Logo
Pendekar Pedang Terhebat
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

61 Bab
Tamat
Zero bertekad menjadi Pendekar Pedang Terhebat meski diejek karena kemampuannya yang buruk. Setelah mengungkap jati diri ayahnya, ia memulai adventure penuh tantangan demi membuktikan kekuatannya. Baca fantasy novel ini di webnovel untuk mengikuti aksi perjuangannya yang epik.
Bab 1 dari Pendekar Pedang Terhebat

Prak!

Bruk!

"Argh...! Sial!" Terdengar seorang bocah berumur sepuluh tahun mengumpat bernama Koziki Zero.

"Hahaha." Setelahnya, terdengar banyak suara orang-orang yang tertawa.

Lagi-lagi, ketika berlatih Zero mengalami kekalahan. Ini sudah yang kesekian puluh kalinya Zero dikalahkan oleh lawan berlatihnya.

"Lihatlah dia teman-teman. Apakah kalian percaya kalau dia adalah Anak dari master pedang?" Pertanyaan yang dilontarkan salah satu teman Zero ini hanyalah untuk menghinanya. Dan jawaban dari pertanyaan itu hanyalah gelak tawa lagi.

Namun Zero tidak terpengaruh dengan hinaan dari teman-temannya itu. Di dalam hatinya, Zero tetap yakin kalau suatu saat ia akan memiliki kemampuan hebat seperti yang dimiliki ayahnya. Zero kerap mendengar banyak cerita tentang kehebatan sang ayah dari ibunya. Namun sayang, satu tahun yang lalu ibunya jatuh sakit dan kemudian meninggal. Kini Zero hidup di perguruan Pedang Aslah. Guru ayahnya lah yang mengambil alih hak asuhnya setelah ia kehilangan kedua orang tuanya.

Sejak usia tujuh tahun Zero sudah mulai ikut berlatih di salah satu perguruan bela diri pedang yang dulu sangat terkenal. Namun kini nama perguruan yang terkenal ini menjadi redup karena beberapa master pedang mereka yang menghilang secara misterius. Dan salah satu master pedang hebat yang menghilang itu termasuk ayah Zero, Koziki Odin.

Kejadian yang dialami Zero hari ini membuatnya kembali termenung. Ketika Zero sedang duduk termenung sendirian di halaman belakang, tiba-tiba ia dikejutkan dengan suara seseorang yang terdengar asing baginya.

"Hei, Zero. Jangan khawatir, kau itu adalah seorang penerus pendekar pedang terhebat di masa depan. Ambilah kitab ini, kitab ini akan membantumu untuk meraih mimpimu!" Suara itu terdengar amat jelas di telinga Zero.

Bruk!

Satu kitab yang terlihat cukup tebal jatuh tepat di hadapan Zero.

"Si-siapa...? Anda siapa? Dan lagi..., kitab apa ini?" Zero bangkit dari duduknya seraya memandang area sekitarnya guna menemukan orang tersebut. Namun tidak ada seorang pun yang ia temukan di sana.

Beberapa saat kemudian, karena merasa penasaran akhirnya Zero meraih Kitab itu dan langsung membukanya.

'Kitab macam apa ini? Kenapa halamannya setebal ini, namun hanya ada tiga lembar di bagian depannya saja yang memiliki gambar serta tulisan,' gumam Zero heran.

Zero akhirnya memutuskan untuk memperhatikan kitab itu sejenak, dan berniat akan langsung berlatih sendirian mengikuti arahan dari kitab yang ia baca.

Suara pedang kayu yang ditebaskan ke sebatang pohon besar terdengar menghempas kesunyian malam.

Dari kejauhan, ternyata ada seseorang yang kerap memperhatikan Zero berlatih. Yah, orang itu tak lain adalah guru dari ayahnya sekaligus gurunya saat ini.

"Hiyat...! Hiyak!" Keringat yang sudah membasahi seluruh tubuh Zero tidak menghentikan latihannya. Tekadnya lebih besar dari rasa lelah yang ia rasakan.

Namun tiba-tiba saja muncul tiga orang anak seusia Zero. Ternyata mereka adalah tiga bersaudara, Yuji, Erji, dan Saniji. "Hey Zero, apa yang kau lakukan malam-malam begini?"

Lalu Yuji tiba-tiba maju dan menyerang Zero menggunakan pedang kayu.

"Aduh...! Apa yang kau lakukan?!" Zero terjatuh karena ia diserang secara mendadak.

"Tentu saja mau bertarung melawan Anak Master pedang!" Kemudian bocah itu tertawa lebar sebelum kemudian matanya menatap ke sebuah benda yang ada di dekat Zero. "Tapi tunggu, kitab apa itu?" Lalu ia mengambilnya.

Zero yang mencoba mencegah Yuji untuk mengambil kitabnya ternyata dihadang oleh Erji.

Prak!

Bam...!

Dua pedang kayu diayunkan dan saling beradu. Itu adalah suara pedang kayu Erji dan Zero.

Kemudian Erji menendang perut Zero sehingga membuat Zero pun akhirnya terpental. Tak berhenti di sana, Erji terus memukulkan pedang kayunya pada tubuh Zero yang sedang tersungkur di tanah. "Jangan bermimpi kau akan menjadi Master Pedang! Cih!"

Sekuat tenaga Yuji memukulkan pedang kayunya ke tubuh Zero. Zero hanya bisa meringkuk dan menahan rasa sakit yang ia rasakan dari tiap pukulan pedang yang Yuji lakukan. Tak lama, ketiga bocah itu secara brutal menyerang tubuh Zero secara bersamaan.

"Apakah kau masih bermimpi menjadi Master Pedang, Hah?!" Entah kenapa, Erji sangat terlihat kesal. Dan ia melampiaskan kekesalannya dengan cara memukuli Zero.

"A-aku..., aku pasti akan menjadi Master Pedang!" Itulah jawaban Zero.

Boom!

Yang tak disangka oleh ketiga orang bersaudara itu ternyata tubuh Zero tiba-tiba meledakkan energi yang sangat kuat. Alhasil, ketiga orang itu langsung terpental.

"Kembalikan kitabku! Kalian akan menyesal jika menggangguku berlatih!" Tatapan mata Zero yang setajam pedang memancarkan aura kekuatan sejati seorang pendekar pedang.

"Kurang ajar! Kau, memang tidak tahu malu Zero! Makan ini!" Yuji bangkit dan mencoba untuk menyerang Zero.

Bam!

Namun bukannya Zero yang diserang justru malah sebaliknya, tubuh Yuji lah yang kembali terpental akibat tebasan pedang kayu dari Zero.

"Kakak, apakah kau baik-baik saja?" Saniji langsung berlari mendekati Yuji. Dan kitab yang diambil Yuji tadi pun terjatuh ke lantai.

Kemudian Zero langsung berjalan untuk mengambil kembali kitab yang tadi sempat diambil oleh Yuji. Dan ketika Zero mengalihkan pandanganya ke arah ketiga orang itu, tubuh ketiganya langsung merinding.

"Ayo cepat kita pergi dari sini!" Yuji mengajak kedua adiknya pergi karena tiba-tiba merasa takut ketika melihat Zero yang seperti saat ini.

Setelah ketiga orang itu benar-benar pergi, tak lama kemudian tubuh Zero akhirnya ambruk ke tanah. Entah kenapa, Zero jadi tak sadarkan diri. Dan ternyata dari kejauhan, gurunya langsung bergegas mendekatinya.

"Sepertinya ketiga bocah itu akan aku hukum nanti!" ujar Sang Guru.

Zero yang tengah tak sadarkan diri kemudian di bawa ke dalam kamar oleh gurunya.

Ternyata saat Zero tidak sadarkan diri, jiwanya sempat ditarik ke dimensi lain oleh sesuatu. Di dalam dimensi itu, Zero mencoba meraih Kitab Dua Pedang yang ada di hadapannya. Namun saat ia menyentuhnya, tiba-tiba jiwanya kembali ke tubuhnya.

"Eh? Apa yang terjadi?" Kedua mata Zero kembali terbuka. Dan ia melihat bahwa saat ini tubuhnya sudah berada di dalam kamarnya. Zero mencoba mengingat kembali apa yang terjadi. Ia ingat bahwa tadi ia diganggu oleh ketiga bersaudara ketika tengah berlatih.

'Tapi..., kenapa aku bisa berada di kamarku? Siapa yang membawaku kemari?' Zero penasaran siapa orang yang telah membantunya kembali ke kamarnya.

Di tengah malam ini, perut Zero merasa lapar. Dan ketika ia ingin bangkit untuk mencari makanan di dapur, tangannya yang menyentuh bagian ranjang menyentuh sesuatu.

"Eh? Bukannya ini...," ujar Zero heran. Kemudian Zero barulah ingat tentang kitab yang tadi ia dapatkan.

Zero kembali membuka tiga lembar halaman kitab itu. Namun saat ia membuka lembar yang keempat dan seterusnya kitab itu tetap kosong . Sama seperti saat pertama kali ia membukanya tadi.

"Zero? Ternyata kau sudah bangun?"

Zero dikejutkan dengan suara gurunya yang muncul secara tiba-tiba."Gu-guru??" Zero menghela nafasnya sambil memegangi dadanya.

"Hem..., apa kau ingat kalau tadi kau pingsan karena kembali dijahili oleh ketiga anak nakal itu?" tanya guru Zero sekaligus guru ayahnya, Kioda.

"Iya Guru, aku ingat kok. Ternyata Guru yang membawaku ke kamar ya? Terima kasih Guru!" Zero bangkit dan membungkukkan tubuhnya.

"Tunggu Zero, bolehkah aku bertanya padamu?" Sang guru kemudian menatap penuh pada muridnya. Ia sungguh ingin tahu perihal kitab yang dipeluk Zero saat bocah itu pingsan tadi. "Kitab apa itu?"

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bangkit dari Kematian Palsuku
Bangkit dari Kematian Palsuku
Dalam Bangkit dari Kematian Palsuku, seorang istri memalsukan kematian akibat pengkhianatan suaminya. Kini ia menjadi pelatih balap legendaris. Baca modern romance novel penuh aksi ini di webnovel untuk melihat pembalasan dendamnya saat sang mantan memohon pengampunan.
Beautiful ESCAPE
Beautiful ESCAPE
Dalam novel Beautiful ESCAPE, Louisa Gonzales terjebak di Sisilia bersama pimpinan mafia Dominic Theodoretti. Sebagai mantan hacker, ia harus bertahan hidup dari ancaman kejam. Baca romance novel penuh aksi ini untuk mengungkap rahasia identitas dan takdir mereka di platform webnovel.
Beauty and The Mafia
Beauty and The Mafia
Dalam Beauty and The Mafia, Rosetta Alighieri dituduh mencuri kalung warisan mafia Marco Botticelli akibat fitnah saudara kembarnya. Terjebak dalam intrik dunia kriminal, ia harus memilih antara komitmen berbahaya atau pelarian. Baca mafia romance books ini di webnovel sekarang.
Comeback With You
Comeback With You
Dalam novel Comeback With You, Laluna berjuang bertahan hidup di Nepal sebagai pencuri demi menyelamatkan teman-temannya. Pertemuannya dengan tentara Indonesia dalam misi rahasia memicu adventure penuh aksi. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan mereka melawan perdagangan manusia.
Dosa Berbalut Cinta
Dosa Berbalut Cinta
Dalam romance modern Dosa Berbalut Cinta, Saschya terjebak pernikahan penuh kekerasan oleh Adnan. Di tengah siksaan yang kian berat, masa lalu muncul membawa pilihan sulit. Simak kelanjutan kisah ini di platform web novel kami untuk membaca romance fiction books berkualitas.
Istriku Dewi Perang yang Sakti
Istriku Dewi Perang yang Sakti
Dalam novel romantis aksi "Istriku Dewi Perang yang Sakti", Dirga Maharaja dikhianati istrinya saat bebas dari penjara. Bersama wanita baru yang siap melawan dunia bersamanya, ia memulai babak baru. Baca Novel Online ini untuk mengikuti kisah perjuangan dan cinta mereka.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Debut Asmara Voli Pantai
Debut Asmara Voli Pantai
Jenny Taylor ingin kehilangan keperawanan dengan musuh bebuyutan sekaligus kakak tirinya, Chris Riggins. Gara-gara tanpa sengaja mencium Chris, dia jadi bahan olokan pacar Chris, Natalie, dan seluruh tim voli. Namun, tiba-tiba Chris mulai perhatian dan peduli pada Jenny. Apakah ini awal dari hubungan terlarang mereka?
Hati-Hati, Wanitanya yang Cantik Datang
Hati-Hati, Wanitanya yang Cantik Datang
Ibu Lorna menikah lagi, memperkenalkannya ke keluarga baru, di mana dia jatuh cinta dengan paman tirinya, Jeff. Tanpa sepengetahuan Lorna, Jeff membalas perasaannya. Saat Lorna mengejar karier di dunia hiburan, Jeff mendukungnya di sepanjang jalan, dan ikatan mereka semakin dalam sepanjang perjalanan ini.
Cinta dan Sumsum
Cinta dan Sumsum
Yvonne, anak haram keluarga Yates, dipaksa putus dengan pacarnya dan mengandung anak Trevor, tunangan kakaknya Scarlett, demi donor sumsum tulang bagi Scarlett yang mengidap leukemia. Di bawah tekanan keras keluarganya, Yvonne menuruti pengaturan ini. Meski awalnya hubungan Yvonne dan Trevor dingin dan berjarak, perasaan perlahan tumbuh di antara mereka seiring waktu. Bagai serigala yang jatuh cinta pada mangsanya, atau domba yang tertarik pada pemburunya, cinta mereka rumit dan ditakdirkan penuh pergulatan. Terjebak dalam gairah dan konflik moral, masa depan mereka kini tidak menentu.
Dari Bidak ke Predator
Dari Bidak ke Predator
Kbar Suryono adalah anak haram Richard Yudhistira yang tidak diakui. Untuk mendapatkan biaya operasi bagi ibunya yang menderita penyakit kritis, Akbar menerima tugas yang diajukan Richard dan nekat menembus sarang bahaya. Tanpa dia ketahui, semua ini hanyalah bagian dari rencana Richard. Akbar hanyalah bidak yang bisa dibuang.
Dari Malam Itu Hingga Selamanya
Dari Malam Itu Hingga Selamanya
Seorang mahasiswi miskin bernama Viona, yang hidupnya serba kekurangan, bertekad untuk mendapatkan uang demi biaya kuliahnya. Ia menerima kesepakatan yang tak masuk akal: menghabiskan satu malam bersama Elvan, satu-satunya pewaris Grup Santosa. Meskipun Elvan adalah pria yang dikutuk dengan kemandulan, dokter justru memberinya kabar gembira bahwa dia mengandung anak kembar. Sejak saat itu, hidup Viona berubah total...
Pahlawan vs Naga: Giliranku Bersinar!
Pahlawan vs Naga: Giliranku Bersinar!
Dua puluh tahun lalu, naga jahat bersemena-mena di dunia manusia, untungnya ada Pak Boby selaku master taoisme yang hebat menolong dunia manusia, bahkan menolong sepasang anak kecil dan menjadi mereka sebagai murid. Murid pria diwarisi kultivasi, sedangkan murid wanita diberi Fisik Jasa Teratai. Semua ini demi kedamaian dunia manusia. Tapi menuju kedamaian bukanlah hal mudah, harus melewati banyak rintangan. Apa muridnya bisa melakukannya atau menyerah?