Logo
Pria Yang Disimpan
Pria Yang Disimpan

Pria Yang Disimpan

67 Bab
Tamat
Dalam romance novel Pria Yang Disimpan, Nadia dan Riska menghadapi konflik mertua serta kesepian. Di tengah pelarian, Arfan hadir membawa dilema baru. Ikuti lika-liku pengkhianatan dan pencarian cinta sejati dalam modern novel ini yang bisa Anda baca sebagai pilihan fiction books terbaik.
Bab 1 dari Pria Yang Disimpan

Nadia tiduran telungkup dengan salah satu kaki, sengaja menjuntai ke bawah, dan mengayun malas. Kedua matanya memang terpejam, tetapi pikirannya melayang ke mana-mana. Hatinya sedang tidak baik-baik saja.

"Nad...! Nad, bangun, Nad!" Robin membangunkan istrinya dengan guncangan kasar di punggung.

Nadia yang kesal langsung angkat kepala dan menoleh kasar ke suaminya, Robin.

"Apa sih, Mas? Ganggu orang tenang aja," gerutu Nadia yang tak urung bangun juga dan duduk.

"Itu, Mama datang," jawab Robin dengan suara agak panik.

"Mamanya siapa? Kamu apa aku?"

"Mamaku."

Nadia langsung terlonjak bangun. Kedua matanya yang tadinya sayu, juga langsung terbuka. Nadia melompat bangun dari tempat tidur dan bergegas ke kamar mandi tanpa menutup pintunya. Robin sendiri langsung ke lemari pakaian, mengambil salah satu gaun harian untuk dikenakan Nadia.

"Tumben mamamu datang pagi-pagi, sih?" tanya Nadia di tengah-tengah kesibukannya menyikat gigi.

"Aku juga gak tau. Untung tadi Mbok Min langsung bilang, waktu mobil Mama masuk, jadi aku langsung ke kamar dulu buat bangunin kamu."

Nadia sudah menyikat gigi dan mencuci wajahnya. Dia melepaskan pakaiannya begitu saja, menampilkan kemolekan tubuhnya tanpa rasa malu di hadapan Robin yang sudah menjadi suaminya selama sepuluh bulan.

Robin menelan air liurnya saat mengulurkan gaun santai untuk si istri. Hasrat liarnya mulai tergoda dan bangun. Tapi, Robin menahan diri untuk itu.

Setelah Nadia mengenakan bedak dan perona bibir, pasangan suami istri itu keluar kamar, dengan bergandengan tangan. Keduanya langsung ke ruang makan, yang disambut kehadiran Mama Anita, yang sudah duduk di salah satu kursi makan.

"Mama kira kamu sudah berangkat kerja lho, Rob. Untung belum," ucap Mama Anita yang kemudian menyambut pelukan dan ciuman hangat di pipi dari putra dan menantunya.

"Nadia duduk sini, Sayang." Mama Anita menepuk kursi di sebelah kirinya. "Nih, Mama bawain bubur ikan teripang dan jus seledri campur bayam, buat kamu."

Nadia yang melihat suguhan di depannya, menjadi mual. Dia tidak suka jus sayuran dan dia juga tidak suka bubur, apalagi ada ikan teripangnya. Itu membuatnya ingin muntah.

"Dimakan semuanya sampai habis. Jusnya juga diminum sampai habis." Meski diucapkan dengan lembut dan dengan senyuman, tapi kalimat yang keluar adalah perintah Anita untuk menantunya.

"Aku makan nanti aja ya, Ma," elak Nadia.

"Jangan nanti-nanti. Ini buburnya mumpung masih hangat. Dimakan sekarang, ya."

"Nadia gak biasa sarapan, Ma." Robin yang duduk di sebelah nadia, mencoba membantu istrinya yang gelisah.

"Diem kamu, Rob. Ini buat kebaikan Nadia. Biar rahimnya sehat dan hangat. Jadi telur yang masuk dari kamu, bisa langsung terbuahi di dalam."

"Tapi kan Nadianya gak biasa sarapan, Ma. Mama juga biasanya ngantar beginian sore atau malam. Kok, tumben pagi?"

Mama Anita tidak langsung menjawab. Kepalanya sedikit dimiringkan dan kedua bola matanya bergulir ke sudut mata, menatap si menantu yang masih terlihat enggan memakan buburnya atau meminum jusnya.

"Karena Mama curiga, kalau Nadia gak makan buburnya atau semua makanan yang udah Mama kirim ke sini."

Nadia menunduk, menggigit bibir atasnya dengan perasaan tak menentu.

"Nadia makan kok, Ma," ujar Robin yang masih melindungi istrinya. Pada kenyataannya memang Nadia tidak mau memakan atau meminum apa-apa yang dikirimkan ibunya. Nadia punya alasan untuk itu.

"Kalau makan kok gak hamil-hamil? Perempuan-perempuan lain sudah pada hamil setelah makan bubur ini dan minum jus ini. Bahkan satu hari setelah menikah juga, langsung hamil. Ini malah sudah sebelas bulan, gak hamil juga."

"Sepuluh bulan, Ma," ralat Robin.

"Halah sama aja." Mama Anita mengibaskan tangan. "Ayo, Nad, dimakan buburnya. Keburu dingin."

"Aku udah makan roti sama telur, Ma," dusta Nadia. "Aku makan nanti siang, ya."

"Udahlah, makan sekarang. Banyak ngelaknya kamu ini." Mama Anita sudah tidak sabar dengan Nadia yang dianggapnya lambat.

Tidak punya pilihan. Nadia terjepit. Dengan tangan lemas Nadia memegang sendoknya, mulai mengaduk buburnya yang memiliki kuah berwarna abu-abu. Aroma amis, semakin menguar, dan perut Nadia semakin bergejolak.

Di bawah tatapan mata ibu mertuanya, Nadia menyuap sesendok bubur ikan teripang. Begitu masuk ke dalam bibir mungilnya, seketika itu juga Nadia memuntahkannya.

"Lho, kok dimuntahin?" tanya Mama Anita dengan mata mendelik lebar.

Bukannya menjawab, Nadia justru keluar dari kursinya, dan tergopoh-gopoh meninggalkan ruang makan.

"Lihat, itu istrimu! Bisa-bisanya dia muntahin makanan yang Mama bawa!" pekik kesal Mama Anita.

"Kan tadi aku sudah bilang kalau dia gak biasa sarapan. Mama pake maksa segala," protes Robin yang bersiap berdiri dan akan menyusul Nadia, yang dia yakini lari ke kamar.

"Mau ke mana kamu? Duduk!" bentak Mama Anita dengan wajah garang.

Dengan patuh, Robin duduk. Pun begitu, arah matanya masih tertuju pada kepergian Nadia.

"Jadi, selama ini istrimu itu gak makan makanan yang Mama kirim? Iya?" tanya Mama Anita galak.

Robin menghela napas lelah. "Lagian kenapa Mama kirim makanan yang gak jelas gini sih, Ma?"

"Tadi kan Mama sudah bilang kalau itu untuk kebaikan rahimnya. Memangnya buat apa lagi?"

"Tapi makanan yang Mama bawa, aneh semua rasanya. Aku aja mau muntah, apalagi Nadia."

"Ya, ditahan dong. Itu semua kan makanan herbal. Makanan kesehatan."

Robin menarik napas panjang. Ibunya sudah ngotot dan itu tidak bisa didebat.

"Kamu ini memangnya gak khawatir kalau istrimu gak hamil-hamil?" tanya Mama Anita.

"Apa yang dikhawatirkan sih, Ma?" tanya Robin malas.

"Khawatir, dong. Orang lain yang setelah nikah, langsung hamil. Ini udah mau setahun, belum juga hamil. Kalian udah periksa ke dokter?"

"Tidak ada yang salah dengan aku dan Nadia, Ma."

"Kalau gak salah kok gak hamil-hamil?"

"Ya, belum dikasih aja sama Tuhan. Dan lagi, buat apa hamil cepat-cepat, Ma? Udahlah, biarin kami jalani rumah tangga ini dengan tenang. Lagian, aku sama Nadia masih ingin pacaran dulu."

"Apa?!" Mama Anita mendelik menatap putra tunggalnya dengan kesal. Sedari tadi, Robin selalu bersikap melindungi Nadia, padahal yang dia lakukan sebagai ibu adalah untuk kebaikan.

"Kurang puas ya, tiga tahun lebih kalian pacaran? Sampai-sampai sudah menikah aja, masih mau pacaran segala. Yang bener sajalah kamu ini!

Di mana-mana, orang menikah itu tujuan utamanya adalah memiliki anak! Memiliki penerus! Apalagi kamu adalah anak laki satu-satunya, penerus kejayaan papamu. Kalau kamu sampai gak punya anak juga, apa kata orang nanti ke kita?

Kalau bukan karena istrimu itu yang mandul, ya bisa aja kamu yang loyo! Dan Mama gak mau rumor kedua menimpa dirimu. Bikin malu itu namanya!"

Mama Anita berdiri dengan kasar. Ditatapnya Robin yang diam saja, tidak memberikan reaksi apa-apa.

"Dari awal kamu kenalkan Nadia sebagai calonmu, Mama sudah merasakan aura negatif. Aura kesialan. Aura ketidakberuntungan. Kamunya aja yang ngotot tetap nikahin dia.

Kalau sampai akhir bulan ini ,istrimu itu gak ada tanda-tanda hamil, sebaiknya kamu segera pertimbangkan cari istri kedua atau ceraikan saja dia dan menikah lagi dengan wanita yang memiliki rahim kuat."

Anita meluncurkan ultimatumnya tanpa perasaan, sebelum kemudian berpamitan pulang, mengabaikan sang putra yang diam termangu. Di sudut lain rumah, di tempat yang tersembunyi, Nadia mendengarkan sisa percakapan dengan tangan terkepal kuat dan kemudian berlalu kembali ke kamar.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aksara Cinta Antara Harta dan Pilihan
Aksara Cinta Antara Harta dan Pilihan
Dalam Aksara Cinta Antara Harta dan Pilihan, Amora terjepit antara kemewahan Arka dan ketulusan Vano. Romance novel ini menguji ambisinya di tengah dunia billionaire yang penuh tekanan. Amora harus menentukan masa depannya dalam kisah modern novel yang penuh dilema ini.
Dia Bukan Milikku
Dia Bukan Milikku
Dalam romance novel Dia Bukan Milikku, Letnan Imam menghadapi dilema pasca dikhianati Serda Resti. Saat merajut cinta dengan Dokter Utami, muncul Lita yang menguji kesetiaannya. Baca kisah modern novel penuh intrik ini untuk melihat akhir perjuangan sang abdi negara di web novel ini.
Dunia Rinduku Adalah Dirimu
Dunia Rinduku Adalah Dirimu
Dalam Dunia Rinduku Adalah Dirimu, sebuah ketidaksengajaan memaksa dua insan terjebak dalam situasi intim yang mendebarkan. Romance novel berlatar modern ini mengisahkan keraguan dan ketegangan saat Ammad mendekap erat sang protagonis, membawa pembaca ke dalam narasi fiksi penuh misteri.
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Dalam Gadis Terbuang vs Raja Bisnis, Olivia yang kesulitan mencari kerja tak sengaja bertemu Alexander Drake. Pertemuan dengan sang miliarder dalam billionaire romance novels ini mengubah hidupnya secara drastis saat sang penguasa bisnis mulai tertarik pada sosoknya yang misterius.
ISABELLA: Dibelai Maut, Dicintai Takdir
ISABELLA: Dibelai Maut, Dicintai Takdir
Dalam ISABELLA: Dibelai Maut, Dicintai Takdir, Isabella terjebak dunia prostitusi eksklusif demi mengungkap misteri pembunuhan tunangannya oleh Ronald. Romance novel ini menyajikan pengkhianatan dan dendam keluarga yang membahayakan nyawa. Baca online novel penuh intrik ini sekarang.
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam
Dalam Kembaran Tunanganku, Muslihat Kejam, Farah terjebak pengkhianatan Brama yang menukarnya dengan aktor pengganti. Romance novel ini mengungkap konspirasi pencurian kornea dan fitnah pembunuhan. Sebagai pewaris raksasa, ia bangkit dari rumah sakit jiwa di modern novel penuh misteri ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kelahiran Kembali: Kekuatan dari Dalam
Kelahiran Kembali: Kekuatan dari Dalam
Duan Xiaomian, terjebak dalam pernikahan tanpa cinta, mencoba mengakhiri hidupnya. Tapi alih-alih mati, ia terbangun di usia dua puluh, mendapat kesempatan kedua. Dengan bayang-bayang masa lalu masih mengikutinya, ia bertekad mengubah jalan hidupnya. Namun semakin jauh ia melangkah, semakin ia merasa semua keputusan yang diambil mungkin bagian dari permainan tersembunyi. Apakah ia benar-benar mengendalikan hidupnya, atau ada yang diam-diam mengarahkannya?
Bangkit dari Abu Pengkhianatan
Bangkit dari Abu Pengkhianatan
Yola terlahir kembali setelah mengalami penderitaan tak berujung di kehidupan sebelumnya akibat dijadikan kambing hitam oleh sahabat dan pacarnya sendiri. Kini, Yola bertekad untuk mengubah jalan hidupnya yang tragis dulu, membalik keadaan dan membalaskan dendamnya pada orang-orang licik yang menjebaknya.
Pacar Palsuku Si Pemain Hoki Nakal
Pacar Palsuku Si Pemain Hoki Nakal
Jane Wellsy memiliki rahasia—ia menaksir kakak tirinya, Nate Duncan. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali musuh terburuknya, pemain hoki nakal, Zach Gates. Bukan hanya itu, Jane menemukan bahwa pacar Nate yang merupakan murid pindahan baru adalah perundungnya saat SMA, Melissa! Saat Melissa menemukan cerita tak senonoh Jane dan ingin tahu apakah itu tentang Nate, Zach datang untuk menyelamatkannya, memulai hubungan palsu mereka untuk menjaga rahasianya. Seiring mereka menghabiskan waktu bersama, Jane mendapati ada hati yang hangat dan baik di balik persona Zach yang dingin dan nakal, siap untuk menyembuhkan hati Jane yang terluka dan menghadapi dunia di sisinya...
Tak Selamanya Orang Itu Pasang Surut
Tak Selamanya Orang Itu Pasang Surut
Demi menyelamatkan neneknya, Chloe terpaksa menggantikan Sella dan tidur dengan CEO yang kejam. Tak disangka, sang CEO menemukan bahwa aroma Chloe dapat membantunya tidur. Untuk terus menyembunyikan bahwa dia hanya pengganti, Chloe terpaksa terus menemaninya tidur. Apa yang akan terjadi ketika sang CEO menemukan bahwa Chloe bukan istrinya yang sebenarnya?
Sang Bos dan Tumbal Cintanya
Sang Bos dan Tumbal Cintanya
Nolan, bos dunia hitam, bersumpah untuk menikahi wanita yang pernah menyelamatkan nyawanya. Namun, sebuah ramalan menyatakan dia ditakdirkan kehilangan istri dan anaknya. Untuk melawan takdir itu, dia memilih Allison, gadis berhati lembut, sebagai tumbal. Ironisnya, Nolan justru jatuh cinta pada Allison, tapi perasaan itu terpaksa disangkalnya. Tragedi pun tak terelakkan: Allison tewas saat melahirkan. Nolan hancur, dan lukanya bertambah dalam saat dia tahu bahwa Allison adalah sang penyelamat yang sesungguhnya. Bertahun-tahun berlalu. Sebuah pertemuan tak terduga mengungkap kebenaran yang mengguncang. Allison ternyata masih hidup. Kini, dengan tekad membara, Nolan bersumpah tak akan kehilangan wanita ini untuk kedua kalinya.
Pembalasan Sang Pewaris
Pembalasan Sang Pewaris
Serenity, putri orang terkaya di dunia, menyembunyikan identitasnya untuk menikahi Gabriel demi cinta. Dia membesarkan anak mereka menjadi jenius, namun di acara sekolah sang anak, suami dan anaknya malah mempermalukannya di depan umum. Setelah bercerai, dia bersekutu dengan Dylan untuk menghancurkan mereka. Pada akhirnya, Serenity dan Dylan menikah, menjadi pasangan yang tak terkalahkan.