Logo
Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku

82 Bab
Tamat
Dalam novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku, Laras berjuang menyelamatkan anaknya dari penyekapan kejam sopir travel. Mengusung genre modern dan mystery story, ia bertekad membalas dendam demi bertahan hidup. Baca adventure penuh aksi ini di platform web novel kami.
Bab 1 dari Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku

“Ma... Ma... Bangun, Ma...”

Kurasakan guncangan kecil di pundak kiriku. Aku membuka mata. Sepertinya tadi aku sempat tertidur selama perjalanan. Dengan pandangan mata yang masih mengabur, kupastikan kalau ketiga anakku masih ada di sampingku. Aku merasa lega saat kulihat Nurul, Andra dan Melina baik-baik saja. Mereka tidak ada yang rewel ataupun mabuk kendaraan meski kami sekarang sedang menempuh perjalanan jauh.

“Kenapa Rul?”

“Apa kita udah sampai Ma?”

Aku celingak-celinguk, berusaha melihat keadaan di luar dari dalam mobil. Tapi kanan kiri terlihat gelap. Kulihat ke arah depan, sepertinya mobil yang membawa kami memasuki halaman sebuah rumah. Tak bisa kupastikan keadaan rumahnya secara detail, karena hanya terlihat satu lampu penerangan di bagian teras rumah itu.

“Ini di mana Bang? Apa kita udah sampai?” tanyaku memberanikan diri pada sopir mobil travel yang membawa kami.

Tidak ada jawaban. Lelaki itu terlihat sibuk memutar-mutar setir mobil, seperti memantapkan tempat parkirnya. Aku pikir ia tak mendengar.

Mesin mobil dimatikan. Dan sopirnya turun, membuka pintu dari sebelah tempatku duduk.

“Keluar!!”

Aneh, kenapa nadanya kasar sekali? Berbeda saat tadi dia datang menjemput kami. Apa dia capek karena perjalanan jauh sehingga menjadi sensitif?

Aku membangunkan Melina dan menggendongnya. Ia masih tertidur. Sementara Andra sudah dibangunkan Nurul dan mereka sudah keluar dari pintu sebelah.

“Masuk!!”

Lagi-lagi nada perintah yang kasar keluar dari mulutnya. Aku terlongong bengong. Rumah ini bukanlah tempat tujuanku. Bahkan aku sama sekali tak tahu ini ada di daerah mana.

Lelaki itu berdecak kesal. Tanpa kuduga dia sudah meraih lengan Andra dan menariknya dengan kasar menuju depan rumah.

Aku dan Nurul yang tadi tak sempat mengantisipasi gerakannya hanya bisa berteriak sambil mengejar mereka yang kini sudah masuk ke dalam rumah.

Rumah ini cukup besar. Terlihat terbengkalai tapi sepertinya ada orang yang menempati. Bisa kulihat puntung rokok dan bungkusan snack yang berserakan di ruang tamu dan ruang tengah saat tadi kulewati.

“Apa-apaan kamu? Kenapa memaksa kami untuk masuk ke rumah ini? Jangan sampai aku teriak ya!!” kataku dengan nada mengancam. Berharap dia melepaskan pegangannya dari tangan Andra. Anakku itu terlihat kesakitan.

Tadi aku sempat meraih tangan kiri Andra. Tapi dia makin kuat mencengkeram dan membuat Andra menjerit kesakitan. Aku jadi tak tega dan memilih melepaskan tanganku.

“Silakan teriak! Nggak akan ada yang bisa dengar teriakan kalian,” katanya tersenyum jahat. Sungguh terlihat sangat mengerikan.

Ya Allah, aku jadi benar-benar menyesal karena telah kabur dari rumah malam ini. Kalau sampai terjadi apa-apa denganku dan anak-anakku, aku akan menyalahkan diriku seumur hidup.

Ia kembali menyeret Andra. Tubuh kecil anak lelakiku yang baru berumur 8 tahun itu tak bisa menahan hentakan kasar tangan pria dewasa yang menariknya. Lelaki berambut agak panjang itu tak peduli meski aku dan Nurul sejak tadi memukulnya dengan pukulan tangan kosong. Entah tenaga kami sebagai perempuan yang lemah atau memang dia yang kuat. Sepertinya pukulan kami tak berarti apa-apa baginya.

Dia membuka pintu kamar di bagian paling ujung rumah. Dengan kasar melepaskan tangan Andra dan mendorongnya sehingga anakku itu terjatuh dengan punggung menghantam dinding.

Aku dan Nurul menjerit. Nurul membantu adiknya berdiri. Sementara aku hanya bisa melihat, karena sedang menggendong Melina yang kini sudah terbangun karena keributan tadi.

Kami semua sudah berada dalam ruangan yang kosong melompong. Tidak ada apa pun di dalam sini. Tidak ada tempat tidur ataupun lemari.

Ia menutup pintu dan memandang kami dengan tatapan menakutkan.

“Apa mau kamu? Tolong lepaskan kami!” pintaku memohon.

“Aku cuma mau menyelesaikan pekerjaanku. Jangan terlalu ribut. Tugasku untuk malam ini sudah selesai, jadi aku mau istirahat. Dan maaf, aku nggak bisa melepaskan kalian sebelum aku mendapatkan bayaran.” Katanya dengan seringai menakutkan.

“Biarkan kami pergi! Aku akan membayarmu asal kau lepaskan kami,” pintaku.

“Kau nggak akan bisa membayarku. Lebih baik sekarang kalian tidur.”

“Bagaimana kami bisa tidur dalam keadaan seperti ini? Kami tak punya salah padamu. Tolong lepaskan kami!”

“Nanti kulepaskan, kalau udah jadi mayat! Ha..ha..ha..”

Aku semakin bertambah takut mendengar kalimatnya. Nurul dan Andra bahkan sudah menangis.

Laki-laki itu berbalik hendak keluar. Cepat kuserahkan Melina pada Nurul. Kutarik bajunya dan berteriak pada Nurul,” Rul, cepat bawa adik-adikmu keluar dari sini!”

Sekuat tenaga aku berusaha menahan tubuh sopir sewaan yang tak kukenal ini. Tapi tenaganya jelas jauh lebih kuat. Aku tak sanggup menahannya terlalu lama. Ia lepas dari cengkeraman tanganku.

Belum sempat Nurul meraih gagang pintu, ia sudah lebih dulu menarik rambut Nurul. Nurul menjerit. Aku memukul kepalanya dengan tas selempang yang kubawa. Tapi lagi-lagi tak ada pengaruhnya sama sekali.

PLAKK!!

Sebuah tamparan keras mengenai pipi kiriku. Pedih dan panas sekali rasanya. Aku sampai jatuh terduduk saking kerasnya tamparan itu.

“Mama!!!”

Nurul mengejar memburuku. Tangisnya dan Andra semakin kuat. Kali ini Melina pun ikut menangis.

“Jangan coba melawanku. Kalian nggak akan sanggup. Kalian bukan lawanku!”

“Tolong lepaskan kami, aku akan memberikan uang yang aku punya asalkan kau biarkan kami pergi,” tangisku mengiba.

Tapi lelaki itu seolah tak peduli dengan kami semua yang kini menangis. Dengan angkuhnya dia berjalan menuju pintu. Saat akan menutup pintu, tiba-tiba ia urung menutupnya. Ia kembali masuk ke kamar. Berjalan ke arah kami, dan dengan sedikit berjongkok ia mengambil HP milikku yang tadi terjatuh.

Aku baru hendak berdiri merebutnya. Tapi dengan cepat tangan lelaki itu sudah mendorong tubuhku dengan kasar. Membuat aku kembali terjatuh.

“Ini aku sita,” katanya, “ biar kalian betah lama-lama di sini,” lanjutnya dengan nada mengejek.

Oh tidak!!! Bagaimana aku bisa mencari pertolongan kalau HP pun dia ambil?

***

“Maafkan Mama ya Nak...”

Aku terisak. Benar-benar takut tidak bisa keluar dari sini. Kalau aku sendiri tidak apa. Tapi aku mengkhawatirkan anak-anakku. Terutama Melina. Dia masih terlalu kecil.

“Udahlah Ma, jangan nangis lagi. Jangan sedih. Kami nggak nyalahin Mama. Bukan Mama yang jahat, tapi Om itu.” Nurul berusaha menghiburku.

“Tapi Mama yang membuat ini semua terjadi. Mama yang mengajak kalian untuk lari dari rumah tanpa bertanya atau berpikir panjang. Mama yang salah, maafkan Mama.”

Tangisku semakin menjadi. Aku menyesali keputusanku untuk kabur dari rumah. Semua ini karena pertengkaran antara aku dan suamiku, yang terjadi seminggu yang lalu. Mas Edar ketahuan selingkuh setelah seseorang tak dikenal mengirimkan foto mesra suamiku itu dengan wanita lain.

Aku tak tahu siapa pengirimnya, yang jelas foto-foto itu sukses membuatku marah besar. Pertengkaran kami berakhir dengan Mas Edar yang pergi dari rumah selama beberapa hari. Aku yang tak bisa menguasai diri akhirnya memutuskan untuk kabur dari rumah dengan membawa ketiga anakku. Tujuanku adalah kota tempat di mana orang tuaku tinggal.

Seorang teman membantuku untuk mencari mobil travel yang bisa mengantarkan aku pulang ke rumah orang tuaku. Perjalanan jauh yang memakan waktu hingga belasan jam membuat aku memutuskan untuk pergi di malam hari. Tujuanku agar sampai di sana saat hari sudah siang. Selain itu, berangkat di malam hari kulakukan untuk menghindari pertanyaan dari para tetangga. Aku tak mau ada siapa pun yang tahu aku lari dari rumah.

Namun kini, aku dan anak-anakku disekap dan dikurung sejak semalam. Sopir yang membawa kami ternyata adalah orang yang punya niat jahat.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Cantika : DESTINY OF LOVE
Cantika : DESTINY OF LOVE
Dalam novel modern Cantika : DESTINY OF LOVE, Cantika terjebak ultimatum obsesif Jaden yang membelenggunya dalam bahaya. Ia harus memilih antara melarikan diri atau menghadapi rahasia kelam Jaden. Baca romance novel penuh ketegangan ini di platform web novel kami sekarang.
Dosa Berbalut Cinta
Dosa Berbalut Cinta
Dalam romance modern Dosa Berbalut Cinta, Saschya terjebak pernikahan penuh kekerasan oleh Adnan. Di tengah siksaan yang kian berat, masa lalu muncul membawa pilihan sulit. Simak kelanjutan kisah ini di platform web novel kami untuk membaca romance fiction books berkualitas.
Hidden Tea
Hidden Tea
Dalam Hidden Tea, Putri Mahkota Manggalya harus menghadapi pergolakan takhta setelah kematian ayahnya. Saat Pangeran Rahagi memimpin dengan agresif, sang putri memulai fantasy novel penuh aksi ini demi menyelamatkan negerinya. Sebuah adventure story tentang kekuasaan dan pilihan sulit.
I Love You, Om Bodyguard!
I Love You, Om Bodyguard!
Dalam I Love You, Om Bodyguard!, Mayzura terjebak rencana pernikahan paksa demi utang ayahnya. Pelariannya mempertemukan ia dengan Sadewa, pria misterius yang menjadi pelindungnya. Romance novel bernuansa modern novel ini menyajikan aksi bodyguard yang harus memilih antara tugas dan cinta.
Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!
Dalam Kaisar Muda, Jangan Menggodaku!, Yun Xiaowen harus bertahan saat Kaisar Liu Qiang Wen membunuh orang tuanya demi ambisi menguasai tujuh dunia. Fantasy novel ini mengisahkan perjuangan hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Baca web novel penuh aksi dan adventure story yang mencekam ini.
Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat
Dalam novel modern Kembali Bangkit Hancurkan Para Pengkhianat, Alena membalas dendam setelah dikhianati tunangan dan adiknya. Kini ia menjadi investor kaya yang siap menghancurkan mereka. Simak kisah penuh aksi ini di webnovel kami sebagai salah satu romance novel terbaik.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Angin Semi di Balik Tirai Emas
Angin Semi di Balik Tirai Emas
Lina memang subur sejak lahir. Ia seharusnya menikah dengan Putra Mahkota Adipati Endang, yang diambil sebagai anak angkat dari Kediaman Utara. Namun, di hari pernikahan mereka, Endang ternyata juga hendak menikahi istri setara secara bersamaan. Lina murka dan membatalkan pernikahan itu, lalu memilih menikah dengan Adipati Hendri. Endang, yang tidak terima, diam-diam berbuat jahat. Akibatnya, ia dicabut dari jabatannya sebagai Putra Mahkota. Sementara itu, Lina berhasil mengandung anak kandung Adipati Hendri dan hidup bahagia bersama.
Jangan Main-Main dengan Wanita Ini!
Jangan Main-Main dengan Wanita Ini!
Karena tipu daya sang adik, Sinta rela menyerahkan seluruh bisnisnya kepada adik iparnya, Tiara. Setelah merebut bisnis milik Sinta, Tiara bahkan menjalin hubungan gelap dengan Raffi, tunangan Sinta. Sinta yang akhirnya meninggal dengan tragis, berkesempatan untuk bereinkarnasi dan kembali ke masa lalu. Kali ini, dia tidak mau lagi diperdaya Tiara dan Raffi. Selain membatalkan pertunangan dengan Raffi, Sinta juga mengungkap hubungan gelap Tiara dengan Raffi, serta menghancurkan impian Tiara yang ingin menikah dan menjadi orang kaya raya. Meski begitu, adiknya Sinta, yaitu Andi, masih mempercayai Tiara. Dengan terpaksa, Sinta harus mengambil langkah tegas membongkar wajah asli Tiara.
[Versi suara dubbing] Kekuasaan Lord yang Sudah Pensiun
[Versi suara dubbing] Kekuasaan Lord yang Sudah Pensiun
Dewa perang penjaga negara menjual kue wijen setelah pensiun. Karena dihina oleh keluarga istri, ia mengambil kembali identitasnya dan mengungkap keterikatan emosional dengan ratu.
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Mencintaimu adalah Kebahagianku
Emma kabur dari keluarga yang mau kesuksesan dengan cara menjual anak sebelum dia tunangan, tapi dia malah bermalaman dengan pria kaya yang bernama Gevan, bahkan menghamili anaknya. Yang lebih mengejutkan tempat kerja Emma juga dibeli oleh Gevan, awalnya Emma hanya ingin bekerja keras untuk membuktikan kemampuan dirinya, dia memang berhasil membuktikan kemampuannya. Hanya saja, Emma juga terus diganggu oleh Gevan, akhirnya Emma luluh dan jatuh cinta pada Gevan.
Hamil Kembar Usia 60
Hamil Kembar Usia 60
Di kehidupan sebelumnya, Monika Sidjaja dimanfaatkan putri tunggal Juwita dan menantu Harun Radja sampai tewas di kontainer. Lahir kembali saat cucu lahir, dia langsung balas: hentikan kartu tambahan, tolak beli rumah, biarkan Juwita tinggal di kontainer. Di usia enam puluh, dia nekat hamil lagi. Saat pesta ulang tahun, menantu dan putrinya bikin rusuh, Monika tegas umumkan hamil kembar laki-laki dan perempuan: Aku tidak butuh anak durhaka!
Halo, Yuk Menikah!
Halo, Yuk Menikah!
Maya diadopsi oleh ayah angkatnya saat masih kecil dan tidak mengingat apa pun. Dia hidup besar dengan bekerja keras dan membiayai uang sekolah pacarnya hingga dia menemukan pacarnya Budi, selingkuh darinya dan bersama dengan wanita lain. Maya yang lagi patah hati bertemu seorang pria yang tiba-tiba mengajaknya menikah. Melihat pria itu butuh bantuan untuk menikah di depan neneknya, Maya mengikuti sandiwaranya dan berakhiran dengan menikahinya. Nggak membutuhkan waktu lama Maya menyadari kalau pria yang dinikahinya ternyata seorang miliarder. Dengan sifatnya yang baik, Erik mulai meluluhkan hati Maya dan mulai menyelidiki masa lalu Maya. Erik curiga Maya adalah wanita yang selama ini dia cari dan cintai. Maya tidak mengingat kalau selama ini sebenarnya dirinya bukan diadopsi, melainkan diculik oleh ayah angkatnya sendiri!