Logo
Terjerat Birahi Direktur Dingin
Terjerat Birahi Direktur Dingin

Terjerat Birahi Direktur Dingin

52 Bab
Tamat
Dalam Terjerat Birahi Direktur Dingin, Raisa terbangun di tubuh baru untuk balas dendam. Namun, jebakan gairah direktur Zefan mengubah segalanya. Baca romance novel ini di web novel favoritmu, sebuah modern novel penuh fantasi tentang takdir dan pilihan sulit antara ambisi atau godaan.
Bab 1 dari Terjerat Birahi Direktur Dingin

"Selamat pagi, Sayang."

Bibir Raisa mengembang. "Selamat pagi juga, Sayangku." Kemudian dia memejamkan mata dan menerima kecupan hangat dari pacarnya.

Raisa Anastasya, perempuan berusia 24 tahun yang kini berada di posisi ketua divisi perencanaan. Berparas cantik, rambut panjang bergelombang, dan pipi merona. Iris matanya yang berwarna coklat cerah sering membuat beberapa pria salah fokus. Namun, statusnya tak lagi sendiri. Dia sudah bertunangan dengan pacarnya. Hubungan mereka terjalin begitu lama dari SMA. Sehingga rasanya tak akan ada yang bisa memisahkan keduanya.

Arzan Pamungkas namanya. Dia berada di posisi yang sama dengan Raisa, yaitu sebagai ketua divisi produksi. Perbedaan bidang dan kesamaan kedudukan seringkali memudahkan keduanya untuk bekerja sama setiap ada proyek baru. Kinerja mereka jadi dinilai bagus oleh perusahaan. Bahkan keduanya sepakat untuk menikah setelah kenaikan jabatan.

"Nanti malem mau jalan ke mana?" tanya Arzan sembari menekan tombol lift untuk keduanya masuk. Meski mereka adalah pasangan, di dalam kantor mereka ingin terlihat sebagai partner kerja saja lantaran khawatir hubungan mereka jadi mengganggu profesionalitas kerja.

"Emm ...." Raisa tampak memikirkannya baik-baik. Setiap akhir pekan mereka memang selalu menghabiskan waktu bersama. Ada baiknya Raisa mengajak Arzan untuk mendatangi beberapa tempat yang baru dibuka. "Mungkin kita bisa--"

Ting!

Bunyi lift yang dibuka menginterupsi ucapan Raisa. Saat keduanya mendongak untuk melihat keadaan di dalam lift, tampak seorang perempuan yang tersenyum ramah. Dia melambaikan tangan tanpa peduli dengan raut Arzan dan Raisa.

"Anja ... ni?"

Raisa menoleh ke arah Arzan yang tampak sangat syok. Apa ini adalah momen reuni? Tanpa pikir panjang, Raisa memeluk lengan Arzan dan menariknya masuk ke dalam. "Hai, Nja! Lama nggak ketemu, ya? Ada keperluan apa kamu ke sini?" tanya Raisa dengan tatapan menyelidik.

"Oh, hai, Ca!" Raisa memang selalu dipanggil dengan sebutan 'Caca'. Rasanya sedikit aneh kalau diucapkan oleh mantannya pacar. "Aku mau mengantar dokumen ini ke pabrik, sesuai perintah wakil ketua divisi."

"Kenapa kamu--"

"Ah, iya! Aku udah diterima sebagai karyawan di sini. Mohon kerja samanya, ya," ucap Anjani dengan senyuman lebar.

"Kerja di sini?" gumam Arzan yang tampak merenung.

"Divisi mana?" tanya Raisa.

"Perencanaan," jawab Anjani tanpa beban. Lagi-lagi Raisa terkejut sebab divisi itu adalah miliknya.

"Kebetulan aku juga di divisi perencanaan. Selamat bekerja, ya," ucap Raisa, bersamaan dengan Anjani yang berjalan ke luar lift. Wanita itu membalas ucapan Raisa dengan senyuman, kemudian melirik Arzan yang masih terpaku. Pria itu tampak sama seperti saat bersamanya. Dia hanya bertambah tinggi dan tampan.

"Duluan, Arzan."

Hingga lift menutup kembali, Arzan hanya terdiam. Raisa jadi merasa aneh. Sepanjang lift naik, pria itu tak lagi merespon ucapannya. Seperti sedang fokus dengan pikirannya sendiri. "... tapi mungkin bisanya begitu ya, Zan."

Bahkan sampai akhir, ucapan Raisa diabaikan. Hingga akhirnya Raisa memutuskan untuk menggoyangkan lengan Arzan. "Zan?"

Arzan tersadar dan langsung menatap Raisa. "Eh, ya? Maaf tadi kamu ngomong apa?"

Ada banyak hal yang tadi sudah dia katakan. Rasanya akan berbeda kalau diulang. Raisa pun menjawab dengan gelengan. "Bukan apa-apa. Kita sudah sampai. Selamat bekerja!"

"Iya, kamu juga."

Mereka pun berpisah ke ruangan masing-masing. Kalau dipikir-pikir, sikap Arzan tadi sangat aneh. Baru kali ini pria itu mengabaikan ucapan Raisa. Padahal selama ini, dia akan selalu menjadi pendengar pertama. Apa Arzan sedang tidak enak badan, ya? Setelah ini Raisa harus sering-sering mengecek kondisi pria itu dan memastikannya dalam keadaan sehat. Dia jadi mengkhawatirkan kekasihnya.

"Halo, Ca! Ini buat kamu." Linda datang dan meletakkan sebuah cup kopi di atas meja Raisa.

"Makasih."

Kemudian Linda mendudukkan diri di meja yang ada di depan Raisa. Dia memang bagian dari divisi perencanaan, sekaligus teman akrab Raisa. "Eh, kamu udah ketemu belum sama anak baru itu?"

"Anjani?" Raisa langsung mengucapkannya karena kenal dan baru saja bertemu.

"Loh, kok tau? Kalian saling kenal?" Tatapan Linda sudah dipenuhi rasa penasaran. Pasalnya dari awal kedatangan Anjani, perasaan Linda sudah tidak enak. Cara berpakaian dan ekspresi Anjani terlihat tidak tulus, tapi mana mungkin Linda berani mengatakannya secara gamblang? Bisa saja itu hanya prasangka buruknya.

"Kebetulan dia mantannya Arzan."

"HAH?!" Bola mata Linda langsung melebar. Saking kagetnya, dia sampai berdiri dari tempatnya dan menghampiri Raisa lagi. "Kamu serius, Sa?"

Raisa mengangguk dua kali. "Kenapa, sih?"

"Kamu bilang kenapa?" Linda mengetuk-ngetukkan jarinya di atas meja Raisa. Walaupun posisinya adalah bawahan, Linda berani melakukan ini karena karyawan lain belum datang. "Kamu kan pernah bilang sama aku kalau mantan Arzan cuma satu. Itu artinya, anak baru itu cinta pertamanya Arzan, kan? Emang kamu nggak khawatir gitu?"

"Kenapa aku harus khawatir?" Raisa masih belum menemukan maksud ucapan Linda sebenarnya.

"Duh, masa nggak ngerti? Biasanya ... cinta pertamanya cowok itu selalu membekas di hati! Apalagi kalau ketemu lagi di usia matang begini. Bisa-bisa mereka balik lagi, Caca!"

"Nggak mungkin," jawab Raisa langsung. Dia mulai menyalakan laptopnya dan memakai kacamata miliknya. "Aku percaya sama Arzan."

"Yakin?"

"Ya. Aku percaya sama dia."

Awalnya itu yang ingin Raisa percaya.

***

"Eh!"

Arzan merasa pinggangnya di senggol seseorang. Lantas dia berbalik dan melihat Anjani sudah berjongkok dengan kertas-kertas yang berserakan. Spontan pria itu ikut berjongkok untuk membantu Anjani memunguti kertasnya. "Habis fotokopi?" tanya Arzan.

Anjani mendongak. Dia menggerai anak rambutnya ke belakang telinga agar bisa melihat lebih jelas. "Eh, Arzan? Iya, aku habis diminta fotokopi."

Arzan dan Anjani pun kembali berdiri. Sebelum mengembalikan kertas itu, Arzan menatap isi kertasnya. "Proyek iklan mobil?"

"Iya. Baru nekan kontrak sama perusahaan kita," kata Anjani, dia menerima kertas yang diulurkan Arzan padanya. "Ngomong-ngomong, lama ya kita nggak ketemu?"

Entah mengapa Arzan bisa merasakan sinyal yang dikirim Anjani lewat kedua matanya. "Emm, ya."

"Aku seneng lihat kamu sama Caca masih langgeng."

Arzan berdeham sebentar. Dia tidak tau harus bicara apa untuk menanggapinya.

"Emm, kalau dilihat-lihat ... kamu makin tinggi, ya?" Tangan Anjani yang masih dalam posisi memegang kertas yang dipegang Arzan tiba-tiba mengelus jemari Arzan. "Makin ganteng juga."

Sontak Arzan menjauhkan tangannya. "Aku udah tunangan."

Mendengar itu, Anjani terkekeh. Dia memberikan tatapan kuat untuk memikat Arzan. "Memangnya aku bilang apa? Aku kan nggak ada ngajak kamu balikan."

Kemudian Anjani melewati tubuh Arzan untuk pergi lebih dulu, tapi sebelum itu dia sempat berbisik di samping Arzan. "Tapi kalau kamu kesepian, nomorku masih yang lama."

Darah dalam tubuh Arzan langsung berdesir. Daya pikat yang sulit dia lupakan dari tubuh Anjani hampir membuat Arzan kehilangan kendali. "Aku ... waktu itu ... kenapa kamu ninggalin aku?"

Anjani menatap Arzan dengan seulas senyuman. "Kalau mau dengar jawabannya, malam minggu nanti aku kosong."

"Tapi ... Caca ...."

"Kenapa? Bukankah ini pertemuan antar teman biasa?" ucap Anjani yang diakhiri oleh tawa kecil.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Destination Reveange
Destination Reveange
Dalam Destination Reveange, Jiang Shiqi kembali ke Kekaisaran Ming demi menuntut balas. Di tengah konflik romance dan action, ia harus menghadapi Xuan Ming yang bengis. Baca web novel penuh intrik sejarah dan lgbt book ini saat misi balas dendam mengancam takhta kaisar.
Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!
Dalam novel modern Dulu Kau Buang Aku, Kini Aku Milik Pamanmu!, Silvia dikhianati Sienzo hingga tewas mengenaskan di ruang bawah tanah. Setelah bereinkarnasi ke hari pernikahan bisnis mereka, Silvia bertekad membalas dendam. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap takdir barunya.
Rahasia Kerajaan Terlarang: Petualangan Sensual di Dunia Fantasi
Rahasia Kerajaan Terlarang: Petualangan Sensual di Dunia Fantasi
Dalam Rahasia Kerajaan Terlarang: Petualangan Sensual di Dunia Fantasi, Aiden dan Elara harus mengungkap rahasia kelam di balik kemegahan istana. Hadapi intrik politik dan kekuatan gelap dalam fantasy novel ini. Baca kisah mereka di web novel yang penuh petualangan dan romance stories mendalam.
JARAN GOYANG PENARI JAIPONG
JARAN GOYANG PENARI JAIPONG
Dalam JARAN GOYANG PENARI JAIPONG, Kamila menggunakan ajian terlarang dari Nyai Winarsih demi merebut Abimanyu. Namun, horror mencekam mengintai saat ia terjebak sumpah masa lalu. Baca mystery story ini di webnovel, sebuah fantasy novel penuh risiko akibat cinta yang buta.
Kisah Penyesalan Masa Lalu Yang Menusuk
Kisah Penyesalan Masa Lalu Yang Menusuk
Dalam Kisah Penyesalan Masa Lalu Yang Menusuk, seorang istri terlahir kembali untuk menebus dosa masa lalu. Ia memutuskan melepaskan suaminya dan mencari kedamaian dalam romance novel ini. Temukan takdir barunya melalui webnovel bergenre modern fantasy yang penuh transformasi ini.
Lenyap Bersama Kenangan
Lenyap Bersama Kenangan
Membawa rasa bersalah atas kematian suaminya, Ridho, sang protagonis dalam novel romantis fantasi Lenyap Bersama Kenangan kembali ke masa lalu. Mengetahui Ridho mencintai wanita lain saat amnesia, ia memilih merelakan suaminya demi mengubah takdir. Baca novel online gratis ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Hati Pinjaman, Cinta Tercuri
Hati Pinjaman, Cinta Tercuri
Jenderal Julian yang sakit-sakitan terpaksa menikahi Eleonora Lee, seorang sandera yang baru kembali. Julian menolak pernikahan itu, sementara Eleonora tetap menjaga jarak. Di kediaman sang Jenderal, mereka saling menguji sekaligus mengimbangi. Saat konspirasi istana dan pengkhianatan keluarga memuncak, keduanya justru terikat dan harus menghadapi berbagai tantangan bersama di tengah kekacauan.
Bangkitlah, Lena!
Bangkitlah, Lena!
Di tempat kerja dan rumah, Lena Lesley terus menjadi korban perundungan, ditindas suami bejat dan ibu mertua kejam. Hidupnya runtuh saat didiagnosis kanker lambung stadium akhir. Di ambang bunuh diri, ia mendadak memenangkan lotre, lalu mengetahui perselingkuhan suami dan pengkhianatan keluarga. Di titik tergelap, Juan Karz muncul, membangkitkan bakat dan tekad Lena untuk balas dendam. Namun di ujung kebangkitan itu, tersembunyi pembalikan takdir tak terduga.
Sang Pewaris yang Hilang
Sang Pewaris yang Hilang
Tujuh tahun setelah kepergian Lexi, sang kekasihnya, seorang taipan bernama Vincent menemukan seorang ibu dan anak yang terlunta di jalan. Terpukul oleh wajah wanita yang mirip sekali dengan Lexi dan cincin berliannya yang tak asing, Vincent pun menyimpulkan mereka adalah penipu. Kebenaran akhirnya terungkap saat putri mereka, Dorothy, datang memohon bantuan. Tes DNA yang dilakukan atas permintaan kakek Vincent membuktikan bahwa Dorothy adalah anak kandungnya. Fakta ini sekaligus menyingkap konspirasi yang telah berjalan selama tujuh tahun, direncanakan oleh Yvonne, pengagum Vincent yang tergila-gila. Tanpa sedikit pun penyesalan, Yvonne mulai menyusun rencana berikutnya untuk mengincar keluarga yang baru bersatu ini.
Aku Bos Sebenarnya
Aku Bos Sebenarnya
Hera Yadira, pewaris keluarga kaya yang menyembunyikan identitasnya, kembali dari Abian dan justru dianggap relawan miskin. Ia dipermalukan mantan pacar dan keluarganya di depan umum. Irvan Sean melihat keistimewaannya dan mengajukan kontrak pernikahan yang mengguncang kalangan elit. Ditekan tanpa henti, Hera membalas dan mengungkap jati dirinya sebagai Ketua Grup Rayad, aliansi investasi terkemuka dunia.
[Versi Dub] Hidupmu Dulu, Sekarang Milikku!
[Versi Dub] Hidupmu Dulu, Sekarang Milikku!
Briana dan Nayla memilih keluarga angkat di hari yang sama. Nayla masuk ke keluarga kaya Gultom, sementara Briana memilih keluarga sederhana. Setelah bereinkarnasi, peran mereka bertukar. Tapi… apakah akhir ceritanya juga ikut berubah?
Terlahir Kembali: Menemukan Hatinya
Terlahir Kembali: Menemukan Hatinya
Pada hari Raegan menghembuskan nafas terakhirnya, Nate mengikat janji suci. Nate, putra sopir keluarga Fuller, telah menjadi objek belas kasihan Raegan karena latar belakangnya yang miskin. Dia telah mengikutsertakan Nate dalam perjalanan Maybach sehari-hari ke sekolah, membayar kebutuhannya dengan kartunya sendiri, menghadiahkan kemewahan kelas atas, dan bahkan memberikan perusahaan yang ditinggalkan ayahnya. Sementara dia menikmati kekayaan yang diberikannya dan menjalin hubungan romantis dengan orang lain, menyayangi pacarnya seperti ratu, dia memperlakukan Raegan hanya sebagai pelayan... Ketika Raegan, yang terserang penyakit parah, meminta untuk meminjam sejumlah uang darinya untuk pengobatan, dia menjawab tanpa ampun, "Bertahun-tahun aku terjerat denganmu telah menjadi mimpi burukku! Raegan, cepatlah mati." Dia benar-benar mati! Dan hanya pada saat kematiannya, dia baru mengetahui bahwa putra mahkota ibu kota, yang pernah dia tolak, telah menunggunya selama ini ...