Logo
Jerat Cinta Chef Impoten
Jerat Cinta Chef Impoten

Jerat Cinta Chef Impoten

69 Bab
Tamat
Dalam Jerat Cinta Chef Impoten, Bara harus menghadapi kenyataan pahit atas kondisi fisiknya di tengah karier yang sempurna. Zoya menjadi saksi perjuangan Bara mencari kesembuhan dalam romance novel ini. Temukan kelanjutan kisah mereka dalam modern novel yang penuh konflik dan rahasia.
Bab 1 dari Jerat Cinta Chef Impoten

Suara berisik alat dapur sudah menjadi makanan sehari-hari seorang Chef. Wajan, spatula, merupakan alat tempurnya. Semua itu adalah rutinitas seorang, Bara Kalandra.

“Pesanan meja nomor 1 dan 4, done!” seru salah satu pelayan bernama Alvin.

Keadaan dapur masih riuh, karena waktu menunjukkan jam makan siang. Peluh yang membasahi wajah Bara, terlihat menarik hampir bagi seluruh wanita. Dengan lengan yang terlihat kokoh saat memegang alat masaknya. Membuat pria itu semakin terlihat seksi bagi kaum hawa.

Memiliki tubuh tegap, kekar dengan tinggi 180 cm, dan jangan lupa wajahnya yang turunan Jerman itu, menambah nilai tambah baginya. Akan tetapi, sampai sekarang, tidak pernah sekalipun dia terlihat menggandeng seorang wanita, kecuali sang sahabat, ibu atau kakak perempuannya.

Tidak ada yang berani bertanya langsung mengenai hal pribadi itu, karena Bara merupakan sosok yang dingin, tak tersentuh. Dia hanya bicara seperlunya, kecuali dengan ibu, kakaknya dan satu sahabatnya, Zoya Caroline.

“Lo pulang ke mana tadi malam?” tanya Zoya penasaran, begitu Bara keluar dari ruang ganti.

Zoya adalah pemilik restoran tempat Bara bekerja. Bukan hal baru bagi para staf melihat Bara dan Zoya yang lengket satu sama lain, meskipun Zoya yang paling banyak berbicara dan menempel pada pria dingin itu.

“Apartemen.” Bara menyahut seadanya.

“Gue boleh nginep di sana? Di rumah gak ada orang, males sendirian,” ucap Zoya dengan penuh harap.

“Hmm.”

Seperti itu kira-kira percakapan Zoya dan Bara sehari-hari. Bara mengenal Zoya sedari kecil, maka dari itu Bara bisa berbicara banyak dengan Zoya. Apalagi Zoya seorang yang ramah, dan sedikit bar-bar. Jauh sekali dari namanya yang sangat anggun.

***

“Tadi malem, mama lo telefon gue. Nanyain anak bujangnya yang gak pulang,” ucap Zoya begitu sampai di apartemen Bara.

“Gue males pulang.” Bara menjawab sembari terus melangkahkan kakinya ke arah kamarnya. Tidak terlalu peduli dengan pertanyaan sahabatnya itu.

“Kenapa?”

“Ujung-ujungnya disuruh nikah.”

“Ya nikah aja kalo gitu,” sahut Zoya dengan membuka seluruh pakaiannya, menyisakan bra dan celana dalamnya saja.

Mereka berdua memang sudah terbiasa seperti itu, dan tidak pernah terjadi apa-apa di keduanya. Bahkan, wajah Bara tidak menunjukkan ekspresi apa pun, datar dan lempeng.

“Gak segampang itu, Zoy!” balas Bara sedikit mengerang.

“Apa karena ... itu?” tanya Zoya hati-hati namun matanya tidak urung melihat ke area privasi Bara.

“Lo udah tau itu!”

“Lo gak ada niatan, sih,” balas Zoya, sedikit menyalahkan pria itu.

Bara merotasikan kedua bola matanya kesal dan malas secara bersamaan. “Udah lah, gue capek! Mau tidur.”

Bara pun memasuki kamarnya, membuka semua yang melekat di badannya untuk mandi, dan beristirahat. Dia begitu lelah, baik fisik dan batinnya.

Mengingat dia yang memiliki keanehan, membuat Bara mengerang frustrasi di bawah guyuran air. Sebenarnya, miliknya bisa terbangun, waktu menonton video dewasa. Akan tetapi, tak seberapa lama sudah lemas, lunglai, bahkan sebelum dia mengeluarkan hasratnya.

Dia telah periksa ke dokter beberapa kali di tempat yang berbeda, tetapi semua hasilnya menunjukkan tidak ada yang salah dan keanehan di dalam tubuhnya, alias normal dan sehat. Itu semakin membuat Bara bingung dan frustrasi memikirkan solusi untuk masa depannya.

***

“Eh! Kebangun, Bar?” sapa Zoya sedikit kaget, begitu melihat Bara keluar kamar.

Bara juga cukup terkejut melihat sahabatnya yang masih belum tidur itu. Namun, dia sangat bisa mengontrol ekspresinya. Dia hanya mengangguk singkat. “Haus.”

“Bokser udah buluk, masih lo pakek aja,” ledek Zoya yang malah fokus dengan bokser yang dipakai sahabatnya itu.

Bara memang hanya memakai bokser saat keluar dari kamarnya, karena Bara suka memakai bokser saja saat tidur. Hal itu memang sudah biasa. Bahkan, mereka hampir tela*njang, dan dilihat satu sama lain. Terlihat sangat di luar nalar, bukan? Hubungan persahabatan di antara keduanya.

“Udah terlanjur nyaman, jadi sayang,” sahut Bara acuh.

Zoya yang sudah terbiasa dengan sikap acuh sahabatnya itu. Ia hanya menghela nafas lelah. Kemudian, dia pamit untuk pergi. “Gue mau keluar bentar lagi.”

“Kemana? Udah malem juga!” Bara memicingkan matanya tajam.

“Cari duda kaya raya, atau brondong juga boleh,” jawab Zoya asal sembari memasang heels miliknya.

“Gila!” sembur Bara tanpa pikir panjang.

Zoya terkekeh geli melihat reaksi sahabatnya itu. Hingga dentingan suara bel, mengalihkan atensi mereka berdua.

“Itu pasti temen gue.” Zoya pun tersenyum lebar dan antusias. Padahal hari sudah malam.

“Jangan sering gonta-ganti pasangan, Zoy!” tegur Bara lembut.

“Habisnya lo gak mau, sih!” sahut Zoya sambi lalu. Kemudian, dia pun memutuskan segera pergi. Sebelum temannya semakin lama menunggunya.

“Dah lah! Gue bisa jaga diri, Bar! Gue berangkat dulu. Bye Bara,” pamit Zoya segera menghampiri temannya.

Bara menghela napasnya melihat kelakuan sahabatnya itu. Menjadi anak tunggal yang sering di tinggal kedua orang tuanya bekerja, membuat Zoya lepas kontrol dan kendali.

Untungnya, sampai saat ini, Zoya masih bisa Bara tangani. Masih di dalam garis batasnya. Semoga saja tidak sampai keluar, karena Bara tidak tahu harus bagaimana menghadapinya.

***

Pagi-pagi buta, Bara dikejutkan oleh gedoran pintu yang brutal. Bisa dipastikan itu adalah Zoya. Entah kali ini dia datang dengan siapa? Masih dalam keadaan sadar atau malah seperti biasanya, teler.

Buru-buru Bara memakai celana training yang tergantung di pintu, dan juga kaos oblongnya. Karena, gedoran pada pintu apartemennya itu tak kunjung berhenti, sampai akhirnya, Bara membukanya.

Tepat sekali dugaannya, Zoya datang dalam keadaan mabuk, bersama temannya. Beruntung, kali ini temannya seorang wanita, dengan pakaian yang kurang lebih sama dengan yang di pakai Zoya. Baju minim bahan, yang memperlihatkan sedikit belahan dadanya, dan juga kaki jenjangnya yang mulus.

“Lo ngerepotin gue terus!” sungut Bara namun tetap memapah Zoya ke dalam salah satu kamar yang ada di apartemennya.

“Makasih, udah bawa Zoya pulang,” ucap Bara kepada teman Zoya tanpa basa-basi.

“Gak ada yang gratis di dunia ini, Tampan,” jawab wanita itu dengan mengerlingkan matanya.

Bara hanya menatap datar wanita yang katanya, teman dari sahabatnya itu. Menunggu apa yang akan dia minta darinya.

“Gimana ... kalau kita bersenang-senang?” bisiknya sensual tepat di telinga Bara. “Mumpung masih pagi dan ... keadaan sepi,” lanjutnya dengan nada sensual.

Tanpa menunggu lama, wanita itu memulai aksinya. Meniup area tengkuk Bara, dan tidak lupa tangannya mulai nakal bermain-main di perut pria itu, dan semakin terus turun ke area privasi Bara. Mengelusnya dari luar.

Bara hanya diam, bukan karena dia menikmatinya. Hanya saja, dia ingin tahu, seberapa mampunya wanita di hadapannya ini menggodanya. Tentunya sama satu hal lagi. Dia ingin menguji dirinya sendiri.

Cukup lama wanita itu menggoda Bara, namun tak ada perubahan yang pasti dengan tubuh Bara. Wanita itu pun kesal karena tak ada reaksi apa pun dari tubuh Bara. Begitu pula dengan Bara yang muak akan dirinya yang tidak berhasrat.

“Pergilah!” usir Bara membuat wanita itu mendengus tak suka.

“Brengsek!” umpat wanita itu marah.

“Lo kurang menarik minat gue!”

Lontaran kalimat yang keluar dari mulut Bara membuat wanita itu semakin kesal, merasa terhina dan berlalu pergi keluar dari unit apartemen Bara dengan cepat.

Brak!

Mendengar pintu yang tertutup kasar membuat Bara menghela napas lelah. Dia muak dengan dirinya sendiri. Dengan mengurai rambutnya ke belakang. Pria itu kembali mengerang frustrasi.

“Mau sampai kapan kamu tidur, little Bara?” monolognya dengan menatap prihatin akan aset masa depannya. Sepertinya, Bara mulai kehilangan akal sehatnya.

Lagi-lagi helaan napas panjang yang Bara keluarkan, karena dia masih harus mengurus sahabat satu-satunya itu. Eh tidak, masih ada Dion yang juga sahabat dari mereka.

Bara menggelengkan kepalanya, melihat posisi tidur Zoya yang sangat urakan. Rambut acak-acakan, kaki yang terbuka lebar memperlihatkan dalaman yang dipakai wanita itu. Belum lagi belahan dadanya yang terlihat menyembul.

“Ada untungnya juga sih, gue aneh. Kalo enggak, lo udah gue jebol sejak dulu, Zoy,” gumam Bara dan mulai membuka high heels Zoya.

Pria mana yang akan tahan, jika melihat pemandangan Zoya yang seperti sekarang dan hampir setiap hari Bara melihatnya. Kecuali, memang pria itu gay atau punya kelainan seperti Bara.

Bara membenarkan posisi tidur Zoya dan menyelimuti wanita itu hingga menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajah. Mengatur suhu AC agar tidak terlalu dingin atau pun panas. Kemudian, pria itu memutuskan hendak keluar dari kamar itu. Tetapi, suara Zoya yang terusik dari tidurnya membuat Bara cukup tersentak.

“Gue suka sama lo, Bar.”

*

*

*

Hai salam kenal saya author baru

Mohon dukungannya dan semoga kalian suka :)

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1
CH. 2
CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Assalamu'alaikum, Mas CEO!
Assalamu'alaikum, Mas CEO!
Dalam romance novel Assalamu'alaikum, Mas CEO!, Hanif harus memilih antara pertunangan bisnis dengan Soraya atau mengikuti keinginan putrinya yang menyukai Ummi Aida. Ikuti konflik billionaire agamis ini dalam webnovel modern yang penuh pilihan sulit dan ketulusan hati.
Bukan Cinta, Hanya Perjanjian Utang
Bukan Cinta, Hanya Perjanjian Utang
Dalam Bukan Cinta, Hanya Perjanjian Utang, Adhitama terjebak pernikahan paksa dengan Riani. Meski awalnya dingin, sebuah tragedi mengubah segalanya. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan Adhit menembus hati Riani dalam kisah modern novel yang penuh emosi dan cemburu.
Dive In You
Dive In You
Dalam Dive In You, Maryam dan Alaska menghadapi tembok besar perbedaan iman. Sebagai romance novel dengan sentuhan young adult, mereka dipaksa patuh pada perjodohan masing-masing. Namun, rasa yang tak punah menguji kesetiaan mereka pada takdir dalam kisah fiksi modern yang penuh dilema ini.
Ikatan Yang Ditakdirkan
Ikatan Yang Ditakdirkan
Dalam Ikatan Yang Ditakdirkan, seorang CEO gynophobic dan wanita misandris terjebak perjodohan demi reputasi dan keluarga. Romance novel modern ini menguji misi mereka antara perceraian atau penerimaan. Baca billionaire romance books ini untuk mengungkap takdir pernikahan mereka.
Mantan Pacar
Mantan Pacar
Dalam novel Mantan Pacar, Clara terjebak dalam mystery hilangnya sang tunangan di kebun anggur mewah. Di tengah rahasia keluarga, ia terikat dengan pria berbahaya. Baca romance novel ini untuk mengungkap kebenaran yang mengancam nyawa dalam kisah modern novel yang penuh intrik.
Mendapatkan Cinta Suamiku
Mendapatkan Cinta Suamiku
Dalam web novel Mendapatkan Cinta Suamiku, Shirley bertekad memenangkan hati Charles meski dituduh hanya mengincar harta. Di tengah konflik modern novel ini, ia berjuang membuktikan ketulusannya. Akankah ia berhasil mengubah kebencian menjadi cinta? Baca romance stories ini selengkapnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
[Dijuluki] Setelah Cerai, Tuan CEO Memohon Aku Kembali
Setelah setahun pernikahan rahasia, dia menyadari bahwa dia hanya menjadi gantinya di hatinya, bukan cahaya bulan putih yang sejati. Dia memutuskan dengan tegas untuk mengakhiri, tetapi setelah menandatangani surat cerai, dia menyesal!
Memilih Cinta Tersembunyi
Memilih Cinta Tersembunyi
Abby dibesarkan oleh Nicholas setelah ditinggalkan orang tuanya sejak kecil. Dia keliru menganggap ketergantungannya pada Nicholas sebagai cinta, sehingga membuat keluarga Nicholas mengasingkannya ke luar negeri selama bertahun-tahun. Setelah pulang ke tanah air, dia mendapati keluarga Nicholas difitnah oleh musuh. Untuk membalas kebaikan Nicholas, Abby menjadi kekasih gelap seorang penerus kekuasaan yang berpengaruh bernama Johnny, tanpa sadar bahwa pria itu ternyata telah lama mencintainya. Berkat perhatian dan kasih sayang tulus Johnny, hati Abby akhirnya luluh dan dia pun memahami arti cinta yang sesungguhnya.
Pernikahan Kilat dengan CEO Misterius
Pernikahan Kilat dengan CEO Misterius
Pada hari pernikahannya, Katherine mendapati pengantin prianya, Alan, akan menikahi orang lain. Dia menghadapi serangkaian peristiwa yang menyayat hati termasuk dieksploitasi oleh keluarga Alan, dikhianati oleh sahabatnya, dan dibebani dengan utang. Seorang pria tua menawarkan sejumlah besar uang untuk menikahi Katherine. Ketika mereka menghadapi ejekan dari para penonton, Jonny, cucu pria tua itu, muncul untuk menikahi Katherine atas perintah kakeknya. Salah paham Katherine menjadi penggali emas yang menipu pria tua, Jonny awalnya menyembunyikan identitas aslinya sebagai taipan bisnis untuk tinggal bersama Katherine. Namun seiring berjalannya waktu, dia mendapati dirinya perlahan tertarik padanya ....
Jadikan Suamimu Milikku
Jadikan Suamimu Milikku
Seorang karyawan magang di perusahaan yang terkenal bosnya gampang marah, tetapi sangat cakap dan seksi. Tapi dia segera mengetahui bahwa orang itu pernah menindasnya di masa lalu. Jadi dia bertekad untuk membalas dendam.
Menyesal Putus Hubungan
Menyesal Putus Hubungan
Setelah dibawa kembali ke Keluarga Jaman oleh orang tua kandungnya, Mia Jaman dirundung hingga meninggal. Setelah terlahir kembali, dia mengumpulkan kekayaan dengan membeli rumah dan emas berdasarkan ingatan masa lalunya. Dia memenangkan kejuaraan dalam sebuah kompetisi dengan lagu aslinya dan sukses membuat platform video pendek. Dia pun menyerang balik serangan jahat Keluarga Jaman, mengungkap rencana Rika Jaman, pada akhirnya menolak mengakui hubungan dengan Keluarga Jaman, lalu pergi dengan ayah angkat, sehingga Keluarga Jaman sangat menyesal.
Cinta dan Dosa Sang Kembar
Cinta dan Dosa Sang Kembar
Dibius oleh saudari kembarnya sendiri, Lily, Laura dipaksa melakukan cinta satu malam dengan Sebastian hingga hamil empat anak. Saat dia pingsan usai melahirkan Dylan dan Gabby, Lily mencuri bayi-bayi itu dan membawanya kepada Sebastian, mengaku dialah wanita malam itu. Yang tak dia sangka, Laura ternyata masih hidup dan berhasil melahirkan dua anak lagi: Ivy dan Noah. Tujuh tahun kemudian, Laura yang kini menjadi orang penting, pulang ke tanah air dengan identitas tersembunyi untuk mencari anak-anaknya. Tanpa disengaja, keempat anak itu pun bertemu. Ivy dan Noah dibawa pulang Sebastian, sementara Dylan dan Gabby justru berada di rumah Laura...