Logo
Pendekar Dataran Tengah
Pendekar Dataran Tengah

Pendekar Dataran Tengah

96 Bab
Tamat
Dalam Pendekar Dataran Tengah, Jiu Cien menantang dunia demi menikahi bibi gurunya. Setelah istri dan anaknya tewas dikhianati, ia memulai misi balas dendam. Ikuti fantasy novel penuh aksi ini saat ia mendaki puncak kekuatan dalam adventure story terbaik untuk menjadi nomor satu.
Bab 1 dari Pendekar Dataran Tengah

Zaman Tiga Kerajaan atau juga dikenal dengan nama Samkok adalah sebuah zaman di penghujung Dinasti Han di saat Tiongkok terpecah menjadi tiga negara yang saling bermusuhan. Di dalam sejarah Tiongkok biasanya hanya boleh ada kaisar tunggal yang dianggap menjalankan mandat langit untuk berkuasa, tetapi pada zaman ini karena tidak ada satupun negara yang dapat menaklukkan negara lainnya untuk mempersatukan Tiongkok, maka muncullah tiga negara dengan kaisar masing-masing.

Cao Cao (kerajaan Wei), Liu Bei (Kerajaan Shu) dan Sun Quan (Kerajaan Wu) masing-masing telah memaklumatkan diri sebagai kaisar dan mengklaim legitimasi sebagai kekaisaran yang mewarisi Dinasti Han yang telah runtuh. Hal ini membuat situasi keamanan di dataran tengah memanas. Tiga pihak yang bertentangan sama-sama menghimpun kekuatan.

Di satu pihak, kerajaan Wei yang diperintah Kaisar Cao Cao. Di pihak lain, Kerajaan Shu yang diperintah oleh Kaisar Liu Bei. Perang besar sudah di depan mata. Tidak hanya melibatkan ribuan prajurit tapi juga para pendekar yang berilmu tinggi.

Hampir seluruh pendekar ternama di dataran tengah ikut terlibat dengan bermacam alasan. Ada yang karena kesetiaan dan keyakinan. Ada yang terpikat janji dan iming-iming materi.

Waktu itu banyak penduduk dan pemimpin agama dari Kerajaan Wei menyeberang dan mengabdi ke Kerajaan Shu. Sebagian mereka tidak puas terhadap kebijakan Kaisar Cao Cao, sebagian lain melihat masa depan yang lebih menjanjikan di Kerajaan Shu. Kaisar Cao Cao marah-marah. Kaisar Liu Bei tertawa senang. Amarah Kaisar Cao Cao makin menjadi mendengar berita Kaisar Liu Bei telah menobatkan diri sebagai Kaisar Kerajaan Shu.

Kaisar Cao Cao merencanakan serangan besar menghancurkan Kerajaan Shu. Tapi kemudian membatalkan rencana tersebut karena mendengar laporan mata-mata bahwa pasukan Kaisar Liu Bei sudah siap-siap meluruk ke Kerajaan Wei. Kaisar Cao Cao memutuskan untuk menanti serangan lawan. Dia mempersiapkan pasukannya lebih matang dan rencana untuk menjebak lawan. Keputusan ini tidak banyak menguras kekayaan kerajaan dan juga tidak menguras tenaga pasukannya.

Di pihak Kerajaan Shu, Kaisar Liu Bei juga sudah menyusun rencana. Dia memang akan menyerang Kerajaan Wei, bahkan sengaja membocorkan rencana tersebut. Tetapi ada rencana rahasia yang dipersiapkan dengan matang. Dia mengirim pasukan khusus yang terdiri dari sekelompok pendekar silat kenamaan dataran tengah, dengan tujuan menyerang dan membumihanguskan Partai Partai Naga Emas, perguruan yang merupakan pemasok Prajurit sakti yang setia pada kerajaan Wei.

Hancurnya Partai Naga Emas secara langsung akan melumpuhkan separuh kekuatan Kerajaan Wei. Selain itu juga mendatangkan rasa takut dan waswas di kalangan Prajurit Kerajaan Wei. Dia yakin Partai Naga Emas akan mudah diserang dan ditaklukkan karena saat itu sebagian besar murid utama perguruan itu berada di istana dalam persiapan menyambut serangan Kerajaan Shu.

Sore itu seorang pemuda bernama Guo Jia sedang istirahat bersandar di pangkal pohon ketika ekor matanya melihat serombongan besar orang mengindap-indap di hutan. Dia curiga bahkan firasatnya mencium ada bahaya yang mengancam dirinya. Matanya memandang sekeliling mencari- cari tempat persembunyian. Di dekatnya ada kubangan lumpur, satu-satunya tempat paling aman.

Dia tiarap di kubangan lumpur. Tidak bergerak, dia mengatur nafas agar tidak terdengar orang. Dia takut keberadaannya diketahui rombongan itu, nyawanya pasti melayang. Rombongan melewati jalan tidak jauh dari persembunyiannya. Karenanya dia bisa mendengar dengan jelas sebagian pembicaraan orang-orang itu. Mendengar pembicaraan itu dia menggigil ketakutan.

Tak lama setelah rombongan menjauh, pelan-pelan dia bangkit, melangkah hati-hati Rombongan menuju ke Luoyang. Dia juga menuju Partai Naga Emas yang tak jauh dari desa Luoyang, satu hari perjalanan dari tempatnya tadi. Dia memilih jalan lain, menghindari kemungkinan berpapasan dengan rombongan itu.

Hutan belantara itu gelap dan senyap. Cahaya rembulan tak mampu menembus kerimbunan pepohonan. Samar-samar tampak enam buah tenda darurat. Di salah satu tenda, tujuh pendekar sedang istirahat. Ada yang duduk, ada yang berbaring. Tetapi semuanya melek, tak ada yang tidur. Rombongan Kerajaan Shu itu dipimpin Pang Tong, pendekar kepercayaan Kaisar Liu Bei. Dia lelaki bertubuh tegap dan berusia sekitar tigapuluhan.

"Besok pagi kita menuju Luoyang, supaya tidak menyolok, kita berpencar dalam sepuluh kelompok, kita berjalan kaki sebagaimana orang awam. Sore hari kita akan tiba di hutan di luar desa. Kita istirahat. Sekitar tengah malam menjelang fajar kita akan menyerang. Agar bisa saling mengenal satu sama lain, kita semua menggunakan ikat kepala warna putih," kata Pang Tong kepada kawan-kawannya.

Ma Chao, pendekar sakti yang dijuluki Iblis Chengdu, berkata lirih namun jelas. "Bagaimana dengan rencanamu, apakah murid Partai Naga Emas itu bersedia meracuni air minum perguruannya?" Ma Chao, berusia di penghujung tiga-puluhan, kurus, wajahnya buruk dan tampak kejam. Dia bertelanjang dada dengan celana sebatas lutut dan jubah hitam panjang yang penuh dengan tambalan.

Pang Tong tersenyum licik.

"Dia pasti akan melakukan itu, dia telah kubekali racun pelemas tulang yang reaksinya cepat. Jika dia menabur bubuk itu di sore hari kemungkinan besar sebagian mereka sudah mulai keracunan di waktu malam. Biasanya mereka akan ngantuk dan tidur. Selama mereka tidak berlatih silat, mereka tidak akan sadar tubuhnya sudah keracunan. Pada dini hari saat kita menyerang, barulah mereka merasakan tubuhnya lemas. Saat itu sudah terlambat untuk suatu penyembuhan. Ya, rencana ini membuat kita tak perlu membuang banyak tenaga."

Semua orang yang mendengar tertawa senang. Mendadak terdengar suara protes, nadanya ketus. "Itu bukan ksatria, itu perilaku pengecut, aku tidak setuju rencana itu. Mengapa harus pakai cara meracuni lawan dengan pelemas tulang, aku sendiri mampu mengalahkan orang-orang Partai Naga Emas, termasuk ketuanya Xiahou Dun dan adik-adiknya itu."

Lelaki itu berusia separuh abad, dia pendekar asing asal dari pegunungan Himalaya, negeri India. Namanya Takadagawe. Tubuhnya tinggi kekar, agak kehitaman, wajahnya tampan dengan hidung mancung. Dia orang kepercayaan berkedudukan sebagai penasehat Kaisar Liu Bei, pendapatnya selalu didengar sang Kaisar.

Semua orang diam. Pang Tong meskipun tidak menyukai protes Takadagawe, ikut diam. Agaknya dia menaruh hormat bahkan agak keder terhadap Takadagawe. Namun tidak demikian dengan lelaki gembrot berkepala botak, Mi Fang. Pendekar ini merasa cemburu melihat Takadagawe disanjung dan dihormati semua orang Kerajaan Shu. "Huh, orang Himalaya itu makin lama makin sombong, apakah memang benar cerita orang bahwa ilmunya itu mumpuni, huh tanganku jadi gatal aku ingin jajal," gumamnya dalam hati.

Tak bisa bersabar lagi Mi Fang berkala lantang. "Tuan pendekar Himalaya memang berilmu tinggi, sampai di mana hebatnya aku sendiri belum melihat, apakah benar tuan bisa mengalahkan Xiahou Dun dan adik-adiknya, hal itu masih perlu tuan buktikan. Tetapi sekarang ini kita dalam situasi perang, rencana meracuni air minum orang Partai Naga Emas sangat bagus. Rencana itu untuk menghemat tenaga kita semua sehingga masih segar saat berperang lawan pasukan Kerajaan Wei. Aku setuju dan meNonaung rencana itu!"

Takadagawe tidak menjawab. Dia melonjorkan kaki dan rebah telentang di tanah. Saat berikut tubuhnya terangkat sejengkal dari tanah. Takadagawe sengaja pamer tenaga dalamnya yang tinggi dan hanya pendekar kelas satu yang bisa melakukannya. Mi Fang dan pendekar lain, diam-diam merasa kagum dan jeri.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Anak Durhaka Tidak Berguna
Anak Durhaka Tidak Berguna
Baca Novel Online gratis Anak Durhaka Tidak Berguna. Novel modern misteri ini mengisahkan seorang ibu tunggal yang memenangkan lotre 160 miliar, namun justru mengungkap pengkhianatan kejam dari anak kandung dan suaminya yang selama ini dikira telah meninggal sepuluh tahun lalu.
Gairah Cinta Mr. Luca
Gairah Cinta Mr. Luca
Dalam mafia novel Gairah Cinta Mr. Luca, Luca terjebak konspirasi kekuasaan hingga tak sengaja menodai Sarah akibat salah suntikan. Saat saksi harus dilenyapkan, Sarah dibuang ke jurang. Baca kelanjutan romance novel penuh aksi ini untuk mengungkap nasib mereka di web novel kami.
Keabadian yang Tertunda Dendam
Keabadian yang Tertunda Dendam
Dalam Keabadian yang Tertunda Dendam, Wulan dan Mulan turun ke dunia setelah 300 tahun kultivasi. Sebagai fantasy novel penuh aksi, mereka harus memilih: meraih keabadian dengan membalas dendam ibu mereka atau hidup sebagai manusia. Temukan petualangan mereka di web novel ini.
Menantu Dewa Perang
Menantu Dewa Perang
Dalam novel modern Menantu Dewa Perang, seorang pria yang dianggap sampah mengungkap identitas aslinya demi membalas pengkhianatan istri di hari ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisah penuh aksi ini di web novel yang menghadirkan konflik tajam dan perjalanan kekuasaan.
Pedang Naga Siluman
Pedang Naga Siluman
Dalam fantasy novel Pedang Naga Siluman, Satya Wiguna menjelajah masa lalu untuk menumpas kejahatan. Sebagai Senopati dunia Sukma, ia harus menggunakan kekuatannya demi mengalahkan Raja Iblis. Simak adventure story seru ini saat ia menjaga alam moksa dalam balutan fiction fantasy novels.
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama
Dalam Segitiga Penguasa - Sudut Pertama, Marcapada dan Soma harus memenangkan kompetisi pertarungan demi gelar Penjaga. Web novel bergenre fantasy ini mengisahkan perjuangan mereka mengungkap rahasia masa lalu yang tragis di Marcapada. Baca adventure story penuh aksi ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Angin Semi di Balik Tirai Emas
Angin Semi di Balik Tirai Emas
Lina memang subur sejak lahir. Ia seharusnya menikah dengan Putra Mahkota Adipati Endang, yang diambil sebagai anak angkat dari Kediaman Utara. Namun, di hari pernikahan mereka, Endang ternyata juga hendak menikahi istri setara secara bersamaan. Lina murka dan membatalkan pernikahan itu, lalu memilih menikah dengan Adipati Hendri. Endang, yang tidak terima, diam-diam berbuat jahat. Akibatnya, ia dicabut dari jabatannya sebagai Putra Mahkota. Sementara itu, Lina berhasil mengandung anak kandung Adipati Hendri dan hidup bahagia bersama.
Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Atas Nama Sang Ibu (Sulih Suara)
Sang anak, Yumi, sering menjadi korban perundungan di sekolah. Begitu mengetahui hal ini, sang ibu, Zahra, segera melindungi anaknya. Dia membungkam para orang tua murid yang membela anak-anak mereka yang berbuat salah, sekaligus menampar mereka secara moral. Aksinya membuat Fania tidak bisa lagi memanfaatkan identitas Citro untuk menipu orang lain. Pada akhirnya, Fania dan suaminya, Cundra, mendapat hukuman yang pantas mereka terima.
Jangan Tantang Seorang Ibu Hebat
Jangan Tantang Seorang Ibu Hebat
Setelah meredam kekacauan dari luar, Zoe Miller, prajurit terbaik Republik Valoria, pulang ke rumah. Namun, dia mendapati putrinya diperlakukan buruk oleh Keluarga David. Dalam amarah yang memuncak, Zoe mengamuk di pesta keluarga hingga tak sengaja mengungkap jati dirinya sebagai Menteri Pertahanan legendaris. Kemudian, dia mengetahui bahwa putra angkatnya, Jacob, telah dikhianati oleh mata-mata musuh bernama Robert. Yang lebih mengejutkan lagi, ayah Mia, Pak Presiden Louis, ternyata juga terjebak dalam intrik perebutan kekuasaan. Dengan kondisi Mia yang kritis dan berada di ambang kematian, mampukah Zoe melindungi putrinya?
Dari Penjara ke Puncak
Dari Penjara ke Puncak
Setelah menjalani hukuman lima tahun di penjara, dia ingin segera pulang ke rumah untuk bertemu istri dan anak-anaknya, tapi dia malah bertemu musuhnya dalam perjalanan pulang. Untuk melindungi keluarganya dan membalas dendam, dia memutuskan untuk melakukan hal yang sama kepada keluarga musuhnya!
Pelantikan Dewa Bela Diri
Pelantikan Dewa Bela Diri
Seabad yang lalu, Penyegel Dewa turun ke sebuah biara, memunculkan Daftar Penyegel Dewa, tempat sepuluh orang terkuat akan muncul. Sejak saat itu, biara tersebut menjadi incaran banyak faksi. Murid biara yang paling tidak kompeten dijodohkan dengan seorang wanita suci dari faksi yang kuat. Dengan dalih membatalkan pertunangan, dia memimpin pasukan untuk merebut Ordo Penyegel Dewa. Saat rahasia Ordo terbongkar, sang murid yang melindungi dunia membuka segelnya sendiri, menyebabkan Daftar Penyegel Dewa muncul kembali di seluruh negeri.
Kini Ku Tak Menunggumu Lagi
Kini Ku Tak Menunggumu Lagi
Karena sudah bertunangan di kehidupan sebelumnya, tokoh utama wanita menikah dengan pria brengsek. Kuota masuk universitasnya akhirnya dicuri oleh pria itu dan diberikan pada wanita lain. Selama 50 tahun pernikahan, pria itu bahkan selalu diam-diam memberikan setengah gajinya untuk cinta pertamanya itu. Sementara itu, sang tokoh utama wanita bekerja demi keluarga dan mengurus rumah tangga sampai disebut istri teladan oleh tetangganya. Namun, setelah cinta pertama pria itu meninggal, pria itu langsung bunuh diri. Dia meninggalkan surat wasiat untuk dimakamkan bersama cinta pertamanya, dan semua hartanya diwariskan pada anak perempuan cinta pertamanya. Di kehidupan ini, tokoh utama wanita diam-diam menerima surat penerimaan universitas. Menjelang hari pernikahan, ia justru hanya fokus mempersiapkan masuk kuliah karena dia mau membatalkan pernikahannya, meninggalkan pria itu, dan menyambut hidup barunya di hari pernikahan itu.