Logo
Maaf, Kami Pernah Berzina
Maaf, Kami Pernah Berzina

Maaf, Kami Pernah Berzina

98 Bab
Tamat
Dalam Maaf, Kami Pernah Berzina, seorang kakak harus menikahi kekasih adiknya yang hamil. Konflik memuncak saat ia dipaksa menodai istri adiknya sendiri demi keturunan. Baca romance novel penuh dilema ini di platform web novel kami untuk mengikuti kisah pengorbanan dan pengkhianatan.
Bab 1 dari Maaf, Kami Pernah Berzina

SAAT sedang lembur di kantor tempat utamaku merancangkan desain-desain bangunan, tanpa sadar setelah aku merilekskan punggungku ke sandaran kursi di belakangku dengan kedua tangan berperan sebagai bantal untuk kepalaku, aku malah merenungkan ucapan adikku kemarin malam: mengenai permintaan adikku kepadaku untuk menyentuh istrinya karena mereka berdua sudah didesak kedua belah pihak keluarga untuk segera memiliki keturunan.

Aku benar-benar galau sekarang. Kenapa aku harus menodai adik iparku? Mungkin, kalau hanya sebatas diminta adikku untuk menikahi kekasih adikku, aku masih bisa menerima, tetapi kalau untuk berzina, bagaimana aku bisa melakukannya—meskipun aku bukan laki-laki alim—sementara perasaan tidak tega kepada adik iparku terus-menerus datang untuk menghampiriku, bahkan di dalam mimpiku?

Di sini, ingatan masa lalu sudah menerobos masuk ke dalam benakku. Pada suatu malam dengan keadaan langit sedang tidak bagus, terus-menerus menangis deras sejak hari masih sore, Niken—kekasih Nara, adikku—harus bernasib malang karena diusir dari rumah setelah terciduk kalau dirinya tengah hamil di luar nikah, adikku benar-benar bingung dan hanya bisa menyuruh kekasihnya untuk menginap di sebuah indekos selama beberapa hari selagi memikirkan solusi, tetapi adikku akhirnya malah memintaku untuk menikahi dan mengakui anak di dalam perut kekasihnya demi nama baik keluarga.

Bulan lalu, di hadapan seluruh penghuni rumah—ayahku, ibuku, adikku, dan adik iparku—aku mengaku kepada mereka semua kalau diriku sudah menghamili seorang perempuan dengan tidak lupa untuk membawa serta kekasih adikku, sekalian memperkenalkan karena adikku sendiri belum pernah mempertemukan kekasihnya dengan keluarga kami.

"Keterlaluan!"

Usai mendengar pengakuanku, tentu ayahku langsung naik pitam, bahkan tidak segan-segan untuk menghancurkan paras tampan wajahku dengan tinjuannya, secara bertubi-tubi. "Bagaimana kau bisa berbuat begini?!" tanya ayahku dengan suara besar dan bernada tingginya, mungkin karena saking kerasnya sampai terdengar hingga ke telinga tetangga.

Ketika ayahku bermain tangan, ibuku memilih untuk duduk diam di sofa di ruang keluarga, menangis dengan isakan pelan, beberapa kali sampai ditenangkan adik iparku. Lepas detik demi detik berlalu, ibuku hanya melayangkan tatapan tidak menyangka kepadaku dan berkata dengan nada sedih luar biasa, "Ibu sangat kecewa kepadamu."

"Maaf, Yah, Bu," ucapku untuk menanggapi kata-kaya ayah dan ibuku dalam kondisi berlutut di lantai dengan kedua tangan nyaris tergerak untuk meremas kedua pahaku, menahan diriku supaya tidak mengungkapkan fakta sebenarnya. "Aku khilaf."

Akhirnya, amarah kedua orangtuaku tetap menghasilkan keputusan positif—terutama untuk adikku—karena selang satu minggu pasca guncanganku di ruang keluarga, aku dan kekasih adikku segera dinikahkan sekalipun acaranya tidak sampai dibuat besar-besaran, asalkan segenap kerabat dan tetangga sudah tahu.

Berhubung malam semakin larut dan suasana di ruangan selama bermenit-menit sudah teramat sepi, keputusanku adalah segera meninggalkan pekerjaanku sebagai satu-satunya mata pencaharianku, setidaknya untuk sekarang.

Pulang ke rumah dengan menggunakan mobil—masih masuk kategori biasa, bukan mewah dengan harga sampai miliaran rupiah—sudah dilakoninya setelah membelinya secara kredit dengan pembayaran dilakukan dalam jangka waktu dua tahun.

Rupanya, sekalipun sudah disengajakan untuk tiba di rumah di jam-jam tidur sehingga terhindar dari adikku, aku malah masih sempat dipertemukan dengan adikku. Parahnya, adikku langsung mengajakku ke ruang baca untuk bicara berdua.

Dari manik mataku, adikku terlihat sedang teramat sedih selagi duduk di salah satu sofa dalam keadaan sedang merokok, suatu kebiasaan buruk dan telah dijalankan dalam kurun waktu lebih dari lima tahun. Dia lagi-lagi mengadu kepadaku karena orangtua dan mertua sudah bertambah menggebu-gebu seiring dengen berjalannya waktu, menuntut adikku dan adik iparku berdua untuk segera memiliki momongan sebelum tahun berganti. "Ayolah, Kak, kalau bukan kepada kakak, kepada siapa lagi aku bisa meminta tolong?" ucap adikku, masih sangat kukuh dengan kemauannya.

"Kau tahu sendiri, bukan? Aku tidak bisa meminta tolong kepada orang luar."

Di seberang sofa tempat adikku duduk, aku hanya mengangkat wajah dengan ekspresi kurang berminat, menatap adikku sebentar sebelum menunduk dan memainkan tangan kananku di atas paha kananku dengan jari telunjuk diketuk-ketukkan ke daerah lutut. Meski tidak sampai harus becermin, aku yakin sekali kalau kerutan halus di atas kedua alisku tampak sangat nyata.

"Biarkan aku memikirkannya lagi," kataku kemudian setelah menatap ke arah adikku lagi, tetapi adikku hanya membuang napas dengan kasar, terlihat kecewa dengan responsku barusan, sampai-sampai adikku memilih untuk segera enyah dari hadapanku.

Yang aku lakukan selain mengusap wajah dengan telapak tangan kananku adalah menghela napas. Berat hatiku setelah melihat sikap adikku barusan. Aku tidak mau merusak hubungan persaudaraan kami berdua hanya gara-gara keplinplananku, ditambah jawaban setengah-setengah dariku ternyata cukup memperparah semuanya.

***

Sarapan bersama sudah merupakan kebiasaan keluarga secara turun-temurun. Meski hanya dihuni enam orang, mereka benar-benar seperti orang besar tetapi terlihat sederhana karena sebagian besar urusan rumah selalu dikerjakan sendiri.

Mungkin, setelah kedatangan adik iparku, ibuku merasa sangat terbantu karena adik iparku selalu ikut turun tangan mulai dari memasak hingga mencuci pakaian. Anehnya, sekalipun adik iparku berasal dari kalangan berada, kenapa seakan-akan dirinya malah terlalu buta dengan kemewahan?

Dia sangat aneh, tamatan sarjana strata 1 bidang komunikasi, malah memilih bekerja sebagai guru di sebuah taman kanak-kanak, kurang peduli dengan merek pakaiannya, tidak seperti istriku, sekaligus kekasih adikku, hanya tamatan SMA, berasal dari kalangan biasa, tetapi memiliki gaya hidup sampai menyaingi langit, teramat malas untuk tidak melakukan apa pun dengan selalu menjadikan kehamilan sebagai alasan

Baiklah. Poin terpenting dari sejumlah keluh kesahku hanya satu. Aku tanpa sadar telah mengagumi kepribadian dari adik iparku: dapat menjaga martabat dan mampu menutup setiap keburukan suami untuk digantikan dengan kalimat-kalimat bernada bangga.

"Nad."

"Uang dari suamimu masih cukup, bukan?" tanya ibuku setelah adikku sudah berangkat ke restoran, istriku telah masuk kamar, ayahku sedang memberi makan ikan di kolam samping rumah, sementara aku masih berada di meja makan, belum siap-siap bekerja karena kantor tempatku mengais rezeki baru dibuka pukul sembilan nanti, sekitar dua jam dari sekarang.

Wajar kalau ibuku tiba-tiba bertanya begitu. Adik iparku selalu belanja keperluan rumah tangga tanpa perlu menunggu perintah dan uang dari ibuku. Jika sudah waktunya, maka dirinya akan langsung berinisiatif. Dia malah sampai hapal dengan selera setiap anggota keluarga.

"Masih, kok, Bu," jawab adik iparku.

Meski adikku tidak pernah memberikan nafkah lahir maupun batin kepada adik iparku karena adikku merasa kalau hanya bisa diberikan kepada istriku, setahuku adik iparku tidak pernah mengeluh, apalagi sampai mengadu dan mengungkit-ungkitnya secara gamblang di depan muka ibuku dan ayahku.

Aku teringat dengan reaksi adik iparku ketika pertama kali tahu bahwa bayi di dalam perut istriku adalah anak suaminya. Tidak ada maksudku untuk menguping pembicaraan antara adikku dan adik iparku. Segalanya terjadi di luar rencanaku. Sebab, kamarku dan kamar adikku hanya bersebelahan dan dihubungkan oleh sebuah pintu sebagai bukti dari kedekatan kami selaku kakak dan adik.

"Jika benar kalau anak dalam kandungan Kak Niken adalah milikmu, maka kau tidak boleh sampai lepas tangan. Dia sangat membutuhkanmu sebagai ayahnya," ucap adik iparku ketika malam pertama pernikahanku dengan kekasih adikku.

"Ya, aku tahu," jawab adikku untuk menanggapi, sementara aku hanya berdiri dengan punggung tersandar di balik pintu cokelat di belakangku. Untunglah, kekasih adikku masih berada di luar sehingga tidak perlu mendengar perbebatan mereka dan muncul di tengah-tengah mereka untuk selanjutnya berperan sebagai biang masalah untuk membuat keduanya semakin memanas.

"Tapi, untuk sementara waktu ... dan tidak tahu sampai kapan, aku hanya bisa mengaku sebagai pamannya."

"Nolan," seru ibuku, sungguh membuatku tersentak dan tersadar dari lamunanku, kilas balik mengenai peristiwa di masa lalu buyar seketika.

"Iya, Bu," sahutku setelah menatap wajah ibuku. Sungguh, mendadak perasaanku tidak enak, rasa-rasanya ibuku akan segera menyinggung sikap istriku.

"Sejak menjadi bagian dari keluarga kita, sepertinya istrimu masih mendirikan sebuah benteng pemisah antara kita. Apakah kau tidak bisa menyuruh istrimu untuk sering-sering keluar kamar dan mengobrol bersama kita?"

"Ibu tidak ingin apabila kita di sini terkesan mengucilkan istrimu."

"Iya, Bu," sahutku dengan memaksakan senyum di wajahku, "aku akan bicara kepadanya."

Miris, di dalam hati, aku hanya bisa berkata, 'Maaf, Bu. Dia memang istriku. Tapi, istriku hanya mau mendengarkan anak keduamu, Bu.'

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan
Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan
Dalam romance modern Cinta Lima Tahun, Hancur oleh Sebuah Panggilan, Anisa dikhianati Erlangga demi mantan kekasihnya. Ia nekat menikahi Laksmana untuk membalas dendam. Baca web novel ini untuk melihat taktik Anisa dalam kisah romance stories yang penuh intrik dan pengkhianatan.
Gadis Ternoda
Gadis Ternoda
Dalam Gadis Ternoda, Diana terjebak satu malam hingga hamil. Bertahun kemudian, ia bertemu ayah anaknya yang ternyata kekasih sepupunya. Temukan konflik keluarga dalam modern novel ini. Baca kisah selengkapnya di web novel ini sebagai pilihan romance stories terbaik Anda.
Istri yang terbuang
Istri yang terbuang
Dalam novel romance modern Istri yang terbuang, Natasha harus menghadapi kenyataan pahit saat Aiden mengusirnya di depan keluarga. Di tengah badai, ia berjuang menentukan pilihan hidup. Baca web novel ini untuk mengikuti kisah pengkhianatan dan pencarian keadilan dalam rumah tangga.
Kekayaanku, Keluarga Benalunya
Kekayaanku, Keluarga Benalunya
Dalam Kekayaanku, Keluarga Benalunya, seorang dokter bedah saraf menghadapi pengkhianatan suami yang memanjakan mantan kekasihnya. Romance novel ini menyajikan aksi balas dendam cerdas saat sang istri menghancurkan fasilitas mewah mereka. Baca kisah modern novel ini sekarang.
Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku
Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku
Dalam romance novel Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku, Nazeea Athaya terjebak dalam dilema antara mempertahankan rumah tangga demi anak atau mengakhiri pengkhianatan Raga. Saat harga dirinya diinjak, ia harus mengambil keputusan besar dalam modern novel yang penuh intrik ini.
Kubuat Kamu dan Selingkuhanmu Menyesal
Kubuat Kamu dan Selingkuhanmu Menyesal
Dalam novel modern Kubuat Kamu dan Selingkuhanmu Menyesal, Santi berjuang menghadapi pengkhianatan Aryo yang tergoda wanita lain. Temukan kisah perjuangan istri sah dalam romance novel ini saat ia membalas dendam dan mempertahankan martabatnya. Baca selengkapnya di web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Bukan Permaisuri Gendut Biasa
Bukan Permaisuri Gendut Biasa
Dianggap remeh karena tubuhnya, tidak ada yang menyangka bahwa Permaisuri Elia memiliki kecerdasan dan keberanian yang luar biasa. Semua orang pikir dia lemah, nyatanya dialah ancaman terbesar.
Dia Datang dari Wilayah Selatan
Dia Datang dari Wilayah Selatan
Setelah tewas dalam perang melawan penjajah, gadis suci syaman, Eva Okta, terbangun dalam tubuh putri kandung Keluarga Okta. Dia menyadari bahwa paman yang terkenal sebagai pembuat onar, Luki Okta, sangat mirip dengan paman dari kehidupan sebelumnya. Di depan semua orang, Eva langsung mengakuinya sebagai ayah angkat dan membantunya memenangkan hak waris. Menghadapi Keluarga Rio Okta yang terus-menerus menjebaknya, Eva menggunakan kemampuan sebagai syaman untuk menyelamatkan diri dari berbagai krisis, sekaligus mengubah Luki hingga mendapat dukungan dunia bisnis. Setelah melihat kakeknya yang selalu pilih kasih dan kejahatan pihak lawan yang makin menjadi-jadi, Eva bekerja sama dengan Pak Nova untuk mendirikan Grup Nivala, melakukan serangan balik, dan mengungkap bukti bahwa Rio berusaha membunuh kakeknya hingga akhirnya Rio dihukum. Pada akhirnya, kedua grup bergabung dan bersama-sama mengembangkan budaya adat serta industri militer. Di Hari Peringatan Kemenangan Perang, Eva menyaksikan negara yang makin kuat dan pertumbuhan Luki, lalu menenangkan dirinya dari kehidupan sebelumnya: ""Fajar sudah tiba. Kita menang!
Kembalinya Sang Putra Pewaris (Sulih Suara)
Kembalinya Sang Putra Pewaris (Sulih Suara)
Tommy Lutfi merancang sebuah paten dan memberikannya kepada tunangannya. Dia ingin tunangannya mendapatkan penghargaan dari Grup Tirtajaya. Namun, saat upacara penghargaan, Tommy harus menelan pil pahit. Tunangannya telah mengkhianatinya. Bahkan, untuk menyenangkan seorang pria kaya, tunangannya berniat melukai Tommy. Pada saat yang kritis, ketua Grup Tirtajaya dan mengungkapkan sebuah rahasia mengejutkan bahwa Tommy adalah putra kandungnya yang telah lama hilang.
Kencan Buta Mematikan
Kencan Buta Mematikan
Stella Sosro, gadis lajang yang menolak pinangan Dennis Liman dengan alasan sembarangan, tanpa sengaja menjadi "tersangka" penyebab bunuh diri ibu Dennis, Heidi Liman. Ia tak hanya harus mengganti rugi 6 miliar kepada Keluarga Liman, tetapi juga tewas putus asa dihantam opini publik. Saat terbuka matanya kembali, Stella kembali ke hari ia berkencan buta dengan Dennis. Kali ini, ia bertekad takkan mengulangi kesalahan yang sama.
Rahasia Ayahku Mengguncang Dunia!
Rahasia Ayahku Mengguncang Dunia!
Justin Hedo, seorang mantan Ketua Istana Dewa Perang Daria, memutuskan untuk menjalani kehidupan sederhana bersama kekasihnya, Paula Lyka, setelah berhasil menstabilkan perbatasan Daria. Namun, Paula dibawa pergi oleh keluarganya setelah melahirkan putri mereka, Siska. Lima tahun kemudian, Justin mengetahui bahwa Paula dipaksa bertunangan dengan Toni Onda. Demi menyelamatkan istrinya, Justin membawa Siska ke pesta ulang tahun Keluarga Onda. Di pesta itu, Justin berhasil menyelamatkan Paula dan memberikan pukulan telak kepada Keluarga Onda dengan kekuatan Dewa Perang. Pada akhirnya, sekeluarga itu bersatu kembali. Justin juga kembali ke Desa Hedo dan membalas budi penduduk desa dengan emas. Namun, kesalahpahaman muncul antara dirinya dan ayahnya, Denis Hedo.
Aksi Kembar: Misi Satukan Papa & Mama
Aksi Kembar: Misi Satukan Papa & Mama
Enam tahun lalu, Winnie dan Logan jatuh cinta dan memiliki putri kembar. Tapi setelah Selina mengadu domba mereka, sebuah kesalahpahaman memisahkan mereka. Enam tahun kemudian, dengan sedikit bantuan dari putri kembar mereka yang bertukar, kebenaran terungkap.