tangannya yang nyaris transparan itu.

"Berapa ratus tahun yang aku lewati, kenapa kebangkitanku seperti ini?" keluhnya lagi tidak habis pikir.

"Tubuhku sudah hancur oleh tanah. Astaga, aku tidak percaya ini akan terjadi padaku. Sepertinya Tuhan tidak mengijinkanku untuk melakukan kebangkitan. Sialan, aku benar-benar kesal. Jika seperti ini, hanya ada satu pilihan! Mencari tubuh baru, itu Menyebalkan!"

Dia terus menggerutu dengan wajah kesal bercampur kecewa, yang kemudian memilih berjalan meninggalkan makam tua tersebut dengan penuh helaan napas. Tepat setelah meninggalkan makam tuanya, dia dikejutkan oleh pemandangan kota yang mengagumkan di bawah langit jingga yang mempesona.

"Astaga, tempat apa ini?" serunya terkejut.

"Berapa lama aku mati? Apa dunia sudah benar-benar berubah?" lanjutnya tidak bisa mendapatkan jawaban.

Dia melirik pada sosok pria dengan balutan pakaian hitam yang berdiri di trotoar. Tangannya terulur hendak menyentuh pundak pria itu dan bertanya. Astaga, dia lupa siapa dirinya saat ini, sampai membuatnya cukup terkejut lantaran tangannya menembus tubuh itu.

"Astaga, yang benar saja!!!!" teriaknya penuh frustasi. Dia benar-benar sadar jika sosoknya saat ini benar-benar seperti hantu. Dan itu membuatnya lebih kecewa dari apa pun.

"Baiklah, di mana tubuh yang bisa aku gunakan?" gumamnya lagi memilih meninggalkan tempat beserta pria itu. Dia terus melihat ke sana ke mari pada pemandangan kota yang dipenuhi oleh gedung tinggi, yang saat matahari tenggelam banyak cahaya menyala di berbagai tempat, membuat tempat itu berkilau olehnya.

"Tempat ini cukup hebat," ungkapnya mengomentari kota tersebut.

"Kemarilah! Ibu akan bercerita!" Dia terhenyak saat mendengar sosok wanita yang berseru pada sejumlah anak-anak di teras rumah.

Dia memalingkan pandangannya dari gemerlap kota, melihat sekumpulan anak-anak di teras bangunan kecil yang terpagari dengan rapi. Anak-anak itu duduk rapi dengan seorang wanita tua duduk di depan.

"Ini dongeng 100.000 tahun lalu, sebelum jaman modern berdiri seperti sekarang. Hidup manusia yang disebut sebagai immortal. Mereka adalah sang abadi dengan kekuatan hebat yang bisa mengguncang dunia. Bahkan mereka bisa membunuh kita hanya dengan satu gerakan hebatnya!"

Dia kembali terperangah mendengar cerita itu. Entah mengapa itu terdengar begitu mirip dengan kehidupannya. Dia pun membawa kakinya ke tempat itu, lantas mendengarkan sebuah dongeng bersama anak-anak yang begitu antusias.

"100.000 tahun lalu terjadilah peperangan antara para immortal dalam waktu berhari-hari, mengotori tanah dengan darah mereka. Namun, sebelum ada yang memenangkan peperangan itu. Bencana datang dari langit! Petir menyambar dengan ganas menghanguskan para immortal. Bukan hanya itu, bahkan tanah pun bergoyang, air laut meluap tinggi menyapu bersih immortal di medan perang tak tersisa!" Wanita itu bercerita dengan penuh ekspresi, membuat anak-anak semakin antusias bukan main.

"Wah itu mengerikan sekali Bu!" sahut anak-anak dengan wajah ketakutan.

"100.000 tahun lalu kah?" gumamnya dengan wajah menengadah pada langit malam yang dipenuhi oleh gemerlapnya bintang. Dia kembali berjalan, sambil mengingat peperangan besar itu.

Namanya Theodore, sosok immortal yang hidup 100.000 tahun lalu dan mendapati kematian oleh kemarahan langit akibat peperangan penuh darah itu. Itu adalah cerita yang mengerikan.

100.000 tahun lalu

"Semuanya serang!!"

"Serang!!!"

Gemuruh suara kaki berlari terdengar bersahutan dengan teriakan memekakkan telinga. Detik berikutnya disusul oleh suara nyaring dari benda tajam yang saling beradu satu sama lain.

Perlahan darah mulai menetes mengubah warna tanah. Theodore memegang erat pedangnya, mengangkatkan ke atas langit, terus memberi komando ratusan pasukan untuk menyerang musuh.

Matanya merah menyala dan begitu tajam, tidak ada raut takut yang terukir di sana. Dengan perlahan Theodore mulai bergerak, dia memukul tubuh kuda yang ditungganginya dengan kaki kanannya, kemudian memacunya membuat hewan itu meringkik dan berlari.

Pedangnya mulai terayun ke beberapa arah, menebas musuhnya tanpa ampun. Darah merah berbau amis terus menodai tubuhnya. Tapi, itu tidak mengganggunya, seolah membunuh adalah hal yang biasa dia lakukan.

"Mereka terlalu kuat untuk dikalahkan dalam waktu singkat," lirih Theodore setelah tiga hari berlalu, dan pertarungan belum menunjukkan siapa pemenangnya.

"Maju! Bunuh semuanya!" teriak Theodore mulai kesal karena tidak kunjung menang.

Setelah beberapa hari berlalu, tiba-tiba langit menjadi begitu gelap padahal hari sedang cukup terik. Cahaya kilatan berwarna ungu menyambar-nyambar dengan ganas pada tanah. Justru mengenai orang-orang yang sedang bertarung.

"Ada apa ini?" tanya Theodore merasa aneh.

Petir itu jelas telah membunuh banyak orang. Kemudian disusul oleh tanah yang bergetar, bahkan di beberapa bagian terlihat retak, sehingga beberapa terperosok ke dalamnya. Ternyata itu semua belum selesai, air laut menguap dengan sangat tinggi, membuat Theodore merasakan tubuhnya bergetar.

"Ini bukan bencana, tapi ini adalah hukuman langit," lirihnya menatap langit gelap dengan petir. Air laut sudah semakin dekat. Sedang tidak ada kemungkinan adanya keselamatan.

"Sia-siakah? Langit marah dengan peperangan ini." Theodore menghembuskan napas beratnya. Dia terdiam sejenak dengan mata terpejam, sehingga tidak dapat mendengar suara panik semua orang yang berusaha menyelamatkan diri.

Mulutnya mulai bergerak, lengannya menahan petir yang menyambar dengan kuat. Tepat setelah dia selesai membaca sebuah mantra, petir itu mengenai tubuh Theodore.

"Aku akan terima kematian ini, tapi aku akan segera bangkit lagi," lirihnya yang akhirnya memejamkan matanya tanpa napas yang tersisa darinya.

Itulah yang terjadi padanya 100.000 tahun lalu, kematian yang menyebalkan baginya. Seharusnya dia bisa hidup sebagai immortal terkuat, apalagi dia memiliki pengaruh cukup besar. Tapi, lihatlah dia sekarang yang bahkan tidak memiliki tubuh, sehingga terus berjalan dengan harapan akan bertemu dengan tubuh tersebut.

"Ah, tidak heran jika dunia sudah berubah seperti saat ini. Semuanya sudah 100.000 tahun sejak bencana langit yang menghancurkan dunia itu. Dan, semua tentang immortal hanyalah dongeng pada jaman sekarang," gumamnya lagi.

Dia sudah mendapatkan jawaban yang dia cari. Namun, tetap saja itu mengejutkannya. Seharusnya dia bangkit 10.000 tahun setelah bencana langit, bukan 100.000 tahun. Dia kembali menggerutu penuh oleh kekesalan dan sumpah serapah yang seolah tidak ada habisnya.

"Sampai kapan aku harus mencari tubuh baru?!" serunya semakin menjadi-jadi.

Dia kembali menghembuskan napas beratnya, sambil terus berjalan menyusuri kota dalam keadaan malam yang cukup ramai oleh kegiatan manusia pada umumnya. Sesekali dia melihat sebuah layar pada salah satu bangunan besar dan tinggi, menampilkan sebuah gambar pertarungan dengan monster. Pemandangan itu membuat dahinya mengernyit, tentu tidak tahu itu apa, dan benda apa.

"Pertarungannya terlihat nyata?" gumamnya mengomentari. Tapi, dia tidak mau memikirkan gambar tersebut, memilih fokus untuk mencari sebuah tubuh yang bisa dia pakai.

Hingga pada akhirnya dia melihat sosok anak muda yang tubuhnya penuh oleh memar tengah meringkuk di ujung ruangan bersama beberapa anak muda lainnya yang tengah menindasnya sambil tertawa lebar. "Malang sekali anak itu," ujarnya mengasihani anak muda itu.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bodyguard Mafia Seksi
Bodyguard Mafia Seksi
Drystan Cordner harus bertahan sebagai pengawal pribadi dalam Bodyguard Mafia Seksi. Di tengah intrik mafia novel ini, ia berjuang menjaga profesionalitas saat menghadapi godaan Avyana Burcardo. Temukan dinamika atasan dan bawahan yang menantang dalam romance stories penuh aksi ini.
Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu
Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu
Baca Novel Online Gratis Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu. Novel modern penuh aksi ini mengisahkan pengorbanan seorang istri yang dijadikan tameng hidup oleh suaminya sendiri, Elvano, demi menyelamatkan juniornya. Kehilangan bayinya, ia kini berjuang bertahan hidup di tengah kepasrahan.
DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK
Dalam DENDAM dan JERAT PESONA GADIS yang KUCULIK, Anggara menculik Almaira demi membalas sakit hati pada ayahnya. Namun, romansa ini kian rumit saat benih cinta muncul di tengah kebencian. Baca romance novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction books terbaik Anda hari ini.
Dilema Cinta Narkoboy
Dilema Cinta Narkoboy
Dalam Dilema Cinta Narkoboy, Andrean Kenzo sang bandar narkoba harus bersaing dengan musuh bebuyutannya demi memenangkan hati Tita Shanum. Mafia novel ini mengungkap rahasia kelam identitas ayah Tita di tengah perebutan kekuasaan. Baca kisah romance novel ini selengkapnya di web novel.
Gairah Liar sang Mafia
Gairah Liar sang Mafia
Dalam mafia novel Gairah Liar sang Mafia, Arnius Nagendra menyamar demi membalas dendam pada sindikat perdagangan manusia. Dibantu seorang guru TK, ia mempertaruhkan segalanya dalam misi berbahaya ini. Baca kisah penuh aksi ini di webnovel kami sekarang.
King Of King
King Of King
Dalam novel fantasy King Of King, Starling terancam menjadi tumbal akibat fitnah perselingkuhan selir Elisabet. Kaisar Oro harus memilih antara mengamankan takhta atau nyawa putranya. Simak kisah penuh intrik ini di webnovel yang menyajikan adventure story dan fiction fantasy novels seru.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Godaan di Malam Hari
Godaan di Malam Hari
Rini sadar dirinya cuma tokoh figuran dan memutuskan merebut hati Irfan, ayah angkat pacarnya sendiri. Cinta terlarang pun dimulai.
Kembalinya Sang Putra Pewaris (Sulih Suara)
Kembalinya Sang Putra Pewaris (Sulih Suara)
Tommy Lutfi merancang sebuah paten dan memberikannya kepada tunangannya. Dia ingin tunangannya mendapatkan penghargaan dari Grup Tirtajaya. Namun, saat upacara penghargaan, Tommy harus menelan pil pahit. Tunangannya telah mengkhianatinya. Bahkan, untuk menyenangkan seorang pria kaya, tunangannya berniat melukai Tommy. Pada saat yang kritis, ketua Grup Tirtajaya dan mengungkapkan sebuah rahasia mengejutkan bahwa Tommy adalah putra kandungnya yang telah lama hilang.
Sebelum Hati Ini Beku
Sebelum Hati Ini Beku
Setelah kedua orang tuanya meninggal, Vano diadopsi oleh Keluarga Ludo. Dia dijodohkan dengan ketiga putri Keluarga Ludo, dengan kesepakatan akan menikahi salah satu dari mereka saat berusia 22 tahun. Namun, karena kemunculan Axel, Vano dicampakkan oleh ketiga saudari Ludo. Dalam keputusasaan, dia menikah kilat dengan Gwen, yang telah lama memendam cinta padanya. Ketiga saudari itu tidak percaya Vano menikahi orang lain, mengira dia hanya berakting...
Kesempatan Kedua dengan Bosku
Kesempatan Kedua dengan Bosku
Selama masa kuliahnya, dia percaya bahwa pacarnya terlibat dalam bisnis pendampingan untuk mendapatkan uang. Setelah membangun kerajaan bisnisnya, dia mengikat pacarnya di sisinya sebagai asisten eksekutif melalui sebuah kontrak. Akhirnya, di tengah keributan dan kecurigaan yang terus berlanjut, mereka pelan-pelan mengatasi kesalahpahaman yang ada, akhirnya mereka mulai jatuh cinta.
Musim Semi yang Terlambat
Musim Semi yang Terlambat
Dr. Iqbal, seorang jenius bedah jantung yang berkarakter dingin, dan dokter magang Dewi, memulai kehidupan pernikahan rahasia tanpa dasar cinta atas jodoh yang dipertemukan oleh keluarga. Sifatnya yang dingin kerap dibuat serba salah oleh keluguan dan keceriaan Dewi yang unik, dan justru karena itulah hidupnya menjadi lebih berwarna. Kemudian, karena munculnya ""rival"" dalam hubungan mereka, Iqbal akhirnya menyadari perasaannya. Dengan keberanian dari pengaruh alkohol, ia mengungkapkan kecemburuannya. Yang tidak ia tahu, Dewi juga telah jatuh cinta padanya selama hari-hari mereka bersama. Ketika Dewi mengetahui bahwa Iqbal sebenarnya bercita-cita menjadi dokter anak, namun terbelenggu oleh harapan dan tanggung jawab besar keluarganya, ia mendorongnya untuk berani mengejar impiannya. Akhirnya, keduanya tumbuh bersama dan berjalan bergandengan menuju kehidupan manis yang penuh kebahagiaan.
Rebirth: Membalikkan Kiamat
Rebirth: Membalikkan Kiamat
Awalnya tidak percaya dengan rumor tentang wabah zombie, Qianxue mendapati dirinya terjebak dalam mimpi buruk tanpa akhir—sebuah pabrik penuh makhluk terinfeksi. Setiap kali kematian menjemput, waktu berulang kembali, memaksanya untuk terus memilih: bertahan atau menyerah. Dalam pusaran waktu dan bahaya, ia berjuang menyelamatkan orang lain, melawan para zombie, dan menanggung pengorbanan demi satu tujuan—melindungi anaknya. Namun setiap keputusan membawa konsekuensi. Kini, nasibnya—dan nasib semua orang di sekelilingnya—bergantung pada pilihan-pilihannya.