Logo
TAWANAN CINTA TUAN CEO
TAWANAN CINTA TUAN CEO

TAWANAN CINTA TUAN CEO

84 Bab
Tamat
Dalam TAWANAN CINTA TUAN CEO, Karina terjebak kontrak kerja tiga tahun sebagai sekretaris Marcel, mantan rival SMA-nya. Billionaire ini sengaja menyiksanya demi misi rahasia. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan Karina lolos dari pinalti di platform web novel terpopuler.
Bab 1 dari TAWANAN CINTA TUAN CEO

Karina memijat pelipisnya yang mulai berdenyut, ia berkali kali mengotak atik layar ponselnya guna mencari pembahasan untuk presentasinya besok. Ia makin pusing saat harus menerima fakta mengerikan tentang dirinya yang berpasangan dengan musuh bebuyutannya.

Gadis itu melirik sedikit ke arah Marcel, namun langsung dialihkan lagi ke lain arah saat Marcel sadar, "Apa lo liatin gue!?" ketus Karina sambil memalingkan wajahnya.

Marcel yang sadar jika sedari tadi Karina lah yang lebih dulu menatapnya ikut berbicara, "Siapa juga yang mau liatin singa galak kayak lo? Jangan ngarep deh, Rin."

Karina hanya mampu memasang wajah cemberut. Ia kembali menatap layar ponselnya, namun bukan lagi mencari topik untuk presentasi besok, melainkan jam digital di layar ponselnya.

Tidak disangka jika jam kosong akan berlangsung sampai jam pulang. Karena itu juga, Karina menatap lekat ponselnya sambil berhitung mundur 3, 2, 1.

Bel pulang pun berbunyi tak lama kemudian. Dengan malas, Karina membereskan buku-buku nya dan bangkit dari duduk. Karina, Nita, juga Qiandra berjalan menuju ambang pintu.

Karina terdiam saat sudah sampai di ujung pintu, kepalanya menoleh ke belakang, "Lo, Marcel, Gue tunggu sekarang di parkiran, awas kalo kabur dan gak ngerjain tugas, gue cekik leher lo!" ancam Karina.

Setelah mengatakannya, gadis cantik itu kembali berjalan. Sedang Marcel dan teman-temannya yang lain hanya bisa mengedipkan matanya kaget. "Galak bener, Sel. Yakin kuat?" tanya Renaldi.

"Kuat lah! Lo pada pikir gue takut sama tuh cewek? Dah lah, gue cabut duluan!" ucap Marcel sambil berlalu meninggalkan yang lainnya.

Marcel berjalan menelusuri koridor yang masih ramai. Ia sedikit berlari saat tiba di lapangan dan mendapat tatapan maut dari teman perempuannya itu. Sekedar informasi, jarak lapangan sekolah dan parkiran motor cukup dekat. Maka dari itu, Marcel bisa lihat dengan jelas tatapan Karina walau kondisi saat itu memang sedang ramai.

"Ngeri banget tuh cewek. Biasa aja kali lihatnya, kan lama lama merinding juga," gumam Marcel pada dirinya sendiri.

Beberapa langkah sebelum menghampiri Karina, Marcel mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan pada salah satu kontaknya. Marcel menuliskan pesan. "Bakalan telat, pulang duluan aja".

Setelah tiba di hadapan motornya, Marcel langsung saja mendapat pukulan kuat di lengan kanannya. "Lama banget si jadi cowok!" ketus Karina.

Tangan gadis itu meraih salah satu helm dari dua helm. Mau tak mau Marcel harus menurut agar tidak terjadi apa-apa. Ingat, sedikitnya Marcel juga takut saat Karina mengancam akan mencekik lehernya. Saat itu juga, Marcel bergidik ngeri.

Hampir lima belas menit keduanya berkendara dan akhirnya menemukan warnet untuk mengerjakan tugasnya. Karina turun terlebih dahulu dan memberikan helm nya pada Marcel dengan kekuatan extra.

"Nih!" ucapnya.

"Makasih kek-"

Perkataan Marcel seketika di potong oleh Karina yang mengisyaratkan nya untuk diam karena mendapat sebuah panggilan telepon.

"Halo, Ma?" ucap Karina.

"Kamu kemana dulu sih? Yang lain udah pada pulang, kamu kenapa belum pulang?" tanya sang ibu dari seberang telepon.

"Itu, Ma, anu... Karina lagi ngerjain tugas di warnet."

"Alasan, kan? Jangan bilang sama Mama kalau kamu lagi pacaran! Cepet selesaikan tugasnya habis itu pulang!"

"Ih, siapa yang pacaran? Ngelantur ya,"

"Pokoknya, cepat pulang!"

Tut tut tut.

Panggilan terputus sepihak, Marcel terkekeh. Ia mendengar dengan jelas bagaimana Karina mengelak, memang benar jika mereka akan mengerjakan tugas tapi sepertinya Karina lebih banyak berbohong dengan alasan mengerjakan tugas.

"Apa lo ketawa!?" ketus Karina kemudian berjalan mendahului Marcel.

Dan lagi, Marcel hanya mampu mengikuti Karina yang sudah memesan tempat untuk keduanya. Sebelum masuk, Karina mencegah terlebih dahulu Marcel untuk masuk.

"Beli dulu makanan sono, gue udah bayarin warnet nya. Sekarang giliran lo buat beli cemilannya," titah Karina.

Marcel berdecak, "Gue harus beli kemana, hm? Hari udah sore dan tugas juga belum kita kerjain, kan?"

Karina menunjuk sebuah tempat dengan dagunya. "Tuh, warung. Lo beli soda sama cemilan apa gitu. Gue tunggu, awas kalo kabur!"

Marcel menatap warung yang sepertinya mendadak muncul. Padahal tadi, ia benar-benar tak melihat warung itu. Selang lima belas menit, Marcel masuk dan mencari keberadaan Karina.

Setelah ditemukan, Karina terlihat sangat fokus dengan tugasnya. "Nih." Marcel memberikan se kresek makanan juga minuman.

"Ih, makasih banget. Cepet gantian nih, pegel gue baca mulu." Karina menukar posisi duduknya dan menikmati makanan.

Marcel memeriksa kembali sebuah dokumen yang telah di rekap oleh Karina, "Ini udah semua? Mau lo tambahin apa lagi?" tanyanya.

"Belum. Tinggal dikit lagi, coba lo cari."

"Ini udah, Rin. Mau di tambahin apa lagi?" Marcel memeriksa sekali lagi, hingga di lembar terakhir Marcel menemukan sesuatu yang kurang dan langsung memperbaiki nya.

Dengan cepat, ia bergerak untuk mencetak dokumen tersebut dan ingin cepat pulang. Beberapa saat kemudian, "Udah gue print, tinggal pulang."

Karina mengangguk setuju karena tugasnya benar-benar selesai dengan baik dan cepat.

Marcel menjalankan motornya menuju rumah Karina yang berlawanan arahnya dengan rumahnya. Sudah hampir di pertengahan jalan menuju rumah Karina, gadis yang sedang di bonceng Marcel itu berkata, "Di depan sana aja, nanti ibu gue marah kalo tahu gue di anterin sama cowok."

"Makanya, kalo mau pacaran itu minta izin dulu sama ortu, biar gak di amuk. Lo sih keseringan bohong," balas Marcel.

Motornya tiba di tempat dimana Karina menyuruhnya berhenti. Karina melepas helm dan merapikan sedikit rambutnya, "Makasih."

"Rin, ada yang ketinggalan!" ujar Marcel saat Karina sudah lumayan jauh.

Karina membalikkan badannya penasaran, "Bayangan lo! Hahahahahhaha!"

¤¤¤

"Sekian presentasi yang bisa kami sampaikan, terimakasih atas waktunya." Karina dan Marcel kembali duduk di bangku mereka masing-masing.

Keduanya adalah kelompok terakhir untuk berpresentasi, maka dari itu Bu Joddie pamit karena jam pelajarannya sudah habis. Melihat keadaan kelas yang masih tenang setelah Bu Joddie keluar, Karina manfaatkannya untuk memberikan pengumuman.

Karina maju ke depan papan tulis. "Ehm... Guys. Gue mau minta maaf, ya. Gue tahu ini mungkin ngedadak banget dan gue juga baru di kasih tau kemarin."

"Iya apa?" tanya Marcel. "Cepetan napa!"

Karina menghela nafas guna menahan emosinya. "Makanya, sebelum gue ngasih tahu pengumuman nya, gue mau minta maaf. Gue minta maaf kalo punya salah sama kalian," ucap Karina.

Marcel menyela, "Iya, banyak banget, Rin. Apalagi sama gue."

Karina melirik singkat, ia tak mau suasana serius yang susah payah ia ciptakan ini berubah akibat emosinya. Ia kembali menghirup nafas, "Gue mau pindah."

"Hah!?"

Seisi kelas dikagetkan oleh ucapannya barusan. Karina sudah menduga sebelumnya. "Pindah kemana, Rin? Bercanda, ya?" tanya Qiandra.

"Iya, nih. Gak seru deh main pindah-pindah," timpal Nita. Karina hanya tersenyum kikuk guna menanggapi keduanya.

"Jadi, gue mau minta maaf nih. Gue mau pindah pokoknya, capek ladenin si Marcel mulu!" Karina kembali berjalan menuju bangkunya, kemudian mendudukkan bokongnya di sana.

"Woy! Kenapa gue lo sebut?" seru Marcel.

"Kenapa? Lo pasti seneng, 'kan, gue pindah? Gue juga seneng, Vin. Gue seneng gak harus liat wajah lo!"

Marcel berdecak, "Ya udah. Pergi sana! Gak usah balik ke sini lagi, Rin! Gue gak suka liat lo!"

Setelah mengatakan itu, Marcel bergegas melangkahkan kakinya. Sedikit kencang hingga membuat suara keras. "Marcel, kenapa?" tanya Nita.

"Malah nanya sama gue," timpal Karina. Jujur, ia juga merasa aneh. Kenapa pula Marcel jadi seperti dirinya yang temperamental?

Karina menghembuskan nafas gusar. "Lo yakin mau pindah?" tanya Renaldi. Ia mendadak duduk di samping Karina untuk menanyakan hal itu.

"Yakin, lah. Lagian kenapa sih kalian? Dari tadi nanya mulu, beneran mau pindah? Yakin mau pindah? Ada apa sih? Suka suka gue dong, mau pindah atau kagak!" ketus Karina.

Renaldi mengangguk paham. "Ya, aneh aja gitu. Kasian juga si Marcel, tuh!" ujarnya.

Karina mengerutkan dahi bingung. "Marcel? Emang kenapa tuh orang. Kasian segala."

"Kalo lo pindah, dia gak punya mainan, cuy!"

"Woy! Sini lo!"

Karina menghabiskan hari itu dengan kenangan yang akan membekas selalu diingatan nya.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Baby Daddy
Baby Daddy
Dalam novel Baby Daddy, Eva Sania harus mencari pria untuk memiliki anak demi memenuhi tuntutan ibunya. Bastian Cokro, CEO yang dirumorkan mandul, menjadi target utama dalam billionaire romance ini. Baca kelanjutan kisah mereka dalam web novel modern yang penuh dengan pilihan sulit.
Cinta dan Gairah 21+
Cinta dan Gairah 21+
Cinta dan Gairah 21+ menyajikan kumpulan romance stories lintas profesi, mulai dari mahasiswa hingga CEO. Jelajahi tantangan hubungan dan ambisi dalam billionaire romance novels ini. Temukan dinamika hidup yang memikat dalam setiap bab web novel modern ini untuk memuaskan imajinasi Anda.
Cinta di Jalur Cepat
Cinta di Jalur Cepat
Dalam novel Cinta di Jalur Cepat, Nayla membalas budi dengan menikahi Deddy yang koma. Namun, pengkhianatan sang billionaire memaksanya pergi. Sebagai dokter ahli dan peretas, ia bangkit di romance novel ini hingga seorang CEO mengklaimnya. Baca kisah seru ini di platform web novel kami.
Diceraikan Tanpa Alasan
Diceraikan Tanpa Alasan
Diceraikan Tanpa Alasan oleh Kael, Elira ternyata Seraphina Callisto, pewaris dinasti miliarder. Di romance modern ini, sang dokter jenius bangkit meninggalkan masa lalunya. Baca kisah billionaire romance novels ini saat Kael menyesal dan mengejar sang mantan istri yang kini tak tergapai.
Gerry's Love Story
Gerry's Love Story
Dalam Gerry's Love Story, hidup Gerry berubah total setelah menikahi janda kaya. Namun, pernikahan dalam romance novel ini justru mengungkap rahasia masa lalunya yang terkubur. Temukan lika-liku identitas dan ambisi di billionaire romance books ini yang penuh kejutan modern.
Hamil dengan Mantan Bosku
Hamil dengan Mantan Bosku
Dalam novel Hamil dengan Mantan Bosku, Cynthia memilih pergi saat Juan hendak menikahi wanita lain. Kini ia kembali sebagai sosok baru di tengah pengejaran sang mantan. Simak kisah billionaire romance novels ini dalam web novel penuh intrik tentang takdir dan kesempatan kedua.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Balas Dendam: Basmi Kejahatan!
Balas Dendam: Basmi Kejahatan!
Lima tahun setelah dikhianati istrinya hingga orang tuanya tewas dan kakaknya diculik, Feri kembali ke Kota Hanggara sebagai ahli bela diri yang menyusup ke Geng Losin demi mewujudkan sumpahnya membasmi mafia. Berkat aksinya menumpas pembunuh bayaran dengan tangan kosong, ia meroket menjadi Ketua Balai dan mulai menjalankan misi balas dendam dengan cara menumpas kejahatan secara kejam tanpa ampun. Kini, seiring tumbangnya para musuh masa lalu dan mulai terungkapnya sosok dalang utama di balik tragedi keluarganya, Feri bersiap menyapu bersih seluruh kekuatan dunia bawah demi memberikan ketenangan bagi arwah orang tuanya.
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Dari Penjara ke Pelukan Suami Miliarder
Sunira rela menanggung kesalahan demi pacarnya yang brengsek dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara. Saat di dalam penjara, ia didatangi oleh Kakek Doni Felikan, yang memintanya mendonorkan darah untuk cucunya, Yandi. Demi kesempatan bebas lebih cepat, Sunira pun menyetujui permintaan itu. Namun, tak disangka, setelah kembali ke rumah, Sunira justru memergoki pacarnya selingkuh dengan atasan perempuannya. Hancur dan putus asa, Sunira akhirnya menikah kilat dengan Yandi. Setelah menikah, Sunira diperlakukan bak ratu dan dimanja oleh Yandi. Bersama-sama, mereka membalas dendam mantan pacar dan wanita selingkuhannya. Hingga dikaruniai seorang putri kecil yang menggemaskan!
Setelah Cerai, Ku Bangkit Dengan 3 Kakakku
Setelah Cerai, Ku Bangkit Dengan 3 Kakakku
Setelah diusir suami dia malah ketemu keluarganya!   Kakak pertama adalah Raja,  kakak keduanya dokter jenius sedangkan kakak ketiganya adalah orang terkaya ?! Identitasnya sungguh luar biasa!
Bayi Cerdas Bawa Ayah Kembali
Bayi Cerdas Bawa Ayah Kembali
Setelah mengalami kecelakaan medis, wanita yang masih perawan hamil dengan anak dari seorang miliarder asing. Untuk menghidupi anak itu, mereka terpaksa menikah secara tergesa-gesa. Sedangkan pria itu pergi untuk perjalanan bisnis dan pergi selama enam tahun, di mana wanita itu membesarkan putra mereka sendirian sambil bekerja di sebuah hotel bintang lima. Tanpa diduga, hotel itu dibeli oleh pemilik baru yang misterius dan orang itu adalah pria yang menghamilinya. Namun, setelah enam tahun berpisah, mereka tidak lagi saling mengenal...
Strategi Cinta
Strategi Cinta
Ahli manajemen krisis terbaik dunia, Jenna, kembali ke tanah air untuk menikmati masa pensiun. Tak disangka, dia justru bertemu dengan Alfred, seorang CEO yang telah diam-diam mencintainya selama sepuluh tahun. Saat foto mereka bersama terbongkar oleh paparazzi, Alfred pun mengajukan pernikahan palsu, dengan alasan untuk menjaga stabilitas perusahaan yang akan melakukan IPO. Awalnya, hubungan mereka hanyalah sekadar sandiwara. Namun, lambat laun permainan ini berubah menjadi kenyataan. Jenna tak menyadari bahwa semua ini adalah skenario yang dipersiapkan Alfred sejak awal. Akhirnya, mereka saling mengungkapkan perasaan dan mengakhiri puluhan tahun rasa cinta rahasia Alfred dengan sebuah akhir yang manis.
Cahaya Takdir
Cahaya Takdir
Setelah dituduh salah dan menyimpan dendam yang mendalam, dia terlahir kembali ke kehidupan baru hanya untuk menemukan dirinya berada di posisi terbawah sebagai pembantu rumah tangga seorang tuan tanah. Namun, melalui kecerdasan dan ketekunannya, dia berhasil naik pangkat menjadi anak angkat tuan tanah tersebut. Kembali ke tempat di mana dia pernah dirugikan, dia bertemu dengan tuan tanah yang lurus hati, dan bersama-sama, mereka memulai perjalanan terlarang yang penuh rahasia di rumah baru mereka. Mereka akan mengungkap korupsi dan melawan para tiran dalam sebuah kisah keadilan dan intrik.