Logo
Birahi Anak Tiri
Birahi Anak Tiri

Birahi Anak Tiri

41 Bab
Tamat
Dalam novel Birahi Anak Tiri, sebuah rahasia besar menguji loyalitas dan ambisi di tengah konflik keluarga. Ikuti kisah romance modern ini yang penuh kejutan tak terduga. Baca web novel ini untuk mengungkap konsekuensi dari pilihan sulit dalam fiksi romance stories yang memikat.
Bab 1 dari Birahi Anak Tiri

POV SAM

Aku masih ingat benar, setahun setelah Ibuku meninggal, Papa menikah lagi dengan seorang janda muda beranak dua. Jadi keadaannya seimbang, karena saat itu Papa pun punya anak dua, aku dan adiku, Fardan. Gilanya lagi, Papa membawa dua anak cowok, sementara Ibu tiriku membawa dua anak cewek.

Waktu Papa menikah itu, usianya baru 43 tahun. Sementara ibu tiriku berusia 32 tahun. Tapi anehnya, saudara-saudara tiriku itu usianya lebih tua dariku. Pada saat Papa menikah lagi, usiaku baru 10 tahun, sedangkan Fardan baru berusia 9 tahun.

Tapi saudara-saudara tiriku lebih tua, dua dan tiga tahun dariku. Mbak Ayu berusia 12 tahun dan Mbak Ita berusia 11 tahun. Karena itu aku dan Fardan memanggil mereka Mbak.

Belakangan aku tahu bahwa Papa menikah dengan almarhumah ibuku waktu usianya sudah 32 tahun. Kemudian aku lahir pada saat usia Papa sudah 33 tahun. Setahun kemudian Fardan pun lahir.

Sedangkan ibu tiriku yang biasa kusebut Mama itu menikah waktu usianya baru 19 tahun. Lalu waktu Mama berusia 20 tahun lahirlah Mbak Ayu. Setahun kemudian lahir pula Mbak Ita.

Suasana di rumah kami jadi hangat setelah aku punya ibu tiri yang ternyata sangat baik. Beliau memperlakukan aku dan Fardan seperti anak kandungnya sendiri. Begitu pun Papa, memperlakukan Mbak Ayu dan Mbak Ita seperti anak kandungnya sendiri.

Sehingga orang yang belum tahu seluk beluk keluarga kami, pastilah menganggap aku dan Fardan itu anak kandung Mama. Mereka juga pasti mengira Mbak Ayu dan Mbak Ita itu anak kandung Papa.

Mungkin di antara Papa dengan Mama dahulu sudah sepakat, bahwa mereka akan saling menitipkan anak-anak yang akan diperlakukan secara adil dan penuh kasih sayang.

Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun berganti tahun berjalan terus dengan cepatnya. Kami semua hidup dalam suasana damai. Tak pernah ada keributan yang berarti, karena aku, Fardan dan kedua kakak tiri ku suka saling mengalah.

Tanpa terasa waktu berlalu, kami berempat sudah jadi mahasiswa-mahasiswi. Mbak Ayu sudah semester akhir, tinggal menunggu skripsi. Mbak Ita sudah semester lima, Fardan baru semester pertama, sementara aku sudah semester tiga.

Rumah kami pun sudah diperbesar. Kamarnya jadi ada 4. Anak-anak Papa dan Mama mendapat kamar masing-masing.

Sementara itu, Papa membangun pavilyun yang terpisah dari rumah utama. Di pavilyun itulah tempat Papa dan Mama.

Mungkin Papa dan Mama sengaja ingin menempati pavilyun itu agar tidak terasa berisik oleh suara kami berempat, yang terkadang memang mengeluarkan suara keras. Selain daripada itu, mungkin juga Papa ingin melatih kemandirian kami berempat dengan memberikan kebebasan menempati rumah utama.

Di rumah utama, kamar paling depan dipakai oleh Fardan, agar rumah kami ada perisai di setiap bagian krusial. Jadi Fardan ditempatkan di kamar paling depan, hitung-hitung ada penjaga keamanan di rumah kami. Di samping kamar Fardan adalah kamar Mbak Ita.

Aku dan Mbak Ayu ditempatkan di lantai dua. Kamarku yang paling depan, sementara kamar Mbak Ayu di bagian dalam, terhalang oleh ruang belajar. Di ruang belajar itu aku dan Mbak Ayu sering belajar bareng. Tapi tentu saja kami menekuni jenis ilmu yang berbeda, karena kami berlainan fakultas.

Yang menyenangkan belajar dengan Mbak Ayu itu, adalah seringnya dia membuatkan minuman dan makanan ringan untukku. Minumannya terkadang teh manis atau kopi susu, terkadang black coffee saja. Makanan ringannya, terkadang bawan, pisang goreng atau french fries.

Setelah selesai belajar, kami suka ngobrol ke barat ke timur. Bahkan sering juga Mbak Ayu nonton bokep koleksiku yang selalu tersimpan di flashdisk, lalu diputar di laptopnya. Namun aku hanya berani menyimpan 1-2 film bokep di flasdisk itu, lalu didelete kalau sudah bosan menontonnya.

Tapi yang satu itu tentunya secara rahasia. Bahkan sering Mbak Ayu meminjam flashdisk berisi bokep itu, untuk ditonton di dalam kamarnya. Dengan suara yang didengarnya lewat earphone.

Bukan cuma menontonnya, Mbak Ayu juga sering mengajak aku berdiskusi tentang segala yang pernah ditontonnya itu.

Bahkan pada suatu malam, setelah menonton bokep di ruang belajar, Mbak Ayu berkata,

“Kata teman yang udah pengalaman sih dioral sama cowok itu nikmat sekali.“

Aku tersenyum dan menyahut,”Iya Mbak. Terutama kalau yang oralnya fokus ke cltoris. Kan cltoris itu paling peka di tubuh cewek.“

“Wow… kamu udah banyak tahu ya. Emangnya udah punya pengalaman sama cewek?” tanya Mbak Ayu sambil menepuk bahu ku.

“Pengalaman sih belum ada Mbak. Cuma sering dengar ceritanya saja dari teman yang udah punya pengalaman. Juga sering baca buku pengetahuannya. Mbak sendiri udah punya pengalaman?”

“Hiiiih Pengalaman dari mana? Pacaran aja baru satu kali waktu masih di SMA dahulu. Sampai sekqarang belum pacaran lagi.”

“Terus… sama pacarnya diapain aja?”

“Ciuman bibir aja belum pernah. Paling cuma cipika-cipiki.”

Aku mengangguk-angguk dan percaya pada pengakuan kakak tiri ku itu.

Tapi Mbak Ayu seperti sedang berpikir. Entah apa yang dipikirkannya.

Sesaat kemudian dia malah bangkit dari sofa ruang belajar.

”Mau tidur duluan ah… udah malam sekali tuh,” katanya sambil menunjuk ke jam dinding digital yang sudah menunjukkan pukul 23.05 WIB.

“Iya Mbak. Sleep tight and have a nice dream,” sahut ku sambil berdiri juga.

“You too… “ sahut Mbak Ayu sambil melangkah keluar ruang belajar dan masuk ke dalam kamarnya.

Aku pun melangkah ke arah kamar ku. Dan melupakan percakapan dengan Mbak Ayu tadi.

Keesokan malamnya Mbak Ayu tidak muncul di ruang belajar. Sejak jam 7 malam dia sudah masuk ke dalam kamarnya. Lalu tidak keluar lagi.

Begitu pula pada malam-malam berikutnya. Mbak Ayu tidak muncul lagi di ruang belajar. Sementara aku tetap menyibukkan diri untuk menghafal di ruang belajar. Karena fakultas ku adalah fakultas yang banyak hafalannya.

Sebenarnya di lantai bawah pun ada ruang belajar yang biasa dipakai oleh Fardan dan Mbak Ita. Tapi aku tak pernah nyelonong ke ruang belajar mereka. Begitu juga Fardan dan Mbak Ita, tak pernah nyelonong ke ruang belajar di lantai dua.

Beberapa malam kemudian, Mbak Ayu muncul lagi di ruang belajar. Aku yang sedang duduk di belakang meja tulis ku menyambutnya dengan sikap ceria.

”Mbak lama juga gak muncul di ruang belajar kita ini.”

“Biasa… ada langganan datang,” sahutnya sambil tersenyum.

“Langganan? Langganan apa?”

“Langganan perempuan. Datang bulan.”

“Owh… kirain apa. Suka berapa hari datang bulannya Mbak?”

“Sepuluh harian. Aku kalau datang bulan suka sakit kepala. Makanya gak mau mikir yang berat-berat.”

“Tapi sekarang sudah bersih?”

“Sejak dua hari yang lalu juga sudah bersih. Sekarang sih mau begadang sampai pagi juga gak apa-apa.”

“Owh, iya… sekarang kan malam Minggu, ya.”

“Iya. Malam Minggu yang sepi… karena Papa, Mama, Ita dan Fardan pada ke Semarang.“

“Iya… kita berdua kebagian jaga rumah sampai Senin pagi, ya Mbak.”

Memang Papa, Mama, Mbak Ita dan Fardan pada ke Semarang. Mau menghadiri pernikahan keponakan Papa alias saudara sepupu ku. Dan rumah tidak boleh ditinggalkan tanpa ada yang menunggunya. Karena itu aku dan Mbak Ayu tidak diajak ke Semarang, agar rumah tetap aman. Maklum belakangan ini sering terjadi pencurian di daerah kami.

Mbak Ayu menghampiri kursi yang sedang aku duduki. Dan memegang kedua bahu ku dari belakang,”Justru sekarang kita punya kesempatan baik, Sam.”

“Emangnya mau ngapain Mbak? Mau nonton bokep semalam suntuk?” tanya ku tanpa menoleh ke belakang.

Lalu terdengar suara Mbak Ayu di belakang kursi ku.

”Sam… aku ingin tahu kayak apa sih rasanya kalau punya ku dijilatin seperti dalam bokep-bokep itu… kamu mau kan melakukannya?”

Aku tersentak kaget. Permintaan kakak tiri ku itu benar-benar di luar dugaan. Tak pernah terpikirkan sedikit pun kalau Mbak Ayu mau meminta sesuatu yang belum pernah ku lakukan itu.

^^^

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bosku Kenikmatanku
Bosku Kenikmatanku
Dalam novel modern Bosku Kenikmatanku, Dino bertekad menaklukkan Ci Jeny melalui godaan yang tak tertahankan. Tantangan muncul saat fantasi Dino menjadi nyata, memaksa keduanya menghadapi hasrat terpendam. Baca romance novel ini untuk mengikuti dinamika kekuasaan dan godaan di web novel ini.
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah
Misteri kehamilan Riana Handoko dalam novel romantis Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah mengungkap pengkhianatan pahit. Nama suaminya, Bimo Ganendra, justru tercatat sebagai ayah dari anak Silvia, putri kandung keluarga yang mengusirnya. Baca cerita misteri emosional ini di Novel Web pilihan Anda.
Dosa Berbalut Cinta
Dosa Berbalut Cinta
Dalam romance modern Dosa Berbalut Cinta, Saschya terjebak pernikahan penuh kekerasan oleh Adnan. Di tengah siksaan yang kian berat, masa lalu muncul membawa pilihan sulit. Simak kelanjutan kisah ini di platform web novel kami untuk membaca romance fiction books berkualitas.
En-PD157
En-PD157
Dalam En-PD157, Lu Xun menunda pernikahan demi membantu sahabatnya memiliki anak. Sebagai modern novel yang penuh konflik, sang tunangan justru diam-diam merencanakan masa depan lain. Temukan kisah pengkhianatan ini di web novel yang menyajikan dinamika romance novel penuh kejutan.
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
Manfred alias Gian membalas dendam lewat kekuatan super dalam Genderang Perang Manusia Elektrokinesis. Setelah mewarisi kemampuan listrik, ia harus memilih antara kekuasaan atau Cia. Nikmati fantasy novel penuh aksi ini sebagai pilihan fiction fantasy novels terbaik di platform web novel.
Hati Seorang Ibu, Kebohongan Kejam
Hati Seorang Ibu, Kebohongan Kejam
Dalam romance novel Hati Seorang Ibu, Kebohongan Kejam, hidup sempurna istri Gavin hancur saat tahu ia hanya ibu pengganti bagi anak Iliana. Dikhianati keluarga di kisah modern novel ini, ia harus memilih antara bertahan atau pergi setelah rahasia kelam dan kebencian anak-anaknya terungkap.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Biarlah Berakhir di Sini
Biarlah Berakhir di Sini
Keluarganya Bimo mengira Elena hanya wanita penurut, tidak akan membantah, tak disangka Elene tidak begitu. Disaat dia mengetahui Bimo menyakiti hatinya, dia memutuskan tidak lagi membantu Bimo, bahkan menunjukkan kemampuan hebatnya setelah meninggalkan Bimo. Eh, akhirnya keluarga Bimo hanya bisa melihat Elena pergi dengan senang, sedangkan keluarganya menjadi hancur.
Pilot Cilik di Ambang Maut
Pilot Cilik di Ambang Maut
Rayen tiba-tiba terbangun di dalam pesawat yang akan jatuh bersama ayahnya. Di ketinggian 9000 meter, dia harus ambil alih kemudi dan berjuang melawan maut dengan tubuh mungilnya untuk selamatkan ratusan nyawa.
Dari Kegelapan Menuju Cahaya
Dari Kegelapan Menuju Cahaya
Dorothy, putri kesayangan keluarga Gordon, hidupnya berubah total saat Elissa muncul dengan laporan DNA yang mengklaimnya sebagai pewaris sah. Dorothy difitnah dan dikirim ke lembaga pemasyarakatan hingga cacat. Untuk kepentingan keluarga, dia kemudian dinikahkan dengan Johnny, putra keluarga Ford yang disebut-sebut tunagrahita. Namun, Dorothy terkejut menemukan suaminya sama sekali tidak cacat, melainkan pewaris cerdas Grup Ford. Dengan dukungan dan cinta suaminya, Dorothy bangkit dari penderitaan, mengungkap semua kebohongan, dan setiap pengkhianat akhirnya mendapat hukuman yang setimpal.
Kembali ke Desa! Banggakan Ibuku
Kembali ke Desa! Banggakan Ibuku
Serly Zofi adalah seorang mahasiswi dari desa yang berhasil menjadi CEO perusahaan go public setelah berjuang selama 7 tahun. Setelah kembali ke Suraya, dia pun kembali ke desa untuk menjenguk ibunya. Menghadapi rumor di desa dan ketidakadilan keluarga, Serly maju dengan berani untuk membela ibunya. Dia juga membantu warga desa menjadi kaya. Kisah Serly menyampaikan nilai-nilai kerja keras untuk mencapai kesuksesan, serta kesetaraan dan kemandirian yang sangat menginspirasi.
Hidup untuk Cinta
Hidup untuk Cinta
Saat Eva berusia sepuluh tahun, dunianya runtuh setelah ayahnya meninggal tragis akibat fitnah keji. Bertahun-tahun kemudian, setelah merasa cukup siap untuk menuntut keadilan, dia mendekati Roger, putra tersangka utama dalam kasus itu. Eva yakin, pria itu menyimpan rahasia tentang nasib ayahnya. Namun, tanpa sepengetahuan Eva, Roger justru telah lama mengetahui penyamarannya. Di matanya, terbaca rasa bersalah dan penyesalan yang dipendamnya selama sepuluh tahun. Saat kabut kasus lama itu akhirnya tersingkap dan pelaku sejati terbongkar, Eva dan Roger pun menemukan jalan untuk merajut cinta.
Pewaris yang Hilang: Mukjizat Natal
Pewaris yang Hilang: Mukjizat Natal
Dua puluh tahun lalu, Logan kehilangan putranya Troy, dan sejak saat itu tak pernah berhenti untuk mencarinya. Kini Logan yang telah menjadi seorang pengusaha miliarder mendapat kabar keberadaan Troy dan bertekad akan membawanya pulang untuk merayakan Natal bersama. Namun hal itu tidaklah mudah karena Logan harus melewati hadangan orang-orang yang licik, tamak dan haus akan kekuasaan.