Logo
Desah Di Kamar Sebelah
Desah Di Kamar Sebelah

Desah Di Kamar Sebelah

39 Bab
Tamat
Dalam Desah Di Kamar Sebelah, seorang istri terbangun dan mendapati suaminya menghilang secara misterius. Mengusung genre romance modern, kisah ini mengungkap rahasia gelap di balik pintu kamar sang adik ipar. Baca mystery story ini sekarang dalam koleksi web novel kami.
Bab 1 dari Desah Di Kamar Sebelah

“Ris, kamar sebelah sudah dibersihkan belum? Lia soalnya sejam lagi sampai.” Perintah Mas Bayu membuatku berpaling dari wajan berisi gulai kepala ikan. Kutoleh wajah suamiku. Terlihat resah mimiknya.

“Sudah, Mas.” Kujawab dengan senyum. Padahal, sebenarnya hatiku agak dongkol. Sudah lebih dari lima kali dia mengingatkan untuk membereskan kamar tamu yang berada di sebelah kamar kami.

“Alat mandinya sudah kamu taruh juga, kan?”

“Sudah, Sayang. Pasta dan sikat gigi, sabun cair, dan puff-nya. Semua sudah siap.” Nadaku sudah agak sengak. Seharian ini aku hanya direpotkan oleh permintaan Mas Bayu. Demi adik semata wayangnya yang akan berlibur di rumah kami. Lia namanya.

“Kamu jangan cemberut gitu, dong. Kan, udah aku kasih lebihan belanja.” Mas Bayu mengedipkan sebelah matanya. Pria yang berdiri di ambang pintu penghubung antara dapur dengan ruang makan tersebut lalu kabur.

“Alah, cuma dilebihin seratus ribu pun!” gerutuku.

Entah mengapa, aku tak pernah suka apabila Lia datang ke mari. Ada saja yang akan membuatku repot. Harus membereskan kamarlah, harus masak makanan kesukaannyalah. Belum lagi menuruti request lain seperti minta dipasangkan sprei warna merah atau sabun cair aroma rose. Sudah dua kali dia datang ke rumah kami sejak aku dan Mas Bayu menikah enam bulan lalu. Berarti, kalau dia jadi datang hari ini, total sudah tiga kali. Apa dia punya waktu luang sebanyak itu? Kan, dia harus kuliah. Jarak sini dengan rumah orangtua Mas Bayu juga lumayan. Ditempuh dengan perjalanan darat empat jam lamanya. Kurang kerjaan, pikirku.

***

“Mas Bayu! Aaa aku kangen!” Lia memeluk erat tubuh Mas Bayu saat kami menjemputnya ke terminal bus. Perempuan yang mengenakan dress selutut berwarna putih dengan motif bunga-bunga itu tampak menggelayut manja di tubuh suamiku. Aku muak melihatnya. Dia sudah dewasa, apa perlu semenempel itu pada kakak laki-lakinya.

“Sayang, aku juga kangen. Gimana kabarmu? Sehat?” Mas Bayu mencuil dagu lancip perempuan berambut lurus panjang itu. Adegan yang cukup membikinku gerah.

“Kangen banget, Mas. Mas, di rumah udah siap kan, gule kepala ikannya?”

Deg! Enak sekali dia bertanya begitu. Seperti punya pembantu yang siap melayani segala inginnya saja!

“Sudah, dong. Mbak Risti sudah masak yang enak-enak buatmu. Kita pesta malam ini!” Mas Bayu lalu merangkul Lia. Membawa perempuan itu menuju parkiran. Aku cukup tersentak. Bisa-bisanya mereka melewatiku! Bahkan Lia tak berbasa-basi. Sekadar menoleh dan bertanya kabar pun tidak. Yang benar saja?!

“Mas,” tegurku sambil menjawil bahu suamiku.

Lelaki itu menoleh. Agak dingin tatapannya. “Ya?”

“Nggak. Nggak jadi!” dengusku dongkol.

Suamiku malah berpaling. Semakin mengeratkan rangkulannya pada sang adik. Aku sukses dicuekin oleh keduanya. Sungguh menyebalkan!

***

Tepat pukul 17.50 kami tiba di rumah. Lia dengan santainya melenggang kangkung ke arah ruang makan. Sama sekali tak berbasa-basi kepadaku sedikit pun. Aku kesal. Namun, apa daya. Dia kesayangannya Mas Bayu. Mana mungkin aku melarang atau menegurnya.

“Wanginya udah keciuman dari depan! Aaa enak banget, nih!” Gadis berkulit langsat dengan tubuh ramping itu segera menyibak tudung saji. Aku yang tengah dilanda kesal, hanya bisa memperhatikannya sambil melipat tangan di depan dada. Kapan kira-kira anak ini pulang? Baru datang saja sudah bikin gerah!

“Mbak, ayo makan!” serunya sambil duduk di kursi.

Giliran makan, dia baru mau menegurku.

“Mau Magriban dulu,” ucapku acuh tak acuh sambil hendak balik badan.

“Alah, makan dulu, Mbak. Salatnya ntar aja. Aku udah laper.”

Kupingku merah mendengarnya. Dasar nggak ngerti agama!

“Duluan aja.” Aku mlengos. Berjalan ke depan hendak masuk ke kamar menyusul Mas Bayu. Dia sudah duluan masuk ke kamar setibanya dari rumah. Katanya mau mandi. Aneh. Seingatku, sore jam 15.00 tadi sudah mandi. Ngapain sih, pakai acara mandi berulang kali? Nggak takut masuk angin?

“Mbak, sebentar! Aku bawa oleh-oleh. Bikinan Mama, nih. Jamu penyubur.” Terdengar bunyi ritsleting tas yang dibuka. Aku terpaksa menoleh. Lia sudah mengacungkan sebuah botol plastik dengan tutup bundar hitam di atasnya. Botol berisi cairan jamu berwarna kuning pekat itu dia acung-acungkan ke udara. “Enak, lho, Mbak.”

Aku pun berjalan mendekat. Menyambar botol tersebut. Sengaja tak kuucapkan terima kasih padanya. Aku pergi meninggalkan Lia seorang diri saking jengkelnya. Memangnya, cuma kamu yang bisa bikin orang naik darah? Aku juga bisa!

***

“Hoam!” Aku menguap setelah makan malam selesai. Sisa jamu oleh-oleh Lia yang kubawa ke meja makan kuteguk habis. Memang enak jamu bikinan mertuaku. Rasanya nikmat di lidah. Namun, anehnya mataku terasa makin berat saja. Tak biasanya jam segini sudah terasa mengantuk luar biasa.

“Ris, kamu ngantuk?” tanya Mas Bayu.

“Iya,” jawabku sambil menoleh ke samping.

“Tidurlah. Kamu pasti capek. Seharian nyiapin semuanya, kan? Kasihan.” Mas Bayu memijat pundakku. Enak sekali. Mataku sampai pengen merem rasanya.

“Ah, masih awal,” kataku sambil menguap lebar lagi.

“Tidurlah, Mbak. Biar aku yang beresin semua. Nggak apa-apa.” Lia tersenyum. Gadis manja itu cekatan mengumpulkan piring-piring kotor. Cepat dia membawanya ke dapur belakang buat dicuci. Tumben sekali, pikirku.

“Nggak apa-apa emangnya?” tanyaku pada Mas Bayu. Takutnya, dia malah marah gara-gara aku tidur awal dan membiarkan adik kesayangannya itu beres-beres segala.

“Iya, Sayang. Nggak apa-apa.”

Mas Bayu pun bangkit. Dia menuntun tanganku untuk menuju kamar. Entah mengapa, mataku kian berat saja. Ketika tiba di atas tempat tidur, tanpa sadar mataku telah terlelap. Astaga, kenapa aku jadi pelor begini?

***

Sebuah suara berisik membuat mataku tiba-tiba terbuka sedikit. Namun, kepalaku berat sekali. Suara itu lambat laun semakin menusuk telinga. Membuatku merinding luar biasa.

“Umm … jangan, Mas!” Terdengar seperti rintih dan erangan kecil. Membuatku sontak ingin terbangun, tetapi sulit sekali tubuh ini bergerak. Mataku pun berat untuk sekadar membuka.

Susah payah aku menoleh ke samping. Mencari-cari di mana Mas Bayu berada. Sementara itu, desah di kamar sebelah semakin kentara saja terdengar.

Nihil. Sosok Mas Bayu tak ada di sampingku. Aku gemetar hebat. Ingin sekali tubuhku untuk bangkit. Namun, sial. Mataku terkatup lagi dan ragaku seperti dipaksa untuk kembali terlelap.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Akibat Salah Pergaulan
Akibat Salah Pergaulan
Dalam novel Akibat Salah Pergaulan, hidup sempurna Arabella hancur akibat ulah Oscar. Di tengah perjuangan bangkit bersama Louise Saveero, masa lalu kelam kembali mengancam. Simak kisah romance modern ini tentang pilihan sulit dan usaha mempertahankan kebahagiaan di platform web novel kami.
Beetwen love and hate
Beetwen love and hate
Dalam romance novel Beetwen love and hate, Hendra menghadapi dilema setelah dikhianati Luna yang mengejar karier model. Kehadiran Nita membawa kesembuhan, namun kembalinya sang mantan memicu konflik batin. Baca online novel modern ini untuk melihat pilihan sulit dalam cinta dan kesetiaan.
Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku
Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku
Dalam novel Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku, Flora meminta harta Kevin sebagai syarat cerai. Kevin tak menyadari Flora adalah otak di balik kekayaannya. Ikuti kisah billionaire romance ini di platform web novel kami, salah satu fiction books terbaik tentang ambisi dan penyesalan.
Istri Manis Tuan Jicko
Istri Manis Tuan Jicko
Dalam Istri Manis Tuan Jicko, Jicko menolak menikah dan memilih kesepakatan rahasia dengan Ameera demi memberikan cucu bagi ibunya. Namun, rencana di billionaire romance novels ini menjadi rumit saat konsekuensi pilihan mereka mulai muncul. Baca kisah selengkapnya di web novel modern ini.
Less Than Evil
Less Than Evil
Dalam novel aksi Less Than Evil, bertahan hidup berarti mahir memakai topeng dan saling memanfaatkan. Di dunia modern ini, kejujuran adalah kelemahan. Ikuti kisah penuh intrik dalam web novel ini saat karakter utama berjuang meraih posisi melalui manipulasi dan strategi licik.
Mengandung Bayi Bos
Mengandung Bayi Bos
Hidup Marimar berubah drastis setelah insiden tak terduga dalam romance novel Mengandung Bayi Bos. Ia harus menghadapi kenyataan pahit mengandung anak dari pria beristri. Di tengah dilema besar, ia harus memilih antara mengungkap kebenaran atau menanggungnya sendiri dalam modern novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Cuma Pembantu, Tapi Dia Hanya Inginkan Aku
Aku Cuma Pembantu, Tapi Dia Hanya Inginkan Aku
Di usia 43, Monika bekerja sebagai petugas kebersihan di hotel sambil mencari putrinya yang hilang lebih dari sepuluh tahun lalu. Hidupnya berubah drastis saat dia bertemu dengan Hans, pewaris hotel yang lebih muda, yang mengajaknya bekerja di kediamannya. Saat Hans mulai menunjukkan obsesinya, Monika menyadari hal yang mencurigakan: adik Hans, Luna, sangat mirip dengan putrinya yang hilang.
Bos, Kantormu Akan Meledak!
Bos, Kantormu Akan Meledak!
Seorang pria yang dapat meramal kematian menghadapi kegelapan hati manusia. Tokoh utama, Sekihara Ieyasu adalah seorang pekerja kantoran di sebuah perusahaan besar. Ia memiliki kemampuan khusus yaitu dapat melihat waktu dan penyebab kematian orang yang sedang sekarat. Tragedi terus terjadi di depan matanya. Sekihara sangat menderita karena ia tidak dapat mengubah nasib orang lain meski ia berusaha menyelamatkan mereka. Pada saat ini, kecelakaan aneh terus terjadi di perusahaan tempat ia bekerja. Dan yang ia lihat pada akhirnya adalah seluruh perusahaan akan meledak. Tidak ada orang yang memercayainya, jadi Sekihara yang mencoba mendekati kebenaran diam-diam memutuskan, "Aku harus mengubah masa depan ini!" Demi keluarganya, teman-temannya dan demi dirinya sendiri. Roda nasib tetap berputar saat ini. Apakah kamu siap melawan "kematian yang tak terelakkan" bersama dengan Sekihara?
Candaan yang Mengubah Segalanya
Candaan yang Mengubah Segalanya
Dimulai dari sebuah candaan, Sela tanpa sengaja mengetahui sifat asli kekasihnya, Yuda. Saat perasaan Yuda mulai tulus, semuanya sudah terlambat. Cinta yang dibina selama tujuh tahun pun hancur. Segalanya berubah karena satu candaan yang membuka kebenaran.
Cerai, Kemudian Cucu Kekayaan
Cerai, Kemudian Cucu Kekayaan
Aku selalu mengira suamiku hanya bersikap dingin, tetapi dia mencintaiku. Sampai kecelakaan pesawat, aku melihat suamiku menemani wanita lain untuk pemeriksaan pranatal di rumah sakit. Aku baru menyadari bahwa aku tidak pernah masuk ke dalam hati pria ini. Saat aku memutuskan untuk melepaskannya, aku tidak akan menyembunyikan identitasku yang sebenarnya lagi! Sebagai cucu orang terkaya di dunia, aku ingin membuatnya menyesali apa yang telah dilakukannya!
Mantan Suami Ingin Saya Kembali
Mantan Suami Ingin Saya Kembali
Tiga tahun setelah menikah, dia melakukan semua yang seharusnya dilakukan seorang istri, tetapi dia tidak bisa membuat suaminya peduli. Karena putus asa, dia memilih untuk mengakhiri pernikahan mereka...
Bidak di Awal, Ratu di Akhir
Bidak di Awal, Ratu di Akhir
Bertahun-tahun Catherine setia pada Sebastian, tapi ternyata dia hanya dimanfaatkan. Atas perintah Sebastian, Catherine mendekati Louis untuk menggagalkan pernikahan pria itu dengan Olivia, cinta sejatinya. Namun, ketika kebenaran pahit terungkap bahwa segalanya adalah skema licik Sebastian, Catherine yang sakit hati memutuskan untuk membalas dendam. Dia mengubah permainan itu menjadi nyata, menikahi Louis dan meninggalkan Sebastian dalam penyesalan yang terlambat.