Logo
SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA
SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA

SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA

96 Bab
Tamat
Dalam SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA, Dio rela menjadi tukang cendol demi Marisa meski dihina mertua. Namun, ia menyimpan rahasia sebagai pewaris tunggal keluarga terkaya. Temukan kisah billionaire romance novels ini di webnovel, sebuah modern novel penuh perjuangan dan rahasia besar.
Bab 1 dari SUAMI BLANGSAKKU TERNYATA PENGUSAHA

"Pa, Ibu demam," ucap Tasya anak Dio yang berusia 5 tahun, terlihat raut wajahnya yang begitu was-was karena melihat ibu sambungnya yang masih terbaring lemah di ranjang dengan badan yang terasa panas.

Dio tersentak ketika mendengar ucapan anak semata wayangnya. Dio pikir Marisa, istrinya hanya tidur kesiangan seperti biasa, makanya sampai saat ini dia belum bangun juga.

Terpaksa Dio menghentikan pekerjaannya membereskan adonan cendol untuk nanti siang jualan keliling. Setelah itu ia menghampiri sang istri yang masih berada di dalam kamar.

Tatkala Dio membuka daun pintu kamar, terlihat wajah Marisa yang pucat pasi, badannya menggigil kedinginan, hanya dibaluti helaian selimut yang tipis, bibirnya gemetar. Dio menyentuh dahi Marisa dengan punggung tangan, dan ternyata memang panas, suhu tubuhnya sangatlah tinggi.

"Sayang, kamu demam tinggi seperti ini sejak kapan? perasaan semalam kamu baik-baik saja," tanya Dio sambil membangunkan Marisa yang masih terpejam.

"Pa, ibu kenapa?" Tasya sangat khawatir melihat keadaan ibunya.

Dio tak menghiraukan pertanyaan putri kecilnya. Hal itu karena pikirannya yang dipenuhi kecemasan. Dengan cepat Dio mengambil lap kecil dan air dingin untuk mengompres Marisa. Ia berharap semoga saja dengan cara itu demamnya bisa turun.

"Mass .…" Akhirnya Marisa terbangun ketika Dio meletakkan lap kecil basah di dahinya.

"Ada apa, Mar? Apa kau mau sesuatu?" tanya Dio was-was.

"Kenapa gak bawa saja ke dokter, Pa? Kasian Ibu," ujar Tasya si gadis kecil mungil.

Dio hanya menundukkan kepala. Jangankan untuk memeriksa Marisa ke dokter, bahkan untuk makan sehari-hari keluarga Dio sudah kesusahan. Apalagi sekarang musim hujan, hanya mengandalkan jualan cendol keliling kampung saja, rasanya sudah kepayahan karena jarang habis.

"Mas, kamu tidak berdagang hari ini?" tanya Marisa dengan suara seraknya.

Marisa mengerti betul kalau saja hari ini suaminya tidak berjualan keliling, bagaimana nanti sore keluarganya bisa makan? Sedangkan adonan sudah siap. Tidak mungkin kalau Dio membiarkannya begitu saja. Tentu akan merugikan.

"Keadaan kamu gimana? Mas gak tega, kalau harus ninggalin kamu di sini dengan Tasya."

"Aku baik-baik saja, Mas. Nanti Tasya belikan obat di warung. Pasti akan mendingan nanti," ujar Marisa sambil berusaha bangkit dari tidurnya.

"Iya, semoga saja kamu sembuh," kata Dio berusaha membuang kecemasannya itu. Dia lalu bangkit dari duduknya untuk segera mempersiapkan cendol dan akan segera berangkat berkeliling.

Rasanya berat sekali untuk melangkah dengan kondisi istri yang terbaring lemah. Tak ada pilihan lain, Dio mulai mengayunkan kaki yang terasa berat ini menuju arah dapur. Ia lalu mempersiapkan cendol di gerobak, menatanya dengan rapi. Namun, santan ketinggalan, entah tersimpan di mana, Dio lupa. Karena tadi Tasya datang tiba-tiba.

Setelah 3 menit Dio mencari, ternyata ketemu di bawah wastafel. Dengan segera tangan Dio meraihnya. Akan tetapi, tak sengaja matanya melirik pada wadah persegi empat yang biasa di isi beras. Wadah itu nampak kosong, hanya ada beberapa butir beras yang tersisa. Lelaki itu mengambil dan memperhatikan wadah tersebut dengan gamang.

Nanti bagaimana Marisa dan Tasya akan makan, sedangkan beras sudah habis? Pikirnya. Pagi ini Dio hanya sarapan nasi goreng yang tinggal satu piring. Itu pun Dio sisakan untuk Marisa dan Tasya.

"Astaghfirullah."

Dio bingung, apa yang harus dilakukannya. Ternyata menjalani hidup jauh dari orang tua tidaklah mudah. Sedangkan mertuanya sendiri Bu Minah sangat membenci Dio, karena dia orang tidak punya, dan profesinya hanya tukang cendol keliling yang uangnya tak seberapa.

Dio pun menghembuskan napas kasar. 'Mengapa menjalani hidup sepahit ini? Hidup begitu melarat, kasihan sekali anak dan istriku, mereka tersiksa karena aku menjadi suami yang tidak becus memberi mereka kebahagiaan. Jangankan kebahagiaan, mencukupi makan sehari-harinya saja aku sangat kesusahan,' batinnya menyesali diri.

Dio mengusap wajah dengan air mata yang menetes membasahi pipi. Pria itu segera mengayunkan kaki dengan rasa cemas merasuki isi kepala sebab istri yang sakit. Akan tetapi, apa boleh buat, mencari uang untuk membeli beras itu lebih penting saat ini.

Dio kembali ke kamar untuk melihat kondisi istrinya sekaligus berpamitan sebelum dia berangkat berjualan.

"Mar, Mas berangkat jualan dulu. Semoga siang kamu sudah sembuh." Dio menatap wajah Marisa dengan sorot yang begitu sendu.

"Jangan khawatir, Pa. 'Kan ada aku," timpal putri kecilnya sambil tersenyum manis menambahkan semangat Dio.

"Jagain Ibu ya, Sayang. Papa jualan dulu." Dio mencium pipi Tasya dengan penuh kasih sayang.

"Iya, Mas. Semoga jualan hari ini laris manis," ucap Marissa yang masih bersandar di kepala ranjang, bibirnya tampak kering dengan wajah pucat.

Bagaimana Dio tidak menyayangi Marisa yang sudah menemaninya selama satu tahun lebih. Ia dan Marissa menikah tanpa restu orang tua, karena Bu Minah—ibu dari Marisa—tak merestui sama sekali. Alasannya karena Dio adalah duda beranak satu dan hanya bekerja sebagai tukang cendol keliling.

Namun, Marisa dan Dio sudah tidak bisa dipisahkan. Marissa mencintai Dio. Wanita muda itu tak memperdulikan ibunya yang mati-matian melarang hubungannya itu. Hingga akhirnya Marisa memilih minggat dari rumah dan kawin lari bersama Dio. Oleh karena itu, sampai saat ini Marisa pun tidak tahu bagaimana kabar sang bunda.

Dio melangkah pelan sambil mendorong gerobak cendolnya berkeliling.

Ting! Ting! Ting!

Suara itu berasal dari botol yang dipukul dengan sendok, untuk menarik pelanggan. "Cendol, dol, dol, dol!"

"Dio, sini!" Lambaian tangan Bu Esroh tampak dari kejauhan.

Bibir Dio seketika melengkung membentuk senyuman lantaran merasa senang ada yang memanggilnya. Mungkin ini adalah rezekinya yang pertama.

"Iya, Bu. Mau berapa kantong?" tanya Dio antusias.

"Berapa kantong apanya! Saya bukan mau beli!" sentak Bu Esroh, tukang warung langganan.

Dio tercengang dengan perkataan Bu Esroh yang tiba-tiba ngegas tanpa sebab. Senyuman Dio menghilang begitu saja. "Terus, Bu?"

"Si Marisa, kemarin dia ngutang! Minggu lalu ngutang, terus kamu kapan bayarnya? Kalau gini caranya, saya bisa bangkrut!" cerca Bu Esroh menjelaskan.

Dio tertegun sejenak. "Memangnya hutang istri saya berapa, Bu?" tanya lelaki itu.

"Tiga ratus! Saya gak mau tahu! Besok kamu mesti bayar walaupun separoh. Apalagi kamu juga tahu, kalau saya punya cicilan Bank Emok!" tegas Bu Esroh sambil mendelikkan mata.

Dio hanya bisa mengelus dada saat mendengar ucapan Ibu Esroh yang begitu ketusnya. Pagi-pagi sudah disambut dengan omelan Bu Esroh yang menagih hutangnya. Namun, wajar Bu Esroh berbuat seperti itu, sebab ia pun sama membutuhkan.

Tadinya Dio pun berniat hari ini akan ngutang lagi untuk beras dan telur, karena rencananya uang hasil jualan hari ini untuk memeriksa istrinya ke dokter. Akan tetapi, kalau Bu Esroh sudah marah begini Dio pun tak berani.

Dada Dio semakin sesak, jantungnya berdegup kencang. Betapa pikiran dia benar-benar frustrasi, mengapa ia bisa menjadi kepala keluarga yang gagal dan pecundang begini.

Langkahnya semakin berat, lututnya teramat lemas rasanya. Dengan terpaksa Dio harus terus melangkah untuk melanjutkan berjualan cendol. Dengan sekuat tenaga Dio mencoba melupakan masalah dan beban di dada. Ia harus fokus demi sesuap nasi di hari ini.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Buy One Get You
Buy One Get You
Dalam novel Buy One Get You, Audia terjebak dalam transaksi penjualan rumah ayahnya kepada keluarga Affangga. Terikat takdir tak terduga dalam billionaire romance novels ini, Audia harus menghadapi bos dingin tersebut. Simak kisah seru mereka hanya di platform read novels online kami.
Diceraikan Tanpa Alasan
Diceraikan Tanpa Alasan
Diceraikan Tanpa Alasan oleh Kael, Elira ternyata Seraphina Callisto, pewaris dinasti miliarder. Di romance modern ini, sang dokter jenius bangkit meninggalkan masa lalunya. Baca kisah billionaire romance novels ini saat Kael menyesal dan mengejar sang mantan istri yang kini tak tergapai.
Gairah Istri yang Tersembunyi
Gairah Istri yang Tersembunyi
Dalam Gairah Istri yang Tersembunyi, Abigail merahasiakan identitasnya sebagai penulis dari suaminya yang dingin, seorang CEO penerbitan. Konflik memuncak saat sang suami terobsesi mencari penulis misterius tersebut. Simak kisah seru ini di romance novel dan billionaire romance books pilihan.
Janda Dua Anak Untuk Arjuna
Janda Dua Anak Untuk Arjuna
Dalam Janda Dua Anak Untuk Arjuna, Raisa berjuang membesarkan anak kembarnya sebagai sekretaris mandiri. Kisah romance modern ini membawa Raisa terjebak di antara dua pewaris billionaire, Samuel dan Arjuna, demi menghadapi masa lalu pahit bersama Lidya. Temukan kisah seru di web novel ini.
JENUH
JENUH
Dalam novel JENUH, Lisa terjebak rasa bosan meski memiliki suami kaya. Ia memilih selingkuh demi gairah baru, mempertaruhkan rumah tangganya yang stabil. Temukan kisah pengkhianatan ini dalam billionaire romance novels terbaru, salah satu fiction books paling emosional untuk dibaca.
Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris
Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris
Dalam Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris, Lara menghadapi tekanan perceraian dari keluarga billionaire. Setelah malam tak terduga, ia pergi membawa rahasia kehamilan. Temukan kelanjutan kisah romance novel ini di webnovel saat sang pewaris mulai tumbuh dalam persembunyian.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Akhir Kata Takdir
Akhir Kata Takdir
Sera dan Marson menikah enam tahun namun bagai orang asing, bahkan putri mereka, Yani, memanggilnya “paman”. Saat cinta lama Marson, Cika, kembali dengan putrinya, dia berjanji akan menjadi ayah yang baik. Sera ingin pergi, tapi Yani memberi ayahnya tiga kesempatan. Sayang, hasilnya tetap tidak sesuai harapan
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Akademisi Vina Salim yang baru saja mendapatkan penghargaan Medali Kehormatan Ananta karena berhasil menciptakan mesin litografi untuk negara Ananta sedang menempuh perjalanan menuju Kota Zino untuk melahirkan. CEO Grup Bahari, Fino Lionel yang mengetahui hal itu buru-buru berangkat ke bandara untuk menjemput Vina. Di dalam pesawat, Vina bertemu dengan Ibu dan anak Fino. Anak Fino yang nakal ini mencuri tas Vina yang berisikan cetak biru dari mesin litografi beserta mikrocip produksi pertama dan kemudian menghancurkannya. Akibatnya, Vina mengalami perdarahan berkali-kali dan nyaris keguguran.
Jangan Bilang Lagi
Jangan Bilang Lagi
Awalnya dia berpura-pura tuli dan bisu demi pemeran utama pria, tetapi akhirnya dibenci olehnya. Ketika identitas aslinya terungkap, bagaimana dia akan menangani cinta yang tidak seimbang ini, apakah dia mampu memulai hidup baru?
Pacarku Ternyata Dewi Kampus
Pacarku Ternyata Dewi Kampus
Raditya terkejut menemukan bahwa kekasih dunia mayanya ternyata adalah Nadia, sang dewi kampus yang dingin dan justru membencinya. Dari kesalahpahaman memalukan di toilet hingga menjadi pahlawan yang menyelamatkannya, perbedaan identitas dan gelombang skandal kampus terus bergulir. Dengan statusnya sebagai orang terkaya yang tersembunyi, mampukah Raditya menghapus semua salah paham dan membawa cinta “lintas dimensi” ini ke garis finis yang bahagia?
Istri Kontrakku adalah Sang Legenda
Istri Kontrakku adalah Sang Legenda
Natalie menemukan Dominic terluka parah di sebuah desa terpencil. Setelah menyelamatkannya melalui operasi darurat, dia menghilang tanpa jejak. Kemudian, sebuah perjanjian keluarga memaksa mereka menikah selama 100 hari. Dominic terus mencari penyelamatnya, sementara perasaannya pada Natalie tumbuh tak terelakkan. Namun, kecurigaannya mulai muncul ketika identitas rahasia Natalie satu per satu terungkap: dia adalah seorang ahli bedah jenius, profesor ternama di dunia medis, sekaligus CEO dari perusahaan yang berpengaruh. Setiap kali rahasia itu terbuka, Dominic semakin terpesona oleh wanita di hadapannya.
Mandala Sang Ibu
Mandala Sang Ibu
Lena, calon penerus kekuatan Athena. Sosok ibu yang hangat, sabar, dan penyayang. Namun, di balik kelembutannya, dia punya aura tegas dan nggak bisa diremehkan. Dia adalah pemimpin tertinggi Ordo Mandala yang disegani. Namun, sesudah insiden kebakaran hebat 25 tahun lalu, dia menghilang karena memilih menyelamatkan tujuh bayi dan membesarkan mereka sebagai anaknya sendiri. Selama ini, Lena menutupi siapa dia sebenarnya.Begitu usianya genap 50 tahun, anak-anak yang sudah dia lindungi dan sayangi justru berbalik menyerangnya dan menuduh Lena sebagai pelaku kejahatan. Dikhianati dan disakiti, Lena akhirnya bangkit, menunjukkan siapa dirinya, menuntut keadilan, dan mengingatkan semua orang. Termasuk anak-anaknya.