Logo
Istri Kedua Sang Billionaire
Istri Kedua Sang Billionaire

Istri Kedua Sang Billionaire

41 Bab
Tamat
Dalam Istri Kedua Sang Billionaire, Hana terbangun di samping pria asing meski ia belum menikah. Menghadapi skandal di dunia modern, ia terjebak dalam tuntutan status istri kedua. Baca billionaire romance novels ini untuk mengungkap misteri di balik pertemuan mereka di web novel ini.
Bab 1 dari Istri Kedua Sang Billionaire

Hana merasa kepalanya begitu pusing. Pandangannya buram dan dunia seakan sedang mengalami gempa besar. Blur, itulah penglihatannya kini. Masa iya angka satu terlihat jadi angka sebelas. Berjalan sempoyongan melewati orang-orang yang kadang bertabrakan dengannya.

"Sialan banget mereka, ini pasti masukin sesuatu ke dalam gelas minuman gue!" Ia terus mengumpat saat berjalan sambil berpegangan pada dinding dan beberapa pintu kamar.

"Ck, ini kamar gue yang mana, nih? Elahh ..."

Menatap angka-angka yang terpampang di depan pintu kamar, tapi tak terlihat begitu jelas. Gaswat juga, kan, kalau ia salah kamar.

Saat tangannya menyentuh salah satu pintu, tiba-tiba malah terbuka begitu saja. Ia tersenyum. "Sepertinya kali ini gue nggak salah kamar," ujarnya segera melangkah masuk.

Hels yang dikenakannya ia tanggalkan, berlanjut dengan gaun hingga hanya meninggalkan sebuah tanktop dan short pant tipis. Badannya seakan

remuk dan istirahat adalah hal terindah yang akan ia lakukan.

"Good night," gumamnya tersenyum manis, kemudian langsung merebahkan badannya di kasur dan bergumul ke dalam selimut tebal.

Sebuah sentuhan tiba-tiba dirasakan Hana di tubuhnya ... membuat matanya yang mengantuk, seakan diajak untuk terbuka lebar. Kepalanya pusing, tapi dirinya berusaha untuk sadar. Ya, mungkin ini baru dua jam dirinya tidur. Mencoba mengingat kembali, kalau saat ini ia sedang berada di kamar, tapi siapa yang menyentuhnya? Dan harus diingat kalau dirinya belum punya suami, loh, ya.

Hana berusaha untuk tak yakin dengan apa yang dialaminya kini, tapi rengkuhan itu semakin erat ia rasakan dari arah belakangnya. Ia menelan Saliva nya dengan susah, sebelum akhirnya memantapkan diri untuk melihat benda apa yang kini menempel di badannya.

Bola matanya seakan mau lepas dari sarangnya, saat mendapati penampakan yang ada di badannya. Iya, benar sekali ... sebuah tangan kekar sedang memeluknya erat. Dan ia bisa memastikan kalau si pemiliknya adalah seorang cowok. Berusaha untuk tak kaget, tapi apalah daya, mulutnya tak bisa ditahan untuk tak berteriak.

Teriaknya menggema dengan nada setinggi mungkin. Kalau bisa, ia ingin membuat semua orang di hotel ini mendengar teriakannya. Asli, ini kagetnya pake banget. No kw kw.

Langsung saja, tanpa komando ia beranjak dari posisi tidurnya sambil menarik selimut, untuk menutupi tubuhnya dan menjauh dari posisi tempat tidur.

Saat berbalik badan, justru dirinya malah dihadapkan dengan penampakan yang lebih mengejutkan lagi. Bukan hantu ataupun sejenisnya, tapi bisa membuat otak sehat jadi berbelok arah. Seorang cowok dengan kondisi setengah telanjang ... bukan, lebih tepatnya dia hanya mengenakan daleman dibagian bawah, kini ada di depan matanya.

"Ini gila! Tiba-tiba gue bangun dengan seorang cowok yang ... sulit dipercaya," gumamnya sambil menggigit bibir bawahnya.

Cowok itu menatap garang kearah Hana sambil menutupi badannya dengan kemeja yang tergeletak di lantai. "Tak sopan! Memasuki kamar orang lain tanpa ijin!"

"Heiiiii!! Anda yang tak sopan, Om!" Hana menunjuk kearah cowok itu penuh kesal dengan tuduhan yang dia berikan. Ingin mengeluarkan kata-kata terlakhnat, tapi bibirnya serasa kelu. Hingga akhirnya ia terduduk di lantai sambil berteriak-teriak atas apa yang dialaminya kini.

Cowok itu menghampiri Hana dan menarik lengannya dengan paksa agar berdiri dari posisi duduknya, kemudian dengan kasar dia mencengkeram dagu Hana.

Ia berdecis. "Apa ini pekerjaanmu?!" Kemudian tersenyum licik. "Iya, benar ... demi uang dan kedudukan, semua wanita akan melakukan hal apapun juga. Termasuk mengorbankan harga dirinya bahkan tubuh sekalipun!"

Dia mendorong Hana hingga terhentak ke dinding, membuat selimut yang menutupi tubuhnya ikut melorot ke lantai. Karena marah atas ucapan dan tuduhan yang diterimanya, benda itu hanya ia abaikan. Kemudian berjalan dan kembali mendekati cowok itu seolah tak terpengaruh dengan wajah sangar yang sedang menatapnya tajam.

Tersenyum sambil bersidekap dada dihadapan cowok itu seolah menantang. "Anda pikir saya ini gadis macam apa ... menjual diri karena uang?!" Sebuah tamparan langsung diberikan Hana tepat di pipi cowok itu.

Tamparan itu langsung membekas di pipinya yang kini tampak memerah. Ditambah lagi dengan emosinya yang seolah naik ke ubun-ubun mendapatkan perlakuan dari Hana. Bahkan seumur hidup pun, ia belum pernah mendapatkan sebuah tamparan. Dan kini, dengan mudahnya gadis kecil ini melakukannya.

"Dengar, ya, om-om mesum! Saya bukan seperti yang anda katakan! Kedudukan, uang ... itu tak ada apa-apanya dengan harga diri. Itulah perbedaan pemikiran antara orang berpendidikan dengan orang yang ..." Hana menghentikan perkataannya. Ia menarik napasnya dalam. "Apa yang Anda lakukan pada saya?!" tanyanya sadar dan kembali ke pokok permasalahan.

Dia memandang kearah Hana dari atas hingga bawah ... kemudian tersenyum di sudut bibirnya. "Apa menurutmu, gadis sepertimu adalah tipeku? Nggak ada yang menarik sedikitpun apalagi menggairahkan," ungkapnya seolah meledek fisik Hana.

Tangan Hana mengepal saat mendengar perkataan cowok itu, yang lebih tepat seperti sebuah ejekan.

"Dasar om-om hidung belang! Bisa nggak, sih, jangan bawa-bawa fisik?! Saya ini masih SMA, masih ABG ... yakali body saya harus bahenol, dada saya harus ukuran big size. Keterlaluan!"

"Apa?" tanyanya sedikit kaget saat mendengar Hana mengaku sebagai anak SMA.

"Apa? Jangan sok kaget! Om mau saya adukan ke KOMNAS perlindungan anak karena sudah berbuat tak senonoh pada saya yang masih di bawah umur!?"

Dia menjentikkan jarinya dihadapan Hana. "Heii ... bangunlah dari tidurmu. Kamu kira saya ini jenis laki-laki seperti apa, yang meniduri bocah sepertimu? Bahkan terlihat tak meyakinkan kalau dirimu sudah mengalami yang namanya puberitas."

Lagi-lagi perkataan itu selalu saja mengarah pada fisik.

Hana kesal dan kali ini kekesalannya sudah berlipat ganda. Ia mendorong cowok itu hingga mundur satu langkah ke belakang.

"Keterlaluan! Katakan apa yang sudah Anda lakukan sama saya!"

"Hentikan!"

Hana tak menghiraukan bentakan itu. Ia hanya fokus dengan kemarahannya. "Apa yang Anda perbuat sama saya, hah! Katakan ... katakan!!!" Ia berteriak-teriak histeris.

Kali ini tangannya malah ditahan. "Lepasin!"

"Tak mengakui perbuatanmu, tapi malah terus mendekatiku. Oke ... sepertinya kamu memang menginginkannya, ya?"

Hana terdiam mendengarnya. Tapi secara tiba-tiba, satu tangan cowok itu sudah berada di pinggangnya dan sebelah lagi mengunci kedua tangannya.

"Ini, kan, yang kamu mau?"

"Menjauh dariku!" bentak Hana.

Dengan cepat, ia malah menciumi lekukan leher Hana ... meskipun gadis itu menolak dan berusaha menghindarinya. Inilah akibat jika berurusan dengannya. Seolah olah ancaman yang yang dilontarkan padanya, justru malah berbanding terbalik.

"Ini, kan, yang kamu mau?!"

"Lepasin aku!!!"

Bahkan saat ini tangan Hana sudah terlepas dari cengkeramannya, tapi tak membuat gadis itu bisa melarikan diri dari hadapannya.

Entah berapa goresan yang ada di punggungnya kini karena serangan dari kuku gadis itu. Benar benar gadis kecil yang nakal.

"Menjauh dariku!!" Ia terus berteriak-teriak dan mendorong om-om mesum itu dari hadapannya. Rasanya kukunya juga sudah ia kerahkan untuk menggores punggungnya, tapi tetap saja gagal.

Kali ini justru hal yang tak terduga dilakukannya pada Hana. Iya, dia mencium bibir gadis itu. Dan apa yang respon yang ia dapat? Tadinya Hana yang berontak, memukulinya, berteriak-teriak, menggaruk punggungnya layaknya singa betina yang sedang mengamuk, kini semua itu terhenti seketika. Sebuah cairan bening, hangat ... menetes dan tak sengaja, jatuh mengenai pipinya.

Hana masih terdiam membisu tanpa ekspressi saat cowok itu masih melakukan aksinya. Matanya membola, tapi cairan bening itu sudah menetes dari kelopak matanya.

'Ini hanya mimpi Hana... ini hanya mimpi ... ini hanya mimpi.'

Menutup kedua matanya, berusaha meyakinkan hatinya kalau ini semua tak benar. Ini hanya mimpi buruknya saja. Di saat bersamaan, pintu tiba-tiba dibuka dari arah luar.

"Apa yang kamu lakukan, Justin?!"

Pertanyaan itu membuat aksinya pada Hana terhenti seketika dan pandangannya beralih kearah sumber suara. Tak hanya itu, Hana yang ada dihadapannya, lebih tepatnya berada dalam dekapannya tiba-tiba ambruk tak sadarkan diri. Nyaris berakhir di lantai, tapi dengan cepat ia menahan hingga akhirnya gadis itu berakhir di pangkuannya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Antara Dendam dan Penyesalan
Antara Dendam dan Penyesalan
Dalam novel romantis miliarder Antara Dendam dan Penyesalan, Selena memilih pergi setelah divonis kanker dan mengetahui pernikahan tiga tahunnya dengan Harvey hanyalah alat balas dendam. Saat hidupnya hancur, ia memilih mengakhiri segalanya. Baca novel online ini sekarang.
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
Dalam BTB (Berpisah Tanpa Bercerai), Airra harus bertahan hidup sebagai cleaning service setelah diusir oleh Arief akibat fitnah. Kini ia kembali membawa rahasia anak kembar dan dendam besar. Simak kisah billionaire romance novels ini dalam web novel penuh intrik dan perjuangan status.
CEO Dingin Pemikat Hati
CEO Dingin Pemikat Hati
Dalam CEO Dingin Pemikat Hati, Shintia terjebak masa lalu saat mantan kekasihnya kembali sebagai atasan. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mengungkap kebenaran di balik skandal dan kebencian. Baca kisah billionaire romance novels ini untuk melihat apakah cinta lama bisa pulih.
Cinta Sejatinya
Cinta Sejatinya
Dalam novel romantis Cinta Sejatinya, pertunangan gagal saat Dimas memilih pergi demi masa lalunya, Janet. Lelah dibanding-bandingkan, sang protagonis memutuskan berpaling pada William Anderson. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti kisah cinta modern yang penuh pilihan hidup.
Derita Seorang Gadis Desa
Derita Seorang Gadis Desa
Dalam novel romance Derita Seorang Gadis Desa, Alya merantau ke kota demi neneknya. Namun, hidupnya berubah drastis saat bertemu Arka, putra majikannya. Temukan kisah perjuangan hidup dan pengkhianatan dalam billionaire romance novels ini melalui platform read novels online kami.
HARMONI BULAN DAN MATAHARI
HARMONI BULAN DAN MATAHARI
Dalam HARMONI BULAN DAN MATAHARI, Arlyna Aira terjebak dilema setelah bertemu Gideon Bastian, pewaris tunggal keluarga kaya. Romance novel ini mengisahkan perjuangan cinta mereka melawan kasta dan rintangan hidup. Baca billionaire romance books ini untuk mengungkap akhir takdir mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Ibuku Pembunuh Bayaran
Ibuku Pembunuh Bayaran
Pembunuh bayaran wanita peringkat atas yang dijuluki "Snow Fox" tewas dalam misi. Secara gaib, rohnya memasuki tubuh Cassandra. Di hidup barunya, sang ibu sengaja merancang pertemuannya dengan Brandon, kepala keluarga paling berpengaruh di Rilas. Maka mereka sempat berhubungan satu malam. Lima tahun kemudian, Cassandra pulang dari luar negeri dengan putra semata wayangnya, Bryson. Ketika Brandon secara paksa membawa Bryson pergi, demi anaknya Cassandra rela menyamar sebagai pengawal pribadi Brandon. Perlahan, benih cinta tumbuh dalam interaksi mereka, hingga akhirnya mereka bersatu sebagai keluarga bahagia.
Dia Keterlaluan
Dia Keterlaluan
Sumi ditelantarkan keluarganya dan dibesarkan oleh keluarga Senari dan menganggap ketergantungannya sebagai cinta. Keluarga Senari lalu mengusirnya ke luar negeri demi reputasi mereka. Lima tahun kemudian, dia kembali karena sahabatnya sakit parah. Saat mencoba melupakan masa lalunya, dia bertemu Zoni saat bekerja dan malah terjebak dalam hubungan rahasia. Semua ini ternyata adalah rencana cermat yang disusun Zoni.
Tokoh Besar yang Tersembunyi
Tokoh Besar yang Tersembunyi
Leo Jaya menyembunyikan identitasnya sebagai ketua Grup Makmur dan kembali ke Keluarga Jaya bersama istri dan anak-anaknya untuk merayakan ulang tahun. Dia dipermalukan oleh Keluarga Jaya dan Bian Gosal. Setelah identitasnya terungkap, semua orang tidak memercayainya. Sikap Keluarga Jaya berubah dan Leo tidak lagi menahan diri. Pada acara pertunangan Ken Jaya, Lusi Pandu berkhianat, Hans Wansa membuat keributan besar, dan identitas Leo sekali lagi dikonfirmasi. Keluarga Jaya sepenuhnya kehilangan kasih sayang, dan Ken bertunangan dengan Tania Yuda. Semua orang pun menyesal.
[Versi suara dubbing] Janji Seorang Pengusaha
[Versi suara dubbing] Janji Seorang Pengusaha
Seorang pedagang memiliki latar belakang keluarga yang baik di masa muda. Dia mengadopsi sepasang saudara dan membantu remaja yang dipermalukan untuk mandiri, tetapi kemudian perusahaannya bangkrut, membuatnya harus berpindah-pindah dengan istri dan anak-anaknya.
Hidup untuk Cinta
Hidup untuk Cinta
Saat Eva berusia sepuluh tahun, dunianya runtuh setelah ayahnya meninggal tragis akibat fitnah keji. Bertahun-tahun kemudian, setelah merasa cukup siap untuk menuntut keadilan, dia mendekati Roger, putra tersangka utama dalam kasus itu. Eva yakin, pria itu menyimpan rahasia tentang nasib ayahnya. Namun, tanpa sepengetahuan Eva, Roger justru telah lama mengetahui penyamarannya. Di matanya, terbaca rasa bersalah dan penyesalan yang dipendamnya selama sepuluh tahun. Saat kabut kasus lama itu akhirnya tersingkap dan pelaku sejati terbongkar, Eva dan Roger pun menemukan jalan untuk merajut cinta.
Misi Cinta Sang Pengacara
Misi Cinta Sang Pengacara
Jennifer Sullivan, pengacara cerdas, menjadi mata-mata untuk Isaac Marks demi menyelamatkan saudaranya. Terjebak cinta, benci, dan intrik, ia ungkap misteri kasus pembakaran. Saat pelaku tertangkap dan Isaac berubah, Jennifer menutup masa lalu dan memulai hidup baru bersamanya.