Logo
Rahasia di Koper Suamiku
Rahasia di Koper Suamiku

Rahasia di Koper Suamiku

62 Bab
Tamat
Dalam Rahasia di Koper Suamiku, Dewi menemukan benda asing yang mengungkap pengkhianatan dalam rumah tangganya. Romance novel penuh misteri ini mengikuti misi Dewi membongkar tabiat buruk sang suami. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan sulit antara bertahan atau membalas dendam.
Bab 1 dari Rahasia di Koper Suamiku

Bab 1

Mataku membola, menatap seonggok benda kepunyaan wanita berada di dalam koper suamiku. Untuk apa ia membeli pembalut? Apa ia sengaja membelikannya untukku? Tapi, jika ini untukku. Kenapa jumlahnya hanya dua biji saja.

Pintu kamar mandi terbuka lebar, bersama munculnya lelaki berambut basah. Ya, Mas Hakam--suamiku baru saja selesai melangsungkan ritual mandinya.

Setengah jam yang lalu ia baru pulang dari luar kota. Cepat kututup kembali koper hitam legam ini. Oke, pura-pura tidak tahu saja. Akan aku selidiki semuanya diam-diam. Jika benar ia bermain serong di belakangku. Lihat saja akibatnya.

"Mas, bolehkah kopernya aku bereskan?" tanyaku manis. Seolah tidak tahu isi di dalamnya.

Sejurus kemudian. Ia sudah berada di dekatku dan menyambar koper yang tengah kusentuh permukaannya.

"Jangan, Wi! Kamu tidur saja. Biar aku sendiri yang membereskannya. Lagian ini sudah larut malam." sergah Mas Hakam sedikit gugup. Terlihat tangannya yang bergetar. Aku jadi semakin yakin. Jika ada lebih banyak lagi misteri di balik koper itu.

"Oh, oke, Mas. Kamu juga tidur ya," aku meninggalkannya yang masih berdiri di dekat lemari. Cepat kupura-pura mengerjap, meski banyak pikiran yang mengitari kepalaku.

*

Hari minggu, Mas Hakam libur bekerja. Saat ia tengah berada di lantai bawah. Gegas kucari benda yang menjadi sumber kecurigaanku semalam.

Kubuka koper yang tergelak di atas lemari.

Kosong. Rupanya Mas Hakam sudah membereskan isinya.

Pikiranku makin tak tenang. Apa iya, lelaki itu menghianatiku? Ah, mungkin itu hanya perasaanku saja. Selama ini dia selalu menjadi suami yang pengertian. Bahkan banyak teman-temanku yang iri akan rumah tangga harmonis kami. Meski belum ada anak, tapi hubungan kami sangat hangat. Ia tak pernah mempermasalahkan soal keturunan. Walaupun usia pernikahan kami sudah 8 tahun lamanya.

Aku dibuat bingung akan situasi seperti ini. Ingin kubertanya perihal pembalut itu, pasti ia akan mengelak.

Ting!

Bunyi notifikasi pada gawaiku menghenyakanku dari lamunan. Aku beranjak dan mengambil benda pipih itu. Lalu menyalakannya, nampak pesan di aplikasi hijau menunjukan nama Fania--teman dekatku.

[Wi, kamu kemarin habis melancong kemana? Aku lihat suamimu di bandara tapi kok sama anak kecil ya, kemarin aku mau tegur dia, tapi aku udah keburu check in.] pesan dari Fania semakin membuat hatiku tak tenang.

Mas Hakam di bandara? Sama anak kecil? Bukankah dia keluar kota menggunakan mobil? Lagi pula kota yang dibilang Mas Hakam tak terlalu jauh, hanya sekitar 3 jam dari sini.

Jemariku lugas mengetik balasan untuk Fania.

[Aku tidak pergi kemana-mana, Fan. Mungkin kamu salah lihat. Kan kamu tahu sendiri, kita belum ada anak.] kirim.

[Tapi, itu benar suami kamu, Wi. Dia sama anak kecil laki-laki kira-kira umurnya 3 tahunan. Di sama wanita pake kaca mata item. Aku kira itu kamu, karena aku lihatnya dari kejauhan.]

[Apa kamu ada bukti? Kalau tidak. Jangan asal menuduh deh, Fan.] balasku. Hatiku dongkol membaca pesan dari Fania, apa dia sengaja mengkompori aku.

Seperkian detik. Sebuah foto dikirimkan Fania.

Tak lama, foto itu terpampang jelas di layar ponselku. Nampak Mas Hakam sedang menggendong anak lelaki, seperti yang dimaksud Fania. Di sampingnya ada seorang wanita yang aku pun tak mengenalnya. Pose mereka sedang berada di bandara. Oh jadi, Mas Hakam membohongiku.

Ya Allah, apa benar dia selingkuh?

Kumatikan layar ponselku. Lalu bergegas menyusul Mas Hakam di lantai bawah.

Tahan Wi, jangan emosi! Selidiki secara cantik. Jika benar, ambil semua aset. Yang sudah susah payah kamu bangun bersama lelaki itu.

Kakiku menapak di dekat sofa. Mas Hakam menyadari keberadaanku. Ia menyambut dengan tersenyum manis.

"Mas, bolehkah aku pinjam mobilmu? Mobilku remnya bermasalah." kataku.

"Mau kemana, Wi?" ia menggapai kunci mobil di atas nakas samping remote TV. "biar Mas antar," tawarnya lalu berdiri.

"Nggak usah, Mas. Aku cuma mau pergi ke Alfa." tolakku pelan.

"Oh, ya sudah. Hati-hati ya," ujarnya lalu memberikan kontak mobil itu padaku.

"Mas, aku pergi dulu ya," pamitku. Segera kumelenggang meninggalkan Mas Hakam.

*

Kupacu kecepatan mobil ini menuju ke salah satu bengkel.

Rencanaku adalah, memasang GPS pelacak jejak. Agar aku tahu kemana pun Mas Hakam pergi.

Baiklah Dewi, semoga rencanamu berhasil.

*

Aku berhenti di bengkel yang cukup terkenal di kota ini. Tentu saja sesuai rencanaku tadi. Ingin memasang GPS di mobil Mas Hakam.

"Mas, tolong pasangi GPS di mobil ini." ujarku pada pegawai bengkel yang tengah sibuk berkutat dengan alat-alat perkakas khas bengkel. Tidak perlu kusebutkan satu-satu apa alatnya, nanti malah nggak selesai-selesai.

"Iya, Mbak. Tapi harganya mahal, Mbak. Sekitar 1 juta 600 sekalian ongkos pasangnya." jawab Mas-Mas bergigi agak maju itu.

"Tak masalah. Nih saya kasih uang 2 juta untuk biaya pasang GPS itu." tanganku merogoh tas yang kubawa dari rumah. Tentu aku mengambil uang. Setelah kupastikan jumlahnya sama seperti yang kubilang tadi. Lanjut kuangsurkan lembaran uang tersebut kepada pegawai bengkel.

Ia menggapai uang yang kuberikan.

"Terimakasih, Mbak. Mbak tunggu di sana saja. Dengan cepat saya akan mengerjakannya." titahnya sambil menunjuk kursi kosong di sebrang sana.

"Oke, tolong dipercepat ya, Mas."

Pegawai itu mengangguk paham.

Lantas aku menunggu di kursi yang ia maksud tadi.

Untuk mengusir rasa jengah. Kumainkan ponsel dalam genggaman tanganku. Kubuka aplikasi berlogo biru. Untuk sekedar berselancar di sana. Aku jarang sekali mengunggah kehidupan pribadiku di halaman facebook atau sosial media lainnya, kecuali tengah bersama teman-teman arisanku.

Tak ada apa-apa di beranda facebookku. Yang ada hanyalah deretan orang pamer dan tukang nyinyir. Yang suka mencela orang lain. Kutekan tombol out. Lalu beralih membuka aplikasi novel online kesayanganku. Sekedar membaca tulisan-tulisan yang mengusir kegundahan atau kadang juga mendapat inspirasi.

"Mbak, udah selesai pasangnya." ucap pegawai bengkel menghentikan aktivitasku membaca rentetan huruf pada gawaiku.

"Oh, ya, bagus." balasku lalu berdiri.

"Silahkan masukan kode ini ke ponsel Mbak. Agar nanti Mbak bisa memantau ke mana pun mobil ini pergi. Hanya lewat ponsel yang mbak pake." jelasnya. Sesuai arahan dari Mas-Mas ini. Hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk menghubungkan GPS di mobil Mas Hakam dengan ponselku.

Setelah semua selesai. Cepat aku pamit untuk pulang.

"Saya balik dulu, Mas. Makasih." kataku lalu melenggang masuk ke dalam mobil.

"Iya, Mbak."

Kunyalakan mesin mobil ini. Dan melajukannya meninggalkan bengkel.

Sekarang kamu akan ketahuan Mas jika pergi ke tempat yang menjadikan hubungan kita renggang.

Hampir saja aku lupa. Tadi pamitku pada Mas Hakam 'kan pergi ke Alfa. Bisa curiga dia kalau aku pulang tak membawa barang belanjaan.

Oke, Dewi. Beli beberapa stok makanan. Agar lelakimu tak curiga. Bertingkahlah biasa saja. Singkap semua tabir kebenaran secara perlahan dan main cantik.

Kuhentikan mobil ini di parkiran salah satu toko. Kubeli beberapa makanan ringan dan lalu membayarnya. Langkahku tergesa, karena aku sudah terlalu lama pergi. Walau hanya sekedar pergi ke Alfa. Itu kan bohongku pada Mas Hakam. Ia tidak tahu kalau aku pergi ke bengkel memasang alat pelacak di mobilnya.

*

Lima belas menit perjalanan. Akhirnya aku sudah sampai di rumah. Terlihat Mas Hakam terhenyak dengan kedatanganku.

Ia buru-buru memasukan ponselnya ke dalam saku. Dengan raut wajah kelabakan.

"Kok lama ke Alfanya?" ia melontarkan pertanyaan itu padaku.

"Tadi macet Mas. Jalannya." balasku biasa saja. Dalam hati aku curiga. Kenapa Mas Hakam buru-buru menyembunyikan gawainya saat aku datang. Ada apa sebenarnya?

"Wi, aku ijin pergi ya, ada urusan." Mas Hakam bangkit dari sofa dan menghampiriku yang tengah sibuk mengeluarkan beberapa makanan ringan yang barusan kubeli.

"Oh, iya, Mas. Ini kunci mobilnya." kuserahkan kontak mobil pada Mas Hakam.

Ia mengecup keningku sebelum berlalu pergi.

"Hati-hati ya, Mas." ucapku sedikit berteriak saat ia sampai di dekat pintu.

Mas Hakam tersenyum sambil melambaikan tangan.

Tak lama, punggung lelaki itu sudah tak terlihat dari pandangan mataku.

Pergilah Mas, kemanapun kau tidak akan bisa berbohong. Ponsel pintarku akan senantiasa menunjukan kemana arah yang kau tuju Mas.

Aku tersenyum miring membayangkan apa yang akan terjadi pada Mas Hakam. Apakah ia benar ada urusan? Ataukah ada urusan lain yang memancing pertengkaran. Kita lihat saja nanti!

Gawai ini akan membawaku ke tempat persinggahanmu.

****

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Balas Dendam Lima Anak Kembar
Balas Dendam Lima Anak Kembar
Dalam novel Balas Dendam Lima Anak Kembar, Isabella kembali sebagai wanita sukses demi membalas Rafael Damar, seorang billionaire sekaligus pemimpin mafia. Kisah modern novel ini mengikuti perjuangan lima anak jenius menuntut keadilan. Baca selengkapnya di web novel penuh intrik ini.
CINTA DINGIN TUAN BESAR
CINTA DINGIN TUAN BESAR
Dalam billionaire romance novels CINTA DINGIN TUAN BESAR, Marla terjebak perjodohan rahasia di keluarga Austin. Ia harus menghadapi Richard yang dingin serta Ascar sang pengacau. Baca novel modern ini untuk melihat apakah Marla bertahan atau melarikan diri dari rencana Margaret.
Gairah Liar Nayla
Gairah Liar Nayla
Dalam romance novel Gairah Liar Nayla, Nayla berjuang menjaga motto hidupnya di tengah tekanan modern novel ini. Namun, saat ia ambruk kelelahan, sesosok misterius melancarkan rencana gelap yang mengancam keselamatannya. Akankah Nayla mampu menghadapi pengkhianatan di rumahnya sendiri?
Janda Laila
Janda Laila
Dalam novel Janda Laila, seorang istri menghadapi dilema berat antara dipoligami atau bercerai setelah lima tahun tanpa keturunan. Kisah romance modern ini menyoroti perjuangan harga diri dan pilihan hidup sulit yang tersedia di platform webnovel bagi pembaca romance stories.
Ketika Dokter Menentang Perwira
Ketika Dokter Menentang Perwira
Dalam romance novel ini, Nayra terbangun di tahun 1975 sebagai Ratri yang dibenci. Sebagai dokter, ia harus mengubah reputasi buruknya demi bertahan hidup di asrama militer dan menghadapi sikap dingin Kapten Ardan. Baca kisah modern novel Ketika Dokter Menentang Perwira di webnovel ini.
Mengejar Cinta Calon Janda
Mengejar Cinta Calon Janda
Dalam novel modern Mengejar Cinta Calon Janda, Rajendra Darius bertekad mendapatkan Arawinda Divya meski terhalang status pernikahan. Darius setia menunggu keretakan rumah tangga Divya demi sebuah kesempatan. Baca kisah romance novel ini di webnovel untuk mengikuti perjuangan cintanya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Dulu Dibuang, Sekarang Diminta Kembali
[Dijuluki] Dulu Dibuang, Sekarang Diminta Kembali
Bocah malang itu berusaha keras untuk menyenangkan keluarganya, tetapi ditelantarkan dan diracuni hingga meninggal. Ia secara tidak sengaja terlahir kembali 10 tahun yang lalu dan memutuskan hubungan dengan keluarganya. Dengan ingatan akan kehidupan masa lalunya, ia menghasilkan ratusan miliar dan menjadi orang terkaya, membuat semua orang yang memandang rendah dirinya tak terjangkau!
[Versi suara dubbing] Kelahiran Kembali dan Penebusan Dosa Ibu Tiri
[Versi suara dubbing] Kelahiran Kembali dan Penebusan Dosa Ibu Tiri
Ibu tiri jahat, didorong oleh rasa cemburu, menyiksa anak tirinya, menyebabkan tragedi. Dia mendapatkan kesempatan kedua, berubah menjadi baik, memenangkan hati mereka, dan menemukan cinta sejati, sementara rencana saingannya berbalik kepada dirinya sendiri.
Selamanya Tawananmu
Selamanya Tawananmu
Reporter Nina berhasil memenangkan kepercayaan bos mafia Leon Mann dan menjatuhkannya. Tiga bulan kemudian, Nina kembali bertemu Leon di gala stasiun TV, hanya untuk mendapati pria itu telah berubah menjadi Chase Kane, sosok dengan reputasi tanpa cela. Melalui penyelidikan, Nina memastikan Chase adalah Leon dan curiga pria itu ingin balas dendam. Saat berhadapan dengan tipu muslihat yang rumit ini, Nina merasa tak berdaya di hadapan Leon yang licik. Tanpa pilihan lain, ia harus mempertaruhkan segalanya untuk melancarkan serangan balasan.
Bangkitlah, Lena!
Bangkitlah, Lena!
Di tempat kerja dan rumah, Lena Lesley terus menjadi korban perundungan, ditindas suami bejat dan ibu mertua kejam. Hidupnya runtuh saat didiagnosis kanker lambung stadium akhir. Di ambang bunuh diri, ia mendadak memenangkan lotre, lalu mengetahui perselingkuhan suami dan pengkhianatan keluarga. Di titik tergelap, Juan Karz muncul, membangkitkan bakat dan tekad Lena untuk balas dendam. Namun di ujung kebangkitan itu, tersembunyi pembalikan takdir tak terduga.
Siapa Kau?
Siapa Kau?
Chris Norhan, merupakan konglomerat tersembunyi yang mengendalikan perekonomian negara, diam-diam menikahinya untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Namun dia diceraikan sebelum ia sempat mengungkapkan jati dirinya…
Pelukan landak
Pelukan landak
Di malam pernikahan, Vivian dan Bagus saling menipu demi gengsi. Wanita kuat dan dokter genit itu awalnya hanya menikah pura-pura, tapi dari kebohongan tumbuh cinta yang sungguh.