Logo
ASI untuk Pak Guru
ASI untuk Pak Guru

ASI untuk Pak Guru

57 Bab
Tamat
Jenara Atmisly menghadapi kondisi medis langka dalam romance novel ASI untuk Pak Guru. Siswi berprestasi ini harus mengelola hormon galaktorea yang memicu cinta rumit dengan gurunya. Ikuti kisah modern novel ini tentang pilihan sulit dan rahasia besar dalam free online novel yang emosional.
Bab 1 dari ASI untuk Pak Guru

"Tolong panggilkan siswi bernama Jenara, suruh menghadap ke ruangan saya!" perintah pak Edward, selaku wali kelas XII IPA 1.

"Baik pak," jawab Dani, selaku ketua kelas XII IPA 1.

Sementara menunggu Jenara datang, Edward memeriksa ponselnya.

Ada banyak pesan dari mamanya untuk memintanya pulang.

Edward memijit pelipisnya kala membaca pesan mamanya tentang perjodohan dan makan malam yang tengah disiapkan.

"Sampai kapan kontes perjodohan ini berakhir?" gumam Edward dengan heran.

Tiba- tiba pintu diketuk membuat Edward menoleh.

"Masuk," pintu terbuka dan menampilkan Jenara.

"Bapak manggil saya?" Edward hanya mengangguk, mematikan ponselnya.

"Kamu kemarin sudah konsultasi dengan BK untuk memilih jurusan?" tanya Edward seraya mencari berkas Jenara.

"Sudah pak," jawab Jenara dengan cepat. Ia sedang menahan sesuatu yang sangat sakit saat ini. Rasa nyeri berdenyut ini membuatnya sangat tidak nyaman untuk diajak mengobrol saat ini.

"Lalu apa pilihanmu? Apa kata guru BK?" tanya Edward menanyakan tentang hasilnya.

Jenara meremas erat roknya sembari menunduk menggigit bibir bawahnya, menahan sesuatu yang berdenyut dan sakit.

Edward mengangkat kepalanya menatap Jenara yang malah menunduk, "Ada apa? Apa sesuatu terjadi?" tanya Edward dengan dingin.

Jenara langsung mengangkat kepalanya, menatap Edward dengan mengetatkan giginya, menggelengkan kepalanya dengan kuat.

"Kata bu Deli saya diminta untuk memilih Universitas Milan saja, sepertinya akan lebih baik karena sesuai dengan jurusan yang saya pilih, namun saya keberatan untuk biayanya pak, karena itu saya memilih Universitas pilihan kedua, kata bu Deli itu terserah saya, karena saya memilih jurusan yang saya kuasai, saya bisa memilih universitas manapun," jelas Jenara tentang hasil konsultasinya kemarin.

Edward mengangguk membuka biodata Jenara, melihat transkip nilai serta catatan dari guru BK.

"Lalu kamu akan tetap memilih universitas Milan atau pilihan kedua? Bukankah kamu sangat gencar untuk memilih Universitas Milan?" Jenara menelan salivanya kala benda kenyalnya begitu berkedut keras dan semakin nyeri.

"Saya tetap memilih universitas pilihan kedua pak, kemungkinan untuk mendapatkan beasiswa tidak terlalu sulit," jawab Jenara dengan spontan.

Edward manggut- manggut dengan paham, menutup berkas milik Jenara.

Ia menatap Jenara yang sejak tadi menunduk meremas roknya. Hingga tatapannya menangkap sesuatu pada seragam putih Jenara.

"Kenapa seragammu basah?" tanya Edward dengan lancang dan spontan.

Jenara mengangkat kepalanya seraya menggigit bibir bawahnya meringis kesakitan.

"Maaf pak, tapi bisa tolong hisa....., Saya sudah tidak kuat.... ini sangat sakit sekali," kata Jenara dengan spontan tanpa berpikir panjang.

Edward menelan salivanya dengan terkejut melihat tingkah Jenara yang menahan rasa sakit seraya meremas dadanya.

"Apa maksudmu? Jangan berkata tidak sopan, kamu sedang berada di sekolah, kamu tahu apa yang barusan kamu lakukan?" tanya Edward dengan marah.

Jenara yang sudah tidak kuat, sontak langsung menghampiri Edward.

"Maaf pak, saya lupa bawa pumping, biasanya saya tidak pernah begini, tapi hari ini saya benar- benar tidak bisa menahannya, bisa tolong bantu saya?" kata Jenara yang mana ia sudah berdiri di samping Edward saat ini.

Edward dibuat canggung dan bingung harus bagaimana, namun melihat sesuatu merembes dari balik seragam putih Jenara membuat Edward bingung harus bersikap.

Jenara sontak langsung melepas kancing seragamnya, membuat Edward memalingkan wajahnya.

"Maaf pak, bisa cepat lakukan, saya tidak kuat lagi, ini sangat sakit dan berdenyut, rasanya sungguh sakit saat tidak bisa keluar," kata Jenara dengan panik sembari meremas meja menahan rasa sakitnya.

Edward yang tidak ingin lebih lama lagi melihat Jenara kesakitan, sontak mengangkat tubuh Jenara ke atas mejanya, menatap dengan canggung Jenara.

"Akhhh terus pak hisap," lenguh Jenara panjang kala Edward mulai menghisap ASInya.

Edward melepas hisapannya menatap mata Jenara yang sendu, "Pelankan suaramu sebelum orang- orang membakar ruanganku."

Jenara mengangguk, menggigit bibir bawahnya.

Edward kembali menghisap ASI Jenara, sesekali ia meremasnya dengan kuat.

Jenara mendongakkan kepalanya ke atas, menikmati sensasi puas dan lega dengan hisapan Edward.

Tanpa Jenara sadari, ia meremas rambut Edward.

Edward yang sedikit terbuai, seolah lupa dengan posisinya saat ini. Hingga keduanya teralihkan dengan ketukan pintu.

"Cepat sembunyi," kata Edward seraya mencecap sekilas bibirnya.

Jenara mengancingkan kembali seragamnya, langsung bersembunyi di bawah meja Edward.

"Masuk," kata Edward sembari duduk kembali di kursinya, memasang wajah sesantai mungkin.

Jenara yang kini duduk di antara kaki Edward benar- benar dibuat salah fokus dengan apa yang berada di depannya.

Ia benar- benar di posisi yang salah saat ini.

'Aku sudah gila, aku benar- benar sudah gila, bagaimana bisa aku meminta guruku untuk menghisap ASIku,' batin Jenara dalam hati.

"Pak Edward ini biodata anak- anak kelas bapak yang kemarin konsultasi dengan saya," ujar bu Deli seraya menyerahkan berkasnya.

"Terima kasih bu," kata pak Edward seraya menerima berkasnya.

Bu Deli hanya mengangguk namun ia tak kunjung pergi dari sana.

"Ada yang lain bu?" tanya Edward kala bu Deli masih berdiri di sana.

"Saya ada tiket nonton malam ini, bagaimana jika kita berdua pergi bersama?" tawari bu Deli pada Edward.

Edward dengan senyum canggung menggelengkan kepalanya pelan, "Maaf bu Deli, saya benar- benar sibuk untuk menyiapkan berkas anak- anak, dan nanti malam kebetulan sekali saya ada acara keluarga."

Bu Deli hanya bisa mengangguk dan pamit keluar begitu saja. Edward dengan napas lega memundurkan kursinya ke belakang.

"Keluarlah!" kata Edward pada Jenara.

Dengan canggung dan malu, Jenara keluar dari persembunyiannya.

Jenara menunduk di depan Edward dengan malu, meremas kuat roknya.

"Sejak kapan?" tanya Edward membuat Jenara mengangkat kepalanya.

Jenara yang paham kemana arah pembicaraan Edward sontak kembali menunduk dan menjawab, "Sejak kelas dua pak. Biasanya saya selalu menampungnya di pumping untuk disalurkan ke bank ASI. Karena hari ini lupa, jadi saya tidak bisa menahannya."

Edward memalingkan wajahnya seraya menelan salivanya.

"Jika kamu tidak bisa menahannya, apa yang akan kamu lakukan? Tidak mungkin kan kamu meminta teman laki- lakimu untuk melakukannya?" Jenara langsung mendelik kesal dan menggelengkan kepalanya.

"Mana mungkin saja melakukan itu, lebih baik saja mati kesakitan di toilet," kata Jenara dengan tegas membuat Edward menaikkan sebelah alisnya.

"Lalu tadi?" Jenara langsung menundukkan kepalanya kembali.

"Itu karena anda sudah mengetahuinya lebih dulu dan saya tidak bisa keluar dengan seragam basah begini," jawab Jenara dengan jujur membuat Edward langsung berdiri dari kursinya dan mendekat pada Jenara.

Jenara mengangkat kepalanya menatap Edward dengan takut.

"Bapak boleh hukum saja apapun itu, tapi saya mohon, jangan beritahukan hal ini pada siapapun pak, saya benar- benar bodoh dan ceroboh tadi, saya juga sudah tidak sopan pada bapak, saya pantas dihukum, saya memang murahan namun itu juga bukan keinginan saya pak," kata Jenara dengan pasrah.

"Saya tahu, itu karena kamu kelebihan hormon galaktorea," kata Edward yang paham tentang hal itu.

Jenara menelan salivanya, menunggu apa yang akan Edward lakukan padanya.

"Mulai sekarang, biarkan saya menghisap ASImu sebagai gantinya saya akan tutup mulut!" Jenara mengangkat kepalanya dengan terkejut.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Asa di Ujung Senja
Asa di Ujung Senja
Dalam novel modern Asa di Ujung Senja, Nada terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Abian, mantan pembalap yang buta akibat kecelakaan. Di tengah tekanan keluarga besar, mampukah ia menghadapi sikap dingin Abian? Baca romance novel ini untuk mengikuti kisah perjuangan dan rahasia mereka.
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
Calon tunanganku yang direbut adik angkatku
Dalam novel romantis modern Calon tunanganku yang direbut adik angkatku, sang protagonis terbangun di masa lalu tepat saat pernikahannya direbut. Enggan mengalah pada Maudy dan Felix dari Grup Setiawan, ia memilih melawan. Baca buku online gratis untuk mengungkap konspirasi ini.
Dendam Cinta dan wanita
Dendam Cinta dan wanita
Dalam novel Dendam Cinta dan wanita, Zheyya yang sederhana terjebak obsesi dengan Kanha, seorang playboy. Kisah romance modern ini mengeksplorasi pilihan antara bertahan atau melepaskan. Baca romance stories ini sebagai salah satu young adult fiction romance books pilihan Anda.
Doa Istri Pertama
Doa Istri Pertama
Dalam novel Doa Istri Pertama, Annisa menghadapi pengkhianatan Hamza yang menikah lagi. Sebagai romance modern, kisah ini menyoroti perjuangan Annisa menanggung luka demi beban dosa sang suami. Baca web novel ini untuk melihat konsekuensi dari sebuah pengkhianatan dalam rumah tangga.
Duda itu Suamiku
Duda itu Suamiku
Dalam romance novel Duda itu Suamiku, Bianca terjebak mengurus balita yang menganggapnya ibu. Demi menghindari skandal dengan sang ayah yang duda, ia melarikan diri. Baca kisah modern novel ini untuk melihat apakah takdir akan menyatukan mereka kembali di platform web novel kami.
Ibuku Seorang Misoginis
Ibuku Seorang Misoginis
Dalam novel misteri "Ibuku Seorang Misoginis", seorang remaja menghadapi kekejaman ibunya yang membenci perempuan. Dari kekerasan fisik hingga fitnah keji tentang sang ayah, ia terdesak hingga batas akhir. Baca buku online gratis kisah horor psikologis yang tragis ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ayah Satpamku Ternyata Seorang Konglomerat
Ayah Satpamku Ternyata Seorang Konglomerat
Ayah dari CEO grup bernilai triliunan sebenarnya adalah seorang satpam? Dia menyembunyikan identitas orang terkaya di dunia, dan putranya tidak tahu. Ketika putranya bertekad untuk bertaruh pada energi baru, tetapi hampir bangkrut, dia mengungkapkan identitasnya dan membalikkan keadaan!
Cowok Nakal Berhasil Kutaklukkan?
Cowok Nakal Berhasil Kutaklukkan?
Haley Watson adalah seorang mahasiswi yang butuh uang. Dia harusnya ditanamkan sampel sperma dari mantan pacarnya, Ben Ferguson. Tapi akhirnya dia malah dapat sampel sperma musuh bebuyutannya Justin Crosby. Awalnya setelah Haley melakukan operasi itu, Ben akan memberinya sebuah cek yang bisa dia pakai untuk selamatkan adiknya, tapi Ben malah ingkar janji. Dia mau tunggu Haley beneran hamil, baru mau putuskan apa dia mau beri cek itu. Di bawah tekanan Ben dan Regina, akankah Haley bertahan? Apa dia akan berhasil menyelamatkan adiknya? Bagaimana dengan anaknya dengan Justin?
Cinta dan Derita Istana
Cinta dan Derita Istana
Dia adalah seorang pangeran, dan dia adalah seorang budak di istana. Dalam kudeta istana, dia didorong naik takhta, tapi dia menghilang. Sepuluh tahun kemudian, dia menyamar sebagai putri perdana menteri dan memasuki istana untuk pemilihan selir, untuk memberikan dukungan kepada saudara perempuannya.
Jaga Rahasianya, Menangkan Hatinya
Jaga Rahasianya, Menangkan Hatinya
Grace, si pemilik toko bunga, terpaksa menikahi Kevin, seorang miliarder yang keliru mengiranya sebagai tunangan yang kabur darinya. Meski telah menyembunyikan bakat geniusnya di bidang medis, tanpa sengaja Grace mengungkapkannya saat menyelamatkan nyawa nenek Kevin. Didukung Kevin, Grace berhadapan dengan balas dendam mantan kekasihnya. Lambat laun, cinta tak terduga berkembang dalam pernikahan kontrak mereka, hingga akhirnya rahasia masa lalu Grace yang terungkap mengantarkan mereka pada kebahagiaan sejati.
Hei Bos, Perusahaanmu Akan Dibom
Hei Bos, Perusahaanmu Akan Dibom
Clyde adalah seorang salesman paruh baya yang tersisih di pekerjaannya. Suatu hari, ia terbangun dengan kekuatan super yang membuatnya dapat melihat kapan dan bagaimana seseorang akan mati. Ia mencoba selamatkan beberapa orang dari kematian, tetapi tak ada yang percaya. Beberapa hari kemudian, kekuatannya menunjukkan akan terjadi ledakan bom di perusahaannya yang akan membunuh semua orang di gedung itu. Untuk menyelamatkan semua orang, ia harus mencari tahu siapa yang menanam bom dan menghentikannya.
Jangan Tangisi Kepergianku (Sulih Suara)
Jangan Tangisi Kepergianku (Sulih Suara)
Demi membalas budi, Neil menandatangani kontrak dengan ayahnya Keira untuk menikahi Keira dan membantunya pulih dari perpisahan dengan cinta pertamanya, Simon. Namun Keira yang masih tak mampu melepaskan bayang-bayang Simon hanya menganggap Neil sekedar pengganti. Setelah kontrak berakhir, Neil bercerai dan mengejar cita-citanya sebagai astronaut, sementara Keira yang akhirnya menyadari ketergantungan dirinya pada Neil bertekad merebut hatinya dan kembali menikah dengannya.