Logo
Silver Eyes
Silver Eyes

Silver Eyes

43 Bab
Tamat
Dalam fantasy novel Silver Eyes, Ciu San yang lemah secara tidak sengaja menyatukan tubuhnya dengan mata dewa tata surya. Kini ia harus bertahan hidup dari kejaran para kultivator yang mengincar darahnya demi kekuatan, sambil menempuh petualangan adventure story untuk membalas dendam.
Bab 1 dari Silver Eyes

“Ciu San! Kau sebaiknya turun saja dari panggung ini jika kamu tidak mau luka parah lagi seperti yang sudah-sudah!”

Mendengar suara ejekan itu semua orang tertawa terbahak-bahak.

Sedangkan ada satu keluarga yang tampaknya muram dan sedikit murka mendengar ejekan itu.

Satu keluarga itu sepertinya merupakan keluarga besar. Karena banyak sekali orangnya. Dan ada beberapa pasang orang yang sudah berumur pula.

Mendengar ejekan itu, salah satu orang tua itu berbisik kepada yang lain, “Sebaiknya kau suruh anakmu itu turun saja. Daripada semakin membuat malu keluarga kita.”

“Betul apa yang di ucapkan Twao Tiong San barusan, Ko Bun San!” kata seorang wanita menimpali ucapan orang tua tersebut.

Bun San berkata kepada mereka berdua, “Aku mendidik putraku agar tidak mudah menyerah. Kalau dia kalah. Dia harus kalah terhormat!”

Rupanya orang yang bernama Bun San adalah ayah dari orang yang sedang bertanding dan tubuhnya sudah terlihat babak belur semua.

Baru saja sang ayah berkata demikian, tampak seseorang telah terlempar dari atas panggung dan jatuh tepat di hadapannya.

Rupanya dia adalah putra dari Bun San yang bernama Ciu San.

Seorang perempuan segera mendekatinya dan tampaknya ia menangis sambil berkata. “Ciu San anakku, kamu baik-baik saja.”

Pemuda itu mencoba mengangkat tangannya untuk memberi tanda kalau dia baik-baik saja. Tetapi ketika ia mencoba bangkit berdiri, tubuhnya kembali ambruk.

Bersamaan dengan itu terdengar suara dari seseorang, “Pertandingan kali ini di menangkan kembali oleh Siau Lan dari keluarga besar Naga Terbang.

Pemuda yang bernama Siau Lan itu mendekati Ciu San.

Sesudah ia dekat dengan pemuda itu, ia pun mengejek lagi, “Sebaiknya untuk pertandingan berikutnya janganlah kalian mengikut sertakan dia lagi. Yang lain saja sudah kalah lebih dahulu. Kenapa dia harus ikut bertanding lagi. Sebaiknya dia di tinggal di rumah saja. Berlindung di balik ketiak ibunya!”

Kembali semua orang yang mendengar itu tertawa terbahak-bahak.

Sang ibu yang mendengar sindiran itu sepertinya terpancing juga emosinya dan Ia hendak melompat naik untuk memberi pelajaran kepada pemuda itu, tetapi tangan Bun San cepat mencegahnya sambil berkata, “Janganlah kamu buat keributan di tempat ini. Sebaiknya kita segera bawa pergi anak kita dahulu dari sini.”

“Tuan Bun San, anak ku tidak takut kepada keluargamu. Sebaiknya kamu maju sebagai wakil dari keluargamu. Aku ingin lihat sampai di mana kehebatan jurus pukulan telapak tangan dari keluargamu yang katanya sudah mencapai tingkat ke delapan itu!” terdengar suara tantangan yang cukup keras dari ujung seberang tempat duduk keluarga itu.

Mendengar suara tantangan itu terdengar suara sorak-sorai yang menyatakan kalau semua orang juga hendak melihat jurus tingkat ke delapan dari jurus pukulan telapak tangan milik Bun San.

Rupanya kedua orang tua itu tidak mengacuhkan ucapan tersebut, mereka tampaknya lebih memperhatikan keadaan putra mereka daripada tangan itu.

Sang Kaisar yang bernama Kaisar Kwok Lung juga ikut berteriak, “Perlihatkanlah jurus itu di hadapanku, Bun San! Jika kamu berhasil mengalahkan Siau Lan artinya kedudukan keluargamu di dalam Istana masih sangat besar pengaruhnya.”

Dengan demikian itu artinya, posisi keluarga Lok San yang sudah turun temurun berada di dalam Istana tidak akan tergeser kan walaupun keturunan generasi kelima Ciu San kalah pada pertandingan hari itu.

Mendengar ucapan dari Kaisar, dua orang yang tadi mengatai Bun San segera mendekati Bun San lalu membujuknya agar segera naik.

Istrinya yang bernama Mu Yung segera menyahut dengan sewot, “Kalian urus saja sendiri nama dan keluarga baik kalian. Aku dan Bun San lebih mementingkan putra kami daripada kedudukan itu!”

Tiong San segera berkata, “Baik! Jika kelak terjadi apa-apa dengan kalian. Termasuk dengan putramu, kalian berdua tidak perlu datang minta bantuan ke kami!”

Selesai berkata demikian, Tiong San melompat ke atas. Bersamaan dengan itu tampak seorang tua juga melompat ke atas sambil berteriak, “Siau Lan! Sebaiknya kamu mundur. Biar Ayah yang menghadapinya!” gerakan lelaki itu membentak kedua tangannya di udara. Dan kedua kakinya di lipat seperti orang duduk sila.

Mendengar teriakan dari sang ayah, pemuda bernama Siau Lan bergegas turun dari panggung. Sedangkan semua orang sudah kembali fokus dengan kedua orang itu di mana mereka di udara sudah saling bentrok satu sama lain.

Tiong San juga membuka kedua telapak tangannya. Dan dengan tenaganya ia mendorong ke arah Qui Lan yang menjadi ayah dari Siau Lan.

Sesungguhnya kemampuan Qui Lan tidaklah di bawah Tiong San, tetapi kali ini dia sepertinya tidak menanggapi dengan sungguh-sungguh serangan lawan, sehingga ia terlihat jatuh ke panggung dengan muntah darah.

Mendengar kedua orang itu cek-cok, Bun San menjadi serba salah. Ia tidak dapat membela keduanya. Karena yang satu adalah istri dan yang lain adalah saudara.

Begitulah kalau tinggal satu atap dengan saudara yang sudah berkeluarga. Bawaannya tidak enak. Mengalah tidak enak. Mau menang sendiri juga tidak enak. Tidak bisa membela keduanya.

Bun An pun tampaknya cepat sadar. Karena ia telah kehilangan dua orang anaknya yang terdahulu gara-gara pibu tersebut. Dan ia kali ini tidak mau kehilangan putranya lagi. Maka dari itu ia mengacuhkan apa yang di katakan sang kakak barusan sambil menarik tangan si istri dia berkata, “Sebaiknya kita bawa Ciu San dari sini sekarang juga.”

Sementara itu Tiong San yang tidak mau kedudukan keluarganya berkurang di dalam istana mau tidak mau segera melompat naik ke panggung sambil mengerahkan telapak tangannya ke depan. Ia langsung menggunakan jurus tingkat ke empat.

Tampak telapak tangan kanan Tiong San seperti memancarkan api. Lalu dengan kekuatan sedang ia mendorong telapak tangan kanan itu tepat ke bagian dada Siau Lan.

Pada saat mereka mulai melangsungkan pibu, tampak seorang biksu Saolin datang melompat dan mendekati mereka berdua seraya berkata, “Biar Pinceng coba untuk mengobati nya.”

Kedua orang itu tampak gembira sekali dan mereka pun membiarkan biksu itu memeriksa keadaan Ciau San putra mereka.

Sesudah memeriksa keadaan pemuda itu, si pendeta Shaolin segera mengalirkan tenangnya sejenak. Akhirnya ia menggelengkan kepala sambil berkata, “Sepertinya hampir sebagian urat nadi nya putus.”

Mendengar itu Mu Yung terlihat sangat marah sekali. Dan ia hendak melompat ke panggung untuk memberikan pelajaran kepada pemuda itu, tetapi di cegah oleh biksu sambil berkata, “Sekiranya nyonya lebih memperhatikan putra anda. Kalau telat sedikit saja, putra anda akan lumpuh total. Dan nantinya kalau dapat bertahan hidup akan seperti anak ideot.

Sebelum pergi kedua orang tua Ciu San sempat mendengar, “Pemenangnya adalah Tiong San!”

Lalu mereka pun sempat menoleh, dan terlihat Qui Lan di papah turun dari panggung oleh beberapa orang muridnya. Sedangkan Tiong San juga menoleh ke arah adiknya sambil tersenyum sinis. Seolah-olah dia mengatakan, “Tanpa kalian, keluarga kami mampu diandalkan oleh kerajaan.”

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bodyguard I'm In Love
Bodyguard I'm In Love
Dalam romance novel Bodyguard I'm In Love, Jhon Christy rela melepas segalanya demi menjadi pengawal Aleta Louison di Rusia. Misi utamanya adalah melindungi sekaligus menyembuhkan sisi psikopat Aleta agar menjadi normal. Baca kisah modern novel penuh aksi ini di platform web novel kami.
Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami
Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami
Dalam novel modern penuh misteri Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami, seorang adik dikhianati hingga tewas oleh kakaknya yang dibutakan cinta. Baca novel online gratis ini untuk mengungkap aksi balas dendam dan misteri perjalanan waktu demi merebut kembali keadilan.
Gadis Milik Tuan Mafia
Gadis Milik Tuan Mafia
Akiko, penderita kanker darah yang kerap disiksa orang tuanya, kini terperangkap menjadi tawanan Glen Xander Mckenzie dalam Gadis Milik Tuan Mafia. Di tengah misi balas dendam sang mafia, takdir berubah saat rasa cinta tumbuh. Baca kisah romance novel dan mafia novel ini di webnovel.
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
Dalam JOSEPH HUNTER (Fight for Trust), Joseph terjebak kontrak hitam demi memburu kartel The Demon setelah kehilangan istrinya. Mafia novel penuh aksi ini membawa Joseph bertemu Vanessa yang mirip Camila. Baca online novel petualangan penuh dendam ini di tengah intrik mafia romance books.
Kasus 21+
Kasus 21+
Dalam novel misteri Kasus 21+, Eva Avalon memimpin tim elit kepolisian untuk memberantas eksploitasi seksual berbasis teknologi canggih. Simak petualangan penuh aksi dalam mystery story ini saat Eva mengungkap berbagai modus kejahatan modern yang rumit dalam koleksi fiction books terbaru.
Kembalinya Mantan Istriku yang Luar Biasa
Kembalinya Mantan Istriku yang Luar Biasa
Pasca cerai dari suami misteriusnya, Elsa mengungkap jati diri aslinya dalam Kembalinya Mantan Istriku yang Luar Biasa. Sebagai agen rahasia dan dokter dalam modern novel ini, ia memicu penyesalan sang mantan. Simak kisah romance novel penuh aksi ini di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun
Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun
"Nikahi Mantan Setelah Delapan Tahun - Sang wanita Pergi selama tiga tahun, dicari sang pria selama tiga tahun, hingga dia mengumumkan pernikahan. Sang pria gila!"
Balas Dendam Elegan
Balas Dendam Elegan
Suami Adeline memalsukan kematiannya untuk bersama selingkuhannya, namun Adeline membalikkan keadaan. Dia membatalkan status hukum suaminya, menyita seluruh asetnya, dan mengumumkan acara pemakaman. Ketika sang suami muncul kembali untuk membuktikan dirinya masih hidup, Adeline dengan dingin memintanya membuktikan identitas. Setelah keluarga suaminya menjadi penjamin, Adeline membongkar perselingkuhan suaminya, bersekutu dengan pria yang lama menaruh hati padanya, dan meninggalkan suaminya tanpa sisa. Akhirnya dia meraih cinta dan kesuksesan bisnis sekaligus.
Abadi dalam Waktu
Abadi dalam Waktu
Orang paling berkuasa di Kota Jata, Arman, akan segera meninggal dunia. Namun, sebelum pergi, ada seseorang yang dia rindukan, membuatnya enggan mengembuskan napas terakhir. Saat itu, seorang wanita cantik jelita bernama Nadira mengetuk pintu rumah Keluarga Candra. Keluarga Candra mengira dia adalah keturunan dari orang yang dicintai Tuan Arman. Namun, ketika Nadira bertemu dengan Tuan Arman, Tuan Arman mengungkapkan kebenaran yang mengejutkan.
Tanda Panggil: Penerus
Tanda Panggil: Penerus
Cole Summers diam-diam menembus Simulasi Penerbangan Angkatan Laut dan menyelesaikan misi mustahil yang gagal diselesaikan siapa pun. Sejak saat itu, satu fakta jelas: dialah harapan terakhir untuk menghentikan Perang Dunia III. Namun sebelum menyelamatkan dunia, Cole harus menghadapi politisi korup, miliarder teknologi berbahaya, dan masa lalu keluarganya yang kelam.
Tinggalkan Suami Jahat, Jadi Mama Kece
Tinggalkan Suami Jahat, Jadi Mama Kece
Kehidupan seorang ibu rumah tangga yang diam-diam berdedikasi hancur ketika dia mewarisi kekayaan $1 miliar, hanya untuk menemukan pengkhianatan suaminya: dia diam-diam telah menikah secara sah dengan wanita lain selama bertahun-tahun. Saat dia menghadapi kehancuran emosional, perjalanan IVF yang melelahkan membawanya menjadi ibu — pada hari yang seharusnya menjadi hari pernikahan mereka. Dengan dukungan kuat dari sahabatnya Zhao Ying, dia menghancurkan sangkar emas kebohongan, merebut kembali martabatnya, dan menemukan kembali identitasnya dalam kelahiran kembali yang penuh kemenangan. Kini dipersenjatai dengan kekayaan dan kebijaksanaan yang diperoleh dengan susah payah, dia merancang jalur baru yang berani — menulis ulang takdirnya dengan caranya sendiri.
Kehidupan Baru Ibu untuk sang Putri
Kehidupan Baru Ibu untuk sang Putri
Rina Mahesa pernah buta karena cinta. Setelah kehilangan suami, ia justru terjebak bersama Juno Pranoto dan rela mengabaikan putrinya, Maya Mahesa. Akhir hidupnya tragis, dibuang oleh Keluarga Pranoto yang dulu ia bela. Saat diberi kesempatan hidup kembali, Rina bersumpah akan melindungi putrinya dan tidak lagi jatuh ke jalan yang sama.