Logo
Derita Seorang Gadis Desa
Derita Seorang Gadis Desa

Derita Seorang Gadis Desa

32 Bab
Tamat
Dalam novel romance Derita Seorang Gadis Desa, Alya merantau ke kota demi neneknya. Namun, hidupnya berubah drastis saat bertemu Arka, putra majikannya. Temukan kisah perjuangan hidup dan pengkhianatan dalam billionaire romance novels ini melalui platform read novels online kami.
Bab 1 dari Derita Seorang Gadis Desa

Langit sore di desa kecil itu tampak merona jingga. Suara ayam berkokok bersahutan dengan lenguhan sapi yang baru saja ditarik pulang dari sawah. Di sebuah rumah panggung sederhana yang sudah mulai rapuh dimakan usia, seorang gadis muda duduk di beranda sambil menatap jauh ke arah jalan tanah yang berdebu.

Gadis itu bernama Alya. Usianya baru sembilan belas tahun, namun hidup sudah mengujinya terlalu keras sejak kecil. Wajahnya cantik, manis dengan mata bulat dan alis tegas, tetapi kesedihan yang lama bersemayam di hatinya membuat sorot itu sering terlihat sendu.

Sejak usia dua tahun, Alya sudah yatim piatu. Orang tuanya meninggal akibat kecelakaan di jalan raya ketika dalam perjalanan pulang dari pasar. Sejak saat itu, neneknyalah yang mengasuhnya. Sang nenek, yang kini sudah renta dan sering sakit-sakitan, hanya bisa menghidupi mereka berdua dari hasil menenun kain dan sedikit uang kiriman dari sanak saudara yang tidak seberapa.

Karena keterbatasan biaya, Alya hanya bisa sekolah sampai SMP. Setelah itu, ia membantu neneknya mengurus rumah, menenun, dan sesekali membantu tetangga. Namun Alya selalu punya keinginan besar: ingin keluar dari lingkaran kemiskinan, ingin mengubah nasib agar bisa memberikan kehidupan yang layak untuk neneknya.

Sore itu, Alya menggenggam selembar kertas lusuh-pengumuman lowongan pekerjaan di kota.

"Alya, kau masih menatap kertas itu lagi?" suara serak neneknya terdengar dari dalam rumah.

Alya menoleh. "Iya, Nek. Alya cuma... sedang berpikir. Apa sebaiknya Alya mencoba ke kota? Di sini pekerjaan tidak ada, sedangkan nenek semakin sering sakit. Kalau Alya hanya di desa, sampai kapan pun hidup kita akan begini-begini saja."

Nenek keluar dengan langkah pelan, tongkat kayu di tangannya terdengar mengetuk lantai papan. Wajahnya penuh keriput, tapi tatapan matanya lembut. Ia duduk di sebelah Alya, menatap cucunya yang selama ini menjadi alasan ia bertahan hidup.

"Nek tahu kau punya mimpi besar, Nak. Tapi kota itu tidak selalu seindah yang kau bayangkan. Banyak orang jahat di sana. Nenek takut kalau kau nanti malah disakiti," ucap nenek dengan suara lirih.

Alya menggenggam tangan neneknya. "Alya tahu, Nek. Tapi kalau Alya diam saja di sini, bagaimana kita bisa bertahan? Uang untuk beli obat nenek saja sering tidak cukup. Alya ingin coba, Nek. Mungkin dengan bekerja di kota, Alya bisa kirim uang lebih banyak. Bisa bawa nenek berobat ke rumah sakit yang lebih baik."

Nenek menghela napas panjang. Air mata hampir menetes di sudut matanya. Ia tahu cucunya benar, tapi hatinya tidak rela melepas Alya yang selama ini menjadi teman hidupnya.

"Kalau itu yang kau pilih, Nenek hanya bisa mendoakan. Pergilah dengan hati-hati, jangan mudah percaya pada orang. Dan jangan lupakan rumah ini, karena di sinilah tempatmu pulang."

Alya memeluk neneknya erat. "Alya janji, Nek. Alya akan baik-baik saja."

Keesokan harinya, Alya bangun lebih pagi dari biasanya. Ia sudah mengemasi beberapa helai pakaian, menyimpannya dalam tas usang peninggalan almarhum ibunya. Dengan bekal seadanya, ia berangkat menuju kota. Perjalanan ditempuh dengan naik bus tua yang berderit setiap kali melewati jalan rusak.

Alya duduk di dekat jendela, menatap sawah-sawah yang perlahan berganti dengan bangunan-bangunan tinggi. Hatinya berdebar, antara takut dan bersemangat.

"Semoga ini jalan terbaik," gumamnya dalam hati.

Setibanya di terminal kota, suasana ramai membuatnya sedikit panik. Orang-orang berlalu lalang, sebagian menawarkan jasa angkut barang, sebagian lagi menjajakan dagangan. Alya menggenggam erat tasnya, takut akan copet yang sering ia dengar dari cerita orang.

Ia melangkah pelan, mencari alamat yang tertera di brosur lowongan kerja yang ia dapat. Tulisan itu menyebutkan bahwa ada seorang ibu bernama Ratna yang mencari asisten rumah tangga. Alamatnya berada di kawasan perumahan mewah yang cukup jauh dari terminal.

Alya pun memberanikan diri bertanya kepada tukang ojek pangkalan.

"Permisi, Bang. Apa tahu jalan ke perumahan Permata Indah?" tanyanya sopan.

Si tukang ojek mengangguk. "Tahu. Mau ke sana, Dek?"

"Iya, Bang. Berapa ongkosnya?"

"Tergantung, kalau masuk sampai ke dalam komplek, ya agak mahal. Dua puluh ribu, gimana?"

Alya menghitung uangnya yang terbatas, tapi ia sadar tidak ada pilihan lain. "Baik, Bang."

Sesampainya di perumahan mewah itu, Alya terpana. Rumah-rumahnya besar, pagar tinggi, dan halaman luas. Jauh berbeda dengan rumah panggungnya di desa. Ia merasa canggung, seolah dirinya tidak pantas berada di lingkungan ini.

Namun langkahnya terhenti di depan sebuah rumah bercat putih dengan pagar besi hitam elegan. Ia melihat papan kecil di depan gerbang bertuliskan Keluarga Ratna. Hatinya berdegup lebih kencang.

Dengan sedikit ragu, ia menekan bel.

Tak lama, seorang perempuan paruh baya keluar. Wajahnya teduh, berkerudung sederhana, namun berwibawa. Ia menatap Alya dari ujung kepala hingga kaki.

"Ya, ada perlu apa, Nak?" tanyanya ramah.

Alya menunduk sopan. "Permisi, Bu. Saya Alya. Saya membaca pengumuman lowongan kerja Ibu, untuk asisten rumah tangga. Kalau masih ada kesempatan, saya ingin melamar."

Wanita itu tersenyum tipis. "Masuklah dulu, Nak. Kita bicara di dalam."

Ruang tamu rumah itu begitu megah. Sofa empuk, karpet tebal, hiasan dinding yang mahal. Alya duduk kaku, sementara Ibu Ratna menatapnya penuh penilaian.

"Berapa usiamu, Nak?"

"Sebentar lagi sembilan belas, Bu."

"Orang tua?"

Alya menunduk, suaranya melemah. "Saya yatim piatu, Bu. Sejak kecil tinggal dengan nenek. Beliau sudah tua dan sering sakit. Itulah alasan saya ingin bekerja."

Tatapan Ibu Ratna melembut. "Kau terlihat jujur. Baiklah, kalau begitu, mulai besok kau bisa bekerja di sini. Pekerjaannya tidak sulit. Kau akan membantu mengurus rumah, memasak, dan menyiapkan kebutuhan sehari-hari. Gajimu akan saya bayar setiap bulan. Kau juga bisa tinggal di sini."

Mata Alya berbinar. "Terima kasih banyak, Bu. Saya janji akan bekerja sebaik-baiknya."

Ibu Ratna tersenyum. "Aku percaya kau akan melakukannya dengan baik."

Hari-hari pertama bekerja di rumah itu berjalan lancar. Alya belajar banyak hal baru, mulai dari memasak hidangan modern, membersihkan rumah besar, hingga melayani tamu. Meski lelah, ia selalu ingat wajah neneknya yang menunggu di desa. Setiap kali menerima gaji, ia langsung mengirim sebagian besar uangnya untuk biaya obat dan kebutuhan nenek.

Ibu Ratna memperlakukan Alya dengan baik, layaknya anak sendiri. Alya merasa hidupnya perlahan berubah lebih baik.

Namun, kebahagiaan itu hanya sementara.

Suatu sore, ketika Alya sedang menyapu halaman, sebuah mobil hitam mewah memasuki pekarangan rumah. Dari dalam keluar seorang pria muda tinggi tegap dengan wajah tampan namun tatapannya dingin. Ia mengenakan kemeja rapi, jam tangan mahal melingkar di pergelangan tangannya.

Ibu Ratna keluar menyambut dengan gembira. "Arka! Anakku, akhirnya kau pulang juga!"

Alya tertegun. Jadi inikah putra sulung Ibu Ratna? Namanya Arka.

Arka hanya tersenyum tipis lalu memeluk ibunya sebentar. Tatapannya kemudian jatuh pada Alya, yang berdiri kikuk sambil menunduk. Ada sorot aneh di matanya-seakan sedang menilai, sekaligus meremehkan.

"Siapa dia, Bu?" tanya Arka dengan nada datar.

"Oh, ini Alya. Dia yang membantu Ibu di rumah sejak beberapa bulan lalu. Anak baik, rajin, dan sopan."

Arka hanya mengangguk singkat, lalu masuk ke dalam rumah tanpa banyak bicara. Namun tatapan terakhirnya pada Alya membuat gadis itu merinding.

Hatinya tiba-tiba diliputi firasat buruk.

Malam itu, ketika semua orang sudah tidur, Alya duduk di ranjang kecil di kamar pelayan. Ia masih memikirkan tatapan Arka sore tadi. Ada sesuatu dalam sorot mata itu yang membuatnya tidak tenang.

"Apa mungkin cuma perasaanku saja?" gumamnya pelan.

Namun, jauh di lubuk hati, ia tahu kedatangan Arka akan membawa perubahan besar dalam hidupnya. Perubahan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya-dan bukan perubahan yang ia harapkan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

CEO Dingin Pemikat Hati
CEO Dingin Pemikat Hati
Dalam CEO Dingin Pemikat Hati, Shintia terjebak masa lalu saat mantan kekasihnya kembali sebagai atasan. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mengungkap kebenaran di balik skandal dan kebencian. Baca kisah billionaire romance novels ini untuk melihat apakah cinta lama bisa pulih.
Di Balik Topeng Cinta Pertama
Di Balik Topeng Cinta Pertama
Dalam novel romantis Di Balik Topeng Cinta Pertama, seorang istri kehilangan putrinya akibat pengkhianatan suami billionaire yang menyuap dokter demi menyelamatkan anak teman masa kecilnya. Di tengah duka dan vonis leukemia stadium lanjut, ia harus menghadapi kenyataan pahit. Baca novel online ini.
Hello Love Sign
Hello Love Sign
Dalam Hello Love Sign, Sheina menjalankan misi rahasia demi membalas dendam pada keluarga Levanchois. Namun, takdir menjebaknya dalam kontrak dengan Samuel, sang miliarder berkuasa. Baca billionaire romance novels ini untuk melihat persaingan dominasi dan intrik dalam modern novel yang seru.
Istri sang Tuan Muda Lumpuh
Istri sang Tuan Muda Lumpuh
Dalam Istri sang Tuan Muda Lumpuh, Fyorin terjebak dalam intrik keluarga dan pengabdian kepada Tuan Muda Sooya. Kisah billionaire romance novels ini membawa pembaca ke dalam pilihan sulit dan loyalitas dalam modern novel yang penuh rahasia dewasa di balik kemewahan hidup mereka.
Jangan Hancurkan Hatiku
Jangan Hancurkan Hatiku
Dalam novel Jangan Hancurkan Hatiku, Evelyn Carter menemukan fakta pahit bahwa suaminya, Victor Blake, adalah penyebab cacat kakinya. Kisah billionaire romance novels ini mengikuti misi Evelyn memulai hidup baru demi keadilan. Baca selengkapnya di platform web novel kami sekarang.
Marrying With CEO
Marrying With CEO
Dalam Marrying With CEO, Syafa harus menghadapi rahasia masa lalu saat Nathan terobsesi menghancurkannya. Di tengah konflik ini, ia terjebak pernikahan mendadak dengan bosnya, Devan. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti kisah modern novel yang penuh intrik dan pilihan sulit.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Jadi Nona Kaya Raya Setelah Cerai
Jadi Nona Kaya Raya Setelah Cerai
Dia telah mengikutinya selama tiga tahun Dia menyebutnya sebagai isyarat yang terkenal dan berharga, tetapi dia tidak dapat menolak lagu tersebut. Aku kembali Bai Yueguang telah bercerai dari rumah, menjadi putri orang terkaya lagi, dan balas dendam adalah Empat Yang Besar. Hadiahnya untuk mantan suaminya Di pesta pertunangan, dia tiba-tiba mengubah penampilannya dan menjadi cantik kembali, mantan suaminya...
Asalku dari Zaman Kuno (Sulih Suara)
Asalku dari Zaman Kuno (Sulih Suara)
Reyna Kiana, seorang jenderal dari zaman kuno, secara tak sengaja melintasi waktu ke zaman modern dan menjadi nona Keluarga Kiana. Menghadapi perlakuan tidak adil dari nona palsu, Wenny Kiana, dan keluarganya, Reyna menggunakan kecerdasan dan keberaniannya untuk mengungkap rencana jahat. Berkat itu, dia kembali dipercaya. Reyna terus berkembang di zaman modern, menciptakan kisah luar biasa tentang intrik keluarga dan kebangkitan setelah melintasi waktu.
Takdir Takkan Menghalangiku
Takdir Takkan Menghalangiku
Di dunia tempat pilihan bisa mengubah takdir, dua saudari dihadapkan pada sistem misterius yang menuntut keputusan besar: memilih satu miliar dolar atau ibu mereka. Di kehidupan sebelumnya, adik Hannah, Ingrid, memilih uang dan hidup mewah, tapi akhirnya terpuruk. Sementara itu, Hannah memilih keluarga dan sukses berkat kerja kerasnya. Karena iri, Ingrid membunuh kakaknya. Kini, mereka terlahir kembali di hari penentuan. Ingrid memilih keluarga, sedangkan Hannah dengan enggan mengambil uangnya. Namun, saat Ingrid merasa menang, Hannah justru tersenyum. Siapa tahu, adiknya baru saja memilih jalan menuju neraka?
Penyelamat Rahasia
Penyelamat Rahasia
Memi jatuh koma setelah mengalami kecelakaan mobil, tapi jiwanya terbangun dan menyaksikan seorang pengasuh diam-diam menukar bayi laki-lakinya yang baru lahir. Memi tidak berdaya melihat putra kandungnya, Nick, mengalami berbagai penyiksaan selama tujuh tahun. Keajaiban pun datang tepat ketika pengasuh itu berencana mengambil korneanya untuk menutupi kebenaran, Memi terbangun dan bergegas menyelamatkan putranya.
Kasih yang Sirna
Kasih yang Sirna
Wiliam harus dipenjara selama 20 tahun karena berusaha mempertahankan wilayah sektenya, tidak lama kemudian dia diceraikan oleh istrinya dengan kejam. Setelah dibebaskan dia bertemu kembali dengan semua kenalan lamanya, dengan posisi barunya sebagai ketua sekte, Wiliam pun melewati kehidupan yang penuh dengan tantangan.
Kebahagiaan di Balik Kabut
Kebahagiaan di Balik Kabut
Sari Wijaya langsung jatuh cinta pada Cakra Laksa. Karena "nasibnya kuat", ia menikah dengan "penangkalnya", Cakra. Awalnya ia kira cinta diam-diamnya jadi kenyataan, tapi hati Cakra masih terpaut pada cinta pertamanya yang tak terbalas. Sari menyembunyikan perasaannya, berusaha keras memanfaatkan suaminya untuk bayar utang orang tuanya. Setelah cinta pertama Cakra kembali, ia terus-terusan memprovokasi. Sari akhirnya memantapkan untuk cerai dan mundur.