Logo
Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai
Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai

Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai

92 Bab
Tamat
Dalam romance novel Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai, seorang miliarder yang dicampakkan istrinya memulai hidup baru bersama gadis bayaran sederhana. Ikuti kisah billionaire romance novels ini tentang harga diri dan kesetiaan di tengah kemewahan dunia modern yang penuh tantangan.

Ringkasan Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai

Kehidupan seorang Sultan Dubai yang bergelimang harta seketika hancur setelah dirinya dicampakkan oleh sang istri tercinta. Di tengah luka hati dan kehancuran martabatnya, takdir mempertemukannya dengan seorang gadis bayaran yang hanya dihargai lima puluh ribu saja. Siapa sangka, sosok sederhana yang dianggap rendah oleh dunia itu justru hadir menawarkan ketulusan. Ini adalah kisah romansa tak terduga tentang pengkhianatan, harga diri, dan cinta yang datang dari tempat paling mustahil.
Selengkapnya

Bab 1 dari Wanita 50Ribu untuk Sultan Dubai

"Lima puluh... Bang, Mas, sini aja lima puluh udah sama kamar full servis!"

"Sini aja, tiga ratus, tiga hari tiga malam!!"

Melambai-lambai, berteriak, menghalangi pengendara di jalanan temaram, para wanita-wanita tersebut bak menawarkan dagangan pada si pembeli. Bukan dagangan biasa yang mereka gadaikan, melainkan tubuh mereka sendiri.

Era saat ini memang sangat sulit hanya untuk bertahan hidup. Apalagi untuk rakyat biasa seperti gadis-gadis malang itu. Terlahir dari keluarga yang minim pendidikan juga sangat condong pada tradisi zaman kuno, membuahkan hasil yang sangat diluar prediksi. Anak-anak yang kehilangan edukasi dini, kini berpetualang di dalam gelapnya realita. Terbiasa, hingga tidak ada lagi keluhan pada dunia. Merasa bebas, bahkan tidak ada tangis jika banyak ucap yang terkadang menancap dada. 

Salah satu dari gadis malang itu adalah Andara. Gadis berambut panjang, berwajah bulat, dengan mata yang mengkilap. Tinggi tubuhnya umum orang Indonesia. Yang membuat Andara terasa seperti bukan orang lokal, adalah warna skin tonenya. Putih bersih tidak ada noda sedikit pun. Itulah yang kadang membuat orang-orang salah menebak negara kelahiran Andara. 

"Mas, lima puluh aja nih. udah ful servis!" ujar Andara, kala mobil berwarna hitam melambatkan laju kendaraan di depannya. Andara melirik ke dalam mobil lewat kaca. Masih terdengar memaksa si empunya mobil untuk menerima tawarannya. 

"Lima puluh aja. Bebas deh mau gaya apa aja. Cus... gue pesanin kamarnya," ucapnya lagi, usai kaca mobil turun. 

"Maaf?" ucap sosok pria yang ada di belakang setir, bingung.

"Duh ribet banget sih, lu! Mau apa nggak nih? Kalau nggak biar gue cari yang lain!" cerocos Andara sewot.

Sosok pria berkacamata bening di sana tetap saja bergeming.  Sebelum akhirnya dia menangkap sesuatu hal yang asing di depan matanya, yakni kumpulan para wanita yang berbaris di jalanan menghentikan para pengendara terutama para kaum adam. Lantas pria itu kembali melirik Andara di sampingnya yang kelihatannya masih menunduk.

"Baiklah, saya pesan," ucap pria itu kemudian.

"Nah gitu dong. Jangan banyak mikir. Mau berapa malam nih? Biar gue pesanin kamarnya." Andara bertanya dengan nada nakal.

"Hm... satu malam saja. Berapa yang harus saya bayar?" jawabnya sambil bertanya.

"Lu kaya tapi bloon ye. Udah gue bilang satu kali main itu lima puluh doang. Kalau dua ya kali aja. Gimana sih?" kesal Andara. Gadis itu beralih mengibaskan tangannya. "Udah, jangan banyak mikir. Lu parkirin mobil aja dulu, abis itu masuk ke dalam hotel. Ntar gue bilangin sama si mbaknya buat nunjukin di mana letak kamar kita. Gue prepare dulu. takut lu kecewa ntar. Oke?"

Andara segera berlari kecil masuk ke dalam gedung yang tak terlalu besar. Di dalam box lampu yang di pajang di sana, tertera nama hotel Yara yang memfasilitasi dua belas kamar. Kembali mata legam milik pria itu menatap ke muka gedung, yang mana baginya lebih layak tempat untuk peliharaannya.

Sesuai apa kata Andara tadi, pria tersebut mendaratkan mobilnya di tempat parkir yang tersedia. Dia mulai berjalan memasuki hotel yang seadanya. Namun, belum juga dibungkus seluruhnya ke dalam gedung tersebut, sang pria di hentikan oleh dering ponsel. Dia menjeda langkah, guna melihat siapa yang menghubunginya di jam tidur seperti ini.

"Ada apa?"

"Kau sedang tidak di rumah?" tanya sosok di seberang telepon.

"Katakan saja, apa yang kamu mau kali ini?" Suara datar pria itu terdengar begitu berat.

"Aku akan ada pertemuan dengan salah satu anak perusaan yang akan menjalani kerja sama dengan Dubai Mall. Aku hanya mau mengatakan, kalau aku tidak akan pulang selama dua hari. Aku hanya khawatir ada yang mencariku," jelas si lawan bicara.

"Lagi? Kamu baru pulang pagi tadi, bagaimana bisa kamu pergi lagi?"

"Sudahlah, Risyad! Lakukan apa yang kau mau. Selama ini juga kan seperti itu. Kenapa kau terlihat tidak setuju kali ini?"

Pria bernama Risyad tersebut memijat pelipisnya seraya menghela napas begitu berat. Tampaknya sangat lelah dengan jawaban demi jawaban yang sang lawan lontarkan.

"Aku ini suamimu, kapan kamu akan bersikap layaknya seorang istri?" tanya Risyad lagi, mencoba berdamai dengan nada perang intonasi suaranya.

"Memangnya siapa yang tidak mengakui kalau aku ini istrimu?"

"Shama, bukan begitu."

"Sewa saja perempuan jika kau memang membutuhkannya. Aku sudah bilang, aku tidak akan melarang apa pun, asalkan permainanmu terlihat cantik. Sudah cukup, aku mau istirahat dulu. Selamat malam."

Panggilan terputus. Risyad nyaris saja membanting ponsel, jika tak ingat tentang perjanjiannya barusan dengan gadis yang tidak dia kenali sebelumnya.

Sesabar apa pun Risyad menghadapi istrinya, tetap saja ada perasaan gusar dalam dada. Sudah dua tahun dia menikahi Shama, tapi tetap saja Risyad tidak pernah mendapatkan haknya sebagai seorang suami. Sampingkan tentang hak biologis, untuk sekadar dicintai balik oleh shama saja tidak pernah dia dapatkan.

Risyad mengembuskan napas cukup berat. Sadar akan janjinya tadi, laki-laki pemilik mata legam mengkilap itu pun berjalan menuju tempat yang gadis itu katakan. Sesuai pesan apa yang tadi dia dapatkan. Ada seorang karyawan hotel yang menyuruh Risyad untuk datang ke kamar nomor sembilan di lantai tiga. Meski tak ada niat sama sekali untuk melakukan hal ini, nyatanya Risyad terlanjur gerah akan keadaannya hingga dia memutuskan untuk mencari ketenangan.

Kamar nomor sembilan kini ada di depan matanya. Tak harus mengetuk harusnya, hanya saja, Risyad terlahir dari keluarga konglomerat yang menjunjung tinggi etika dasar. Jika bukan kamar atau rumahnya, maka ruangan yang harus dimasuki harus diketuk lebih dulu.

"Masuk aja, Bwaaanggg...." seru gadis dari dalam sana. Nada bicara itu ... nakal.

Risyad sempat menaikkan alisnya, entah merasa jijik atau sekadar geli mendengar sahutan itu. Begitu tangannya memutar kenop pintu dan membiarkan sepasang matanya menatap ke dalam sana, tiba-tiba saja pria tinggi itu tersedak ludahnya sendiri begitu mendapati potret Andara yang sedang berbaring di atas ranjang dengan busana malam pertama ala pengantin baru, ditambah gaya sensual yang dibuat-buat.

"Apa-apaan ini?" Risyad jadi bingung. Dia buru-buru menggeleng cepat sambil menutup pintu kamar mengurung niat untuk masuk. "Shit! Ini salah Risyad, ini tidak benar!"

Bersamaan dengan kekhilafan yang muncul entah dari mana, tiba-tiba saja dering ponselnya terdengar lagi. Risyad segera menjawab panggilan lantas segera berlari dari tempatnya usai mendengar pernyataan dari seseorang di balik telepon. Dia meninggalkan Andara yang sudah bersiap, dan juga sudah menghabiskan modal untuk memesan kamar.

Segera mungkin Andara beranjak dari tempatnya, begitu melihat Risyad tak jadi masuk. Andara sempat melihat kepergian Risyad yang terlalu cepat. Bahkan pria itu pergi tanpa membayar lebih dulu atau bahkan tanpa embel-embel pamit. Sial! Andara kena tipu lagi?

"Anjir... main pergi aja dia. Woiiii bayar dulu! Dasar cowok, Anjing!" pekik Andara, marah.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Candu Dekapan Kakak Ipar
Candu Dekapan Kakak Ipar
Dalam novel romantis modern Candu Dekapan Kakak Ipar, Djiwa terjebak dalam pernikahan dingin di keluarga konglomerat. Di tengah penderitaannya, kehadiran Radja, sang kakak ipar yang dominan, menyalakan hasrat terlarang. Baca novel online ini untuk mengikuti kisah cinta penuh dosa mereka.
Cinta CEO untuk Renata
Cinta CEO untuk Renata
Dalam Cinta CEO untuk Renata, Renata menghadapi pengkhianatan dan tragedi sebelum bertemu Alexander Maxwell. Namun, intrik Maharatih menjebak mereka dalam skandal. Ikuti kisah billionaire romance novel ini di webnovel saat sang CEO berjuang membuktikan ketulusannya di tengah rahasia gelap.
Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat
Dalam Cinta Setelah Perceraian: Kasih Sayangnya yang Terlambat, Giselle bangkit menjadi CEO saingan usai bercerai dari Lucian. Billionaire romance novel ini mengisahkan perjuangan Giselle mengungkap identitas rahasianya. Baca web novel seru ini saat Lucian berusaha mengejar cintanya yang hilang.
Hello Love Sign
Hello Love Sign
Dalam Hello Love Sign, Sheina menjalankan misi rahasia demi membalas dendam pada keluarga Levanchois. Namun, takdir menjebaknya dalam kontrak dengan Samuel, sang miliarder berkuasa. Baca billionaire romance novels ini untuk melihat persaingan dominasi dan intrik dalam modern novel yang seru.
Jodohku Seorang Janda Kaya Raya
Jodohku Seorang Janda Kaya Raya
Dalam novel modern Jodohku Seorang Janda Kaya Raya, Lintar berjuang mendapatkan restu keluarga demi menikahi Dewi, seorang CEO sukses. Simak kisah billionaire romance novel ini saat Lintar menghadapi pertentangan paman demi cinta dan masa depannya di web novel ini.
Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
Menantu Hina Ternyata Kaya Raya
Dalam Menantu Hina Ternyata Kaya Raya, Randi harus menghadapi hinaan mertuanya meski memiliki harta tak terhitung. Billionaire romance ini mengungkap perjuangan menantu yang menyembunyikan identitas aslinya. Baca modern novel ini untuk melihat takdir Randi di platform web novel.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Sebelum Kita Jadi Kekasih
Sebelum Kita Jadi Kekasih
Setelah kehilangan keluarga secara mendadak, Emma diangkat oleh keluarga Price. Cole, yang sebaya dengannya, awalnya menganggap kehadiran Emma sebagai pengganggu, karena luka masa kecil akibat perceraian orang tuanya membuatnya takut menjalin kedekatan dengan siapa pun. Tak disangka, ketegangan di antara mereka berubah menjadi rasa tertarik yang terlarang. Namun justru saat benih cinta mulai merekah, Emma mengajukan permintaan yang mengubah segalanya...
Manjakan Aku, Tuan Niki
Manjakan Aku, Tuan Niki
Setelah menjalin hubungan selama 10 tahun, wanita ini dikhianati oleh kekasihnya demi kekuasaan dan uang. Dalam keterpurukan dan mabuk berat, ia tidak sengaja menghabiskan malam dengan seorang pria misterius—yang ternyata adalah presiden. Sejak pertemuan tak terduga itu, hidupnya berubah total, karena sang presiden mulai mendominasi pikirannya dan hatinya. Drama ini menghadirkan konflik cinta, kekuasaan, dan ketergantungan emosional yang memikat. Dengan alur cerita yang cepat dan mendalam, Manjakan Aku, Tuan Niki menjadi salah satu drama pendek terpopuler di platform MiniShort. Cocok untuk Anda yang menyukai tema romansa penuh ketegangan dan karakter pria dominan. Setiap episodenya berdurasi singkat namun intens, membuat penonton betah mengikuti dari awal hingga akhir. Tonton sekarang di MiniShort – tanpa perlu download atau daftar akun. Nikmati pengalaman menonton drama pendek yang praktis dan seru di mana saja, kapan saja!
[Versi suara dubbing] Sepuluh Tahun Obsesi, Satu Langkah Menuju Perdugaan
[Versi suara dubbing] Sepuluh Tahun Obsesi, Satu Langkah Menuju Perdugaan
Orang yang menampungnya mencintainya dengan dalam selama sepuluh tahun tetapi mengkhianatinya dengan gila, menyebabkan dia pergi bersama seorang kerabat dalam keputusasaan setelah keguguran, dan penyesalannya datang terlambat.
Hebatku Tak Hanya Satu
Hebatku Tak Hanya Satu
Suatu hari ketika aku berpura-pura menjadi pengemis, aku bertemu dengan calon istriku yang jatuh sakit, kondisinya yang nggak kunjung membaik membuat orang merasa cemas Ahmad, nggak hanya itu, aku bahkan dikhianati dan kehilangan calon istriku serta sahabatku dari kecil. Mereka merasa diriku hanyalah seorang pengemis yang nggak berguna, namun faktanya ternyata nggak begini, apa yang akan aku lakukan ketika menghadapi semua ini?
Mengharumkan Nama Kampung Halaman (Sulih Suara)
Mengharumkan Nama Kampung Halaman (Sulih Suara)
Pada Tahun Baru, Joe mengunjungi keluarga mertuanya untuk mengucapkan selamat tahun baru, tetapi dia malah mendapat perlakuan dingin dari seluruh keluarga istrinya. Mereka tidak tahu bahwa identitas asli Joe adalah Presdir Grup Sava yang masuk dalam 10 besar nasional!
Nenek 60 Tahun Menang Besar di Kasino dengan Dua Ribu
Nenek 60 Tahun Menang Besar di Kasino dengan Dua Ribu
Melisa, legenda mahyong yang pensiun setelah kekasihnya meninggal karena judi, terpaksa kembali ke dunia hitam demi melunasi utang 10 juta akibat kecanduan judi putranya, Herry. Dengan keahliannya, ia berhasil membersihkan utang tersebut, tapi kekecewaannya memuncak saat Herry kembali berjudi. Melisa akhirnya menghadapi bos kasino, Gery, kakak seperguruan sekaligus rival lamanya, mengalahkannya dalam pertarungan judi akbar, mengungkap kejahatannya, dan membawa putranya pergi, membuktikan kebenaran bahwa "Terlalu lama berjudi, pasti kalah."