Logo
Mantan Pacar
Mantan Pacar

Mantan Pacar

62 Bab
Tamat
Dalam novel Mantan Pacar, Clara terjebak dalam mystery hilangnya sang tunangan di kebun anggur mewah. Di tengah rahasia keluarga, ia terikat dengan pria berbahaya. Baca romance novel ini untuk mengungkap kebenaran yang mengancam nyawa dalam kisah modern novel yang penuh intrik.
Bab 1 dari Mantan Pacar

Mobil berjalan pelan di jalan tanah yang membelah kebun-kebun anggur. Di kedua sisi, tanaman anggur tampak membentang sejauh mata memandang, lautan teratur warna hijau dan coklat yang beraroma janji dan rahasia terkubur.

Martina, adik perempuanku, menggenggam tanganku dengan campuran harapan dan gugup. Dia, dengan mimpinya yang masih utuh; aku, dengan mimpiku yang sudah terkemas rapi dalam kotak sinisme dan ambisi.

"Kamu tahu?" bisiknya, dengan suara yang masih percaya bahwa yang baik selalu datang. "Tempat ini luar biasa. Semua terlihat seperti di film."

Aku tersenyum, merasa menang, meski bibirku tak ingin mengungkapkan apa yang kurasakan. Mewah, iya. Tapi juga seperti sangkar. Perkebunan ini bukanlah kastil dongeng, melainkan jebakan yang berkamuflase dengan kemewahan, dan sebentar lagi aku akan memimpin.

"Penjara yang indah," kataku dengan sarkasme. "Dua bulan di sini, Martina. Dua bulan untuk mengenal keluarga sebelum pernikahan."

Dia menatapku bingung.

"Kenapa?"

"Karena bagiku ini bukan soal mengenal keluarga. Aku di sini untuk memperluas wilayah dan menikmati semua yang suatu hari nanti akan menjadi milikku. Cincin, kekayaan, nama keluarga. Aku tak peduli apakah aku suka Marco atau tidak."

Martina menelan ludah dan mengalihkan pandangan ke pemandangan yang tampak abadi.

Perkebunan Leone adalah monumen pengendalian. Setiap batu, setiap ranting tanaman anggur yang dipangkas, setiap tirai beludru di jendela, ada di sana untuk mengingatkan siapa yang memerintah dan siapa yang patuh. Aku hampir menjadi bagian dari roda gigi itu.

Saat tiba di pintu besar besi tempa, seorang wanita dengan ekspresi datar menyambut kami. Seragamnya rapi dan matanya dingin, tidak menyembunyikan penilaian yang tak disembunyikan oleh siapa pun selain dirinya.

"Selamat datang di rumah, Nona," katanya dengan suara yang berusaha ramah tapi hanya setengah sopan.

Saat aku menata diri di kamar yang diberikan, kulihat Martina tak bisa berhenti memperhatikan setiap detail: furnitur antik, karpet yang meredam suara langkah kami, lilin gantung dengan cahaya redup yang menerangi dengan aura hampir seperti hantu.

Begitu kami keluar ke ruang makan, keluarga sudah berkumpul. Tidak banyak orang, tapi cukup untuk membuat kami merasa diawasi.

Marco ada di sana, berpakaian rapi, dengan senyum yang terkekang tapi tak sampai ke matanya. Saat melihatku, dia mengangguk sedikit tanpa mendekat terlalu jauh.

Ketegangan di antara kami hampir bisa dirasakan, meskipun kebanyakan orang seolah tidak menyadarinya atau memilih pura-pura semuanya normal.

Di antara bisikan dan tatapan yang tertukar, percakapan berputar pada persiapan pernikahan, menu, gaun, dan waktu yang tersisa sebelum latihan terakhir.

Tapi aku tak bisa berhenti mengamati. Bukan mereka, tapi diriku sendiri dalam cermin retak tentang siapa yang ingin aku jadi. Clara, wanita yang menerima menikah dengan pria yang hampir tidak dikenal, bukan karena cinta, tapi karena janji stabilitas dan kekuasaan.

Tiba-tiba, seorang pria tinggi dan pendiam masuk ke ruangan. Langkahnya mantap, sikapnya mengesankan. Dia Nicolo, kakak Marco. Tatapannya melintasi ruangan dan berhenti padaku seolah menimbang setiap kata yang belum terucap.

Dia tak bicara, tak tersenyum, hanya mengangguk dengan keseriusan yang membuat darahku membeku.

"Jadi ini tunangannya," bisik seseorang di sampingku. "Clara, kan? Selamat datang di Leone."

Aku merasakan keringat dingin mulai mengalir di punggung. Bukan karena panas musim panas Italia, tapi tekanan tak terlihat dari permainan yang baru saja dimulai.

Malam itu, saat perkebunan tertidur di bawah sinar bulan, pikiranku terus berputar memikirkan semua yang kulihat: tatapan, keheningan, tawa paksa, dan udara tebal rahasia yang siap meledak.

Aku tahu cerita ini tak akan berakhir dengan "dan mereka hidup bahagia selamanya." Sesuatu yang gelap tersembunyi di balik tembok itu.

Dan aku siap untuk mengetahuinya. Meski itu berarti menjadi versi terburuk dari diriku sendiri.

Pagi berikutnya muncul dengan matahari yang begitu terik seolah mencoba membersihkan sudut gelap perkebunan. Tapi udara segar pun tak mampu menghilangkan perasaan bahwa kami diawasi, dinilai.

Martina dan aku bangun pagi. Dia senang menjelajahi taman, aku bertekad menyusun rencana dalam pikiranku.

Saat turun ke dapur, rumah sudah sibuk dengan pegawai yang menyiapkan semuanya untuk resepsi hari itu. Aroma roti baru dan kopi kuat membuatku berpikir tentang sesuatu selain sangkar yang menungguku, tapi itu hanya sesaat.

Saat memperhatikan para pelayan, kulihat beberapa mengalihkan pandangan saat aku melewati, seolah menyimpan rahasia yang tak ingin mereka bagi. Lalu kudengar bisikan, potongan kata: "Marco," "latihan terakhir," "semua harus sempurna."

Gemetar menyusuri punggungku. Meski belum kutahu, potongan-potongan mulai menyatu.

Tiba-tiba, Nicolo muncul di ambang dapur, sosoknya terpotong oleh cahaya halaman. Dia berpakaian sederhana tapi rapi, dan tatapannya langsung menangkapku.

"Clara," katanya pelan hampir berbisik. "Aku harap kau menyukai perkebunan ini."

Aku menjawab "ya" dengan sederhana, menyembunyikan getaran yang kurasakan. Ada sesuatu dalam dirinya, cara matanya terus mencari jawaban dari diriku, yang membuatku gelisah.

Saat dia pergi, udara menjadi lebih berat. Indraku semakin tajam: keringat di tangan, napas cepat, dan perut yang berdenyut-aku tahu itu takut yang bersembunyi sebagai antisipasi.

Sepanjang hari, Martina dan aku berkeliling properti, tapi aku tak bisa berhenti mencuri pandang ke jendela, berharap melihat Marco muncul kapan saja.

Malam itu, di kamarku, keheningan hanya terputus oleh detak jantungku yang cepat. Pikiran membawaku pada kenangan samar, potongan percakapan dengan ibuku tentang sesuatu yang tak kuerti saat itu: "Dia bukan seperti yang terlihat..."

Memori yang retak meninggalkanku dengan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

Aku tahu "dia" itu adalah Marco, tunangan yang hampir menjadi pusat badai yang tak bisa kubayangkan.

Dan saat bulan menerangi perkebunan, aku bertanya-tanya apakah aku benar-benar ingin menjadi bagian dari cerita itu... atau hanya pion dalam permainan kebohongan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada
Dalam novel romantis misteri Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada, sang protagonis meninggal akibat serangan asma saat Reza, yang membawa obatnya, justru menemani wanita lain. Penyesalan terlambat datang saat Reza mencari tahu kebenaran kehamilannya. Baca novel online gratis ini sekarang.
Forced Marriage
Forced Marriage
Dalam romance novel Forced Marriage, CEO Joan Arkan terobsesi memiliki Liza Nathalia meski ditolak. Setelah kejadian fatal yang membuat Liza hamil, pernikahan paksa tak terelakkan. Simak kisah billionaire romance books ini tentang perebutan cinta dan konsekuensi pengkhianatan.
Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku
Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku
Dalam Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku, seorang gadis polos terpaksa mengabdi pada CEO demi ayahnya. Billionaire romance novels ini mengisahkan misi mengandung ahli waris di tengah rahasia kelam. Baca web novel ini untuk melihat pilihan sulit antara harga diri dan cinta.
Godaan kakak iparku
Godaan kakak iparku
Dalam novel modern Godaan kakak iparku, aku terjebak kekangan kakak ipar yang posesif. Di balik perhatian berlebihnya, tersimpan sebuah mystery story yang mengancam. Temukan kebenaran di balik rahasia gelap ini saat membaca romance novel yang penuh ketegangan dan pilihan sulit.
Hold My Hand
Hold My Hand
Dalam Hold My Hand, Khanza menghadapi dilema perasaan pada kakaknya setelah orang tua mereka tiada. Hubungan persaudaraan tanpa ikatan darah ini diuji saat Barra terjerat kasus pembunuhan. Baca romance novel penuh misteri ini dalam koleksi online novel kami sekarang.
Jovanca Sang Penggoda
Jovanca Sang Penggoda
Dalam novel modern Jovanca Sang Penggoda, seorang yatim piatu memanfaatkan kecantikannya demi keluar dari kemiskinan. Namun, aksinya memikat pria beristri justru menjebaknya dalam konflik rumit saat ia jatuh cinta pada pria lain. Baca romance novel ini untuk mengikuti pelarian Jovanca.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Manjakan Aku, Tuan Niki
Manjakan Aku, Tuan Niki
Setelah menjalin hubungan selama 10 tahun, wanita ini dikhianati oleh kekasihnya demi kekuasaan dan uang. Dalam keterpurukan dan mabuk berat, ia tidak sengaja menghabiskan malam dengan seorang pria misterius—yang ternyata adalah presiden. Sejak pertemuan tak terduga itu, hidupnya berubah total, karena sang presiden mulai mendominasi pikirannya dan hatinya. Drama ini menghadirkan konflik cinta, kekuasaan, dan ketergantungan emosional yang memikat. Dengan alur cerita yang cepat dan mendalam, Manjakan Aku, Tuan Niki menjadi salah satu drama pendek terpopuler di platform MiniShort. Cocok untuk Anda yang menyukai tema romansa penuh ketegangan dan karakter pria dominan. Setiap episodenya berdurasi singkat namun intens, membuat penonton betah mengikuti dari awal hingga akhir. Tonton sekarang di MiniShort – tanpa perlu download atau daftar akun. Nikmati pengalaman menonton drama pendek yang praktis dan seru di mana saja, kapan saja!
Memilih Cinta Tersembunyi
Memilih Cinta Tersembunyi
Abby dibesarkan oleh Nicholas setelah ditinggalkan orang tuanya sejak kecil. Dia keliru menganggap ketergantungannya pada Nicholas sebagai cinta, sehingga membuat keluarga Nicholas mengasingkannya ke luar negeri selama bertahun-tahun. Setelah pulang ke tanah air, dia mendapati keluarga Nicholas difitnah oleh musuh. Untuk membalas kebaikan Nicholas, Abby menjadi kekasih gelap seorang penerus kekuasaan yang berpengaruh bernama Johnny, tanpa sadar bahwa pria itu ternyata telah lama mencintainya. Berkat perhatian dan kasih sayang tulus Johnny, hati Abby akhirnya luluh dan dia pun memahami arti cinta yang sesungguhnya.
Madu Beracun Takdir
Madu Beracun Takdir
Eric terlahir kembali dengan ingatan masa lalu. Kali ini, dia tak akan tertipu lagi oleh senyum manis Vera yang ternyata bersekongkol dengan Nigel untuk membunuhnya lewat makanan beracun. Sementara Caroline yang setia justru mengungkapkan perasaannya di detik-detik terakhirnya. Kini dengan kesempatan kedua, Eric membongkar kebusukan mereka, mengakui cinta pada Caroline yang sejati, dan memastikan para pengkhianat mendapat ganjaran setimpal.
Selamat Tinggal, Aku Akan Menikah
Selamat Tinggal, Aku Akan Menikah
Berawal dari sebuah kebaikan kecil, Eva diam-diam mencintai Ruben selama lima tahun. Dia rela menjadi simpanan Ruben, tapi hati Ruben tetap milik Jodi. Saat melihat Ruben melamar Jodi di depan umum, hancur hati Eva. Dia pun memutuskan pergi dan menikah dengan pria lain yang jauh darinya. Barulah setelah kepergiannya, Ruben tenggelam dalam penyesalan yang mendalam.
Kuceraikan Suamiku demi Sang Kanselir
Kuceraikan Suamiku demi Sang Kanselir
Gloria mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan suaminya, Felix. Namun, obat itu butuh dua dosis dengan jeda tiga tahun agar sembuh total. Felix sudah meminum dosis pertama, sementara dosis kedua bisa menyelamatkan Perdana Menteri yang diracun. Di sisi lain, dengan dalih 'kebajikan', Felix memaksa Gloria turun takhta sebagai istri sah demi memberi jalan bagi Putri Kingsfall. Kini dengan obat di tangannya, akankah dia memberikannya pada sang suami atau langsung menceraikannya?
Jenderal, Istrimu Kabur Lagi! (Sulih Suara)
Jenderal, Istrimu Kabur Lagi! (Sulih Suara)
Semua orang mengira istri sang Jenderal Muda hanyalah gadis desa yang polos dan penurut. Ia bahkan berkata, “Istriku itu lembut, tidak tahu soal pengobatan atau senjata.” Tapi kenyataan berkata lain! Istrinya justru membuat para nyonya sosialita iri, menyembuhkan orang dengan keahlian pengobatan dan menumpas musuh dengan pistol di tangan. Sementara sang jenderal terus menyangkal dengan percaya diri—sambil berlutut. Sebuah romansa kocak antara suami halu dan istri luar biasa.