Logo
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)
JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)

JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)

89 Bab
Tamat
Dalam JOSEPH HUNTER (Fight for Trust), Joseph terjebak kontrak hitam demi memburu kartel The Demon setelah kehilangan istrinya. Mafia novel penuh aksi ini membawa Joseph bertemu Vanessa yang mirip Camila. Baca online novel petualangan penuh dendam ini di tengah intrik mafia romance books.
Bab 1 dari JOSEPH HUNTER (Fight for Trust)

"I do," jawab wanita cantik dengan gaun sederhana berwarna putih sambil menatap lekat pada pria yang sangat dicintainya.

Janji suci telah terucap. Sepasang mempelai telah selesai melangsungkan ritual sakral mereka. Gurat kebahagiaan tak mampu lagi mereka tutupi. Hingga pendeta mempersilakan kedua mempelai untuk menutup ritual itu dengan ciuman penuh cinta mereka.

"You may kiss the bride," ucap si Pendeta sambil tersenyum bahagia menyaksikan betapa dua insan itu dimabuk cinta.

"I love you with all my heart and soul, Baby," ucap si pria sebelum menyatukan bibirnya dengan bibir si wanita yang sangat dicintainya itu.

"And I love you like you are my life, Baby," balas si wanita setelah mereka melepaskan ciumannya.

Tidak ada tepuk tangan riuh tamu undangan. Tidak ada ritual melempar bunga. Keduanya resmi menjadi pasangan suami istri di hadapan Tuhan, dengan disaksikan oleh sepasang suami istri penjaga rumah yang mereka sewa.

"Kami akan pergi ke kota untuk beberapa hari, Sir. Silakan menikmati bulan madu kalian," ucap pria penjaga rumah itu.

Tinggal satu atap dengan sepasang pengantin baru, bukanlah ide yang bagus. Sepasang suami istri penjaga rumah itu sengaja meninggalkan pasangan pengantin baru tersebut. Mereka ingin memberikan privasi bagi pasangan itu untuk menghabiskan waktu berdua.

"Hanya ada kita berdua sekarang," bisik manja si wanita.

Wanita itu berdiri nyaris tanpa jarak dengan si pria sambil menggigit bibir. Tangan lembutnya menari-nari di atas permukaan kulit suaminya, membentuk pola acak dengan gerakan menggoda, mulai dari rahang, leher hingga dadanya. Perlahan jari-jari lentik itu mengurai kancing kemeja yang masih melekat di tubuh suaminya.

Tak butuh waktu lama, tubuh bagian depan pria itu telah terbuka, menampilkan bulu-bulu halus di sekitar dadanya yang memanggil-manggil untuk disentuh.

Sebenarnya, pria itu telah mati-matian menahan diri. Sesuatu di bawah sana sudah menggeliat ingin dibebaskan. Hanya saja, dia ingin memberi kesempatan pada istrinya untuk memulai.

Pria itu menggeram sambil memejamkan mata saat tangan istrinya mulai bergerak nakal di bawah sana.

"I'm all yours, Baby," bisik wanita itu parau sebelum akhirnya berjinjit dan mencium bibir suaminya.

Seperti tidak mau membuang waktu lagi. Wanita itu mulai memimpin permainan. Dalam waktu singkat, tubuh mereka telah terbakar gairah. Si pria segera mengambil alih dengan mengangkat tubuh istrinya dan membawa wanita yang sangat dia cintai itu ke ranjang, tanpa melepaskan pagutan mereka.

Pria itu menjatuhkan istrinya di atas ranjang seraya menjauhkan wajah. Dia menatap lekat wajah cantik sang istri sambil membelai pipinya. Begitu pula wanita itu. Untuk sesaat, mereka menikmati momen dengan menyelami tatapan memuja satu sama lain, sebelum akhirnya mereka menyerahkan diri pada hasrat manusiawi yang sudah menggelora.

"I love you, Camila," bisik pria itu di sela luapan gairah yang semakin membakar jiwa dan raganya.

"Please... Joseph ...," mohon Camila dengan mata sayu yang berkabut, menahan sesuatu di dalam dirinya yang sangat mengharapkan sentuhan lebih dalam dari sang suami.

Pria itu mengakhiri pergulatan panas mereka dengan mendekap erat sambil menciumi kening Camila. Dia membiarkan wanita yang sangat dicintainya itu meringkuk, mencari kehangatan dan kenyamanan dalam dekapannya.

Tubuh yang lelah, membuat Camila begitu cepat terhanyut dalam alam bawah sadar. Dengan lembut Joseph menyibak rambut yang menutupi wajah wanita itu. Joseph tersenyum, melihat wajah damai Camila. Jemarinya bergerak perlahan, menelusuri wajah cantik Camila, seolah sedang menghafal setiap lekuk wajah istrinya.

"Aku akan melakukan apapun untukmu, Camila," bisiknya lembut di atas kepala wanita itu sebelum dia menyerahkan kesadaran pada alam mimpi.

Ucapan itu bukan semata ungkapan perasaan, namun itu adalah janji Joseph untuk Camila. Janji yang akan selalu dia pegang selama dia masih bernapas dan selama jantungnya masih berdetak.

Kedua mata Joseph yang tadinya terkatup rapat, tiba-tiba terbuka. Meski samar, dia bisa mendengar derap langkah seseorang di sekitar rumahnya.

Dengan meminimalisir suara, Joseph memungut celana yang tergeletak di lantai lantas mengenakannya. Dia membuka sedikit tirai kamar untuk melihat situasi di luar. Tidak ada apapun yang mencurigakan, tapi dia tahu ada seseorang yang sedang berusaha untuk masuk ke rumahnya.

Joseph berbalik, meninggalkan jendela kamarnya. Dia menyambar kemeja yang ada di ujung ranjang lalu memakainya. Setelah itu, dia membangunkan Camila.

"Camila, bangun," bisik Joseph sambil menggoyang pelan bahu istrinya.

Wanita itu menggeliat pelan lalu membuka kelopak matanya perlahan. Dia tersenyum melihat wajah Joseph yang begitu dekat dengannya.

"Kau mau sekali lagi?" tanyanya dengan suara serak dan senyum lemah.

Joseph tersenyum lantas berkata, "Aku selalu ingin melakukannya, tapi sekarang kau harus segera memakai pakaianmu."

Camila segera membuka matanya lebar-lebar saat mendengar jawaban Joseph. Dia mengerutkan wajah kebingungan.

"Ada seseorang di sini. Pakailah pakaianmu, Sayang," tutur Joseph.

Raut wajah Camila langsung berubah pias. Dia beringsut duduk sambil menarik selimut hingga batas dadanya.

"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Camila panik. Wanita itu melarikan pandangannya dengan liar karena ketakutan.

"Hei... hei... tenang! Ada aku di sini," bisik Joseph sambil menangkup sisi wajah Camila, menatap lekat kedua matanya untuk memberikan ketenangan.

"Berpakaianlah, kita harus pergi dari sini," ucap Joseph lagi.

Wanita itu mengangguk lantas mulai mengenakan pakaian yang tadi dia kenakan. Begitu selesai, Joseph menggenggam erat tangan Camila dan membimbingnya mengendap-endap untuk keluar dari rumah itu.

Mereka berhasil keluar dari kamar, namun sesaat kemudian tendangan keras mendarat di tubuh Joseph hingga membuat genggaman tangannya pada Camila terlepas.

Camila menjerit histeris, sementara Joseph berusaha bangkit dan melawan orang itu. Adu pukul pun tak bisa dihindari lagi. Joseph berusaha sekuat tenaga melawan pria penyusup tersebut. Begitu lawannya tumbang, Joseph tidak melewatkan kesempatan itu untuk membawa Camila keluar dari rumah.

Mereka berhasil berlari sampai ke halaman. Namun tak berselang lama, langkah kaki mereka dihujani oleh tembakan senjata api. Tidak ada tempat untuk berlindung, tidak ada waktu untuk berhenti berlari. Joseph membawa Camila masuk ke dalam hutan. Di tengah pekatnya malam, Joseph dan Camila terus berlari menerabas semak dan tumbuhan liar yang ada di hadapan mereka.

"Teruslah berlari, aku akan menahan mereka," ucap Joseph saat dia merasa pelariannya akan sia-sia jika tidak ada yang menahan orang-orang itu.

Camila menggeleng. "Tidak, aku tidak akan meninggalkanmu di sini," tukasnya.

Joseph menangkup wajah Camila. "Dengarkan aku, Camila! Aku akan segera menyusulmu. Kau ingat jalan setapak menuju tebing? Tunggu aku di sana, okay?"

Wajah cantik Camila telah basah dengan air mata. Bukan hanya takut dengan kegelapan malam dan hewan buas di dalam hutan, tapi dia juga takut akan terjadi sesuatu pada suaminya.

"Jangan takut, Sayang. Kau lihat bintang itu?" Joseph menunjuk rasi bintang orion di langit barat. "Ikuti arah bintang itu, maka kau tidak akan tersesat. Aku akan segera datang menjemputmu," kata Joseph.

Tangis Camila semakin menjadi. Tapi dia tidak punya waktu lagi untuk sekadar merasa takut. Yang bisa dia lakukan sekarang hanyalah percaya pada Joseph. Dia memeluk erat tubuh pria itu lalu menciumnya sebelum berlari mengikuti arah rasi bintang yang ditunjuk suaminya tadi.

"Run, Baby! Run! Don't look back!" perintah Joseph saat Camila berkali-kali berpaling padanya.

Sementara Joseph, pria itu bersembunyi di balik pohon menunggu orang-orang yang mengejarnya. Salah satu dari mereka datang, dengan cepat Joseph menendang tubuh orang itu lalu menghujaninya dengan pukulan tanpa ampun hingga orang itu tidak berdaya.

Satu orang lagi datang menyerang Joseph dari belakang. Joseph tersungkur, namun dia bisa bangkit dengan cepat dan memberikan serangan balasan hingga orang itu tumbang.

Joseph tetap waspada melihat situasi. Ketika di rasa aman, dia kembali berlari menyusul Camila. Namun ketika sampai di tengah jalan, sebuah timah panas melesat dan menyerempet lengannya. Joseph berbalik dan mendapati beberapa orang mengepung.

Meski dengan tangan kosong, Joseph tidak gentar menghadapi kepungan orang-orang itu. Satu persatu dari mereka berhasil Joseph tumbangkan meski dia harus mendapat luka di beberapa bagian tubuh yang menghambat pergerakannya.

Tertatih-tatih Joseph kembali menyusul Camila. Dia hanya terus berlari tanpa menghiraukan rasa sakit yang mencoba menguasai dirinya. Hingga akhirnya, dia sampai di tempat yang dia janjikan pada Camila. Namun, lagi-lagi hal tidak terduga terjadi. Di depan sana, Camila tampak sedang berjuang untuk melepaskan tangannya dari cekalan dua orang pria yang masing-masing dari mereka menahan satu tangan Camila.

"Camila!" seru Joseph sambil berlari mendekat.

"Joseph, tolong aku!" jerit Camila yang masih meronta mencoba melepaskan diri.

Satu pria itu melepaskan tangan Camila dan berlari menerjang Joseph. Di saat Joseph sedang disibukkan dengan lawannya, di depan sana, Camila berhasil mengehempas cekalan di tangannya hingga terlepas. Namun nahas, saking kerasnya dia menarik tangan dari pria itu, tubuhnya terhuyung ke belakang lalu kakinya tergelincir hingga membuatnya terjatuh dari atas tebing.

Jerit ketakutan Camila berhasil menarik perhatian Joseph yang sedang berduel. Sekuat tenaga Joseph berlari ke tepi tebing, namun sudah terlambat. Dia hanya mampu menyaksikan tubuh Camila yang tertelan besarnya gelombang air laut.

"CAMILA ...!!!" Sekuat apa pun Joseph memanggil, tubuh Camila tidak pernah muncul kembali.

Joseph merasakan tubuhnya ditarik paksa oleh seseorang. Bukan untuk membantunya bangkit, melainkan untuk di hajar habis-habisan. Berapa pun banyaknya pukulan dan tendangan yang mendarat di tubuhnya, semua itu tidak mampu membuat Joseph mengerang kesakitan. Bahkan beberapa timah panas yang menembus kulitnya tak mampu membuat pria itu mengeluh. Raga dan jiwanya telah mati rasa bersama kepergian Camila. Sampai dia merasakan gelap menjemput.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bunga yang Terinjak
Bunga yang Terinjak
Dalam novel misteri "Bunga yang Terinjak", seorang ayah mencari keadilan setelah pemerkosa putrinya dibebaskan dengan kekuatan uang. Baca novel online aksi modern ini yang mengupas batas hukum, dendam membara, dan perjuangan melawan ketidakadilan demi membalaskan kehormatan keluarga.
GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
GADIS BIASA VS BOSS MAFIA
Dalam GADIS BIASA VS BOSS MAFIA, Anne Mary terjebak dalam dunia gelap setelah menjadi saksi pembunuhan. Mafia novel ini mengisahkan transformasi Anne dari gadis polos menjadi petarung tangguh demi bertahan hidup. Baca kisah serunya di web novel yang penuh aksi dan pengkhianatan ini.
Menceraikan Suamiku yang Kejam
Menceraikan Suamiku yang Kejam
Menceraikan Suamiku yang Kejam adalah novel romantis modern penuh misteri tentang Yulia yang disekap suaminya selama tiga tahun demi melindungi pelaku tabrak lari orang tuanya. Setelah menyerah dan dibebaskan, Yulia menuntut perceraian, memicu reaksi gila dari sang suami. Baca novel online gratis yang menegangkan ini.
Peace Hunter
Peace Hunter
Dalam fantasy novel Peace Hunter, Rid Archie mengungkap fakta bahwa kedamaian dunia hanyalah gencatan senjata semu antara ras Iblis dan Malaikat. Di tengah perbudakan dan diskriminasi, ia bertekad mengakhiri perang melalui adventure story yang penuh aksi demi mewujudkan kedamaian sejati.
Pedang Kebenaran Sejati Seri 2
Pedang Kebenaran Sejati Seri 2
Dalam Pedang Kebenaran Sejati Seri 2, Permana Brata memulai adventure mencari ayahnya. Berbekal jurus Sepuluh Syair Bumi Pertiwi, ia menghadapi kerasnya dunia persilatan. Baca fantasy novel ini untuk mengikuti aksi heroik sang pendekar menembus segala rintangan demi sebuah kebenaran.
Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku
Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku
Dalam novel Pembalasan Pada Keluarga Mantan Calon Suamiku, Azzalyn mengungkap rahasia ayahnya yang masih hidup. Terjebak konflik modern, ia bertekad membalas dendam atas penderitaan ibunya. Simak aksi penuh intrik ini di webnovel pilihan, sebuah romance novel dengan misi keadilan.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aliansi Putri Asli dan Palsu
Aliansi Putri Asli dan Palsu
Yeri, putri kandung Keluarga Jana yang tertukar sejak lahir, kembali setelah 18 tahun. Alih-alih bersaing dengan Sely, putri palsu yang dibesarkan keluarganya, dia justru mendekatinya. Karena ketulusan Yeri, Sely luluh dan kemudian bekerja sama dengan Yeri melawan orang jahat dan menemukan cinta mereka.
Cinta Sang Penguasa
Cinta Sang Penguasa
Pada suatu malam yang hujan, Bethany secara tak terduga bertemu dengan Matthew, pemimpin misterius dari keluarga kriminal yang berpengaruh. Sejak pertama kali melihat Bethany, Matthew langsung terpikat dan mengejarnya dengan tekad yang tak kenal lelah. Seiring waktu, Bethany pun jatuh cinta padanya meski dunia Matthew dipenuhi bahaya.
Sahabat Palsu? Kali Ini Aku Balas Dendam!
Sahabat Palsu? Kali Ini Aku Balas Dendam!
Charlotte berulang kali menolong "sahabat baik"-nya, Jasmine, bahkan sampai tewas saat menyelamatkannya. Setelah terlahir kembali, ia sudah muak jadi martir. Kali ini, ia akan berdiri memandang dari jauh sementara Jasmine dan pacar psikonya tenggelam dalam neraka yang mereka ciptakan sendiri.
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Gagal Mendidik, Menyesal diakhir.
Akademisi Vina Salim yang baru saja mendapatkan penghargaan Medali Kehormatan Ananta karena berhasil menciptakan mesin litografi untuk negara Ananta sedang menempuh perjalanan menuju Kota Zino untuk melahirkan. CEO Grup Bahari, Fino Lionel yang mengetahui hal itu buru-buru berangkat ke bandara untuk menjemput Vina. Di dalam pesawat, Vina bertemu dengan Ibu dan anak Fino. Anak Fino yang nakal ini mencuri tas Vina yang berisikan cetak biru dari mesin litografi beserta mikrocip produksi pertama dan kemudian menghancurkannya. Akibatnya, Vina mengalami perdarahan berkali-kali dan nyaris keguguran.
Penyesalan Terlambat Tidak Membuahkan Hasil
Penyesalan Terlambat Tidak Membuahkan Hasil
Mina Luri, seorang gadis yatim piatu yang diadopsi Keluarga Luri yang harmonis awalnya memiliki tiga kakak laki-laki yang sangat menyayanginya. Namun, setelah kembalinya putri kandung Keluarga Luri, Kiara Luri, Mina menjadi "pengganti" yang terus diintimidasi hingga membuat Mina putus asa.
Saat Genting, Kamu Pilih Dia!
Saat Genting, Kamu Pilih Dia!
Rosa Kartono, demi punya anak dari suami Kamal Setyo, tetap jalani operasi meski ada risiko jantung, tanpa tahu Kamal sudah selingkuh dengan Kayla Kumar, praktikan anestesi. Saat operasi, Kayla sengaja pakai obat anestesi salah, Kamal melihatnya dan berhenti menyelamatkan, ingin lepas tanggung jawab. Di saat kritis, mantan pacar Rosa, ahli jantung Jefri Hutomo, pulang tepat waktu dan menyelamatkan Rosa. Rahasia terbongkar, Kamal ketahuan egois dan penuh intrik, kena boikot industri medis, lalu bercerai dari Rosa. Setelah sembuh, Rosa menerima lamaran Jefri, hidup bahagia dan baru.