Logo
My Bad Boss
My Bad Boss

My Bad Boss

76 Bab
Tamat
Dalam My Bad Boss, miliarder Xaiver Narendra Maximilian bersumpah tidak akan menikah. Namun, prinsipnya goyah saat bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia. Ikuti kisah romance novel ini di platform web novel kami, sebuah billionaire romance books tentang pilihan hidup dan pengabdian.
Bab 1 dari My Bad Boss

[Bab 1 : Aku Masih Suci]

"Jadi hari ini kau akan pergi untuk interview?" tanya Ibuku.

"Iya Ma, hari ini aku ada panggilan dari kantor Maximilian Corp untuk interview." balasku seraya tersenyum ceria.

"Baiklah, kalau begitu cepat selesaikan sarapanmu, nanti kau terlambat sayang." kata Ibuku juga balas tersenyum.

Aku mengangguk lalu kembali melanjutkan sarapanku, memakan nasi goreng buatan Ibuku dan menghabiskan segelas susu coklat kesukaanku. Ini adalah kebiasaan rutin kita setiap pagi, menghabiskan sarapan -hanya- berdua.

"Hati hati sayang, semoga berhasil." kata Ibuku saat aku akan pergi.

"Iya Ma, aku pergi dulu bye..."

Aku mencium punggung tangan Ibuku lalu memasuki mobilku dan bergegas menuju tempat tujuanku.

Yaitu perusahaan Maximilian Corp.

Aku mendapatkan panggilan untuk interview setelah seminggu lebih, ralat bukan seminggu namun hampir sebulan aku mengirimkan surat lamaran kerjaku. Akhirnya aku dipanggil juga dan semoga saja aku diterima di Perusahaan itu, karna Maximilian Corp adalah Perusahaan industri terbesar di Indonesia (dalam imajenasi penulis tapi) siapa sih yang tidak mau bekerja di Perusahaan besar seperti Maximilian Corp. Perusahaan yang menjadi impianku sejak aku masih duduk di bangku SMA, aku berusaha keras agar aku bisa masuk perusahaan itu. Apa pun telah kulakukan demi bisa masuk ke perusahaan itu.

Hmm iya aku lupa memperkenalkan diri :) oke namaku Adeeva Adelia Albert atau panggil saja aku Deeva biar tidak ribet. Umurku 22 tahun, aku tinggal di Jakarta bersama Ibuku karena Ayahku sudah meninggal saat aku masih di dalam kandungan dan aku anak satu-satunya mereka. Walaupun aku tidak tau dimana makam Ayah. Karena Ibu bilang Ayah kecelakaan pesawat dan jasadnya hilang tidak ditemukan. Karena jasadnya tidak ditemukan, aku berharap bahwa Ayahku masih hidup disuatu tempat dan kami akan bertemu suatu saat nanti, aminnn.

Oke kembali ke topik

Aku sudah sampai di depan kantor Maximilian Corp, dengan sedikit grogi aku turun dari mobilku. Aku langsung naik kelantai paling atas setelah bertanya pada Resepsionis dimana ruangan Mr.Maximilian, karena kemarin saat ditelpon katanya aku akan di interview oleh Mr.Maximilian atau C.E.O di Perusahaan itu langsung, aku gugup, tapi hanya sedikit tenang Deeva kau pasti bisa. Lagi pula ini hanya interview Deeva dan bukan eksekusi mati! jadi kau tak perlu panik.

"Bu ruangan Mr.Maximilian-nya ada di mana ya?" tanyaku yang jujur saja bingung.

Perempuan yang aku pikir sekretarisnya Mr.Maximilian ini menatapku sebentar lalu menunjuk pintu yang tidak jauh dari mejanya.

"Itu." ucapnya.

Aku pun hanya mengangguk seraya mengulum senyum dan tidak lupa berterima kasih sebelum menghampiri ruangan Mr.Maximilian setelah beliau mempersilahkan aku untuk mengetuk pintu langsung.

Tok... tok... tok...

Aku mengetuk pintu ruangan dengan tulisan C.E.O. Mr.Maximilian di atasnya sebanyak tiga kali.

Tak ada jawaban, aku pikir Mr.Maximilian tidak mendengar jadi aku pun mengetuk pintu lagi, tapi tetap tidak ada jawaban, aku malah mendengar suara-suara aneh dari dalam, aku mengetuk pintu dengan agak sedikit keras berharap jika Mr.Maximilian akan mendengar suara ketukan pintuku. Tetap tidak ada jawaban, karena cukup kesal dan penasaran dengan suara yang terdengar di telingaku, aku pun menempelkan telingaku di pintu (aku tau aku tidak sopan, tapi aku tidak peduli) dan suara aneh itu makin terdengar seperti suara desahan yang err menjijikan.

Sial!!

Ternyata pintu itu tidak di kunci dan yang terjadi malah aku terjatuh duduk di lantai dengan posisi yang tidak mengenakkan seperti hantu suster ngesot yang ada di Film hantu yang aku tonton minggu lalu bersama Ibuku. Tau tidak? Kalau tidak berarti anda kudet eh kurang update maksudnya. Oke abaikan perkataan terakhirku.

Aku terkejut, saat melihat ke dalam ternyata suara-suara aneh dan menjijikan itu tadi memang berasal dari Mr.Maximilian dan seorang perempuan yang sedang main kuda-kuda'an di sofa yang berada di dalam ruangannya. Aku menganga melihat hal itu, Bos macam apa ini? pertama kali masuk kantor sudah melihat hal yang membuat mataku tidak suci. Maafkan aku Tuhan, lagi pula aku tidak sepenuhnya salah. Jadi salahkan mereka berdua yang membuat mataku tidak suci lagi. Kataku dalam hati. Bukannya aku sedari tadi memang bicara dalam hati ya?

"Eh, maaf aku tidak sengaja." ucapku gugup. Aku mengumpat diri dalam hati harusnya aku tidak perlu menempelkan kepala di pintu tadi. Tapi 'kan aku tidak tau jika ternyata pintu itu tidak terkunci 'kan? Dan mereka sedang bermain kuda-kuda'an di dalam sana!

Lagian ini kantor bukan hotel jadi siapa yang salah disini? Tentu saja pasti Mr.Maximilian bukan aku.

Aku berdiri, Mr.Maximilian menatapku dengan tatapan yang tidak bisa aku artikan. You know lah, sok inggris! Aku kembali menutup pintu tidak mau melihat hal yang seharusnya tidak aku lihat karena aku belum cukup umur untuk melihat hal seperti itu.

Sedikit merapikan bajuku yang mungkin terkena debu saat terjatuh tadi, tidak lupa aku juga membenarkan kacamataku yang sedikit merosot. Entah karena aku jatuh tadi atau karena memang hidungku yang terlalu mancung ke dalam. Entahlah, mungkin keduanya. Please jangan ketawa.

Saat aku berdiri di depan ruangan Mr.Maximilian, ada seorang wanita cantik yang baru saja datang dan ia menatapku dari atas hingga bawah dengan tatapan menilai. Aku tau aku tidak terlalu cantik walaupun Ibuku selalu mengatakan bahwa aku yang tercantik, tapi tidak harus begitu juga kali natapnya!

Sepertinya dia akan memasuki ruangan Mr.Maximilian. jujur aku risih saat wanita cantik itu memandangku dari atas sampai bawah.

"Sedang apa kau di sini?" tanya wanita itu sinis.

Aku menelan ludah gugup, memberanikan diri untuk mendongakkan kepalaku dan menatapnya lebih jelas, karena sedari tadi aku hanya menunduk, sekarang aku jadi bisa melihat dengan jelas bahwa dia memang sangat cantik.

"Hm, itu aku mau-mau interview." kataku dengan gugup. Karena perempuan itu menatap kearahku dengan tatapan yang sangat tajam, setajam silet. Yang bisa membuat siapa saja pasti akan takut melihatnya, seperti aku saat ini atau memang akulah yang penakut? Entahlah.

"Interview?" ulangnya, aku melihat dia yang mengerutkan dahi heran. Lalu lagi lagi ia kembali menatapku dari bawah hingga atas.

"Ya... Kemarin aku mendapat telfon bahwa Mr.Maximilian yang akan meng-interview-ku secara langsung." balasku.

"Kenapa tidak masuk?" tanyanya seraya tersenyum.

Aku jadi heran sendiri, tadi nada bicaranya sinis dan tatapannya sangat tajam setajam silet eh. Kok sekarang malah tersenyum manis banget semanis pare... Upss semanis gula maksudnya. Sungguh aneh tapi kenyataan eh? Sungguh aneh tapi nyata maksudnya. Haha becanda.

"Eh, itu di dalam lagi --" ucapku gugup, sebelum aku selesai berbicara dia langsung memotong ucapan ku yang gugup itu.

"Oh... Aku tau." ucap perempuan itu dan langsung memasuki ruangan Mr.Maximilian tanpa permisi.

Well mungkin dia kekasihnya eh jika dia kekasihnya lalu siapa wanita yang sedang bermain kuda kudaan dengan Mr.Maximilian di dalam tadi?

Uh! Kenapa aku harus ambil pusing memikirkan itu semua!

Sebenarnya...aku tadi gugup karena aku tidak tau bagaimana menjawab pertanyaannya itu. Tidak mungkin kan kalau aku menjawab jika Mr.Maximilian sedang bermain kuda kuda'an di dalam. Yg benar saja! Itu terlalu vulgar untukku yang masih suci ini.

Bersambung.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Bukan Sampah
Aku Bukan Sampah
Dalam novel romance Aku Bukan Sampah, Berlian yang trauma harus berhadapan dengan takdir saat bertemu pria billionaire. Di tengah rasa rendah diri, ia harus memilih antara pemulihan atau luka baru. Temukan kisah perjuangan hidupnya dalam web novel modern yang penuh emosi ini.
Arrogant Husband
Arrogant Husband
Dalam novel Arrogant Husband, Alexa harus melahirkan anak bagi Damian demi menyelamatkan warisan ibunya. Menghadapi gairah dan paksaan sang miliarder, kisah romance modern ini menguji keteguhan hati Alexa. Baca billionaire romance novels ini untuk mengikuti perjuangan mereka dalam web novel penuh intrik.
Dendam Putri Liar Sang CEO
Dendam Putri Liar Sang CEO
Dalam Dendam Putri Liar Sang CEO, pengkhianatan Fahreza memicu misi pembalasan. Setelah dibuang demi wanita lain, sang putri kembali untuk menghancurkan Murni Group dari dalam. Baca kisah billionaire romance novels ini, sebuah modern novel penuh intrik dan konsekuensi dari cinta yang mati.
My Husband Ex-GIGOLO
My Husband Ex-GIGOLO
Dalam romance novel My Husband Ex-GIGOLO, Fadly terjebak antara Sandra dan masa lalunya. Kini ia harus memilih antara mengelola 90% saham warisan Tuan Surya Adjie atau mundur sebagai pecundang. Baca kisah modern novel ini untuk melihat perjuangan ambisi dan takdirnya di webnovel.
Pengantin Bos Mafia
Pengantin Bos Mafia
Dalam novel romantis Pengantin Bos Mafia, Alana harus menghadapi pengkhianatan tunangannya, Alexander, yang terpikat pada Kiara. Saat Alexander memintanya menyerahkan posisi istri demi Kiara, Alana mengambil keputusan nekat. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti intrik dunia novel mafia modern.
Pesona Perawat Tuan Daniel
Pesona Perawat Tuan Daniel
Dalam Pesona Perawat Tuan Daniel, CEO lumpuh Daniel berjuang bangkit setelah dikhianati kekasihnya. Kehadiran Elara sebagai perawat pribadinya membawa harapan baru. Ikuti kisah romance ini dalam billionaire romance novels yang penuh perjuangan emosional dan pencarian jati diri di web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Kotak yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini
Kotak yang Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Kini
Seorang pengantar makanan menyelamatkan sebuah dinasti dengan kotak pengantar makanan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini.
Lawan Victoria? Jangan Harap Diampun!
Lawan Victoria? Jangan Harap Diampun!
Victoria dan Bella awalnya adalah sepasang saudari kandung yang diadopsi oleh keluarga berbeda dari panti asuhan. Bertahun-tahun kemudian, Victoria yang ternyata diam-diam mengabdi di militer, kembali dengan pangkat Laksamana Angkatan Laut, berniat memberikan kehidupan layak bagi adiknya. Namun alangkah terpukulnya ia saat melihat Bella terbaring dalam keadaan vegetatif akibat bullying kejam dari teman-temannya. Dengan amarah yang menyala-nyala, bagaimana cara ia akan menghabisi trio penyiksa itu?
Direbut Kakak Alpha Mantanku
Direbut Kakak Alpha Mantanku
Ella terlahir tanpa kekuatan manusia serigala di antara para serigala. Namun, setidaknya dia masih punya pasangannya, Beta Noah Gravens ... sampai suatu hari dia memergoki Noah berselingkuh dengan saingannya, Ava. Hancur dan kehilangan arah, Ella kemudian jatuh ke dalam pelukan Liam Gravens, kakak Noah yang baru kembali sebagai Alpha dari Kawanan Bulan Sabit. Liam telah mencintainya sejak kecil dan tahu bahwa Ella ditakdirkan untuknya. Namun, dengan munculnya rasa iri, mantan yang penuh dendam, serta dua dunia yang berusaha memisahkan mereka, mungkinkah Ella dan Liam dapat meraih cinta yang telah ditakdirkan untuk mereka?
[Versi suara dubbing] Bisikan Cinta
[Versi suara dubbing] Bisikan Cinta
Menantu yang menyembunyikan identitasnya selama lima tahun, ditolak oleh istrinya. Setelah terluka parah saat membela negara, dia melihat istrinya bersiap menikah lagi; ketika kebenaran terungkap, istrinya menyesal. Menantu itu direinkarnasi, menolak permintaan rekonsiliasinya, dan memilih penyelamatnya.
Jenderal, Putri yang Menyesal!
Jenderal, Putri yang Menyesal!
Setelah meninggal demi negara, jiwanya masih tertambat pada istrinya, yang tidak pernah menyukainya, bahkan membencinya.
Saat Bertemu Lagi (Sulih Suara)
Saat Bertemu Lagi (Sulih Suara)
Luna Yarvi, agen internasional yang menyamar sebagai guru privat, mendidik Leo Tyaga, pewaris muda keras kepala. Ketegasannya menembus sikap liar Leo dan membuka luka lama. Mengetahui Leo putra penolongnya, Luna menjadi pelindung. Konflik menumbuhkan cinta hingga takdir memisahkan. Tiga tahun berlalu, Leo sukses, Luna hidup sederhana; reuni menyalakan cinta penyelamat jiwa.