Logo
SILUMAN HARIMAU
SILUMAN HARIMAU

SILUMAN HARIMAU

94 Bab
Tamat
Dalam novel SILUMAN HARIMAU, Zola terjebak perjanjian darah leluhur yang melarangnya mencintai Arman. Kisah fantasy romance ini mengikuti perjuangan mereka melawan kutukan kuno di Kalimantan. Baca web novel penuh ketegangan dan adventure ini untuk mengungkap rahasia warisan siluman.
Bab 1 dari SILUMAN HARIMAU

Awan hitam bergulung gulung berarak dari barat menuju timur memayungi desa Air Durian. Sesekali kilat menyambar nyambar bagai cambuk api membelah cakrawala dan memancarkan pijar sesaat.

Zola mempercepat langkahnya menuju rumah dinas mantri Arman. Andai saja belum jauh dari rumah, tentu Zola kembali pulang mengurungkan niatnya mengantarkan makanan atas suruhan nenek. 

Apa yang dikhawatirkan akhirnya terjadi, hujan deras turun tiba tiba disertai angin tepat saat Zola memasuki halaman rumah dinas mantri Arman.

Mantri Arman panik begitu membukakan pintu dan melihat Zola basah kuyup.

"Ayo masuk, masuk. Kenapa tau mau hujan gini nekat kemari," gerutu Arman.

"Disuruh nenek," jawab Zola seraya menggigil kedinginan.

"Buruan mandi, aku siapkan gantinya."

Zola berjingkat jingkat kekamar mandi sementara Arman mengambil sarung dan kaosnya karena ia tidak punya pakaian wanita. 

Usai mandi Zola duduk di kursi mengangkat kedua kakinya sambil menyeka perut dan telapak kaki dengan teh panas yang baru saja disedu Arman.

"Ini apa lagi?" tanya Arman seraya membuka rantang plastik yang dibawa Zola dari neneknya.

"Rendang daging rusa. Minggu kemarin paman Nusui berburu dapat rusa dan babi. Nenek beli tiga kilo daging rusa."

"Babinya?"

"Dijual paman Nusui

ke kampung."

"Kirain dipotong disini juga."

Arman mengambil piring dan gelas kosong untuk mereka berdua. 

"Ayo, kebetulan aku belum makan juga," kata Arman sambil menyodorkan piring untuk Zola.

"Belum makan atau tidak ada yang dimakan?" tanya Zola.

Ia tau hari hari Arman sering makan mie instan kadang ikan kaleng. 

Arman bermaksud mencubit pipi Zola, namun urung. Ia menahan nafas, menelan ludah demi melihat tonjolan di dada Zola yang menyembul. Arman baru menyadari kalau Zola tidak mengenakan bra, sementara kaos Ilham yang dipakainya tipis transparan. 

Setelah makan berdua, Arman melanjutkan menulis laporan dengan laptop, sedangkan Zola duduk bersedengku disampingnya.

"Bilang nenek, nggak usah sering sering kirim makanan, nggak enak diliat orang."

"Jangan pedulikan orang mas, lagian siapa yang berani menegur mas Arman kalau mereka tau itu dari nenek."

Arman terdiam. Sejak ia ditugaskan didesa terpencil tersebut enam bulan lalu sebagai tenaga medis, Ia sudah mengalami banyak kejanggalan. Seperti kasus yang dialami neneknya Zola.

Nenek Zola yang sakit saat itu hanya ditangani dukun lokal dengan pengobatan tradisional yang melibatkan unsur mistis. Menurut keterangan sang dukun, nenek Zola terkena wisa, atau barang kiriman yang sudah dibuang oleh pengirimnya. 

Setelah dipaksa Nusui agar nenek berobat pada mantri Arman, penyakit yang diderita nenek berangsur angsur sembuh, setidaknya setelah minum obat dari Arman, nyeri dilambungnya berkurang. Ternyata nenek hanya mengalami mag, hingga asam lambungnya sering naik.

Sejak saat itu nenek merasa berhutang budi pada mantri Arman, padahal itu memang kewajiban ditugaskan disitu. Sebagai tanda terimakasihnya nenek sering mengirim makanan mau pun buah buahan untuk Arman.

Karena seringnya nenek menyuruh Zola mengirim makanan untuk Arman, tanpa disadari tumbuh benih benih cinta antara Arman dan Zola.

Arman hampir melupakan kalau dirinya seorang mantri kesehatan sedangkan Zola hanya gadis dusun di pedalaman Kalimantan yang hanya tamatan sekolah dasar. Tapi karena benih cinta sudah terlanjur ditabur, status pendidikan itu pun terabaikan.

Arman terkejut, Zola hampir terjatuh dari kursi karena mengantuk.

"Tidur di kamar sana, nanti kalau hujan sudah reda aku bangunkan,"kata Arman.

Zola berjalan gontai masuk kamar. Arman kembali melanjutkan menulis laporannya sedikit lagi. Sesekali ia melirik jam dinding, sudah jam enam, namun hujan belum juga reda.

Selesai menulis laporan dan langsung dikirim ke dinas kesehatan Ketapang via email, ia bangkit. Berjalan kearah pintu, menyibakkan korden jendela melihat halaman. 

Halaman nyaris tergenang air akibat lebatnya hujan. Sesekali masih terdengar petir menggelegar menggetarkan kaca jendela. Konon bila hujan disertai petir sampai menyambar nyambar

hingga ketanah, pertanda kalau di bawah tanah tersebut mengandung mineral sejenis biji besi dan sejenisnya.

Arman mulai gelisah manakala hari mulai senja, namun hujan belum juga reda. Tentu nenek dirumah mengkhawatirkan Zola. Tapi bagaimana musti mengantarnya pulang sedangkan Ilham tidak punya payung atau mantel hujan. Memaksanya pulang dalam keadaan seperti ini tidak mungkin sementara pakaiannya sudah basah dan ia hanya mengenakan kain sarung serta kaos tipis miliknya.

Arman mondar mandir diruang tamu berharap hujan segera reda. Diluar hari sudah gelap. Ia melihat dari ventilasi kamar lampu belum dinyalakan. Rupanya Zola benar benar tertidur pulas.

Sekitar pukul sembilan Arman mengantuk, ia masuk kamar langsung menyalakan lampu. Begitu melihat posisi tidur Zola yang berantakan, darah Arman berdesir hingga keubun ubun. Kain sarung yang dikenakan Zola tersingkap hingga diatas perut, sedangkan ia tidak mengenakan celana dalam hanya sarung dan kaos.

Jantung Arman berdebar debar seketika. Nafas memburu tak beraturan, dengan tangan gemetar ia menarik selimut untuk menutupi tubuh Zola yang membangkitkan hasrat. Namun Ilham masih dapat mengendalikan diri mengingat siapa dirinya disitu dan untuk apa pemerintah daerah mengirimnya kesitu. 

Ketika Arman menarik selimut untuk menutupi tubuh Zola, ia terkejut Zola reflek menangkap tangannya dan menarik Arman hingga jatuh tersungkur menindih Zola, wajah mereka nyaris beradu.

Zola menahan bahu Arman saat ia hendak bangkit, selanjutnya ia pasrah dengan memejamkan mata. Kali ini pertahanan Arman rontok seiring bergejolaknya hasrat jiwa yang  menggelegak.

Arman melumat bibir Zola, leher dan kedua puting yang masih putih. Tidak puas sampai disitu, lidahnya terus mengembara hingga menemukan lembah nun jauh disana dan mengacaunya membuat Zola menggelinjang seraya mendesah panjang.

Saat Arman membenamkan kejantanannya dan mulai mengayun pinggulnya maju mundur, Zola mengerang menikmati kejantanan Arman yang luar biasa.

Sementara diluar hujan mulai reda. Rintik hujan yang menimpa genteng seng rumah dinas menimbulkan suara laksana simponi yang mengiringi kebersamaan mereka. Suara itu makin sempurna ditimpal desah nafas dan rintihan birahi Zola. Arman sudah tidak kuasa lagi mengendalikan diri, ia semakin bergairah mendengar desah dan rintihan Zola.

Ketika Zola merasa diambang klimak, ia mendorong tubuh Arman untuk bertukar posisi. Beberapa saat berselang Zola menggelinjang mendapatkan klimaknya,bersamaan dengan itu sedikit demi sedikit tubuhnya berubah menjadi wujud harimau.

Arman lemas lunglai tak berdaya. Keringat dingin membanjiri sekujur tubuh. Ia memejamkan mata rapat rapat saat sosok harimau tersebut membuka mulut lebar lebar, sepasang gigi taringnya yang runcing menyembul siap merobek robek tubuh Ilham.

Arman bangkit, duduk bersedengku disudut ranjang dengan gemetar ketika harimau tersebut meninggalkannya keluar kamar menuju pintu belakang. Mulut Arman kelu tak kuasa berkata apa apa. Jangankan berteriak minta tolong, membuka mulut saja tidak bisa. 

Dari belakang terdengar suara ayam panik, kemudian senyap. Arman yang mulai tenang tiba tiba terkejut, gemetaran begitu Zola kembali ke kamar dalam keadaan telanjang bulat dengan wujud aslinya. Dari sudut bibirnya masih tersisa darah dan bulu bulu ayam. 

"Maaf mas, saya bisa jelaskan ini," kata Zola sambil meraih kain sarung dan mengenakannya kembali bersama kaos Arman.

Arman diam tak bergeming, tubuhnya masih gemetar. Zola menuangkan air putih untuk Arman kemudian duduk dibibir ranjang. Tertunduk sedih. 

"Apa yang terjadi dengan dirimu, kenapa semua ini bisa terjadi?" tanya Arman memberanikan diri melihat Zola menunduk sedih memikirkan nasib dirinya.

"Semua ini gara gara kakek. Aku ikut menanggung akibatnya," kata Zola mulai terisak.

"Kenapa dengan kakek, apa yang ia lakukan sehingga kamu begini."

Zola bercerita bahwa dulu kakeknya adalah seorang tumenggung di kerajaan Manis Mata, namanya tumenggung Wira. Saat kerajaan Manis Mata diserang oleh laskar kyai Gede dari Kotawaringin, kakek dan Mirah adiknya melarikan diri ke hutan.

Dalam pelariannya kakek dan Mirah bertemu dengan Datuk Poleng penguasa hutan. Mereka bertempur, namun kakek kalah. Sebagai hukuman atas kekalahannya kakek diminta menikahi Serunai anak Datuk Poleng.

Kakek hidup tenang bersama Serunai dan Mirah di tengah hutan, namun dalam pandangan kakek dan Mirah, mereka hidup disebuah rumah mewah.

Suatu malam tanpa sengaja Mirah memergoki Wira dan Serunai tengah berhubungan intim di kamarnya, kebetulan kama Wira tidak terkunci dan sedikit terbuka.

Mirah gemetar, nafas terputus putus, jantung berdebar debar. Reaksi Mirah bukan karena melihat adegan panas yang dilakukan mereka berdua, tapi karena Wira kakaknya bersetubuh dengan harimau.

Beberapa hari berselang Mirah baru tau kalau ternyata kyai Poleng dan Serunai adalah siluman harimau.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
Dalam novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku, Laras berjuang menyelamatkan anaknya dari penyekapan kejam sopir travel. Mengusung genre modern dan mystery story, ia bertekad membalas dendam demi bertahan hidup. Baca adventure penuh aksi ini di platform web novel kami.
Hot Love - George & Regina
Hot Love - George & Regina
Dalam Hot Love - George & Regina, agen CIA dan KGB ini menjadi buruan setelah gagal dalam misi pembunuhan presiden. Terjebak dalam pelarian berbahaya, mereka harus bertahan hidup dari kejaran pembunuh bayaran. Baca romance novel penuh aksi dan sci-fi ini di webnovel sekarang.
JUST MATE
JUST MATE
Dalam JUST MATE, Renata dikhianati hingga tewas dan memohon dendam pada Dewa Fenrir. Namun, ia terbangun saat suara misterius memanggilnya Luna. Ikuti petualangan Renata dalam werewolf romance novels ini, sebuah web novel fantasi tentang takdir, kekuasaan, dan pembalasan dendam yang membara.
Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar
Dalam Pelukan Cinta yang Membara dan Sabar, Luna dikhianati Alpha Marco demi wanita lain. Di tengah badai, ia ditemukan Alpha misterius yang mengklaimnya. Temukan kisah pengkhianatan dan takdir dalam werewolf romance novels ini, salah satu web novel fantasi paling mendebarkan.
Pendekar Pedang Terhebat
Pendekar Pedang Terhebat
Zero bertekad menjadi Pendekar Pedang Terhebat meski diejek karena kemampuannya yang buruk. Setelah mengungkap jati diri ayahnya, ia memulai adventure penuh tantangan demi membuktikan kekuatannya. Baca fantasy novel ini di webnovel untuk mengikuti aksi perjuangannya yang epik.
Reborn in The World of Stories: Unleashing Extraordinary Power
Reborn in The World of Stories: Unleashing Extraordinary Power
Dalam Reborn in The World of Stories: Unleashing Extraordinary Power, Seir terlahir sebagai roh di dunia cerita. Menggunakan imajinasi sebagai kekuatan utama, ia menjelajahi petualangan fantasy ini bersama monster ciptaannya. Baca web novel bergenre LitRPG novels ini sekarang secara gratis.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Dijuluki] Dulu Dibuang, Sekarang Diminta Kembali
[Dijuluki] Dulu Dibuang, Sekarang Diminta Kembali
Bocah malang itu berusaha keras untuk menyenangkan keluarganya, tetapi ditelantarkan dan diracuni hingga meninggal. Ia secara tidak sengaja terlahir kembali 10 tahun yang lalu dan memutuskan hubungan dengan keluarganya. Dengan ingatan akan kehidupan masa lalunya, ia menghasilkan ratusan miliar dan menjadi orang terkaya, membuat semua orang yang memandang rendah dirinya tak terjangkau!
Bangkit Demi Anakku
Bangkit Demi Anakku
Di kehidupan sebelumnya, putra Olivia sakit. Olivia sudah mencari pengobatan ke mana-mana tapi tidak membuahkan hasil. Ia menelepon suaminya untuk minta dia menghubungi dokter. Tetapi sang suami malah mengatakan anak sahabatnya juga sedang sakit, dan dokter tersebut sedang merawat anak sahabatnya. Akhirnya, anak Olivia tewas dengan tragis karena keterlambatan penanganan. Olivia mengalami luka dalam atas kematian anaknya, hingga akhirnya meninggal karena depresi. Ketika terlahir kembali, tepat sebelum anaknya jatuh sakit, hal pertama yang ingin ia lakukan adalah ceraikan Jansen.
[Versi suara dubbing] Perasaan Tak Terduga pada Tuan CEO
[Versi suara dubbing] Perasaan Tak Terduga pada Tuan CEO
Wanita itu salah kamar saat membela sahabat baiknya, membuat pria itu malu lalu melarikan diri. Keesokan harinya, dia menemukan pria itu adalah CEO saat wawancara ; tanpa tahu mereka adalah pasangan suami istri dari pernikahan cepat, mereka memulai romansa manis dan penuh kegembiraan.
Luka di Balik Gengsi
Luka di Balik Gengsi
Berbekal kemampuan rahasia melihat komentar netizen yang selalu membenarkan kekejaman suaminya sebagai bentuk cinta dan "gengsi", seorang istri akhirnya tersadar setelah sang suami terus menyakitinya dan membiarkan wanita masa lalunya menyiksanya secara fisik maupun mental. Tak lagi termakan ilusi komentar tersebut, ia diam-diam menyusun rencana pelarian, meninggalkan surat cerai, lalu menghilang tanpa jejak. Kini, ia telah menemukan kebahagiaan sejati dengan menikahi pria yang jauh lebih sempurna, membiarkan mantan suaminya hancur mengemis penyesalan sementara ia tak akan pernah menoleh ke belakang lagi.
Hanya Ingin Jadi Sekretaris, Malah Jadi Istri Bos
Hanya Ingin Jadi Sekretaris, Malah Jadi Istri Bos
Asila yang sudah berumur 25 tahun sangat hebat dalam kariernya, juga sekretaris andalan Jefri. Tapi mereka sama-sama menghadapi satu masalah, yaitu cinta. Jefri dipaksa menikah oleh keluarga, sedangkan Asila bingung dalam mencari pasangan. Akhirnya mereka memutuskan untuk bersama, tapi berawal dari kontrak nikah.
Suamiku Berkhianat? Hidupku Kini Milikku
Suamiku Berkhianat? Hidupku Kini Milikku
Josephine turut membangun Walker Group dari nol, mengorbankan kesehatan dan kesuburannya demi suaminya, Cameron. Saat perusahaan go public, ia memergoki perselingkuhan suaminya dengan sekretarisnya, Ivy, yang sedang hamil. Setelah pengkhianatan terakhir, Josephine mengajukan cerai. Saat Ivy berkomplot merebut perusahaan, Josephine melawan balik, merebut kembali imperiumnya, dan membangun hidup baru bersama Finn, pria yang selalu mencintainya.