Logo
Dikira Miskin Oleh Keluarga
Dikira Miskin Oleh Keluarga

Dikira Miskin Oleh Keluarga

70 Bab
Tamat
Dalam modern novel ini, Gunawan menghadapi hinaan karena dikira miskin oleh keluarganya sendiri. Namun, ia menyembunyikan identitas asli sebagai milyarder sukses. Simak perjuangan kekuasaan dan harta dalam billionaire romance books ini yang membuktikan bahwa penampilan bisa menipu.
Bab 1 dari Dikira Miskin Oleh Keluarga

"Mobil Mas kenapa jelek? Kecil lagi. Coba lihat mobilku. Besar, bagus, kinclong. Mobil Mas pasti gak ada AC-nya?" tanya Eva pada Gunawan.

"Iya, gak ada, Va. Cuma AC alami aja." Gunawan mengakhiri obrolan dengan tersenyum sembari meninggalkan adiknya yang berdiri di ambang pintu menyambut kedatangan sang kakak.

"Mbak. Gimana kabarnya?" tanya Eva pada Riska. Kakak iparnya.

"Baik, Va."

Pandangan Eva pada kakak ipar sedikit aneh. Ia menaikkan sedikit bibirnya karena memandang Riska yang datang ke rumah mertua hanya memakai sendal jepit berlapis kaus kaki.

"Mbak gak malu ke sini cuma pakai sendal jepit?" Sontak pertanyaan Eva membuat semua orang yang ada di ruang tamu memandang ke arah kaki Riska. Ibu Gunawan, Ayahnya, dan suami Eva sangat terkejut. Sang ibu mertua bahkan sampai menggelengkan kepala melihat penampilan Riska.

Eva beranjak masuk setelah menyapa kedua keponakannya.

"Mas katanya di Jakarta punya usaha, tapi kok mobilnya jelek gitu? Kayaknya bisa jalan aja sukur." Mobil taft tahun 90'an masih diamatinya. Rasa jijik tampak pada wajah Eva.

"Mas suka sama mobil itu, Va. Udah lama jadi inceran mas."

"Gun. Apa kamu gak kasihan sama anak-anak? Beli mobil kok gak ada AC-nya. Katanya istri kamu juga kerja, mana hasilnya? Pulang kampung bawa mobil bobrok gitu." Sang ibu menimpali.

"Coba lihat adikmu. Baru tiga tahun nikah, mobilnya bagus, rumahnya mewah. La kamu, mobil aja butut gitu. Coba ibu lihat foto rumah yang katanya baru kamu beli kaya gimana? Pasti cuma lantai satu, ya?"

Riska dan Gunawan diam mendengarkan sang ibu berbicara.

"Sudahlah, Bu. Toh, Gunawan sama Riska sehat. Cucu-cucu kita juga sehat. Mau rumah mereka besar atau enggak, ya emangnya kenapa?"

"Pak, lihat Riana sama Gilang. Bajunya kumel gitu. Mana apek. Lagian beli mobil gak ada AC-nya kasian lho Pak, anak-anak kegerahan."

"Gak apek, Bu. Jangan ngada-ngada. Orang bapak udah cium mereka, kok. Pada wangi-wangi."

"Ah, Bapak ini. Mampet, ya, hidungnya."

Riska beranjak setelah berpamitan ke kamar. Ia berniat membereskan baju dan beristirahat.

"Kamu mau ke mana? Orang tua lagi ngomong itu jangan minggat."

"Bu. Riska itu mau istirahat. Kasian perjalanan jauh."

"Gunawan juga mau istirahat, Bu. Capek nyetir seharian."

"Makanya, beli mobil bagus yang gak bikin capek kalo lama-lama nyetir, Mas."

Gunawan, Riska, dan kedua anak mereka masuk ke kamar.

Sedari mereka menikah, cacian sudah biasa diterima oleh Gunawan dan Riska. Terlebih oleh sang ibu. Gunawan yang hanya lulusan STM menjadi bahan olok-olok keluarga ibunya. Sedari muda, ia merantau di kota Metropolitan dan membiayai sekolah adiknya, Eva. Tak hanya itu, ia juga mengajari adik sepupunya bernama Sundari untuk bekerja.

Eva berhasil lulus sarjana karena bantuan kakaknya hingga ia bisa mencari pekerjaan di sebuah bank swasta. Posisi yang cukup bagus di bank itu hingga bisa mengangkat derajat kedua orang tua. Sedangkan Sundari, yang hanya bisa lulus di bangku SMA, kini memiliki usaha cake sendiri di rumah.

Gunawan yang keluar dari rumah ketika berumur enam belas tahun, mencoba keberuntungan di kota. Berpindah-pindah kota sering dilakukannya. Hingga pernah terusir dari kos-kosan karena terlambat membayar. Hingga suatu ketika ia bertemu dengan Riska dan bekerja padanya.

Riska, anak pengusaha kaya yang jatuh hati pada seorang bawahan ayahnya. Riska terdidik sebagai pribadi yang mandiri, sopan, sederhana, baik, dan tidak suka bermewah-mewah. Sedari kecil, didikan ayahnya tak mengijinkan ia diantar memakai mobil ke sekolah. Membeli alat tulis mewah dan bermanja-manja dengan asisten rumah tangga.

Wanita dua puluh delapan tahun itu terbiasa melakukan pekerjaan rumah meski ia memiliki rumah tiga lantai. Berteman dengan siapa saja tanpa terkecuali anak-anak asisten rumah tangga ayahnya.

Kesederhanaan Riska bahkan sempat menjadi bahan olok-olok teman-temannya di sekolah. Sebagai orang mampu, ia masuk di SMA favorit yang cukup terkenal di Jakarta.

"Lo gak tahu ini sekolah elit? Lo pasti anak babu yang disekolahin ama majikan, ya?" ejek Dinda. Gadis cantik nan modis dengan dandanan tak wajar sebagai siswi sekolah.

"Kenapa? Ini tas sama sepatu juga gue beli pakai duet gue sendiri. Walaupun murah, seenggaknya gue gak ngemis sama orang tua."

"Dasar anak babu! Awas aja, ya, lo ketemu lagi ama gue."

"Yuk, gaes. Gue gak tahan di sini lama-lama. Entar ketularan miskin lagi." Dinda dan teman-temannya meninggalkan koridor sekolah.

Siang itu, ketika sepulang sekolah, Dinda dan teman-temannya yang berada tepat di belakang Riska berjalan dan hampir menempel pada gadis sederhana itu.

Salah satu teman Dinda, menanyakan tugas yang diberikan guru pada saat jam pelajaran hampir usai. Beberapa menit ia mengajaknya mengobrol. Tanpa disadari, Dinda dengan teman yang lain, mengiris tas Riska dengan cutter. Tak berselang lama, beberapa barang berjatuhan dari sana.

"Hah, apaan tuh?" teriak Dinda seketika. Ia berpura-pura terkejut dan segera menyembunyikan benda tajam itu dibalik sakunya.

Riska segera berbalik badan dan ikut terkejut. Alat tulis, juga beberapa benda lain miliknya jatuh berantakan. Dilihatnya, tas yang ia pakai sudah sobek.

"Eh, anak babu. Tas udah sobek masih aja dipakai. Bener-bener gak punya duit, ya? Ahahahaha." Dinda dan teman-teman lainnya menertawakan Riska yang tampak kesal. Murid yang lain hanya melihat ke arah Riska. Tanpa menjawab, gadis itu segera berlari keluar sekolah. Ia tak menangis, hanya saja teramat kesal. Tas yang baru ia beli saat berganti semester, kini sudah rusak. Ia tahu, Dinda sengaja merobek tasnya karena Riska ingat betul tas itu semula baik-baik saja.

Baru sampai di rumah dan belum berganti seragam, Riska mendengar papanya berbicara ditelepon. Nada yang cukup mengkhawatirkan sehingga membuat Riska berlari menghampiri sang papa.

"Kenapa, Pa?"

"Sopir operational kantor kecelakaan, Sayang. Sekarang lagi ada di rumah sakit."

"Sopir operational? Pak Mukti, Pa?" tanya Riska.

"Iya. Pak Mukti."

"Kasian, Pa. Dia dulu pernah nolongin Riska pas mau jatuh dari tangga."

"Kamu masih ingat, Riska?"

"Iya. Riska ikut, ya, Pa."

Selain baik, rasa empati Riska juga tinggi. Terlebih kepada orang yang selama ini setia bekerja pada sang papa. Saat Riska kecil, ia hafal betul dengan sosok Pak Mukti. Lelaki paruh baya yang rendah hati dan murah senyum juga giat bekerja.

Sesampainya Riska di rumah sakit, ia terkejut. Ada gadis seumuran dirinya menangis di depan ruang rawat Pak Mukti.

"Dinda?" Gadis itu menoleh.

"Riska?"

"Apa lo anak Pak Mukti?" tanya Riska.

Dinda mengangguk disertai isakan tangis.

"Jadi, lo anak Pak Suryo?" tanya Dinda setelah melihat Riska datang dengan sang papa.

"Iya."

Dinda beranjak dan memeluk Riska dengan erat. Dipelukan gadis yang selama ini ia hina, ia menangis kencang.

"Maafin gue, Ris. Gue udah hina lo. Gue udah keterlaluan sama lo. Gue gak tahu kalo lo anak Pak Suryo."

"Jadi lo takut sama Papa gue?"

"Iya, Ris. Jangan pecat Papa gue, ya. Gue janji, apa yang lo minta gue turutin. Asal jangan pecat Papa gue."

"Din. Semua manusia itu sama. Lo gak boleh beda-bedain anak siapa dia, kaya atau enggak. Harta itu cuma hiasan aja. Semua manusia lahir gak bawa apa-apa. Jadi, gue minta sama lo, hargai manusia entah siapa pun dia. Gue gak sakit hati, Din, lo ejek. Gue mau lo hargai gue apa adanya gue, sebagai diri gue, bukan anak dari Suryo Utomo. Ngerti."

Dinda mengangguk pelan. Ternyata, gadis yang selama ini ia hina dan sempat ia kerjai itu adalah anak dari bos tempat ayahnya bekerja.

Semenjak saat itu, berita begitu cepat tersebar. Semua murid di sekolah begitu menghargai dan menghormati Riska. Mereka kini tak mempermasalahkan kesederhanaannya meski pulang pergi, ia masih menaiki angkot atau bajaj.

Kejadian itu masih ia ingat hingga kini. Dinda pun bekerja di kantor Riska. Kantor yang ia dirikan dari nol tanpa bantuan nama besar papanya.

"Kenapa kamu gak ijinin Ayah bawa Alpart, Bun? Seenggaknya, Eva gak akan ejek kita seperti ini."

Riska tersenyum dan berkata, "Buat apa, Yah. Pamer? Apa harta itu untuk dipamerkan? Toh, dari dulu Ibu sama Eva juga udah ejek kita dari awal kita mulai usaha."

"Kamu gak sakit hati, Bun? Tiap kita ke sini, lho mereka begitu?"

"Sama sekali gak, Yah. Aku ingin mereka itu hargai kita dengan apa adanya, bukan karena harta."

"Sulit, Bun. Ibu memang seperti itu dari dulu."

"Bunda gak masalah, Yah. Dari dulu, sejak bunda masih sekolah juga sering diejek cuma karena pake tas jelek, sepatu jelek."

"Ayah bangga punya istri seperti Bunda."

*****

Tak berapa lama Gunawan dan keluarga beristirahat di kamar, Eva tiba-tiba masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu.

"Mas. Bisa pindahin mobilnya gak? Mobil aku mau lewat. Takut kegores, soalnya baru beli seminggu yang lalu."

Gunawan pun beranjak tanpa menjawab adiknya.

"Eh, Mas. Mobil Mas udah lunas belum? Gak mungkin dong mobil butut belum lunas. Mobil aku yang bagus aja udah lunas."

Gunawan menarik napas dan melihat ke arah Eva. Ia masih berusaha menahan emosi terhadap sang adik. Andai bukan mulut adiknya yang berbicara, mungkin emosi Gunawan sudah meluap sejak pertama ia datang.

Bersambung......

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar
Dalam novel romantis miliarder Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar, Chris Dirja menguji istrinya, Velia, dengan membawa wanita lain ke rumah. Namun, saat Velia benar-benar membalasnya dengan pria lain, amarah Chris pun terpancing. Baca novel online ini untuk mengikuti konflik pernikahan mereka.
Candu Dekapan Kakak Ipar
Candu Dekapan Kakak Ipar
Dalam novel romantis modern Candu Dekapan Kakak Ipar, Djiwa terjebak dalam pernikahan dingin di keluarga konglomerat. Di tengah penderitaannya, kehadiran Radja, sang kakak ipar yang dominan, menyalakan hasrat terlarang. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah cinta penuh dosa mereka.
Cinta masa kecil
Cinta masa kecil
Dalam novel Cinta masa kecil, Dina bertemu kembali dengan Arga yang kini menjadi pengusaha sukses. Di tengah hiruk-pikuk kota modern, mereka harus menghadapi konflik masa lalu. Baca billionaire romance novels ini untuk melihat perjuangan cinta mereka di platform web novel kami.
Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )
Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )
Dalam Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia ), Aryan sang pewaris billionaire harus menghadapi perjodohan paksa dengan musuh masa kecilnya, Chef Callia. Baca romance novel ini untuk melihat pertarungan ego dan ambisi di tengah desakan keluarga dalam web novel yang penuh drama modern.
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
Dalam novel romantis miliarder Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku, Serani Gunawan bercerai demi mengakhiri pengkhianatan suaminya, Agung. Saat Agung berniat merebut kekayaan Serani setelah tahu mantan istrinya adalah CEO baru tempatnya bekerja, Serani harus bertahan dibantu dua pria kaya.
Hanya Istri Kedua
Hanya Istri Kedua
Demi menyelamatkan perusahaan ayahnya, Anyelir terpaksa menjadi istri kedua Serkan Alvaro. Dalam romance novel ini, ia harus menghadapi dilema di dunia billionaire yang dingin. Temukan perjuangannya menghadapi rahasia pernikahan dan masalah finansial hanya di web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Setelah Bercerai, Dia tak Menyesal
Setelah Bercerai, Dia tak Menyesal
Dia adalah diva pop legendaris yang menghilang selama tujuh tahun setelah mengumumkan pengunduran dirinya secara tiba-tiba. Selama waktu itu, dia menemukan kekasih masa kecilnya yang telah lama hilang, yang kini buta setelah kecelakaan mobil. Dia merawatnya, tetapi begitu dia pulih, dia kembali pada cinta pertamanya. Menyadari bahwa sudah waktunya untuk melupakan masa lalu, dia meninggalkannya dan kembali ke panggung. Di konsernya, sebuah video saat dia bernyanyi membuatnya menyadari istrinya adalah gadis yang selama ini dia cari.
Mengkhianati Suami Miliarder Saya
Mengkhianati Suami Miliarder Saya
Ketika ayah kaya dipenjara karena penipuan, sedangkan putrinya harus berjuang melawan kanker dan kehamilan rahasia tanpa uang sepeser pun. Karena ingin melindungi tunangannya dan perusahaan barunya dari malapetaka, wanita itu berpura-pura berselingkuh agar pria itu tidak lagi mencintainya. Namun, bertahun-tahun kemudian, meskipun akhirnya menjadi miliarder, pria itu masih belum melupakan wanita itu. Bagaimana wanita itu memberi tahu pria itu bahwa dia memiliki seorang putra berusia 7 tahun?
Candaan yang Mengubah Segalanya
Candaan yang Mengubah Segalanya
Dimulai dari sebuah candaan, Sela tanpa sengaja mengetahui sifat asli kekasihnya, Yuda. Saat perasaan Yuda mulai tulus, semuanya sudah terlambat. Cinta yang dibina selama tujuh tahun pun hancur. Segalanya berubah karena satu candaan yang membuka kebenaran.
Dendam Hati yang Tersakiti (Sulih Suara)
Dendam Hati yang Tersakiti (Sulih Suara)
Alessia pulang ke rumah setelah bertahun-tahun di luar negeri untuk menghadiri pesta pertunangan Lorenzo, adiknya. Kedatangan Alessia yang sedang hamil dan disambut Lorenzo terlihat oleh calon mertua Lorenzo yang melaporkannya pada Sophie, tunangannya. Sophie yang menyangka Alessia selingkuhan Lorenzo melabrak Alessia dan menyeretnya ke pesta pertunangan untuk dipermalukan. Situasi semakin tak terkendali hingga akhirnya Lorenzo datang dan mengungkap kebenarannya.
Disuruh Jadi Prajurit Malah Menikahi Ratu
Disuruh Jadi Prajurit Malah Menikahi Ratu
Fiki Jero, seorang doktor sejarah, terjatuh dan kembali ke zaman kacau sebagai yatim piatu di desa terpencil. Dia mengandalkan pengetahuan bertani seadanya untuk bertahan hidup. Ketika mengira hidupnya biasa-biasa saja... "Sistem Menikah dan Menjadi Kuat" aktif. Dengan itu, dia berhubungan dengan banyak wanita, bergabung dengan militer, dan memanfaatkan kekuatannya untuk menjadi penguasa.
[Versi suara dubbing] Jantung yang tidak kamu ketahui
[Versi suara dubbing] Jantung yang tidak kamu ketahui
[Versi suara dubbing] Jantung yang tidak kamu ketahui