Logo
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

38 Bab
Tamat
Dalam novel romantis miliarder Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku, Serani Gunawan bercerai demi mengakhiri pengkhianatan suaminya, Agung. Saat Agung berniat merebut kekayaan Serani setelah tahu mantan istrinya adalah CEO baru tempatnya bekerja, Serani harus bertahan dibantu dua pria kaya.
Bab 1 dari Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

"Bunda, kok photo profil hape Ayah foto tante-tante? Ini foto siapa, Bun?"

Apaaa?

Aku tersentak mendengar pertanyaan Giska, anakku satu-satunya yang berusia tujuh tahun.

Aku segera membuka kontak ponsel Mas Agung di aplikasi berwarna hijau, dan meng-klik photoprofilnya. Benar saja. Ada foto seorang wanita muda berpakaian seksi dengan rambut sebahu. Segera saja aku save foto itu di galeriku.

"Oh itu mungkin teman sekantor Ayah Gis, biasa teman-teman Ayah suka pada iseng," jawabku mencari alasan yang tepat. Agar dia tak berburuk sangka pada Ayahnya.

Dan benar saja, sekitar tiga menit kemudian foto profil itu telah berganti menjadi gambar kaligrafi. Mungkin saja tadi Mas Agung salah pencet. Tapi kenapa dia bisa menyimpan foto wanita itu. Lalu siapa sebenarnya wanita itu? Aku harus menyelidikinya.

Akupun mengirim foto tersebut menggunakan aplikasi hijau kepada seseorang.

[ Do, tolong cek ini foto siapa , cepet nggak pake lama ]

Dido adalah teman sekantor suamiku. Dia adalah orang kepercayaan Om Beni sang direktur utama. Om beni adalah sahabat dekat almarhum Papa. Sejak aku kecil Om Beni sangat menyayangiku. Atas bantuan Om Benilah Mas Agung yang hanya lulusan SMA bisa mendapatkan pekerjaan dan jabatan yang bagus di perusahaan itu. Hanya saja Mas Agung tidak menyadarinya.

[ Ini sih foto si Yuyun, Ra. Karyawan di sini. Tapi belum lama dia kerja di sini dan belum menjadi karyawan tetap pula. Emang kenapa Ra]

[ Tolong kirim nomor ponselnya ke aku, Do ]

Setelah Dido mengirim nomor ponsel si Yuyun, segera aku save di aplikasi berlogo hijau. Kulihat Foto profil wanita itu persis sama dengan foto profil ponsel suamiku. Tulisan kaligrafi yang sama.

Aneh. Kok bisa sama?

Aku memutuskan untuk menghubungi suamiku.

"Halo , Assalamualaikum Mas."

(.....)

Di angkat. Tapi tidak ada suara.

"Halo, kamu di mana Mas."

"Ha-lo maaf , i-ni dengan s-siapa?" Terdengar sahutan dari sebrang sana.

Deg.

Suara perempuan. Siapa dia?

"Halo, ini siapa? Kenapa ponsel suami saya ada sama anda?" tanyaku gusar.

tut ... tut ... tut ...

Kok di matikan?

Aku makin penasaran. Apa mungkin kamu menghianatiku, Mas?

--------------

Suara mobil memasuki halaman. Sepertinya Mas Agung pulang. Tumben masih siang sudah pulang.

"Assalamualaikum."

"Waalaikumsalam, Mas. Kok tumben sudah pulang ?"

"Dek, lihat ponsel Mas, nggak? Sejak tadi dicari-cari nggak ketemu. Sampai-sampai Mas ikut meeting dengan Pak Beni sejak tadi pagi nggak pegang ponsel."

Apa? Mas Agung sejak pagi meeting dengan Om Beni?

Diam-diam aku minta Dido untuk mengecek kebenarannya.

[Pak Agung sejak pagi memang meeting bareng Pak Beni, Ra. Ada apa sih sebenarnya?]

Aku sedikit lega membaca jawaban Dido.

"Kamu yakin Mas, nggak tau ponselnya di mana?"selidikku.

"Iya Dek, tapi kalau nggak ada di rumah, mungkin di kantor. Tadi Mas buru-buru di ajak Pak Beni ke lapangan." Sepertinya Mas Beni tidak berbohong.

"Hmm ... kayaknya ... ponsel Mas sama Yuyun," ujarku hati-hati.

"Hah? A-apa ?" Raut wajah suamiku nampak begitu cemas.

"Kenapa, Mas? Kok kaget gitu ?"

"Wah bahaya kalau ponsel aku sama Dia, Dek. Dia wanita nggak bener." Mas Agung kelihatan bingung, mondar-mandir.

"Maksud Mas?"

"Di-Dia beberapa kali menggodaku di kantor. Bukan cuma aku, tapi beberapa teman di kantor pernah dia ganggu. Bahkan Pak Bandi sampai ribut sama istrinya. Tapi kamu tenang aja. Aku sudah lapor ke Pak Beni. Kemungkinan dia akan di keluarkan bulan depan.

Aku merasa lega mendengar penjelasan suamiku. Walaupun belum percaya seratus persen. Hal ini bisa aku cek lagi nanti dengan Dido dan Om Beni.

"Ayo Dek, ikut ."

"Loh, kemana ,Mas?"

"Aku tahu kamu belum yakin dengan penjelasan Mas tadi. Pasti si Yuyun sudah bikin kamu nggak tenang. Sekarang kamu ikut aku ke kantor. Biar kamu yang mintain ponselku ke Yuyun."

Mas Agung menggandengku ke mobil. Kamipun pergi menuju kantornya.

Semoga suamiku benar-benar tidak tergoda oleh Yuyun si pelakor itu.

Tidak ada percakapan selama perjalanan menuju kantor. Rasa penasaranku pada wanita yang bernana Yuyun itu makin menjadi karena melihat kegelisahan pada sikap suamiku. Mobil ini ber-AC tapi dia berkeringat. Ia membawa mobilnya pun dengan kecepatan rendah. Apa dia sengaja?

"Selamat sore Pak Agung," sapa security kantor saat kami memasuki pintu utama.

"Sore Pak Amir, apa semua karyawan sudah pulang?"

"Sebagian sudah, Pak. Tapi Pak Beni dan beberapa karyawan masih ada di lantai atas. Oh ya, Pak. Ini tadi ada titipan ponsel milik Bapak dari Mbak Yuyun sebelum dia pulang tadi." Pak Amir memberikan amplop coklat yang berisi ponsel suamiku.

Aku melihat senyum kelegaan pada wajah Mas Agung. Entah lega karena ponselnya ditemukan atau karena aku tidak jadi bertemu dengan si Yuyun itu.

"Oh ya terimakasih, Pak Amir," jawab suamiku.

"Dek, Aku ke lantai atas dulu ya."

"Ya. Mas."

Aku duduk di depan receptionis. Sudah lama sekali aku tidak ke sini. Om Beni banyak merubah kantor ini menjadi lebih bagus dan tertata rapi.

"Seraaaa!" Dido histeris terkejut saat melihatku. Sepertinya Ia baru saja dari luar.

Mataku membelalak melihatnya. Segera aku kedipkan sebelah mataku dengan maksud memberi kode. Syukurlah Dido langsung paham. Karena tidak ada satupun yang mengetahui persahabatanku dengan Dido, termasuk suamiku. Hanya Om Beni seorang yang tahu. Karena Dido di terima kerja di kantor ini atas referensiku.

Akhirnya Dido hanya tersenyum dan mengangguk sambil berlalu dari hadapanku. Beruntung tidak ada karyawan lain yang melihat.

Tiba-tiba ponselku berbunyi. Ternyata ada panggilan masuk dari Om beni.

"Sera, kamu naik ke ruangan Om sebentar ya."

"Tapi Om...."

"Sudah ga apa-apa naik aja. kantor juga sudah sepi," sela Om beni.

"Baiklah Om. Sera ke sana sekarang."

Aku segera menuju ruangan Om Beni yang berada di lantai atas.

"Bagaimana kabarmu, Sera ?" Om Beni memulai percakapan. Nampak wajahnya serius.

"Sera baik, Om," jawabku yang duduk di hadapannya kini. Ruangan Om beni sepi.

Di lantai ini sudah tidak ada karyawan. Mungkin mereka sudah pulang. Mas Agung pun tak terlihat batang hidungnya. Di lantai dua aku hanya melihat Dido dan dua orang karyawan.

"Sera, Om sudah tua. Sudah tidak sanggup memimpin perusahaan Bapakmu ini. Perusahaan ini sudah berkembang cukup pesat. Membutuhkan pemimpin yang lebih muda dan produktif. Sudah saatnya Om kembalikan padamu."

Sebenarnya Om Beni memang sudah mulai sakit-sakitan. Mungkin benar sudah saatnya aku memimpin langsung perusahaan ini.

"Baiklah, Om. Tapi aku mohon hal ini tetap di rahasiakan dulu. Jangan sampai Mas Agung tau dulu bahwa sebenarnya aku pemilik perusahaan ini."

"Kalau memang itu maumu, Om ikuti permainanmu saja. Jadi, kapan kamu mulai bisa aktif ? untuk laporan keuangan dan lainnya kamu bisa minta Dido kirim email ke kamu."

"Sera akan mengabari secepatnya. Kalau begitu Sera pamit ya, Om. Takut nanti Mas Agung nyariin." Aku segera pamit untuk keluar menemui Mas Agung.

Ting

Sebuah pesan dari Dido.

[Ra , Aku lihat suamimu lagi berdua sama Yuyun di belakang kantor]

Apaa? Bukannya tadi Yuyun sudah pulang ? Sebaiknya aku cek sendiri sekarang. Dido nggak mungkin bohong.

Dengan langkah cepat aku langsung menuju ke belakang kantor. Di sana sebenarnya adalah tempat parkir motor karyawan. Sedangkan mobil Mas Agung ada di depan kantor. Berarti dia memang sengaja menemui pelakor itu.

Aku menatap nanar sepasang manusia yang sedang berbicara di bawah pohon besar itu. Dari tempatku berdiri ini tidak jelas apa yang mereka bicarakan. Tapi nampak keakraban yang tak wajar di antara mereka.

Wanita itukah yang bernama Yuyun? Masih muda, tapi menurutku tidak begitu cantik. Namun sikapnya berbicara dengan suamiku seperti wanita penggoda. Sesekali mereka saling menyentuh. Hebat kamu Mas. Pintar sekali kamu menutupi kelakuanmu selama ini.

Baiklah, Mas. Silahkan lanjutkan permainanmu. Kamu akan pingsan jika tau siapa aku sebenarnya. Tidak salah aku merahasiakan ini semua selama delapan tahun. Tunggu pembalasanku.

Lanjutkan Membaca

Kamu Mungkin Juga Suka

Ayahku, Penjahat Terbesarku
Ayahku, Penjahat Terbesarku
Dalam Ayahku, Penjahat Terbesarku, Zayden sang pemimpin mafia Raven terobsesi pada Kaela. Namun, misi rahasia Kaela adalah memburu Raven. Hadapi konflik identitas dan strategi bisnis dalam romance novel ini. Baca kisah petualangan mereka di platform web novel dengan misi penuh risiko.
DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU
DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU
Dalam novel DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU, Rachelia harus menghadapi perjodohan rumit dengan Alvino, guru dingin yang ternyata putra tunggal billionaire. Konflik memuncak saat hubungan Rachel dan Leonel terancam. Baca romance novel ini untuk mengikuti takdir mereka di web novel populer.
DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM
DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM
Pasca dicerai Bima, Hana terjebak kesalahpahaman dengan Matheo yang menganggapnya mata-mata. Kisah DICERAI SUAMI DINIKAHI BOS KEJAM ini membawa Hana dalam intrik billionaire romance novels. Baca webnovel modern novel ini untuk mengikuti perjuangan Hana lepas dari tuduhan bos kejam.
Istri Bayaran Untuk Bos Galak
Istri Bayaran Untuk Bos Galak
Dalam Istri Bayaran Untuk Bos Galak, Cecil terjebak obsesi Devan meski kontrak telah usai. Sang miliarder menolak melepasnya dan mengancam konsekuensi permanen demi mempertahankannya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti pilihan sulit Cecil dalam romance novel modern yang penuh ketegangan.
Istri Gendutku Berubah Jadi Cinderella
Istri Gendutku Berubah Jadi Cinderella
Dalam Istri Gendutku Berubah Jadi Cinderella, Reina bertransformasi demi membalas dendam pada mantan suaminya. Dibantu Rendy, seorang CEO dalam billionaire romance novels ini, Reina menuntut keadilan. Simak kisah modern novel ini tentang ambisi dan perubahan hidup melalui webnovel populer.
Kekayaan Setelah Pengkhianatan
Kekayaan Setelah Pengkhianatan
Dalam Kekayaan Setelah Pengkhianatan, Tristan yang dikhianati pacarnya tidak sengaja mengaktifkan detektor garis keturunan ajaib. Kini ia bertransformasi dari mahasiswa miskin menjadi tokoh utama billionaire romance novels dengan kekuasaan tak terbatas untuk membalas dendam di modern novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Darah dan Pengakuan
Darah dan Pengakuan
Alina, sang Ketua Grup Singh, mengalami duka mendalam saat kehilangan putra kandungnya, Erik, yang masih belia. Bersama suaminya, mereka memindahkan seluruh kasih sayang kepada anak angkat, Alec. Bahkan setelah Erik akhirnya ditemukan, Alina tetap memanjakan Alec dan mempersiapkannya sebagai penerus bisnis keluarga. Namun ironi takdir terjadi - justru Alec, yang khawatir akan tergeser kedudukannya, merencanakan pembunuhan keji terhadap Alina. Di detik-detik terakhir hidupnya, Alina baru menyadari sifat sejati Alec yang serigala berbulu domba. Dengan hati yang hancur, dia bertekad bahwa jika ada kehidupan selanjutnya, dia akan tebus semua kesalahannya pada Erik!
Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dalam Pelukan Mantan Saya Lagi Setelah Perceraian
Dia mencintainya secara diam-diam selama tujuh tahun dan akhirnya menikahinya. Namun, sang suami bersikap dingin terhadapnya, sehingga dia memutuskan untuk menceraikannya. Kemudian, dia menyesalinya. Mengejutkan betapa posesifnya seorang miliarder!
Bunuh Dewa
Bunuh Dewa
Dewa Iblis demi memaksa Dewi Ilahi, membantai Desa Keluarga Yongki. Namun, Dewi Ilahi karena cintanya pada Dewa Iblis, tak tega membunuhnya. Rafika Yongki memeluk jasad Ibu Rafika, akhirnya menyadari, di mata para dewa dan iblis, manusia hanyalah semut belaka. Tapi Rafika tak mau pasrah. Dia menjadi umpan, rela menjadi wadah untuk menghidupkan kembali Dewi Ilahi, dan menyusup ke sisi Dewa Iblis. Dia ingin membuktikan, manusia biasa pun bisa membunuh dewa.
Mencintaimu adalah Kewajibanku
Mencintaimu adalah Kewajibanku
Sinta, pewaris Keluarga Hapdijaya, mengalami pukulan berat ketika ayah dan mertuanya meninggal dalam kecelakaan tragis. Sinta menderita kanker paru-paru dan rela berkorban demi menyelamatkan anaknya yang sekarat. Namun, suaminya, Fendi, mencurigai Sinta bekerja sama dengan pamannya untuk membunuh ayahnya. Kehadiran Cindy di saat-saat kelam justru membawa malapetaka, karena dialah pelaku sebenarnya. Ketika Fendi menemukan kebenaran, dia membantu Sinta untuk membalas dendam. Setelah bercerai, Fendi menyamar dengan identitas baru dan kembali untuk memulai hidup bahagia bersama Sinta.
Ayah Bayiku adalah ayah mantanku!
Ayah Bayiku adalah ayah mantanku!
Setelah pacar egois Anda mengakhiri hubungan karena dia tidak yakin karier Anda akan berhasil, Anda bersumpah untuk membuktikan bahwa dia salah. Bertekad untuk menjadi residen bedah terbaik, Anda terjun ke dunia kerja— dan di bawah pengawasan residen Anda, Dr. Sawyer Campbell: ahli bedah terkenal yang kejam, ayah bayi yang mengejutkan, dan yang terburuk… ayah mantan Anda.
​​Kita yang Dulu, Kini Tak Berlanjut​​
​​Kita yang Dulu, Kini Tak Berlanjut​​
Mega Maulana akhirnya menikahi pujaan hatinya, Rian Kurniawan. Namun pernikahan ini hanya kedok untuk melindungi cinta sejatinya dengan tunangan masa kecilnya. Saat Mega mengetahui Rian selalu mencintai sang tunangan, ia memilih pergi untuk selamanya. Barulah Rian tersadar: tanpa disadari, cintanya pada Mega telah tumbuh—namun penyesalan datang terlalu terlambat.