Logo
Jangan Salahkan Aku Pergi
Jangan Salahkan Aku Pergi

Jangan Salahkan Aku Pergi

42 Bab
Tamat
Dalam novel modern Jangan Salahkan Aku Pergi, Merrisa Amalia menghadapi kenyataan pahit usai malam pernikahan. Adi ternyata telah memiliki istri dan anak. Mer kini harus menentukan nasibnya di tengah pengkhianatan ini. Baca romance novel ini di platform read novels online kami.
Bab 1 dari Jangan Salahkan Aku Pergi

"Saya terima nikah dan kawinnya Merrisa Amalia binti Adan dengan mas kawin cincin emas seberat lima gram dan uang tunai sebesar lima puluh juta rupiah dibayar tunai."

Adinandya Kharisma Putra mengucapkan kalimat kabulnya dengan hanya satu tarikan napas saja, tentu saja hal itu membuat sang mempelai wanita benar-benar merasa bangga dan juga bahagia.

"Bagaiaman para saksi?" tanya pak penghulu.

SAH! "

Kata itu seakan mengalun indah di gendang telinga Merrisa Amalia. Dia begitu senang, karena akhirnya dia bisa menikah dengan lelaki yang melamarnya secara baik-baik ke rumahnya.

Lelaki dewasa yang terpaut usia tiga belas tahun dengannya. Lelaki dewasa yang sudah berhasil menaklukan hati seorang Merrisa Amalia.

Lelaki itu, memang baru saja dikenalnya selama 3 bulan. Akan tetapi, lelaki itu sangat baik dan dia begitu perhatian terhadap Merrisa.

Lelaki itu juga sangat baik terhadap pak Adan, bapaknya Merrisa. Lelaki itu juga sangat baik terhadap Johan, adiknya Merrisa.

Merrisa pun langsung jatuh hati terhadap kebaikan lelaki itu, Merrisa menyukai sifat lelaki itu yang dia rasa sangat lembut dan berwibawa.

"Akhirnya, Sayang. Kamu sudah sah menjadi istriku, bersiaplah." Bisik Adinandya tepat di telinga Merrisa.

Merrisa terlihat tersipu malu, dia jadi membayangkan hal yang tidak-tidak gara-gara ucapan Adi. Adi yang melihat akan hal itu langsung terkekeh, dia merasa begitu gemas ketika wanita yang kini baru saja sah menjadi istrinya itu tersipu malu karena ulahnya.

Pernikahan sederhana yang Adinandya rencanakan dengan matang pun telah terlaksana, dia memang sengaja tak mengundang banyak orang.

Dia beralasan, bahwa dia tidak ingin melakukan pernikahan secara besar, karena ingin melaksanakan acara pernikahannya dengan khidmat yang hanya dihadiri oleh pihak keluarga inti saja.

Merrisa pun setuju, kerena dia memang tidak terlalu suka akan keramaian. Lagi pula, menurut Merrisa uang untuk acara resepsi mending ditabung saja buat masa depan daripada dihamburkan secara sia-sia.

Toh yang terpenting masa setelah mereka menikah nanti seperti apa. Bukan tentang pernikahannya semewah apa.

Semua rangkaian acara dilaksanakan dengan khidmat. Walaupun tak banyak tamu yang datang, seakan tak mengurangi kebahagiaan dari Merrisa dan juga Adinandya.

Bahkan, sepanjang acara berlangsung Merrisa dan Adinandya terlihat sangat senang, begitupun dengan pak Adan dan juga Johan, adik dari Merrisa.

"Kamu senang, Mer?" tanya Adi.

"Tentu," jawab Mer tersipu-sipu.

Sepanjang acara resepsi pernikahan yang digelar secara sederhana berlangsung, Adi dan juga Mer terus saja tersenyum dengan begitu bahagia.

Mer terlihat begitu lengket kepada pria yang baru saja mengesahkan dirinya sebagai istrinya, Adi juga memperlakukan Mer dengan penuh cinta selama acara berlangsung.

Tentu saja hal itu membuat keduanya terlihat merasakan kebahagiaan yang tiada tara, hingga tidak lama kemudian acara resepsi pernikahan sudah berakhir. Adi menghampiri pak Adan dan juga Johan, dia ingin berpamitan dan meminta izin untuk memulai rumah tangga mereka.

"Pak, izinkan saya membawa Mer ke rumah saya. Saya ingin berumah tangga secara mandiri dengan Mer," ucap Adi.

Mer merasa terharu mendengar ucapan dari Adi, ternyata Adi begitu sopan saat meminta izin kepada bapaknya.

Pak Adan tersenyum, lalu menepuk pelan pundak lelaki yang baru saja menjadi menantunya. Pria yang dia rasa bisa menuntun putrinya menjadi istri yang sholeha.

"Silakan, Nak. Bawalah istrimu pergi ke rumahmu. Akan tetapi, bapak minta tolong jaga anak Bapak dengan baik. Bahagiakan dia, buatlah dia menjadi istri yang patuh terhadap suaminya."

Pak Adan berpesan kepada lelaki yang baru saja menjadi menantunya, tentunya dia meminta menantunya tersebut untuk membahagiakan putri tersayangnya.

Adi terlihat menganggukan kepalanya, sebagai tanda setuju dengan apa yang diucapkan oleh mertuanya.

"Pasti, Pak. Saya sangat menyayangi istri saya, saya pasti akan berusaha untuk membahagiakan putri Bapak. Kalau begitu, kami permisi, Pak." Adi langsung mencium punggung tangan pak Adan.

Adi juga tak lupa berpamitan dengan Johan, adik laki-laki Merrisa yang kini tengah menjadi adik iparnya. Pria itu terlihat menatap Adi dengan tatapan penuh harap, dia berharap jika Adi mampu membahagiakan kakak perempuannya itu.

"Abang pulang dulu, kalau kamu sempat mainlah ke rumah." Pamit Adi pada Johan seraya menepuk pundak adik iparnya.

"Iya, Bang. Jaga Kakak aku dengan baik ya, jangan sakiti dia," pinta Johan pada Adi.

"Pasti!" jawab Adi dengan yakin.

Sebelum Mer ikut ke rumah Adi, Mer memeluk bapaknya dengan erat. Dia juga memeluk adiknya dengan sangat erat, Mer sebenarnya merasa sangat berat untuk meninggalkan mereka berdua.

Bahkan air Mata Mer kini mulai turun dan membasahi kedua pipinya, Mer dengan cepat mengusap air matanya, lalu melerai pelukannya.

"Mer pergi, Bapak sama Johan jaga diri baik-baik." Mer berucap dengan suara yang serak, karena dia terus saja menangis.

"Kakak, tenang saja. Ada johan yang akan jaga Bapak, Kakak berbahagialah dengan kehidupan baru Kakak." Johan tersenyum seraya mengusap lengan Mer dengan penuh kasih.

Mer langsung tersenyum, dia senang karena ternyata adiknya sudah dewasa. Walaupun Mer berat untuk meninggalkan mereka, Mer harus ikhlas. Karena hari ini dia telah melepaskan masa gadisnya, dia juga sudah menjadi seorang istri dari Adinandya Kharisma Putra.

Sudah tidak mungkin lagi jika dia masih harus bermanja pada bapak dan adiknya lagi. Mer juga sadar jika dia sudah mempunyai tanggung jawab yang baru, dia sudah harus patuh terhadap suaminya itu.

"Pergilah, Nak. Berbahagiah dengan suami kamu," ucap Pak Adan.

Setelah berpamitan kepada pak Adan dan juga Johan, Mer langsung masuk ke dalam mobil milik Adi. Lalu, dia duduk di bangku samping kemudi.

Setelah memastikan jika istrinya sudah masuk ke dalam mobilnya dengan benar, Adinandya pun langsung melajukan mobilnya menuju kediamannya.

Sepanjang perjalanan menuju rumah Adi, Mer terlihat sangat bahagia. Senyum pun, tak pernah pudar dari bibirnya. Walaupun memang pada awalnya sempat dia merasakan kesedihan karena baru saja berpisah dengan kedua lelaki yang dia sayang.

Sesampainya di rumah Adi, Mer langsung diajak ke dalam kamar utama oleh suaminya. Semua barang-barang yang mereka bawa, langsung dirapikan oleh asisten rumah tangganya.

Adi yang terlihat tak sabar langsung menggendong istrinya, Mer. Adi menidurkan Mer di atas kasur berukuran besar milik Adi.

"Mas mau apa?" tanya Mer saat melihat Adi mulai mengungkung pergerakan tubuhnya.

Adi dengan tidak sabarnya langsung mengunci pergerakan tubuh Mer, tentu saja hal itu membuat Mer tidak bisa bergerak dengan bebas.

"Sayang, Mas, pengen. Mas mau kamu, Mas udah ngga tahan." Adi langsung menautkan bibirnya tanpa mendengarkan Mer mau berbicara apa.

Mer yang tahu dengan apa yang diinginkan oleh suaminya dengan senang hati langsung menyambut tautan bibir suaminya itu, dia mengimbangi permainan bibir suaminya yang dirasa begitu lihai.

"Mas!" erang Mer kita pagutan bibir mereka terlepas.

Mer terlihat terengah-engah, dia seolah kehabisan napas karena Adi mencium bibir Mer dengan tidak sabarnya.

"Apa, Yang? Mas udah ngga tahan, sekarang ya?" pinta Adi yang mulai membuka gaun pengantin yang dipakai oleh Mer.

"Iya, Sayang. Aku tahu kalau kamu udah pengen banget, tapi... izinkan aku untuk membuka gaun pengantinnya dulu. Izinkan aku untuk mencuci muka terlebih dahulu," ujar Mer.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona
Dalam Asisten Pribadi CEO yang Terlalu Mempesona, Wilona harus menghadapi Marten, CEO arogan, demi biaya pengobatan anaknya. Romance novel ini mengisahkan rahasia janda beranak satu di tengah obsesi sang billionaire. Simak kisah mereka di webnovel populer ini.
CINTA DI ANTARA TASBIH DAN ROSARIO
CINTA DI ANTARA TASBIH DAN ROSARIO
Dalam CINTA DI ANTARA TASBIH DAN ROSARIO, dua insan terjebak pilihan sulit akibat perbedaan keyakinan. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mereka menghadapi garis takdir yang memisahkan. Temukan kisah mereka di webnovel modern novel yang penuh dilema dan air mata ini.
Rembulan Untuk Mantan Pramuria
Rembulan Untuk Mantan Pramuria
Dalam Rembulan Untuk Mantan Pramuria, Dewi berusaha menata hidup baru bersama Dimas setelah masa lalu yang kelam. Dimas harus memperjuangkan restu keluarga demi menikahi pilihannya. Simak kisah romance novel ini di web novel kami, sebuah modern novel tentang ketulusan dan pengabdian.
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam
Dalam novel romantis Saat Lilin Menyala, Cinta Padam, pernikahan enam tahun hancur saat sang istri mengetahui perselingkuhan suaminya di hari ulang tahunnya. Menghadapi pengkhianatan pahit ini, ia harus menentukan sikap. Baca cerita romantis ini di platform novel web terpopuler.
Scarlet Regret
Scarlet Regret
Dalam Scarlet Regret, Kayshila terjebak tuduhan kriminal saat sahabatnya ditemukan koma. Menghadapi dendam Adrik Abraham, ia harus mengungkap misteri di balik pengkhianatan ini. Baca romance novel penuh teka-teki ini di platform online novel untuk mengikuti perjuangan Kayshila.
SEDUCING HOT DUDA
SEDUCING HOT DUDA
Dalam romance novel SEDUCING HOT DUDA, Verena nekat mengejar paman sekaligus musuh ayahnya demi cinta. Meski terhalang usia dan restu, ia bertekad menaklukkan pria dewasa ini. Simak kisah modern novel ini dan baca buku online free untuk melihat akhir perjuangan Verena.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Penyesalan di Balik Akta Cerai Palsu
Penyesalan di Balik Akta Cerai Palsu
Setelah sebuah kecelakaan mobil, Kay divonis mengalami afasia. Sementara, demi menyenangkan hati kekasih barunya, suaminya justru mengajaknya bercerai dengan alasan palsu. Dia sama sekali tak sadar bahwa perasaan Kay padanya telah lama membeku. Begitu mendengar kabar itu, Nathan, sang pewaris tunggal keluarga Ford, langsung terbang pulang dan melamar Kay. Ketika mantan suaminya Kay akhirnya menyadari kebenaran, semuanya sudah terlambat, dan Kay juga telah pergi untuk selamanya.
Putraku atau Hidupku?
Putraku atau Hidupku?
Yana Tandio menemukan bayi yang ditelantarkan dan membesarkannya seorang diri sebagai Musa Tandio. Bertahun-tahun kemudian, saat Musa menikah, ibu kandungnya muncul dan menuntut kembali anaknya. Terjebak di antara kebohongan, pengkhianatan, dan perasaan yang salah paham, Yana memutuskan untuk mengorbankan segalanya. Kini, satu-satunya jalan untuk melindungi Musa adalah pengorbanan terakhirnya — yang akan mengubah hidup mereka selamanya.
Berlabuh ke Musuh Hati
Berlabuh ke Musuh Hati
Demi menyelamatkan Sam, kaki Sella patah. Namun, ia malah disalahpahami dan disakiti oleh Sam. Dengan bantuan Gian, Sella bangkit membalas. Saat Sam sadar, segalanya sudah terlambat. Sella memilih Gian, dan Sam hidup sendiri dalam penyesalan. Kisah ini sarat cinta, luka, dan balas denda.
Dari Malam Itu Hingga Selamanya
Dari Malam Itu Hingga Selamanya
Seorang mahasiswi miskin bernama Viona, yang hidupnya serba kekurangan, bertekad untuk mendapatkan uang demi biaya kuliahnya. Ia menerima kesepakatan yang tak masuk akal: menghabiskan satu malam bersama Elvan, satu-satunya pewaris Grup Santosa. Meskipun Elvan adalah pria yang dikutuk dengan kemandulan, dokter justru memberinya kabar gembira bahwa dia mengandung anak kembar. Sejak saat itu, hidup Viona berubah total...
[Versi suara dubbing] Bisikan Cinta
[Versi suara dubbing] Bisikan Cinta
Menantu yang menyembunyikan identitasnya selama lima tahun, ditolak oleh istrinya. Setelah terluka parah saat membela negara, dia melihat istrinya bersiap menikah lagi; ketika kebenaran terungkap, istrinya menyesal. Menantu itu direinkarnasi, menolak permintaan rekonsiliasinya, dan memilih penyelamatnya.
Tak Mau, ya Tunggu Bangkrut!
Tak Mau, ya Tunggu Bangkrut!
Ketua Karawan yang bernama Andre Lukman terluka parah dalam perampokan, untungnya dia diselamatkan oleh kepala Keluarga Tanadi. Demi membalas budi, Andre memutuskan untuk mengobati Febri selaku nona Keluarga Tanadi, bahkan membawa kejayaan besar bagi Grup Tanadi. Hanya saja, Febri tidak tahu berterima kasih, dia terus mempersulit Andre sampai Andre memutuskan kembali ke Karawan dan tidak lagi mengobati Febri. Setelah tidak mendapatkan pengobatan, Febri hanya bisa mencari cara lain dan memohon pada Karawan, hanya saja dia tidak tahu bahwa Andre ternyata...