Logo
Balas Dendam Lima Anak Kembar
Balas Dendam Lima Anak Kembar

Balas Dendam Lima Anak Kembar

79 Bab
Tamat
Dalam novel Balas Dendam Lima Anak Kembar, Isabella kembali sebagai wanita sukses demi membalas Rafael Damar, seorang billionaire sekaligus pemimpin mafia. Kisah modern novel ini mengikuti perjuangan lima anak jenius menuntut keadilan. Baca selengkapnya di web novel penuh intrik ini.
Bab 1 dari Balas Dendam Lima Anak Kembar

Isabella Ardhani menundukkan kepala saat hujan deras membasahi jalanan sempit di ujung kota. Rambut panjangnya yang ikal basah menempel di pipi, jaket tipis yang ia kenakan tidak mampu menahan dingin yang merayap ke tulang. Malam itu, kota tampak berbeda-lampu neon yang berpendar di jalan raya membentuk bayangan-bayangan aneh di wajah para pejalan kaki yang terburu-buru mencari tempat berteduh. Isabella menyesal telah setuju pergi ke pesta itu, bahkan hanya untuk menemani sahabatnya.

"Isabella, ayo cepat! Mobil kita nunggu di depan!" suara sahabatnya, Dinda, memecah gemuruh hujan. Isabella menggenggam tasnya lebih erat, menahan diri agar tidak terpeleset di trotoar yang licin. Ia berlari kecil, langkahnya semakin cepat ketika rintik hujan berubah menjadi guyuran deras.

Begitu tiba di depan gedung, Isabella menatap Dinda yang sudah berdiri di dekat mobil dengan raut wajah tidak sabar. "Maaf... aku sedikit tersesat," jawab Isabella, mencoba tersenyum, meski wajahnya sudah basah kuyup.

Dinda menggeleng sambil menepuk bahunya. "Kau terlalu lambat. Tapi tidak apa, sekarang kita masuk saja. Semoga pesta ini menyenangkan."

Isabella mengangguk, meski hatinya sebenarnya tidak terlalu antusias. Ia bukan tipe gadis yang suka pesta atau keramaian. Kehidupannya selama ini sederhana; ia lebih banyak menghabiskan waktu di toko buku kecil milik keluarganya atau mengurus adik-adiknya yang masih sekolah. Tapi malam itu, atas ajakan Dinda, ia memutuskan ikut.

Pesta itu berlangsung di penthouse mewah yang terletak di pusat kota. Musik yang terlalu kencang membuat Isabella merasa sesak. Ia menatap sekeliling, melihat orang-orang berpakaian glamor, mengangkat gelas sambil tertawa riang. Dalam hatinya, ia berpikir, aku benar-benar tidak cocok di sini.

Tidak lama setelah mereka masuk, Isabella merasakan kepalanya mulai pening. Ia tidak tahu apakah karena hujan, kurang tidur, atau minuman yang sengaja ditawarkan sahabatnya-ia sama sekali tidak memperhatikan. Yang ia tahu, pandangannya mulai kabur, dan langkahnya tidak lagi stabil.

"Isabella... kau baik-baik saja?" tanya Dinda cemas.

"Iya... hanya sedikit pusing," jawab Isabella lirih. Ia mencoba mengambil napas dalam-dalam, tapi dunia di sekelilingnya mulai berputar. Ia merasakan dirinya terhuyung, dan sebelum sempat berkata apa-apa lagi, seseorang menepuk bahunya.

"Apakah kau baik-baik saja, nona?" suara itu dalam, tegas, namun ada nada lembut yang sulit diabaikan. Isabella menoleh, dan pandangan mereka bertemu. Mata lelaki itu tajam, berwarna gelap seperti malam tanpa bintang, dan ada aura dominan yang membuatnya ingin menundukkan kepala.

"Ya... aku hanya sedikit pusing," jawab Isabella, suaranya terdengar hampir tenggelam di tengah musik yang memekakkan telinga.

"Ikut aku sebentar," kata lelaki itu sambil menunduk, tangannya sedikit terulur. Isabella, dalam kondisi lemah dan setengah mabuk, tanpa sadar mengikuti langkahnya ke arah balkon yang sepi.

Udara malam yang dingin menyapa wajahnya begitu mereka keluar. Angin membelai rambut basahnya, membuat ia tersentak. "Kau... kau ingin aku menolongmu?" lelaki itu bertanya lagi.

Isabella hanya mengangguk, karena pikirannya terasa kosong. Ia tidak menyadari betapa berbahayanya malam itu.

Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi ketika dua dunia berbeda bertemu di balkon sepi itu. Lelaki itu, Rafael Damar, bukan sekadar pebisnis kaya; ia adalah penguasa bawah tanah, pemimpin mafia yang kejam, yang nama dan wajahnya selalu diselimuti rumor dan ketakutan. Namun bagi Isabella, saat itu, ia hanyalah sosok asing yang tampak... menyelamatkan.

Rafael menatapnya dengan tajam, memperhatikan setiap gerakan tubuh Isabella. Ia menyadari gadis itu mabuk, tetapi juga ada sesuatu yang lain-kepolosan, ketakutan, dan ketidakberdayaan yang jarang ia temui pada wanita dewasa. Sekali pandang, ia memutuskan untuk membawanya masuk ke dalam rumahnya, demi menjaga... atau mungkin, demi kepentingan lain yang belum ia sadari sendiri.

"Mengapa kau tersesat di pesta seperti ini sendirian?" tanya Rafael, setelah mereka masuk ke ruang tamu yang sunyi, jauh dari musik pesta yang memekakkan telinga.

Isabella menggeleng. "Aku... aku hanya ingin menemani sahabatku. Tapi aku tidak suka keramaian," jawabnya jujur, suaranya gemetar.

Rafael menatapnya lama, kemudian tersenyum tipis. "Kau berbeda. Tidak seperti yang lain."

Isabella tidak tahu harus menjawab apa. Ia hanya menunduk, merasakan kehangatan yang aneh di dada-campuran takut, penasaran, dan... sesuatu yang sulit diuraikan.

Namun malam itu menjadi awal dari bencana dalam hidupnya. Tidak ada peringatan, tidak ada kesempatan untuk mundur. Salah paham, keadaan, dan mabuk yang membuat akalnya tidak jernih... semuanya berpadu menjadi tragedi yang menghancurkan hidup Isabella.

Hari berikutnya, dunia Isabella runtuh. Ia terbangun di sebuah kamar asing, dengan rasa sakit di tubuh dan kepala yang berat. Ingatannya samar-hanya potongan-potongan malam sebelumnya yang menyeretnya dalam kepanikan.

Ia mendengar suara langkah di luar pintu, suara yang familiar namun mengancam. Rafael masuk tanpa mengetuk, menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Kau harus mengerti... ini bukan seperti yang kau pikirkan," katanya dengan nada datar, dominan.

Isabella menahan napasnya. "Apa yang... kau lakukan padaku?" suaranya bergetar. Kata-kata itu terdengar asing bahkan bagi dirinya sendiri, karena rasa malu dan takut bercampur jadi satu.

Rafael mendekat, menatapnya dengan mata yang dingin. "Kau tidak mengerti, bukan? Malam itu adalah kesalahan... tapi kesalahan itu... menghasilkan sesuatu yang tidak bisa kau hindari."

Isabella terdiam, merasakan jantungnya berdebar kencang. "Apa maksudmu?"

Rafael menunduk sejenak, seolah menimbang kata-kata. "Kau akan segera mengetahuinya," katanya singkat, sebelum meninggalkan kamar itu.

Setelah kejadian itu, Isabella merasa dunianya hancur. Ia merasa tidak berdaya, terperangkap dalam situasi yang sama sekali bukan keinginannya. Ia menyadari bahwa hidupnya tidak akan pernah sama lagi. Dan tanpa ragu, ia memutuskan untuk melarikan diri.

Bersama sahabatnya, Dinda, Isabella meninggalkan kota itu, meninggalkan Rafael dan semua kenangan pahit di baliknya. Mereka terbang ke luar negeri, hidup sederhana, dan Isabella berjanji pada dirinya sendiri untuk melindungi lima buah hatinya-anak-anak yang lahir dari malam itu, hasil dari tragedi yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Bertahun-tahun kemudian, Isabella tumbuh menjadi wanita sukses, cerdas, dan penuh wibawa. Anak-anaknya tumbuh jenius, masing-masing memiliki rasa ingin tahu yang besar-terutama tentang sosok ayah mereka, yang selama ini selalu menjadi misteri. Isabella berusaha melindungi mereka, tapi takdir selalu memiliki cara untuk mempertemukan masa lalu dengan masa kini.

Dan malam itu, ketika ia menghadiri sebuah acara bisnis, tatapan matanya bertemu dengan seorang pria yang membuat darahnya beku. Rafael. Lelaki yang menghancurkan hidupnya dulu, kini berdiri di hadapannya, sama kuat dan sama menakutkan seperti yang ia ingat.

Isabella menelan ludah. Dalam hatinya, ada campuran rasa marah, takut, dan tekad-tekad untuk tidak membiarkan masa lalu menghancurkan anak-anaknya, dan untuk menghadapi pria itu, sekali lagi, atas caranya sendiri.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

100 Hari Menikah Dengan Si BOS
100 Hari Menikah Dengan Si BOS
Dalam 100 Hari Menikah Dengan Si BOS, seorang wanita terjebak kontrak dengan taipan bisnis Xavi Alonso. Menghadapi sifat dominan sang miliarder, ia menuntut cerai namun justru mendapatkan seluruh harta kekayaan. Baca romance novel ini untuk melihat taktik licik sang billionaire romance novels.
Cinta berlapis Dusta
Cinta berlapis Dusta
Setelah terlahir kembali dalam novel romantis Cinta berlapis Dusta, seorang penari memilih menikahi Simon Hanson demi menghindari takdir tragis masa lalu. Namun, rahasia kelam sang suami miliarder akhirnya terungkap. Baca novel online gratis bergenre fantasi modern ini sekarang!
Dendam di Balik Cinta
Dendam di Balik Cinta
Dalam novel Dendam di Balik Cinta, seorang janda miliarder bertekad merebut kembali warisan anaknya dari ibu tiri yang licik. Sebagai pilihan terakhir, ia menemui Jase Mitchell untuk melancarkan misinya. Temukan kisah penuh intrik ini dalam romance novel terbaru di platform web novel kami.
Istriku Bukan Selingkuhanku
Istriku Bukan Selingkuhanku
Dalam Istriku Bukan Selingkuhanku, Bram harus menutupi pernikahan sepuluh tahunnya dari sang ibu. Sebagai atasan di perusahaan, sang billionaire ini memalsukan perjalanan dinas demi menjaga rahasia rumah tangganya. Simak romance novel dewasa ini dalam koleksi read novels online kami.
Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
Dalam novel romance modern ini, Julian Evans sang CEO berjuang menaklukkan hati Mia Sanders. Terikat balas budi, sang sekretaris mengabaikan perasaan demi loyalitas. Temukan kisah billionaire romance novels ini dalam Jadilah Milikku, Nona Sekretaris untuk melihat akhir perjuangan cinta mereka.
Mantan Istriku Hamil?!
Mantan Istriku Hamil?!
Dalam web novel Mantan Istriku Hamil?!, Lenny, sang billionaire, mencari wanita misterius demi tanggung jawab hingga menceraikan istrinya. Namun, rahasia besar terungkap saat mantan istrinya hamil tujuh bulan. Temukan kelanjutan romance novel ini di antara pilihan fiction books terbaik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Siaran Langsung Perselingkuhan
Siaran Langsung Perselingkuhan
Setelah mengetahui bahwa istrinya, yang terlalu berdedikasi untuk menghidupi saudara laki-lakinya dengan mengorbankan keluarga mereka sendiri, telah tidak setia, pria itu berpura-pura hilang dan memulai siaran langsung publik untuk mencarinya. Segera, seluruh kota menyadari perselingkuhan wanita itu.
Sekarang Giliranku, Pecundang
Sekarang Giliranku, Pecundang
Jolie diangkat anak oleh Matthew sebelum pria itu meninggal. Bertahun-tahun kemudian, dia kembali untuk menghadiri pemakaman sang ayah angkat dan mendapati anak-anaknya, Jacob dan Cathy, diperlakukan dengan sadis oleh paman-paman mereka. Bertekad merebut kembali kursi ketua, Jolie mengakali mereka dalam rapat dewan dan merebut kekuasaan. Pembalasan pun datang: dia difitnah sebagai pembunuh dan perusahaannya disabotase. Namun, Jolie berhasil mengatasi setiap serangan dan membuat mereka membayar mahal. Menyadari Jacob tak kunjung berubah meski diberi kesempatan, Jolie pun mengatur agar dia mendekam di penjara selama tiga bulan. Alhasil, pengalaman itu mengubah si pemberontak menjadi seseorang yang memandang Jolie dengan hormat total.
Diambil oleh Alpha yang Kubenci
Diambil oleh Alpha yang Kubenci
Sepanjang hidupnya, Desi Sutara tidak pernah tahu apa yang salah pada dirinya. Mengapa dia tidak bisa berubah? Mengapa dia tidak menjadi serigala? Meskipun dia dibenci oleh seluruh kawanannya, Desi setidaknya merasa memiliki pasangan, yaitu sang Alfa... Namun, sang Alfa malah berselingkuh dan memutuskan ikatan pasangan mereka pada ulang tahunnya yang kedelapan belas, bahkan menjadikan musuh terbesarnya sebagai Luna yang baru. Desi pun lari dari rumah sambil menangis. Namun, hanya enam bulan kemudian, ibunya meninggal secara misterius, dan dia diperintahkan untuk kembali oleh Alfa yang baru, yang juga orang yang dia salahkan atas kematian ibunya, yaitu Norman Fendana. Desi bersumpah tidak akan pernah memaafkan pria itu atas semua yang telah dilakukannya. Namun... Desi merasakan tarikan yang tidak wajar ini pada diri Norman si Alfa itu. Entah bagaimana, Norman juga merasakan hal yang sama. Dia tidak dapat memiliki ikatan pasangan lagi, bukan? Apalagi bersama pria yang paling dia benci?
[Versi suara dubbing] Cinta di Balik Topeng
[Versi suara dubbing] Cinta di Balik Topeng
Anak perempuan seorang pekerja, yang tidak bisa mendapatkan ganti rugi untuk ayahnya, bertemu dengan seorang pria yang menyelidiki eksploitasi kerja. Mereka pura-pura menikah demi ayahnya, dengan rahasia dan kesalahpahaman di antaranya.
Punya Anak Genius dan Suami Dominasi
Punya Anak Genius dan Suami Dominasi
Rosi Angkasa, nona muda Grup Angkasa, menghadiri pernikahan Luki Ongga, mantannya dengan Wina Loskar, nona muda Grup Loskar. Wina meremehkan Rosi yang keluarganya sudah bangkrut. Rosi melemparkan sejumlah uang ke wajah Wina dan Luki sebagai hadiah pernikahan. Wina membalasnya dengan mencekoki Rosi dengan obat pembangkit gairah. Saat mau kabur, Rosi ditolong oleh Berto Cindara, CEO Grup Cindara, sekaligus temannya. Malam itu berakhir dengan Rosi tidur dengan Berto. Dengan membawa kecurigaannya pada Luki atas kebangkrutan Keluarga Angkasa, Rosi pergi meninggalkan semuanya termasuk Berto. 5 tahun kemudian Rosi kembali dengan identitas baru, Rosa Ananta, beserta kedua anaknya, Yoga Angkasa dan Nora Angkasa. Dengan identitas baru ini, Rosi masuk ke Grup Cindara dengan niat menghancurkan Grup Ongga dan mencari kebenaran soal keluarganya. Rosa yang muncul dengan rupa yang jelek, membuat Berto curiga atas kebenaran identitasnya karena selain tanda lahir di wajahnya, mata Rosa tetap mengingatkan Berto akan Rosi. Dengan adanya Grup ST yang menjadi saingan terbesar Grup Cindara, satu per satu misteri mulai terungkap. Mulai dari dalang dibalik bangkrutnya Keluarga Angkasa, hingga kasus pembunuhan.
Dia Lebih Dulu Mencintai Adiknya
Dia Lebih Dulu Mencintai Adiknya
Sadie selalu menjadi gadis baik-baik, tetapi ia jatuh cinta pada Ethan, rival adiknya. Demi menyenangkan Ethan, mereka menjalin hubungan rahasia penuh skandal. Setelah berkemah romantis, Sadie menemukan kebenaran mengejutkan: cinta Ethan hanyalah siasat balas dendam terhadap adiknya. Patah hati, Sadie pun mengambil keputusan pahit untuk pergi.