Logo
Wrong Marriage
Wrong Marriage

Wrong Marriage

39 Bab
Tamat
Dalam Wrong Marriage, Angel Matthew terjebak dalam konflik antarklan setelah menyerahkan dirinya pada Erick, seorang vampir. Sebagai Gadis Suci, ia kini diperebutkan oleh werewolf bernama Jack. Simak kisah romance novel ini melalui webnovel yang penuh misteri dan pertarungan takdir.
Bab 1 dari Wrong Marriage

"Virginity party?"

Angel mengerutkan kening saat menatap spanduk besar yang terbentang di depan kampusnya. Mata abu-abunya bergerak-gerak menyusuri setiap untaian kata yang tercetak di spanduk tersebut.

"Merayakan pesta malam tahun baru bagi para gadis perawan. Ajak pemuda yang kau sukai untuk menikmati keperawananmu yang berharga."

"Hah?" Mulut Angel melongo lebar, walaupun begitu matanya tampak berbinar. "Ide yang cukup gila, tapi terdengar sangat seru."

Angel menggigit bibir yang mengulas senyum nakal, otaknya mulai menemukan siapa yang akan diajaknya pergi dalam pesta gila tersebut. Dia memang telah bosan dengan cap sebagai gadis perawan di usianya yang sudah memasuki delapan belas tahun, dan sekarang saatnya untuk mengubah status polosnya itu.

"Baiklah, aku akan menemuinya sekarang," gumam Angel dengan gejolak semangat yang berkobar di dada. Di tersenyum lebar, bersiap melangkahkan kaki saat tiba-tiba ada suara yang menghentikannya.

"Permisi."

Angel memutar badan, sejenak terpaku saat melihat seorang pemuda yang tampak asing di hadapannya. Keningnya berkerut dalam, dan lagi-lagi matanya bergerak liar mengamati pahatan sempurna pada wajah tampan di hadapannya. Mata berwarna coklat yang sangat terang, bibir sangat merah dan juga kulit yang terlalu pucat untuk ukuran pemuda Amerika. "Atau mungkin dia orang Rusia?" Pikir Angel dalam hati.

"Di mana kelas Sains?"

Suara itu terdengar dalam, diikuti dengan tatapan tajam yang membuat Angel bergidik ngeri. "Ah itu, ada di lantai dua lorong sebelah kiri, nanti kau akan menemukan petunjuk di sana."

"Thank you."

Angel mengangguk pelan, baru akan berucap saat mendadak merasakan hembusan angin yang cukup kencang. Tapi bukan itu yang membuat tubuhnya kini menegang, melainkan sebuah aroma harum yang terasa begitu aneh tapi terasa begitu nyaman saat menerobos indera penciumannya. Bahkan Angel sampai memejamkan mata, menikmati aroma segar yang tidak pernah ditemukan di mana pun.

"Parfum Mu sangat harum," gumam Angel dengan kembali memejamkan mata, tapi dia dibuat bingung saat melihat pemuda di hadapannya membungkuk seperti menahan sebuah kesakitan luar biasa.

"Are you ok?" Angel mengulurkan tangan, berniat mengusap lengan pemuda itu tapi dia kembali dihadapkan pada keanehan yang lain. Kulit pemuda itu terasa begitu dingin. "Kau demam?"

Alih-alih menjawab, pemuda itu malah melenggang pergi meninggalkannya begitu saja.

"Sangat tampan, tapi juga sangat aneh," gumam Angel dengan masih menatap punggung pemuda itu hingga menghilang di balik gedung kampus.

"Hemm... i dont care...." Angel menggeleng-geleng pelan dengan memasang wajah tak peduli. Dia bersiap kembali melangkah, tapi lagi-lagi ada saja yang mengganggunya.

"Morning!"

Angel menoleh ke sisi kiri saat merasakan sebuah lengan yang merangkul bahunya, menemukan seorang gadis berkaca mata yang telah menjadi sahabatnya sejak sekolah menengah. "Morning, Bell... mau ikut virginity party?"

"What?!" pekik Bella dengan kening berkerut dalam. "Are you crazy?"

Angel memutar bola mata malas sembari membawa kakinya melangkah. "Ayolah... aku sudah bosan menjadi gadis perawan, kita harus membuat perubahan di malam tahun baru besok."

"Astaga, Angel... jangan macam-macam, kita akan tetap baik-baik saja dengan status perawan. Lagipula kita sudah sepakat hanya akan memberikan keperawanan kita pada malam pertama pernikahan," oceh Bella dengan sesekali menaikkan bingkai kaca mata besarnya.

"Itu sudah sangat kuno, Bella...." Angel menghentikan langkah, tiba-tiba menangkup kedua sisi wajah sahabatnya itu dengan mata berbinar. "Aku sudah memutuskan untuk ikut dalam acara virginity party."

"Siapa yang akan kau ajak?"

"Calvin Klein," jawab Angel dengan wajah penuh percaya diri.

"Tapi-"

Angel tak perlu menunggu ocehan Bella lebih panjang lagi, karena dia memutuskan untuk berjalan cepat. meninggalkan gadis itu. Kakinya terus berjalan ringan, menaiki anak tangga untuk mencapai lantai dua gedung kampus. Dia menyusuri lorong sebelah kiri, sesuai instruksi yang diberikan kepada pemuda aneh tadi karena mereka memiliki tujuan pada kelas yang sama.

Mata Angel berbinar saat sudah memasuki kelas Sains, lebih tepatnya tertuju pada seorang pemuda berambut pirang yang saat ini duduk di kursi paling pojok. Dia setengah berlari menghampiri pemuda tersebut, langsung duduk pada kursi kosong di depannya.

"Morning, Calvin," sapa Angel dengan senyum yang dibuat semanis mungkin, tapi pemuda di hadapannya masih tampak memejamkan mata seolah tak peduli.

Angel mendengus keras, mengulurkan sebelah tangan untuk menarik earpod yang menyumpal lubang telinga pemuda itu. "Morning, Calvin Klein!"

Calvin langsung membuka mata, menurunkan kedua kakinya yang tadi berselonjor di atas meja. "Selamat pagi, Cantik. Apa kau sudah membawakan tugasku?"

Angel mengangguk cepat, mengeluarkan sebuah buku dari tas dan menyerahkan pada pemuda itu."Aku pastikan kau akan mendapatkan nilai A nanti."

"Good girl...." Calvin tersenyum manis sambil mencubit pipi Angel lembut. "Aku akan mentraktir-"

"Tidak perlu," sela Angel cepat dengan senyum merekah. Dia sedikit memajukan tubuh, membawa kedua tangannya terlipat di atas meja. "Aku ingin yang lain."

Calvin mengerutkan kening. "Kau ingin meminta yang lain?"

Angel mengangguk antusias. "Aku ingin mengajakmu datang ke virginity party besok malam."

"Virginity party?" Pekik Calvin dengan kerutan di keningnya yang semakin dalam. "Kau serius?"

Lagi-lagi Angel menganggukkan kepalanya cepat, bahkan wajahnya mulai tampak menampilkan ekspresi penuh harap.

"C'mon, Angel... pesta itu hanya untuk gadis pera-" Tiba-tiba Calvin menjeda kalimat, dengan mata yang melebar sempurna. "Jadi, kau masih perawan, Angel?!"

Suara pekikan itu terdengar begitu keras, hingga membuat semua yang ada di sana menoleh ke arah mereka.

"Sebenarnya... iya," Angel menggigit bibir bawah dengan wajah mulai bersemu merah, "aku masih perawan, dan aku ingin menjadikanmu sebagai pasanganku. Itu artinya kau akan menjadi pria pertama yang merasakan keperawananku."

Tidak seperti yang diharapkan, alih-alih merasa terharu dengan pengakuan Angel, ternyata Calvin malah tertawa keras dengan tatapan mengejek. Bahkan sekarang pemuda itu bangkit dari kursi, bertepuk tangan dengan tatapan mengedar.

"Demi Tuhan... ternyata masih ada gadis perawan di kelas kita!" ejek Calvin dengan tatapan merendahkan ke arah Angel. "Apa kau berniat menjadi biarawati, Angel?"

Sontak terdengar tawa dari semua orang yang ada di sana, kecuali seorang pemuda yang hanya duduk diam di pojok yang lain.

"Calvin, kenapa kau seperti ini?!" Angel ikut berdiri, wajahnya sudah tampak merah padam dengan mata berkaca-kaca.

Calvin tampak melipat kedua tangan di depan dada. "Memangnya apa yang kau pikirkan selama ini, Angel? Apa kau pikir aku menyukaimu?"

Angel hanya diam, bibirnya terlalu kelu untuk menjawab sesuatu yang ternyata hanya ada di dalam angan-angannya. Saat ini dia hanya bisa merasakan remasan kuat di dada yang berimbas pada cairan yang menggenang di kelopak matanya.

"Aku hanya menyukai kepolosanmu, Sayang?" Calvin mengusap kepala gadis itu lembut dengan senyum miring. "Siapa lagi yang akan mengerjakan semua tugasku kalau bukan dirimu, Angel?!"

"Dont fucking touch me!" bentak Angel sembari menepis tangan Calvin dari kepalanya.

"Wow!" Calvin kembali bertepuk tangan dengan tawa yang sarat akan penghinaan. "Apa kau lupa kalau baru saja menawarkan keperawananmu padaku, Angel?"

Lagi-lagi terdengar tawa dan cemoohan dari semua orang yang ada di kelas tersebut, membuat dada Angel terasa semakin sesak.

"Kau harus tahu, Angel...." Calvin membungkukkan punggung hingga membuat wajah mereka sejajar, bibirnya kembali memasang senyum merendahkan. "Aku tidak pernah tertarik untuk menidurimu, dan kurasa tidak ada satu pun pria di sini yang mau."

"Aku mau!"

Seruan tegas itu membuat semua mata teralihkan, bergeser ke arah pemuda aneh yang saat ini berdiri di sudut kelas. Angel pun melakukan hal yang sama, menatap pemuda yang ditemuinya di halaman tadi dengan wajah terperangah.

"Aku yang akan menjadi pasangan Angel dalam acara virginity party besok malam."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Tidak Butuh Belas Kasihanmu!
Aku Tidak Butuh Belas Kasihanmu!
Dalam romance novel modern Aku Tidak Butuh Belas Kasihanmu!, Kania berjuang menyelamatkan putranya di ICU setelah diceraikan Bagas karena anak mereka sakit. Meski dihalangi mantan mertua, Kania tetap tegar menghadapi konflik keluarga demi kesembuhan Arka dalam web novel penuh intrik ini.
Arimbi
Arimbi
Dalam novel Arimbi, Hanna terjebak pernikahan paksa dengan Sultan dan terkurung di rumah misterius. Menghadapi obsesi gelap suaminya yang menganggapnya sebagai Arimbi, Hanna harus bertahan dalam kisah romance modern berbalut misteri. Baca webnovel horor ini untuk mengungkap rahasia kelam Sultan.
(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
(Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan
Dalam novel romantis (Bukan) Istri Kontrak Dokter Arogan, Serayu terpaksa menikahi Abra, pewaris rumah sakit. Pernikahan sandiwara mereka perlahan menumbuhkan cinta, namun campur tangan mertua serta mantan kekasih mengancam hubungan mereka. Baca novel online ini di webnovel modern terpopuler.
Cintaku Padam Bersama Kobaran Api
Cintaku Padam Bersama Kobaran Api
Dalam novel romantis miliarder Cintaku Padam Bersama Kobaran Api, Ariel menikah dengan Vincent demi melupakan pengkhianatan masa lalu. Namun, rahasia kelam sang suami terungkap setelah tujuh tahun. Ariel pun merencanakan pelarian ekstrem. Baca novel online misteri ini di platform novel web terbaik.
Derita Suami Mandul
Derita Suami Mandul
Dalam novel modern Derita Suami Mandul, Jaka harus menghadapi kenyataan pahit saat Fatimah berkhianat dengan mantan kekasihnya demi seorang anak. Ikuti kisah pengkhianatan dalam romance novel ini saat perceraian menjadi satu-satunya jalan keluar. Baca selengkapnya di web novel ini.
Dokter Cantik Spesialis Andrologi
Dokter Cantik Spesialis Andrologi
Dalam novel romantis Dokter Cantik Spesialis Andrologi, seorang dokter wanita menghadapi situasi tak terduga saat seorang pasien pria menuntut pemeriksaan medis yang tidak biasa dengan tubuhnya sendiri. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti konflik romansa modern yang mendebarkan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Kejutan di Pesta Pembatalan Nikah
[Versi Dub] Kejutan di Pesta Pembatalan Nikah
Tania lahir di keluarga kaya. Ayahnya adalah orang terkaya di dunia, Kakak Pertama, Kedua dan Ketiganya masing-masing adalah Dewa Perang, Artis Papan atas dan Dewa Keuangan ternama. Namun, dia malah jatuh cinta pada kekasih masa kecilnya, Chris Cana. Ketika Chris hendak ditabrak mobil dalam sebuah kecelakaan, Tania bergegas menghalanginya. Alhasil, Tania tertabrak dan terluka di sarafnya. Dokter awalnya menyatakan bahwa dia akan lumpuh seumur hidup, tapi ayah Tania menghabiskan banyak uang untuk mencari tim ahli medis kelas dunia untuk menyembuhkannya. Demi menguji perasaan Chris pada Tania, ayah Tania menyuruhnya untuk berpura-pura lumpuh dan melanjutkan hubungannya dengan Chris. Menjelang pernikahan Tania dan Chris, Tania memutuskan untuk berdiri dari kursi rodanya di pesta pernikahan dan memberi tahu Chris identitas ayah dan para kakaknya yang sebenarnya. Tidak disangka, ketika Tania hendak membahas pernikahannya dengan Chris, dia menemukan perilaku buruk Chris dan sahabatnya, Rina. Tania menahan napas dan setuju untuk melanjutkan pernikahan dari luar, tetapi di belakang, Tania meminta ayahnya untuk mengubah pesta pernikahan menjadi pesta perceraian.
Jangan Usik Dia
Jangan Usik Dia
Saat Sheila Collin mengunjungi kakaknya yang miliarder, Nathan Collin, tunangannya, Megan, mengira Sheila orang miskin dan menghujaninya dengan hinaan. Megan tak tahu bahwa Sheila adalah bos besar Collins Group yang sesungguhnya. Di pesta ulang tahun mewah, kebenaran pun terungkap, menentukan nasib si tunangan sombong.
Asmara di Tengah Bara
Asmara di Tengah Bara
Saat Leo memulai 'pekerjaannya' di kelab malam, ia tak sengaja berurusan dengan sang supervisor dan membantu manajer umum yang menawan. Hal ini memicu serangkaian peristiwa, yang semuanya diam-diam diatur oleh seorang dalang misterius sejak Leo menginjakkan kaki di kelab itu. Saat ia merangkai petunjuk dan menyelami misteri lebih dalam, Leo mengungkap kebenaran yang membuatnya benar-benar tercengang...
Ratu Lapangan Tenis
Ratu Lapangan Tenis
Setelah meninggalkan karier tenisnya, Lily Prata mendedikasikan hidupnya untuk karier pacarnya, Adam. Setelah membantunya memenangkan Grand Slam, Adam berubah: ia berselingkuh dengan bintang muda, Mia, dan ingin Lily tetap melatihnya. Akankah Lily menerima pengkhianatan ini, atau berani pergi untuk menyelamatkan masa depannya?
Konglomerat dari Masa Depan
Konglomerat dari Masa Depan
Hanson Arvelo, elit sosial mapan idaman banyak orang, terlahir kembali ke tahun 2002—tepat di hari pertama kuliah. Dengan ingatan masa depan, ia membangun relasi dan mendirikan Rocket 101, perusahaan jasa pengiriman yang menunggangi kebangkitan e-commerce. Di puncak ambisi dan sukses, Hanson terjebak dilema asmara: Ayla Yoana, gadis sederhana berhati tulus, atau Luna Rania, cinta pertamanya. Siapakah yang akan ia pilih?
Selamat Tinggal, Keluargaku
Selamat Tinggal, Keluargaku
Pada malam sebelum pernikahan, Yohan Japhar menerima angpao mahal tapi menolak menggendong kakaknya, Yulisa Japhar, saat prosesi nikah. Menghadapi pengkhianatan adiknya, sikap ayah yang pilih kasih dan penuh perhitungan, Yulisa dengan dukungan suaminya, Yasir Guhara, berani melawan. Dia menggandeng ibunya keluar dari tekanan keluarga, akhirnya putus total dari keluarga asalnya, lalu memulai hidup baru bersama orang yang benar-benar mencintainya.