Logo
Terjerat Pesona Dosen Tampan
Terjerat Pesona Dosen Tampan

Terjerat Pesona Dosen Tampan

92 Bab
Tamat
Dalam Terjerat Pesona Dosen Tampan, aktris Agnesia harus vakum demi gelar sarjana. Konflik memuncak saat ia terjebak tinggal satu atap dengan Kevin, dosen yang membenci dunianya. Ikuti kisah romance novel ini di webnovel untuk melihat pilihan hidup mereka dalam modern novel populer.

Ringkasan Terjerat Pesona Dosen Tampan

Agnesia Putri Hutama berada di puncak popularitas sebagai aktris ternama saat ia terpaksa menunda kariernya demi gelar sarjana. Di tengah perjuangan akademisnya, takdir mempertemukannya dengan Kevin, seorang dosen muda rupawan yang menaruh kebencian mendalam terhadap dunia hiburan. Ketegangan di antara mereka semakin memuncak ketika sebuah situasi mendesak memaksa keduanya untuk tinggal bersama di bawah satu atap. Akankah benci berubah menjadi cinta?
Selengkapnya

Bab 1 dari Terjerat Pesona Dosen Tampan

“Morning, Mom! Wah, masak apa ini?” Agnes segera melangkahkan kaki menuju meja makan, mendekati ibunya yang tengah menyiapkan sarapan. Dia sudah siap berangkat ke tempat kerjanya hanya dengan dress panjang garis dipadu dengan sneakers putih hadiah dari kakak laki-lakinya saat ulang tahun kemarin.

“Mama masak sop merah kesukaan kamu. Makan dulu, yuk!” ajak ibunya, Clarice namanya. Clarice kemudian menarik kursi untuk putrinya tetapi Agnes harus segera berangkat karena sudah hampir terlambat.

“Maaf, Mom. Tapi, adek kayaknya nggak bisa ikut sarapan kali ini. Sudah telat banget, jadi adek harus berangkat sekarang,” keluh Agnes, sembari melirik Michelle –manajernya- yang tengah sibuk dengan ponsel miliknya.

“Sarapan nggak habisin waktu lama, Dek,” sahut Clarice. Agnes menghela napas berat, pasti akan sulit membujuk ibunya karena sarapan memang ritual wajib di keluarga itu.

Jika bukan sarapan, tidak ada waktu lain untuk bisa berkumpul karena anggota keluarga mereka terlalu sibuk dengan urusan masing – masing.

“Lain kali, ya, Mom. Sorry. Adek berangkat dulu, bye!” Agnes mencium pipi kiri dan kanan ibunya lalu melangkah keluar dari rumah sebelum suara berat seseorang menghentikannya.

“Mau ke mana, Dek?”

Agnes menoleh, menyipitkan mata untuk memastikan penglihatan. “Papa sudah pulang dari Shanghai?” Agnes bertanya dengan nada heran, menghampiri ayahnya dan mencium punggung tangannya. Sekalipun keluarga ini kaya raya, sopan santun dan tata krama masih sangat dijunjung tinggi, apalagi ayahnya juga asli orang jawa.

“Kamu ada jadwal pagi ini?”

Agnes mengangguk dengan senyuman tipis, alisnya sedikit naik saat melihat perubahan ekspresi wajah ayahnya berubah serius.

“Papa mau bicara sama kamu sebentar, bisa, ‘kan?” Ingin hati berkata tidak, tetapi tidak mungkin. Sama saja dengan membangunkan singa tidur kalau tidak menuruti kemauan ayahnya.

Tanpa menjawab, Agnes lalu menarik kursi untuk duduk. Gunawan, ayah Agnes lalu berdehem, membuat gadis itu semakin gugup dan penasaran tentang apa yang ingin ayahnya bicarakan. “Papa dengar kamu mengambil cuti kuliah satu tahun, kenapa?”

Agnes tertegun mendengar pertanyaan ayahnya. Padahal dia baru saja mengajukan formulir cuti itu kemarin sore sebelum syuting iklan. Belum juga disetujui, tetapi Gunawan sudah mengetahuinya.

“Dek, kok diam? Jawab pertanyaan papa.” Suara Gunawan berubah menjadi sedikit menyeramkan di telinga Agnes.

Sebenarnya, Agnes sendiri takut untuk bicara jujur, takut ayahnya tidak akan mengijinkan, terlebih lagi dia sudah memasuki semester akhir kuliah. Hanya tinggal skripsi saja.

“Iya, Pa.” Hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Agnes. Menundukkan kepala dan memainkan tangan di bawah sana.

“Alasannya?”

Diam. Tidak ada jawaban dari gadis itu.

“Agnes.”

Kepala Agnes otomatis terangkat sebelum Gunawan semakin marah, karena jika ayahnya sudah memanggil dengan nama dan bukan dengan panggilan “Dek” itu artinya pria paru baya itu mulai tersulut emosi.

“Hmm … itu, Pa.” Kan, Agnes mendadak berubah menjadi orang gagu, bicara saja tidak becus.

“Jangan bilang, kamu mengambil cuti demi karir keartisan kamu yang tidak penting itu?”

Tanpa sengaja Agnes terpancing emosi saat kata “tidak penting” itu keluar dari mulut ayahnya. Tidak penting katanya? Ck. Tahu apa Papa tentang profesi gue selama ini? Batin Agnes tidak terima.

“Pa, kita sarapan dulu aja, yuk!” Clarice hadir di tengah pembicaraan mereka, dia sengaja melakukan itu untuk mencairkan suasana yang mulai menegang.

“Papa sedang bicara dengan Agnes, Ma,” tegas Gunawan, seakan tidak ingin disela atau dibantah.

“Tapi, Pa –”

“Mom, it’s okay.” Dengan sengaja Agnes memegang sebelah tangan ibunya, dia sangat berterima kasih atas niat baik Clarice yang ingin membantu, tetapi Agnes perlu menyelesaikan masalahnya sendiri.

“Pa, adek minta maaf kalau adek mengajukan cuti tanpa minta ijin dulu sama Papa. Tapi, adek ngelakuin ini karena adek merasa ini hal yang tepat untuk dilakukan.”

“Tepat belum tentu benar, ‘kan?” sarkas Gunawan.

Agnes mengepalkan kedua tangan di bawah meja, menghembuskan napas pelan untuk mengendalikan emosi.

“Adek janji setelah pekerjaan adek semua selesai, adek akan menyelesaikan tanggungjawab pendidikan adek tahun depan.”

“Yakin? Bagaimana kalau tahun depan pekerjaan kamu semakin banyak? Mau ambil cuti lagi? Kenapa gak sekalian aja kamu keluar dari kampus?”

“Papa tidak pernah meminta apapun dari kamu, Agnes. Papa hanya meminta selesaikan dulu tanggungjawab pendidikan kamu. Setelah itu, terserah kamu mau syuting sinetron stripping atau apapun itu,” lanjutnya. Nada bicara Gunawan mulai melunak, mungkin karena melihat ekspresi wajah putrinya yang mulai menunjukkan kekesalan.

“Agnes hanya meminta waktu satu tahun, Pa.”

“That’s bullshit! Sekali kamu mengajukan cuti, akan sulit untuk kembali, Agnes. Papa jelas tahu melebihi siapapun tentang itu.”

Tentu saja, karena Gunawan adalah pemilik yayasan universitas yang menjadi tempat Agnes menempuh pendidikan sekarang.

“Just give me one chance, okay? Please, Pa.”

“Oke kalau itu mau kamu.” Agnes hampir bernapas lega sebelum bola matanya membulat sempurna dengan perkataan Gunawan selanjutnya. “Terserah jika kamu masih tetap bersikeras dengan keputusan kamu, tapi jangan salahkan Papa jika karir kamu berakhir sampai di sini.”

It’s over! Jika Gunawan sudah memutuskan untuk bertindak, maka tidak ada satu pun orang yang sanggup melawan.

***

“Ngapain di sini?”

Agnes menolehkan kepala, mengerutkan dahi saat melihat sosok yang dia rindukan selama tiga bulan terakhir.

“Abang?”

“Taraa! Kejutan!” seru Ammar, kakak laki-laki Agnes. Pria itu merentangkan kedua tangan dengan senyum menyebalkan miliknya.

Tanpa bersuara, Agnes menubruk dada kekar milik abangnya. Memeluk dengan erat, menumpahkan rasa rindu padanya.

Ammar menikah tiga bulan yang lalu, kemudian pergi bulan madu dan tidak kunjung pulang. Katanya sekalian mengadakan pameran busana Neta, istrinya, di Paris.

“Abang kenapa baru pulang?” rengek Agnes, mengeratkan pelukan semakin dalam.

“Kamu sendiri, abang pulang bukannya dikasih pesta sambutan malah harus lihat muka kamu yang kusut gitu. Kenapa? Ada masalah?” Agnes melonggarkan pelukan, mendongak untuk melihat jelas muka abangnya yang di dagu mulai ditumbuhi oleh janggut.

“Ini kenapa ada janggutnya? Bukannya Abang gak suka numbuhin janggut?” tanya Agnes, sengaja mengalihkan pembicaraan. Dia tidak ingin membahas persoalannya dengan sang ayah barusan.

Ammar menyunggingkan sebelah sudut bibirnya, kemudian membalas, “Oh, ini. Ya gimana, kakak ipar kamu yang minta. Katanya bawaan baby.”

Menyadari maksud perkataan Ammar, kedua sudut bibir Agnes otomatis tertarik ke atas. “Kak Neta hamil?”

Ammar hanya mengangguk sebagai jawaban. Kemudian Agnes tersenyum lebar. “Wah, selamat Abang!” Agnes ikut bahagia, sungguh.

“Eh, tapi kamu belum jawab pertanyaan abang!” Memang dasar Ammar punya otak cerdas, jadi sulit sekali dibohongi.

“Kalau ada orang tanya tuh dijawab!”

“Iya, astaga! Ini juga mau jawab!” kesal gadis itu, memberontak karena Ammar terus mendesaknya.

“Kenapa? Papa gak setuju kamu ngambil cuti kuliah?” Spontan Agnes memundurkan kepala, dahinya mengkerut dalam.

Dengan cengiran lebar, Ammar lalu berkata, “Abang tahu dari mama tadi.”

Agnes mendecak kesal di tempat. “Kalau tahu, kenapa pakai tanya?!”

“Abang mau kamu yang cerita,” Ammar memberi jeda pada kalimatnya, “kalau kamu mau, abang bisa bantu,” lanjutnya.

Mendengar perkataan Ammar, spontan Agnes menolehkan kepala. “Abang mau bantu adek bujuk Papa?”

“Memang Papa bisa dibujuk?” Pertanyaan itu seperti kalimat retoris yang sudah jelas jawabannya. Tentu tidak.

“Tapi, abang kenal orang yang bisa bantu kamu bujuk Papa.”

Agnes melirik Ammar dengan pandangan meremehkan, membuat pria itu memasang wajah serius yang jarang terlihat. “Beneran ini. Dia dosen muda di kampus. Semua mahasiswa bimbingannya selalu dapat nilai A. Papa juga dekat sama dia. Jadi, abang yakin kalau kamu bisa jadi mahasiswa bimbingannya, papa pasti setuju buat ijinin kamu berkarir lagi.”

Tawaran yang cukup menarik, tapi …

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

AFTER THAT NIGHT (CEO)
AFTER THAT NIGHT (CEO)
Dalam novel romance AFTER THAT NIGHT (CEO), Darren Hawk harus memilih antara kekasihnya atau Xavia Price, model yang dijodohkan ibunya. Satu malam tak terduga mengubah segalanya. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti konflik kesetiaan dalam web novel pilihan di era modern.
Dicerai kakak Dinikahi adik
Dicerai kakak Dinikahi adik
Pasca cerai dari Win, Iyas menata hidup dengan membuka toko bunga. Namun takdir mempertemukannya dengan Bhaga, adik sang mantan suami. Di balik luka lama, kisah romance novel modern ini menguji Iyas antara membenci atau mencintai sosok yang membuatnya berharga dalam web novel ini.
Dilema Hati
Dilema Hati
Dalam romance modern Dilema Hati, Leonard terjebak perasaan pada Evelyn, putri sahabatnya. Kehadiran gadis itu mengubah hidupnya, namun rahasia ini mengancam hubungan mereka. Baca webnovel ini untuk melihat konsekuensi cinta terlarang yang penuh pilihan sulit.
Get Pregnant Please!
Get Pregnant Please!
Dalam novel Get Pregnant Please!, Caca bertekad hamil demi menghapus kutukan nasib sialnya. Saat mencari bibit unggul di klub malam, ia tak sengaja menjerat suaminya sendiri yang misterius. Simak kisah billionaire romance novels ini dalam genre modern novel yang penuh kejutan tak terduga.
Marriage Life
Marriage Life
Dalam Marriage Life, Andara Jeo menghadapi pengkhianatan Vante Adinan yang kembali pada masa lalunya. Menghadapi konflik rumah tangga di modern novel ini, ia harus menentukan langkah saat janji setia hancur. Simak kisah pengkhianatan dan pilihan sulit dalam romance novel ini secara gratis.
My Korean Girl
My Korean Girl
Dalam novel My Korean Girl, Alex mencoba keluar dari masa lalunya yang kelam setelah bertemu Park Jin Hye. Namun, ia justru menyeret gadis itu ke dalam bahaya. Ikuti kisah cinta penuh aksi ini dalam web novel bergenre romance modern yang menantang kesetiaan dan penebusan dosa.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

⁠Disakiti Berakhir Dicintai
⁠Disakiti Berakhir Dicintai
Ranti Gunawan yang terkenal sebagai siswi pintar harus merelakan kuota beasiswa kuliah di bidang hukum untuk pujaan hatinya, dia pun menikah dengan pujaan hatinya, yang bernama Jimmy Mence. Akan tetapi, setelah 4 tahun lamanya menikah, Jimmy malah selingkuh darinya. Maka dari itu Ranti menceraikannya dan memulai lembaran baru dalam hidupnya, tidak hanya menemukan cinta yang baru tapi juga kehidupan kerja yang baru dia rasakan.
[Versi suara dubbing] Tempat Dimana Hati Saya berada
[Versi suara dubbing] Tempat Dimana Hati Saya berada
Seorang pekerja kantor modern yang terluka karena cinta menerima bantuan dari seorang prajurit kuno untuk menyelesaikan krisis. Keduanya jatuh cinta satu sama lain, dan prajurit itu tinggal karena cinta alih-alih kembali ke rumahnya...
Pemuda Terlantar yang Mengejutkan Dunia
Pemuda Terlantar yang Mengejutkan Dunia
Pria itu adalah orang yang paling tidak penting di sekte tersebut, tetapi dia mendapat bantuan dari seorang pria tua dan diam-diam berlatih di bawah bimbingan seorang pria tua. Tak lama dia menjadi sangat hebat, tetapi semua orang masih memperlakukannya sebagai orang yang tidak berguna karena tidak tahu kalau dia punya kekuatan yang tersembunyi, sampai...
Maharani Naik Tahta
Maharani Naik Tahta
Maharani Keisha Sieputra yang sakit parah mencari putrinya yang hilang, Mutia Siputra, untuk mewariskan takhta. Mutia awalnya istri Ardi Salim, setia mengurus mertua dan membantunya meraih jabatan. Setelah Ardi merayu Sania Tanto dan menuduh Mutia tidak setia, mereka dipaksa cerai. Dalam bahaya, identitas Mutia terungkap, Kasim Jamal melindunginya dengan nyawa. Lando Surya datang tepat waktu, mengungkap kebenaran dan menghukum penjahat. Di pemakaman Jamal, Mutia mengumumkan naik takhta dan memutus hubungan dengan Ardi, berubah dari istri ditinggalkan menjadi Maharani.
Dimanjakan oleh Teman Miliarder Mantan Suami
Dimanjakan oleh Teman Miliarder Mantan Suami
CEO Grup Salim, Selena Salim menikah dengan Matt Wijaya yang merupakan CEO Grup Wijaya. Di hari pernikahan, Matt Wijaya kabur dan kembali setelah 4 tahun. Saat itu, Selena Salim pun bercerai dengan Matt Wijaya. Apa alasan dibalik kaburnya Matt Wijaya dari pernikahan? Apa yang akan terjadi setelah mereka bercerai?
Gadis Desa Penakluk Mafia
Gadis Desa Penakluk Mafia
Caca ingin pergi ke desa untuk mengobati neneknya. Di kereta, dia menolong bos mafia yang terluka parah, Hansen. Sejak saat itu, hidupnya pun berubah. Setelah kembali ke Kota Harsa, Hansen terus-terusan mengejar Caca dengan sikap posesifnya…