Logo
Terjebak Gairah Terlarang
Terjebak Gairah Terlarang

Terjebak Gairah Terlarang

35 Bab
Tamat
Dalam novel Terjebak Gairah Terlarang, Julian melintasi batas norma demi hasrat pada wanita dewasa. Dari rental PS hingga ruang kelas, ia terjerat misi pencarian nikmat yang menguji moral. Baca romance novel ini di antara koleksi fiction books menarik lainnya untuk mengungkap rahasianya.
Bab 1 dari Terjebak Gairah Terlarang

Namaku Julian Dewantara, tapi teman-teman lebih suka memanggilku Jul. Aku siswa kelas 11, dan sejak kecil, dunia basket telah menjadi bagian tak terpisahkan dari hidupku. Sejak usia dini, aku sudah terbiasa dengan pelatihan yang intensif, mendorong batas kemampuanku hingga tubuhku tumbuh lebih tinggi dari anak seusia-175 cm, dengan otot-otot yang terbentuk dari kerja keras, bukan sekadar genetik.

Soal wajah, kurasa biasa saja. Tapi entah kenapa, orang-orang sering bilang aku punya sedikit 'bule' di sana, Mata cokelatku, hidung yang sedikit lebih mancung dari rata-rata, dan kulit yang lebih cerah memang memberikan kesan itu. Mungkin karena ibuku pernah menikah dengan pria Italia, dan dari pernikahan itulah akhirnya lahirlah aku. Aku adalah buah dari cinta yang pernah mereka miliki, meski hubungan itu akhirnya tak bertahan lama. Setelah perceraiannya, ibuku membesarkanku sendirian, dengan kasih sayang yang tak pernah berkurang sedikit pun.

Ibuku, seorang wanita tangguh, sekarang membesarkanku sendirian. Dia menjalankan perusahaannya yang berkembang pesat, sering bepergian ke luar kota atau bahkan luar negeri. Meski begitu, komunikasi kami tetap terjaga. Aku belajar banyak darinya tentang kemandirian dan bagaimana menghadapi dunia dengan kepala tegak. Dalam kesibukannya, dia selalu memastikan bahwa aku adalah prioritasnya, dan itu memberiku kekuatan untuk menjadi lebih mandiri. Aku tidak ingin hanya dikenal karena penampilanku. Aku ingin orang melihatku sebagai seseorang yang memiliki nilai, seseorang yang bisa diandalkan, baik di lapangan maupun di luar lapangan.

Dan mungkin itulah yang membuat kehidupanku semakin menarik, di tengah segala tekanan untuk berprestasi dan menjaga keseimbangan antara menjadi diri sendiri dan memenuhi ekspektasi orang lain. Di tengah hiruk-pikuk itu, aku menemukan pelarian kecilku di rental PlayStation milik Tante Namira. Rental PS itu sudah berdiri sekitar dua setengah tahun yang lalu, saat suami Tante Namira, Om Hendi, masih di Indonesia. Enam bulan setelah rental itu buka, Om Hendi mendapat pekerjaan di Australia, dan sejak itu Tante Namira mengelola bisnisnya sendirian. Mungkin itu yang membuatku lebih sering datang ke sana-sesuatu yang membuat jantungku berdegup lebih kencang setiap kali melangkah masuk.

Tante Namira... ada aura yang sulit diabaikan darinya. Setiap gerakannya mengalir dengan anggun, seperti tarian yang tak terucap. Wajahnya selalu menyambut dengan senyum yang lembut, tetapi ada kilatan di matanya yang seolah menyimpan rahasia yang hanya bisa ditebak oleh mereka yang cukup berani untuk mencarinya. Rambut hitam legamnya yang tergerai hingga ke punggung seperti sutra yang mengundang sentuhan, dan ketika dia mengikatnya dengan gaya santai, leher jenjangnya terbuka, mengungkapkan kulit yang begitu halus, menggelitik imajinasi.

Tubuhnya, meski hanya setinggi sekitar 155 cm,tubuhnya adalah perpaduan sempurna antara kelembutan dan daya tarik yang menghipnotis. Pinggang rampingnya melengkung dengan cara yang membingkai pinggul berisinya, setiap langkahnya memancarkan feminitas yang menggoda. Dadanya yang kencang selalu terlihat jelas di balik blus sederhana yang dia kenakan, menciptakan siluet yang sulit untuk diabaikan.

Setiap kali aku duduk di sofa rental itu, berpura-pura sibuk memilih permainan, mataku sering kali tertarik pada sosoknya yang sedang menata koleksi CD atau memeriksa daftar pelanggan. Ketika dia membungkuk sedikit untuk merapikan sesuatu di meja, pandangan mataku dengan sendirinya tertuju pada belahan dadanya yang sedikit mengintip, dan aku harus menahan napas, menahan diri dari membayangkan hal-hal yang seharusnya tidak kupikirkan.

Percakapan sederhana dengannya pun kadang terasa seperti permainan berbahaya. Suaranya lembut, hampir berbisik, tetapi setiap kata yang keluar dari bibirnya membawa getaran yang memicu desir di dada. Ketika dia mendekat, aroma parfumnya yang lembut-campuran melati dan vanila-menggoda hidungku, mengisi ruangan dengan sensasi yang membuat pikiranku melayang.

Namun, sebuah siang yang biasa berubah menjadi awal dari sesuatu yang tidak biasa.

Siang itu, aku sedang merasa bosan. Tanpa rencana, aku memutuskan untuk pergi ke rental PlayStation, mencari hiburan karena ibuku sedang ada urusan perjalanan bisnis ke luar negri. Saat tiba, Tante Namira menyambutku seperti biasa dengan senyumnya yang lembut, senyum yang selalu berhasil membuat jantungku berdebar sedikit lebih kencang.

"Mau main PS? Langsung aja, Jul," katanya dengan nada ramah.

"Kok sepi, Tan?" tanyaku, mencoba memulai obrolan.

Tante Namira mengusap rambutnya yang tergerai, menguncirnya cepat dengan gerakan yang terasa begitu alami. "Tante baru buka, tadi ada urusan sebentar. Makanya agak telat."

"Oh, gitu..." jawabku sambil mengangguk. Aku masuk ke lorong kecil menuju ruang rental, tempat itu seperti biasa beraroma campuran khas: debu halus, sedikit bau keringat pemain lama, dan aroma manis parfum yang selalu melekat padanya.

Aku memilih konsol di sudut ruangan dan mulai bermain. Tak lama setelah itu, Tante Namira masuk. Dia mengenakan daster cokelat selutut yang sederhana tapi entah bagaimana terlihat begitu memukau saat melekat di tubuhnya. Rambutnya kembali tergerai, melambai ringan saat dia berjalan mendekati sofa usang di sudut ruangan.

"Julian," panggilnya lembut, membuatku menoleh. Ada nada berbeda dalam suaranya, lebih santai, bahkan sedikit manja.

"Iya, Tan?" tanyaku, meletakkan stik PS untuk menatapnya.

Tante Namira duduk dengan gerakan anggun, menyilangkan kakinya perlahan. Dia mengusap punggungnya dengan tangan, lalu menatapku dengan mata teduhnya yang membuatku merasa sedikit salah tingkah.

"Tante mau minta tolong, boleh?"

Permintaannya mengejutkanku. Tante Namira jarang, atau bahkan hampir tidak pernah meminta bantuan padaku. Biasanya dia mengurus semuanya sendiri.

"Apa yang bisa aku bantu, Tante?" tanyaku. Ada rasa penasaran bercampur debar di dadaku.

Dia tersenyum kecil, agak ragu, sebelum akhirnya bicara. "Udah beberapa hari ini punggung Tante pegal banget. Kalau gak keberatan, bisa gak kamu pijitin sebentar?"

Permintaannya membuatku terdiam sesaat. Suasana di ruangan itu tiba-tiba terasa lebih hangat, atau mungkin hanya perasaanku.

"Boleh, Tante," jawabku akhirnya, mencoba terdengar santai meskipun dalam hati pikiranku berkecamuk.

Aku mengangguk dan menghampirinya. Saat itu, Tante Namira mengenakan daster berwarna cokelat dengan motif batik yang elegan. Daster itu panjang, sedikit di bawah lutut. Guna memudahkan, Tante Namira telah menggulung rambutnya yang panjang ke atas, memperlihatkan leher jenjangnya yang mulus. Aroma parfumnya semakin terasa dekat, manis dan memabukkan.

Dia berbalik, memberikan punggungnya padaku. Rambutnya yang panjang jatuh ke samping, memperlihatkan kulit leher dan punggungnya yang halus. Aku mendekat, duduk di belakangnya, tangan bergetar ringan saat menyentuh bahunya.

"Pelan-pelan aja, ya," katanya, nadanya hampir seperti bisikan.

Perlahan, dengan sedikit ragu, aku meletakkan tanganku di punggungnya. Kain daster itu terasa lembut di bawah telapak tanganku. Aku mulai memijat dengan gerakan memutar yang lembut, berusaha meniru gerakan pijat yang pernah kulihat di televisi.

"Enak, Jul," desahnya pelan. "Agak ke bawah sedikit, di bagian pinggang."

Aku menurutinya. Sentuhan tanganku di pinggangnya yang ramping membuat aliran darahku terasa sedikit menghangat. Lekuk tubuhnya terasa jelas di balik kain daster. Aku bisa merasakan setiap gerakannya, setiap tarikan napasnya.

"Agak tekan sedikit, Jul. Di situ pas banget," pintanya lagi, dengan suara yang sedikit bergetar.

Aku menambah tekanan pada pijatanku. Otot-otot di punggungnya terasa tegang. Aku terus memijat, perlahan namun pasti. Semakin lama, sentuhanku semakin berani. Tanganku tidak hanya fokus pada titik-titik yang dia sebutkan, tapi juga menjelajahi lekuk punggungnya, merasakan kehalusan kulitnya di balik kain daster.

Tiba-tiba, Tante Namira sedikit menarik dasternya ke atas, tepat di bagian pinggangnya. "Di sini nih, Jul, yang paling sakit."

Jantungku berdegup kencang. Kulit punggungnya yang putih mulus kini terpampang jelas di depan mataku. Tanpa sadar, jemariku menyentuh kulitnya, merasakan kehangatannya. Sentuhan itu terasa begitu lembut, seperti sutra.

"Pelan-pelan aja, Jul," bisiknya, hampir tak terdengar.

Aku terus memijat, kali ini langsung di kulitnya. Sentuhan kulit ke kulit ini mengirimkan gelombang kejut ke seluruh tubuhku. Aku bisa merasakan panas tubuhnya menjalar ke tanganku. Aroma parfumnya semakin kuat, bercampur dengan aroma khas tubuhnya yang membuatku semakin tegang.

Tante Namira sedikit menggeliat, membuat dadanya yang berisi semakin menonjol di balik dasternya. Pemandangan itu membuat tenggorokanku tercekat. Aku tahu ini salah, sangat salah. Tapi godaan itu terlalu kuat untuk kulawan.

Tanpa sadar, tanganku turun sedikit lebih rendah, menyentuh lekuk pinggulnya yang menggoda. Tante Namira tidak menyentak atau menegurku. Malah, dia sedikit melebarkan kakinya, seolah memberi ruang lebih untuk gerakanku.

Keberanianku semakin bertambah. Jemariku mulai bermain-main di pinggulnya, merasakan setiap lekukan dan konturnya. Kulitnya terasa halus dan lembut di bawah sentuhanku.

"Jul..." desisnya pelan, seperti sebuah erangan tertahan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

CANDU CINTA CEO AROGAN
CANDU CINTA CEO AROGAN
Dalam CANDU CINTA CEO AROGAN, Erlan Levin terjebak pernikahan paksa akibat insiden tak terduga. CEO ini harus menghadapi konsekuensi hidup bersama gadis pilihan keluarga. Simak kisah seru di billionaire romance novels ini, salah satu web novel terbaik untuk dibaca online secara gratis.
Foreman I Love You
Foreman I Love You
Ghina membalas pengkhianatan di pabrik dengan menikahi Arie dalam Foreman I Love You. Di balik aturan perusahaan yang ketat, mereka menjalani pernikahan rahasia demi ambisi masing-masing. Temukan kisah modern novel ini dan baca romance fiction books lainnya hanya di platform kami.
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu
Dalam novel romantis Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu, insiden listrik padam mengubah segalanya. Saat berniat kembali ke kamarnya sendiri dengan jubah tidur, sang protagonis justru keliru memasuki kamar keponakannya dalam kegelapan. Baca novel online misteri modern ini di webnovel gratis.
Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
Dalam Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda, Shanty mempertaruhkan jiwanya pada pewaris Halim Group demi membalas dendam kepada mantan suaminya. Temukan intrik kekuasaan dan rahasia gelap dalam romance novel ini. Baca kisah billionaire romance novels selengkapnya di web novel kami.
Istri Nomor Dua
Istri Nomor Dua
Dalam Istri Nomor Dua, seorang wanita terjebak pernikahan muda demi bakti. Sebagai istri kedua di genre romance modern ini, ia menghadapi pengabaian suami dan konflik batin. Temukan kelanjutan nasibnya di webnovel ini, sebuah pilihan tepat bagi pembaca romance stories yang mencari kisah pengorbanan.
Istri Tomboy
Istri Tomboy
Dalam novel Istri Tomboy, Roy harus menikahi Gea yang tomboy akibat kalah taruhan. Ikuti perjalanan mereka menghadapi komplikasi hubungan di romance novel ini. Baca kisah modern young adult fiction romance books selengkapnya untuk melihat konsekuensi dari pilihan hidup Roy yang tak terduga.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Perselingkuhan Mematikan dengan Kakak Ipar Saya
Perselingkuhan Mematikan dengan Kakak Ipar Saya
Setelah dipaksa melakukan pertunangan tanpa cinta, Aurora mendapati dirinya terlibat dalam perselingkuhan yang beracun dan membuat ketagihan dengan saudara laki-laki tunangannya, Noah Hayes. Sementara itu, masa lalu yang ia tinggalkan mengancam akan menyusulnya.
Dosenku, Ayah Anakku
Dosenku, Ayah Anakku
Cora, mahasiswa kedokteran, tak pernah menyangka akan mengandung anak Damon Hawkins, miliarder lajang yang juga dosen tamunya. Rahasia kehamilan itu nyaris terbongkar, tapi Damon terus menembus hati Cora, sampai akhirnya melamarnya. Kisah singkat yang dia kira berubah menjadi cinta penuh kasih, tapi rahasia dan pengkhianatan mulai muncul. Kini Cora harus bertanya pada dirinya sendiri: bisakah dia menemukan kebahagiaan… dan keluarga yang baru dia kenal?
Sukses setelah Memutus Hubungan
Sukses setelah Memutus Hubungan
Dalam kehidupan masa lalu Cary, dia diabaikan oleh keluarganya dan meninggal karena Hank. Sebelum kematiannya, Cary merasa kecewa dengan keluarganya. Ketika dia membuka matanya lagi, dia menyadari bahwa dia telah terlahir kembali ke hari ulang tahunnya 10 tahun yang lalu. Cary adalah anak kandung keluarga Holt yang hilang dan ditemukan oleh mereka saat berusia dua belas tahun. Dia kira dia akhirnya punya rumah, tetapi dia tidak menyangka bahwa keluarganya hanya merawat putra angkat lainnya, Hank, sementara dia hanya menerima ketidakpedulian dan perlakuan yang tidak adil. Setelah Cary memutus hubungan dengan keluarganya, dia tinggal bersama dua teman masa kecilnya dan menyadari bahwa anggota keluarga yang penuh kasih tidak perlu berhubungan darah. Dia menggunakan informasi yang dia pelajari dari kehidupan masa lalunya untuk menghasilkan uang dan hidup bahagia bersama teman-temannya.
Dari Kegelapan Menuju Cahaya
Dari Kegelapan Menuju Cahaya
Dorothy, putri kesayangan keluarga Gordon, hidupnya berubah total saat Elissa muncul dengan laporan DNA yang mengklaimnya sebagai pewaris sah. Dorothy difitnah dan dikirim ke lembaga pemasyarakatan hingga cacat. Untuk kepentingan keluarga, dia kemudian dinikahkan dengan Johnny, putra keluarga Ford yang disebut-sebut tunagrahita. Namun, Dorothy terkejut menemukan suaminya sama sekali tidak cacat, melainkan pewaris cerdas Grup Ford. Dengan dukungan dan cinta suaminya, Dorothy bangkit dari penderitaan, mengungkap semua kebohongan, dan setiap pengkhianat akhirnya mendapat hukuman yang setimpal.
Liarnya Dia​
Liarnya Dia​
Hanya karena tidak seandal adiknya dalam berakting, Tri Utami terus-menerus dirundung dan difitnah, hingga dijuluki 'sarang tuduhan' nomor satu sepanjang sejarah! Untuk membebaskan diri dari keluarga asuhnya, ia punya satu keinginan: menikahi musuh bebuyutan orangtuanya. Tak disangka, keinginannya benar-benar terwujud! Menjadi anak perempuan yang baik ternyata sulit, tetapi menjadi istri musuh keluarganya justru membuatnya kecanduan! Membalas dendam untuknya, hidupnya justru semakin sukses dan bersemangat!
Pewaris Baru, Pembalasan Baru
Pewaris Baru, Pembalasan Baru
Sepulang ke rumah, CEO Esther dipermalukan wanita yang mengaku istri putranya. Mengetahui putranya ingin meresmikan selingkuhan di pesta penyambutannya, Esther membalas dendam: ia mencabut hak waris putranya dan menunjuk menantunya, Rachel, sebagai pewaris baru.