Logo
Misteri Ular Xaver
Misteri Ular Xaver

Misteri Ular Xaver

65 Bab
Tamat
Dalam novel horor Misteri Ular Xaver, seorang ibu membawa pulang patung dewa ular mistis yang meminta tumbal darah perawan demi awet muda. Sang anak terpaksa menuruti ritual ini meski menyembunyikan sebuah rahasia besar. Baca cerita misteri menegangkan ini untuk mengungkap petaka yang menanti mereka.
Bab 1 dari Misteri Ular Xaver

Ibuku pergi berwisata ke Kota Xaver dan pulang membawa patung dewa ular. Katanya, patung itu harus disembah dengan darah menstruasi gadis perawan agar bisa membuat awet muda.

Dia memaksaku memberikan darahku untuk patung itu, bahkan memotong rambutku dan melilitkannya di kepala ular.

Aku tak berani memberitahu ibuku kalau aku diam-diam pernah menginap di hotel bersama pacarku waktu kuliah.

Dua bulan kemudian, kulitnya mulai muncul bercak biru seperti sisik, bahkan dia mulai mengalami proses pergantian kulit seperti ular.

Setelah menginjak umur 45 tahun, ibuku menjadi sangat terobsesi dengan kecantikan.

Dia membeli skincare yang harganya jutaan, melakukan perawatan mahal seperti thermage ... tapi semua itu tak bisa menghentikan kulitnya yang semakin kendur dan kerutan yang mulai muncul.

Tahun lalu, dia ikut tur ke Xaver, aku dan ayah yang menjemputnya di bandara.

Namun, kami tak melihat kopernya, yang ada malah sebuah kotak kayu kecil yang dia pegang dengan hati-hati di tangannya.

Ibuku terlihat sangat semangat di mobil, mengatakan bahwa di dalam kotak itu ada benda berharga, yaitu Vasuki, yang dia beli dengan harga mahal. Katanya, patung itu bisa membuatnya semakin muda dan kulitnya menjadi halus seperti kulit gadis muda.

Aku sudah tidak kaget mendengar kata-kata seperti itu. jadi hanya menjawab seadanya.

Ayahku menghela napas, "Mahal? Aduh ... kamu membuang-buang uang lagi ... "

"Itu bukan buang-buang uang, kalau istrimu jadi lebih cantik, bukannya kamu juga yang ikut bangga?!"

Ujar ibuku, dia begitu marah dan ayahku pun tak berani berkomentar lagi.

Sesampainya di rumah, ibuku mulai menggumamkan beberapa kata dialek Xaver dengan suara pelan, mungkin sedang memanggil ... dewi ular atau semacamnya.

Lalu, dengan hormat dia meletakkan kotak itu di atas meja dan sujud tiga kali

Ketika ibu mengangkat kepalanya, setetes darah mengalir dari dahinya ke tulang hidungnya. Aku langsung panik dan mencari kotak P3K.

"Bu! Kepalamu berdarah, ayo pakai obat dulu!"

Namun, ibu malah dengan bersemangat memegang tanganku, seolah tidak merasakan sakit sama sekali pada luka di dahinya.

Dia berkata, "Luna, kamu harus bantu ibu, ya!"

"Bu, kita pakai obat dulu, itu nanti saja baru dibicarakan!"

Namun, ibu tetap menggenggam tanganku erat-erat dan saat ayah tidak melihat, dia menarikku ke kamar.

Setelah masuk kamar, ibuku menatapku dengan mata berbinar, lalu bertanya apakah aku sudah datang bulan.

Tanpa pikir panjang, mengira dia hanya perhatian padaku, jadi aku memegang perutku yang agak sakit dan mengangguk.

Ibu tersenyum dan berkata, "Pinjamkan sedikit darah padaku."

Aku terkejut.

Meskipun ibu tersenyum, kata-katanya membuatku merinding.

Pinjam darah? Darah apa? Apa yang dia maksud itu darah menstruasiku?"

Itu terdengar menjijikkan, untuk apa dia membutuhkan itu?

Ibu menjelaskan, agar patung Vasuki bisa memberi berkah, setiap bulan harus dipersembahkan dengan darah menstruasi gadis perawan. Selain itu, dia juga harus memotong sedikit rambutku dan mengikatnya pada patung, katanya itu untuk mengikat dewa, agar dewa itu selalu tinggal dan memberikan berkah.

Aku belum pernah mendengar cara pemujaan yang begitu aneh. Seketika, wajahku langsung memerah, malu dan marah sekaligus.

"Bu, jangan-jangan kamu dibohongi orang?! Mana ada dewa yang disembah pakai ... pakai hal seperti itu?! Aku nggak mau!"

Ibu marah dan mencubit keras lenganku, sampai aku merasa sakit dan hidungku terasa agak perih.

"Dasar kamu! Aku sudah melahirkan dan membesarkanmu, hanya meminta sedikit darahmu saja nggak mau, itu bahkan nggak menimbulkan rasa sakit! Dasar anak durhaka!"

Aku tidak berani memberitahu ibu bahwa alasan aku tak mau membantunya adalah karena aku punya alasan yang sulit diungkapkan.

Waktu kuliah, aku sudah pernah diam-diam menginap di hotel dengan pacarku.

Meskipun dia mengambil darahku, itu juga tak akan bisa digunakan.

Namun, setelah ibu memarahiku, dia tak mengatakan apa-apa lagi dan pergi begitu saja.

Malam itu, setelah makan malam, ibu membawa kotak berharga itu ke kamar.

Saat aku pergi ke kamar mandi untuk mengganti pembalut, aku baru sadar ada yang aneh ... tempat sampah di kamar mandi hilang.

Mengingat apa yang ibuku katakan tadi, aku mulai merasa cemas dan langsung masuk ke kamar ibu tanpa mengetuk pintu.

"Bu! Tempat sampah di kamar mandi ... "

Kalimatku terhenti.

Kosmetik berserakan di atas meja rias, digantikan oleh sebuah patung ular. Sisik-sisiknya berwarna ungu gelap dengan kilau metalik.

Yang paling aneh adalah kepala patung ular itu, meskipun berbentuk kepala ular segitiga, wajah ular itu justru terlihat seperti wajah manusia yang sangat mengganggu dan menjijikkan.

Ibuku sedang memeras darah dari pembalut yang dia ambil dari tempat sampah dan dengan hati-hati memasukkannya ke dalam sebuah mangkuk di depan patung ular tersebut.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua

Kamu Mungkin Juga Suka

Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali
Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali
Dalam novel horror Dersik: Begu Ganjang Telah Kembali, Dersik menuntut balas atas dendam masa lalu di Desa Mangpusu. Di tengah misi mautnya, ia terjebak antara takdir sebagai fantasy novel dan asmara terlarang. Baca kisah misteri ini di aplikasi web novel sekarang.
Ibu Angkat Psikopat
Ibu Angkat Psikopat
Dalam novel horor misteri Ibu Angkat Psikopat, seorang gadis harus bertahan hidup setelah diadopsi oleh wanita yang terobsesi memakan plasenta. Demi obsesi gila itu, sang ibu memanfaatkan putranya untuk menghamili kakak tirinya. Baca novel online menegangkan ini untuk mengungkap akhir teror mengerikan mereka.
Ibuku Seorang Misoginis
Ibuku Seorang Misoginis
Dalam novel misteri "Ibuku Seorang Misoginis", seorang remaja menghadapi kekejaman ibunya yang membenci perempuan. Dari kekerasan fisik hingga fitnah keji tentang sang ayah, ia terdesak hingga batas akhir. Baca buku online gratis kisah horor psikologis yang tragis ini.
Istriku Kuyang
Istriku Kuyang
Dalam novel Istriku Kuyang, Yusuf menghadapi pilihan sulit saat mengetahui wanita yang dicintainya adalah siluman. Kisah romance horror ini membawa pembaca menelusuri misteri Kalimantan. Temukan kengerian dan pengorbanan dalam fiction fantasy novels ini hanya di web novel kami.
"KALA" Buah Cinta Terlarang
"KALA" Buah Cinta Terlarang
Dalam "KALA" Buah Cinta Terlarang, Kayli terjebak tuduhan pembunuhan mertua yang menghancurkan pernikahannya. Mystery story ini mengungkap sisi gelap Kayli saat ia mencari kebenaran bersama Zael. Temukan rahasia kepribadian ganda dalam modern novel penuh intrik dan horor ini.
Makanan Menjijikkan Dari Mertua
Makanan Menjijikkan Dari Mertua
Dalam novel horror Makanan Menjijikkan Dari Mertua, seorang suami terjebak dalam misteri kelam saat dipaksa bersekutu dengan iblis. Ia harus bertahan hidup di tengah teror ilmu hitam keluarganya. Baca mystery story ini di platform web novel kami untuk mengungkap rahasia mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Perang Seorang Ibu
Perang Seorang Ibu
Eva dengan sengaja hidup sederhana agar putrinya, Kathy, dapat tumbuh layaknya anak biasa. Namun, Kathy justru menjadi korban perundungan di sekolah karena dianggap berasal dari keluarga tak mampu. Situasi makin rumit ketika Kay, ibu salah satu murid, mengaku sebagai istri CEO dengan mencuri identitas Eva, lalu menghasut orang tua dan guru untuk terus menyakiti Kathy. Sampai akhirnya Eva tak lagi bisa diam. Dengan segala kekuatan dan pengaruhnya sebagai istri CEO sejati, dia memberikan balasan setimpal kepada para pelaku. Saat Kay menyadari kesalahannya, segalanya sudah terlambat, dan dia harus menanggung konsekuensi atas perbuatannya. Melalui pengalaman pahit ini, Kathy tidak hanya menemukan kekaguman baru pada ibunya, tetapi juga belajar arti ketangguhan dan cara membela diri.
[Versi suara dubbing] Sensasi Bersama, Takdir Terikat
[Versi suara dubbing] Sensasi Bersama, Takdir Terikat
Saksikan pengkhianatan, sebuah ciuman mabuk memicu empati yang seperti kilat — sakitnya dia, sepuluh kali lipat sakitnya dia. Dari eksploitasi hingga cinta, melalui lika-liku, kutukan menjadi ikatan manis, berakhir dengan persatuan!
Bagaimana Aku Merindukanmu
Bagaimana Aku Merindukanmu
Mina, yang dibesarkan di pedesaan, menemukan bahwa orang tua kandungnya masih hidup dan dibawa kembali ke kota. Pada malam kepergiannya, dia menyelamatkan Hank tetapi malah diserang olehnya. Sedikit yang dia tahu, pria itu adalah CEO dari sebuah perusahaan yang kuat dan berpengaruh di kota. Ketika Hank bangun dan mencarinya, Mina telah dipenjara secara tidak adil oleh orang tuanya untuk dijadikan kambing hitam karena kejahatan saudara tirinya. Hidupnya terbalik, bergeser dari awal yang penuh harapan menjadi keputusasaan total.
Aku Bukan Sekadar Istri
Aku Bukan Sekadar Istri
Setelah enam tahun menikah, Wendy sadar suaminya masih mencintai cinta pertamanya, bahkan putri mereka pun menjauh. Ia pun mengajukan cerai dan kembali ke dunia medis, tampil kembali sebagai sosok jenius yang dikenal sebagai 'Su'. Saat karier Wendy menanjak, sang mantan suami terlambat menyadari bahwa selama ini dialah yang ia cintai. Dengan dukungan Milo, Wendy membangun kehidupan baru sesuai keinginannya.
Pengganti Cinta
Pengganti Cinta
Suatu hari, suaminya meninggalkan panti asuhan untuk mencari nafkah. Sebelum pergi, dia memberinya sebuah tanda agar mereka bisa saling mengenal nanti.
Mawar Putih dan Kisah Masa Lalu
Mawar Putih dan Kisah Masa Lalu
Saat mengantar makanan, Vera memergoki suami "miskin" yang dicintainya selama tujuh tahun, Samuel, ternyata adalah Pangeran Jamanta yang kaya raya. Samuel tertangkap basah memberikan perhiasan mewah pada Sheryl dan malah meremehkan Vera. Mengira Vera akan memohon untuk tetap bersamanya, Samuel justru terkejut saat Vera melempar surat cerai dan memilih pergi, meninggalkan suami yang telah menipunya demi harga diri.