Logo
Those Smiling Eyes
Those Smiling Eyes

Those Smiling Eyes

91 Bab
Tamat
Dalam Those Smiling Eyes, Fara harus menghadapi realita nikah muda setelah ditinggal Dominic. Di tengah patah hati, seorang pria misterius melamarnya dengan syarat aneh. Simak kisah romance novel ini tentang perjuangan mahasiswi menjadi istri dalam balutan mystery story yang mendalam.
Bab 1 dari Those Smiling Eyes

"Fara! Bangun, gak?! Gak bangun, Mama siram pakai air es!" Mama mengomel di pintu kamarku.

Kutendang selimut dari tempat tidur, lalu duduk dan meregangkan tubuhku sambil menguap. Sungguh, aku masih ngantuk banget, aku baru tidur jam tiga pagi setelah membaca novel 'Destined Ones' sampai tamat. Itu adalah sebuah novel fantasi tentang werewolf yang saat ini sedang naik daun, karya artis idolaku.

Kulihat Mama geleng-geleng kepala, dan aku pun nyengir. "Selamat pagi, Mamaku sayang."

"Pagi apanya, udah siang! Ini udah jam 9, lho. Katanya mau kornet goreng telur, cepetan beliin. Gosok gigi dulu." Mama lanjut mengomel, lalu meninggalkan kamarku untuk kembali ke dapur, masih sambil ngomel. "Anak gadis bangun jam segini, pasti gak sholat subuh."

"Aku lagi mens, Maaa." Teriakku sambil memasuki kamar mandi.

Setelah cuci muka dan gosok gigi, kuambil sweater yang menggantung di gantungan baju sekenanya. Aku tidur dengan legging hijau milik Mama dan tank-top, dan sweater yang kuambil ternyata warna merah, sweater kakakku yang kapan waktu kuambil dari kamarnya.

Duh, aku kayak pohon natal kalau pakai ini. Tapi males mau cari yang lain. Lagian udah terlanjur diambil.

Gakpapa deh, cuma ke samping rumah bentar aja.

Kupakai sweater tadi dan kurapikan rambut kriwilku sebisanya dengan tangan, lalu turun ke lantai bawah untuk minta uang ke Mama.

"Fara pakai baju yang bener gitu lho, Far. Dikira orang gak dibeliin baju sama orang tuanya," omel mama begitu melihatku.

Aku menngedikkan bahuku. "Cuma ke samping aja loh, Ma. Sapa juga yang bakal peduli."

"Ya kali aja ketemu jodoh, hayo." Papa yang sedang makan keripik singkong, ikut-ikutan.

Aku memutar bola mataku, dan keluar dari rumah.

Surabaya panas banget, belum juga jam 9.30 pagi, rasanya matahari udah kayak di ubun-ubun.

Aku mendorong pintu kaca Alfamart, dan berteriak mendahului para karyawan yang sudah bersiap-siap memberi salam pada pengunjung. "Gak usah kasih salam, ini Fara!"

Karena toko waralaba ini letaknya persis di samping rumah, semua karyawannya sudah kenal sama kami sekeluarga.

Aku mendengar mereka tertawa.

Segera kuambil kaleng kornet sapi, tapi karena letaknya ada di rak paling atas, saat kusenggol, kalengnya jatuh dan menggelinding ke kolong rak.

Waduh!

Aku telungkup di lantai dan merogoh ke kolong untuk meraih kaleng tersebut. Saat itu, kudengar karyawan-karyawan toko memberi salam pada pengunjung yang baru saja masuk.

Tak lama kemudian, dari sudut mataku, kulihat seseorang telungkup di sampingku. Dia meraih kalengku yang jatuh dengan mudah karena ... jelas dia lebih tinggi dari aku dan tangannya lebih panjang.

Aku duduk dan dia menyodorkan kaleng kornet kepadaku. Aku menerimanya, lalu bilang, "Makasih."

Saat aku melihat wajah orang yang barusan menolongku, rasanya kayak mimpi. Bule, guanteng banget, dan matanya, dia punya mata warna abu-abu. Kayak pernah lihat, tapi di mana ya?

"Um ... thanks," kuulang ucapan terima kasihku, khawatir dia nggak ngerti bahasa.

Dia lihatin aku kayak aneh gitu, pasti karena rambutku yang kayak singa, atau paduan bajuku yang udah kayak kostum natal.

"Sama-sama," jawabnya pelan, masih sambil lihatin aku kayak tadi.

Aduh, bener kata Mama. Harusnya aku pakai baju yang bener. Kalau tau bakal ketemu 'Hottie', aku rela pakai dress dan catokan dulu biar pun cuma keluar ke samping rumah. Malu-maluin banget aku ini.

Buru-buru aku berdiri dan lari ke kasir. Lalu saat selesai bayar, cepat-cepat aku berlari pulang.

Kuserahkan kaleng kornet pada Mama yang sedang duduk di kursi pantry.

"Kok pilih yang penyok sih, Far?" protes si mama.

"Ya tadinya gak penyok, Ma. Terus jatoh, kan Fara gak nyampek karena raknya ketinggian."

Mama memutar bola matanya.

"Pucet banget kamu, kayak habis liat hantu," komentar mama.

Aku mengangguk antusias. "Hantunya, ya yang bantuin Fara ambil kaleng ini dari kolong rak."

"Ngomong opo toh, Fara iki? Siang-siang kok ngomongin hantu," sungut Papa setelah menjitak kepalaku.

"Habisnya, kayaknya mustahil ada cowok seganteng itu," gumamku.

"Lebih ganteng dari Papa?" tanyanya heran, berusaha terlihat serius.

Papaku blasteran. Oma, almarhumah nenekku adalah wanita asal Perancis yang menikah dengan Opa, pria keturunan Cina-Jawa asli Surabaya. Papa selalu bilang kalau aku dan kakakku, Fabian, mirip banget sama Oma, apalagi Fabian yang matanya biru. Tapi menurutku aku mirip Papa, kecuali rambut kriwil yang aku dapat dari Mama meskipun warnanya cokelat seperti rambut papa dan Fabian.

Adrian Armand namanya. Di usianya yang ke-53 dan tak lagi muda, Papaku masih punya badan tinggi besar dan berotot, yang sering dia salah gunakan untuk menakuti setiap cowok yang mendekatiku. Usiaku 17 tahun dan sama sekali belum pernah pacaran.

"Iya," jawabku. Papa memelas.

"Masa ada yang lebih ganteng dari Papa?" tanyanya sedih.

"Gak ada ... kalau kata Mama," jawabku, Mama tertawa.

Sambil makan siang, Mama cerita, kalau sahabatnya dari SMP, Tante Nadia, sudah balik ke Indonesia dan kali ini sepertinya akan menetap. Papa menanggapi dengan antusias, karena mereka juga teman dekat. Dulu, Tante Nadia lah yang mengenalkan Mama pada Papa.

"Wah, bikin barbeque party yok, kita undang Nadia sekeluarga," saran Papa.

"Yuk, sekalian kenalin Fara sama anaknya Nadia. Dia seumuran Fara, ganteng, baik,sopan lagi," sahut Mama.

"Paling, anaknya Tante Nadia juga takut sama Papa," sungutku skeptis.

Mereka tertawa, kelihatan kalau sama sekali nggak khawatir sama nasip anaknya yang entah sampai kapan akan jomblo ini.

Beberapa hari kemudian, baru saja aku kunci pintu toko setelah mengantar papa ke luar. Papa pamitan mau nge-band sama teman-temannya, dan saat aku baru masuk rumah, bell sudah berbunyi lagi.

Keluargaku mempunyai sebuah toko binatang peliharaan, kebanyakan pengunjung memang datang di sore dan malam hari, kecuali di hari libur, dan toko akan ramai dari pagi sampai malam.

Dulu, papa bayar tiga orang karyawan. Satu orang groomer, satu kasir, dan satu lagi untuk jaga toko. Namun, saat Fabian dan aku sudah besar, cuma ada groomer dan kasir, karena kami bisa gantian jaga toko. Karyawan datang pada pagi hari, dan pulang saat sore hari, jadi saat malam kami yang melayani konsumen. Selain itu, papa punya tiga rumah di sekitar sini yang dijadikan kos-kosan, juga bisnis jual-beli tanah.

Sebelum membuka pintu kaca toko kami, perhatianku tercuri oleh kucing jenis Bengal yang berdiri melompat-lompat dan kaki depannya menggaruk-garuk pintu kaca. Sudah jadi kebiasaan burukku, jika ada pengunjung yang membawa hewan peliharaannya, yang kusapa duluan pasti hewannya.

Aku membuka kunci lalu pintunya, dan langsung jongkok untuk menyapa si meong, tak kuduga dia langsung nemplok ke pelukanku, astaga, lucuuu sekali.

"Siapa yang ngebell, Far?" Mama berteriak sambil masuk ke toko melalui pintu dalam.

"Assalamualaikum, Tante. Saya mau beli snack buat Tofu, gak taunya Tante yang punya toko," kata yang punya meong, aku merasa seperti pernah denger suaranya.

"Wa'alaikum salam. Eh Dominic, ayo masuk. Fara ngapain jongkok di situ?! Ini lho disamperin anak perjaka ganteng!"omel Mama.

Ya ampun, Mama malu-maluin banget.

Aku pun berdiri, lalu beralasan, "Ini lho Ma, pusnya lucu."

Sungguh, kucingnya emang lucu banget!

"Ini Fara, anak Tante. Dom ini anaknya Tante Nadia, temen Mama yang baru pindah dari Amerika." Aku melihat ke arahnya.

Astaga, itu Hottie kemarin.

Duh, gantengnya bikin pusing.

Dia mengulurkan tangan dan aku menjabatnya. Nyetrum sih, ini. Saat aku akan menarik tanganku, dia menahannya sedetik lebih lama. Sudah mau copot hatiku.

"Hi Fara, nice to meet you. Pretty name for a pretty girl." Aduh, gombalannya murahan, tapi aku telan juga bulat-bulat.

Senyumnya ... Ya Allah, nikmat mana yang Kau dustakan?

Mama ajak dia masuk untuk nyicipin kue yang barusan kami buat. Tofu, anjingnya, dibiarkan di toko untuk main sama kucing kami, Lilo. Mama dan Dom ngobrol banyak, asli dia ramah dan asik banget orangnya, Mama yang biasanya cuek aja nyambung. Tapi aku gak nyambung mereka ngomong apa, liat dia aja deg-degan. Aku iya-iya aja kayak orang bloon.

Saat Mama sedang sibuk bungkus kue untuk dia bawa pulang, Dom duduk di sampingku. Tanpa basa-basi, dia senyum manis banget, lalu minta nomor hapeku. Aku kasih dong, masa engga?

Aduh, bakal mimpiin dia ini aku nanti malem. Cewek macem apa yang gak bakal kecantol sama cowok modelan Dom?

Ada mungkin, yang gay.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Kembali Bukan Untuk Cinta
Aku Kembali Bukan Untuk Cinta
Dalam Aku Kembali Bukan Untuk Cinta, Ayla kembali menemui Bara demi misi rahasia setelah bertahun-tahun kabur ke luar negeri. Billionaire romance ini mengikuti perjuangan Ayla menghadapi risiko dicap rendah demi tujuannya. Baca kisah seru ini di webnovel sebagai pilihan romance novel terbaik.
Dangerous Feeling
Dangerous Feeling
Dalam Dangerous Feeling, Elaine terjebak antara cinta lama Damian dan obsesi kakak tirinya, Saga Revander. Sebagai romance novel modern, kisah ini menguji loyalitas Elaine saat obsesi keluarga menjadi ancaman. Baca web novel ini untuk melihat pilihan sulit Elaine demi masa depannya.
Di Balik Senyum Istri
Di Balik Senyum Istri
Dalam novel modern Di Balik Senyum Istri, rahasia masa lalu Bagas dan Riana terungkap saat poligami dipaksakan. Di tengah tekanan mertua, tokoh utama harus menghadapi pengkhianatan ini. Simak kisah lengkapnya di webnovel ini bagi Anda yang suka membaca romance stories penuh intrik.
Godaan Sang Mantan Istri
Godaan Sang Mantan Istri
Dalam romance novel Godaan Sang Mantan Istri, Altair terjebak pernikahan hambar dengan Zoe demi keturunan. Kehadiran Naura, mantan istrinya yang ternyata hamil diam-diam, mengancam rumah tangga mereka. Baca kisah modern novel ini untuk melihat pilihan sulit Altair di web novel populer ini.
Istri Kontrak CEO Galak!
Istri Kontrak CEO Galak!
Demi membiayai operasi sang ayah setelah keluarganya bangkrut, Leora Adhisti terpaksa menjalani pernikahan kontrak dengan miliarder angkuh, Adnan Nicholas. Dalam romance novel ini, Leora harus bertahan menghadapi sifat dingin sang CEO di tengah dunia billionaire romance novels yang penuh tekanan.
Kado Dari Masa Lalu
Kado Dari Masa Lalu
Dalam novel Kado Dari Masa Lalu, Declan Montereau, seorang billionaire yang anti-pernikahan, harus menghadapi kehadiran Elio, bocah yang mengaku sebagai putranya. Genre romance modern ini mengungkap rahasia masa lalu saat Declan mencari kebenaran di balik kado tak terduga ini. Baca web novel seru ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Nikah Kontrak Jadi Istri Kaya
Nikah Kontrak Jadi Istri Kaya
Setelah pingsan karena penyakit jantungnya, Mavy terbangun hanya untuk menemukan kenyataan bahwa kakaknya telah bunuh diri dan mendonasikan jantungnya untuk menyelamatkannya. Dipenuhi oleh kemarahan dan rasa kehilangan, Mavy memutuskan untuk membalas dendam. Untuk mencapai tujuannya, dia bekerja sama dengan Yasir, yang juga terlibat dalam insiden yang menyebabkan kakaknya bunuh diri. Dengan menyamar sebagai kakaknya, Mavy bertekad untuk mengungkap kebenaran dan menuntut balas kepada adik serta mantan suami kakaknya, yang adalah otak dari tragedi tersebut. Apakah dia berhasil membalas dendamnya dan menuntut keadilan yang layak bagi kakaknya?
Menikah Kilat dengan Musuh Bebuyutan
Menikah Kilat dengan Musuh Bebuyutan
Madalyn, putri Keluarga Miller, buru-buru menikahi seorang pria miskin sambil membawa putrinya. Seiring berjalannya waktu, dia secara bertahap mengungkap identitas misterius suaminya. Dia tiba-tiba menemukan bahwa pria yang tinggal dengannya setiap hari sebenarnya adalah CEO perusahaan saingannya, memicu kejutan mendalam dan perjuangan batin dalam dirinya.
Aku Jatuh Cinta dengan Pembantu Cantik
Aku Jatuh Cinta dengan Pembantu Cantik
Sang pengurus bercita-cita untuk hidup di kota besar, sedangkan cara dia untuk ke sana harus menikah dengan seorang profesor. Namun, dia segera menemukan bahwa semuanya adalah bagian dari konspirasi yang lebih besar!
Kembalinya Sang Putra Pewaris (Sulih Suara)
Kembalinya Sang Putra Pewaris (Sulih Suara)
Tommy Lutfi merancang sebuah paten dan memberikannya kepada tunangannya. Dia ingin tunangannya mendapatkan penghargaan dari Grup Tirtajaya. Namun, saat upacara penghargaan, Tommy harus menelan pil pahit. Tunangannya telah mengkhianatinya. Bahkan, untuk menyenangkan seorang pria kaya, tunangannya berniat melukai Tommy. Pada saat yang kritis, ketua Grup Tirtajaya dan mengungkapkan sebuah rahasia mengejutkan bahwa Tommy adalah putra kandungnya yang telah lama hilang.
Cinta Rahasia 10 Tahun
Cinta Rahasia 10 Tahun
Demi menyelamatkan reputasinya, CEO Raymond Hawk membuat kesepakatan dengan Ratu Hotel Zoe Jonald: pernikahan palsu. Zoe mengira ini hanya bisnis, sampai ia mengungkap rahasia yang disimpan Raymond selama sepuluh tahun. Saat kontrak mereka berakhir dan Zoe mencoba pergi, Raymond menegaskan perjanjian mereka belum usai. Kini, kesepakatan itu berubah menjadi permainan berbahaya yang melibatkan cinta, rahasia, dan masa lalu yang tak bisa terkubur.
Pembalasan Dendam Kakak
Pembalasan Dendam Kakak
Karena status Nita sebagai anak haram, dia membenci ayahnya yang sangat sayang dia dan pergi ke luar negeri sampai jadi pemimpin organisasi yang terkenal. Suatu hari, dia dapat kabar kalau ayahnya meninggal karena sakit. Dengan rasa sedih dan penyesalan yang mendalam, dia kembali ke tanah air dan memutuskan untuk nggak diam lagi saat mengetahui adik-adik tirinya tersiksa.