Logo
School and Love
School and Love

School and Love

79 Bab
Tamat
Dalam School and Love, Laisa harus bertahan di SMA elit bersistem kasta. Meski dari keluarga sederhana, kecerdasannya menarik perhatian Dema, pewaris billionaire dan ketua geng F3. Ikuti romance novel ini saat Laisa menghadapi konflik status dan persaingan cinta di web novel modern ini.
Bab 1 dari School and Love

Laisa melangkahkan kaki ke sekolah dengan ekspresi sedih. Dia berjalan sendiri tanpa ditemani siapapun. Biasanya di hari pertama sekolah, anak-anak yang lain ditemani orang tuanya. Namun tidak untuk Laisa. Ibunya sedang sibuk di pasar untuk jualan. Sementara, usia 8 tahun ia sudah ditinggal oleh Ayahnya sehingga hanya hidup berdua dengan ibunya.

Setiap hendak berangkat sekolah, Laisa selalu berjalan kaki. Dahulu ketika masih duudk di bangku SMP, dia berjalan kaki sejauh 1 km, sekarang ia harus berjalan kaki sejauh 2 km. Di jalan menuju sekolah, banyak mobil dan kendaraan yang lewat menabrak genangan air hingga membasahi baju dan sepatu kusamnya.

"Huft, hari pertama kenapa begitu melelahkan"

Gerutunya di dalam hati. Ia harus segera sampai ke sekolah dan membersihkan bajunya yang kotor, karena sebentar lagi bel tanda masuk berbunyi.

SMA Semesta merupakan sekolah elit yang berdiri megah di pusat kota. Butuh waktu sekitar 1 jam untuk Laisa menuju sekolah. Ia tidak punya kendaraan atau sepeda yang mengantarkannya ke sekolah. Sesekali mungkin bersama teman atau sopir truk yang lewat di sekitar rumahnya. Tetapi itu tidak menentu, sehingga ia harus jalan kaki jika tidak ingin terlambat.

Butuh perjuangan yang keras untuk Laisa diterima di sekolah ini. Ia harus belajar siang dan malam agar lolos tes masuk dan mendapatkan beasiswa. Laisa bisa di bilang gadis yang pintar. Ia banyak mendapat juara ketika dulu sekolah SD dan SMP. Ia bersyukur jika sekarang mendapat sekolah dan pembiayaan gratis selama 3 tahun. Oleh karena itu juga, Laisa harus belajar lebih keras agar prestasinya tidak turun ketika kenaikan kelas nanti. Dari latar belakang keluarganya sendiri, Laisa merupakan gadis sederhana dari kalangan menengah kebawah. Baginya, diterima di SMA Semesta menjadi anugerah sekaligus musibah. Ia banyak memperoleh informasi jika di sekolah ini siswa banyak yang memilih keluar karena terpelanting adanya sistem kasta. Kasta orang elit atau orang kaya lah yang mendominasi, sehingga banyak siswa dari kalangan menengah ke bawah tereliminasi satu persatu.

***

Sampai gerbang sekolah, Laisa bertemu dengan satpam sekolah. Ia mengucap salam pertamanya dan langsung masuk. Ketika masuk gerbang, tidak sengaja seorang pria bertubuh tinggi putih bernama Dema menabraknya.

BUKK!

Laisa terjatuh. Ia tersungkur ke sisi lantai sekolah hingga membuat lututnya berdarah. Pria itu diam saja. Tidak membantu tetapi malah memaki Laisa.

"He lo, kalau jalan lihat-lihat dong! Dipakai kaki dan matanya!"

Pria itu tanpa perasaan bersalah meninggalkan Laisa yang masih berada di bawah sembari memegang lututnya yang berdarah.

Laisa hanya bisa diam melihat pria arogan yang menabraknya. Karakternya membuat ia serba salah. Antara ingin membela diri namun takut jika ia sendiri yang sebetulnya salah, karena ia benar-benar menjaga diri dari orang asing apalagi belum ia kenal sama sekali. Walhasil dengan kaki yang lecet dan baju kotor, ia menuju kamar mandi untuk membersihkan bajunya. Lantas menuju UKS untuk mengobati luka itu.

***

Sudah pukul 07.30 WIB. Laisa terlambat masuk kelas. Luka kakinya cukup lebar sehingga butuh penanganan lebih. Wali kelasnya langsung meminta Laisa masuk dan duduk disamping pria menyebalkan yang arogan itu.

"Ibu, saya duduk dengan pria ini?"

"Iya Nak, karena tinggal tempat duduk itu yang tersisa"

"Saya boleh minta izin di tukar dengan yang lain bu?"

Ucap Laisa memohon dan tidak ingin duduk di samping pria arogan itu. Laisa tidak ingin mengambil resiko jika nanti akan muncul kesialan yang lain apabila berdekatan dengan pria itu.

"Baiklah Laisa. Anak anak, apakah ada yang ingin bertukar tempat duduk dengan Laisa?"

"Saya bu! Saya Bu, Ssayaa Buu!

Teriak beberapa siswa meramaikan kelas.

Terhitung sekitar 15 siswa putri yang ingin duduk di samping Dema, si pria arogan. Maklum, dia tajir dan tampan serta memiliki postur tubuh yang tinggi. Banyak gadis yang mengidamkan duduk di samping pria keturunan konglomerat ini. Namun pria itu malah tidak ingin duduk di samping para gadis kecuali Laisa. Menyebalkan memang. Laisa hanya bisa menerima hal tersebut tanpa berkata apa apa. Ia tidak ingin menimbulkan masalah di kelas barunya itu.

Melihat Laisa berjalan menuju bangku, si pria arogan tetap bersikap sombong. Dia masih tidak merasa bersalah dengan kejadian yang menimpa Laisa.

Selama kelas berlangsung, Laisa diam. Tidak bicara apapun dengan pria di sampingnya. Ia kesal dan marah.

Dema juga diam. Sampai akhirnya ketika kelas berakhir, ia memberi Laisa secarik kertas permohonan maafnya.

"Gue minta maaf atas kejadian tadi. Kaga ada maksud buat nabrak lo. Sebagai gantinya, nanti mau ga ke kantin sekolah? Gue tunggu di kantin yaa. Maafin gue"

Seperti itu cuplikan isi surat dari Dema untuk Laisa.

Laisa tidak lantas membalas atau meng-iyakan ajakan Dema. Ia memutuskan pulang ke rumah. Seperti biasa dengan jalan kaki. Karena kakinya pincang sebelah, ia harus ekstra keras untuk berjalan sejauh 2 km.

Dema yang menunggunya di kantin sudah tidak sabar. Setengah jam lamanya ia menunggu. Tetapi yang ditunggu tak kunjung datang. Si tuan muda tajir ini menuju ke kelas, tetapi Laisa tidak ada. Putar ke ruang UKS, tetap tidak ada. Akhirnya ia memutuskan pergi ke area parkir untuk menemui sopirnya. Mau tidak mau ia harus pulang karena hari kian sore.

"Tuan darimana saja. Saya menunggu Tuan dari tadi. Anak - anak yang lain sudah pada pulang setengah jam yang lalu"

Tanya Komang, sopir pribadinya Dema.

"Sudah ya pak, jangan ditanya dulu. Saya masih capek seharian di kasih tugas sekolah"

Dema menggerutu, padahal bukan itu masalah utamanya. Dia hanya kecewa dengan penolakan Laisa. Padahal niatnya baik dan tidak aneh -aneh.

Sudah hampir sejam Laisa berjalan, tetapi tak kunjung sampai ke rumah. Ia sesekali istirahat di tepian jalan, berharap ada truk lewat yang memberinya tumpangan. Tetapi nihil. Laisa, gadis 16 tahun ini harus tetap berjalan supaya bisa segera istirahat. Dema yang baru sekitar 15 menit perjalanan seperti melihat gadis angkuh yang tidak datang menemuinya.

"Bapak, coba berhenti dulu pak. Sepertinya itu teman saya"

Sopir menepi. Dema yang melihat Laisa lantas turun dari mobil. Ia merasa iba dengan keadaan kaki Laisa yang pincang sebelah.

"Hey, gadis aneh. Ayo aku antar pulang. Kasihan kakimu nanti"

Laisa hanya diam seperti tidak mendengar apapun. Ia lanjut berjalan.

"Hey, lo dengerin gue ngga sih!"

Dema berteriak lebih keras. Dia mengalah turun dari mobil. Mendekati dan berniat menggendong Laisa yang sangat keras kepala.

"Ada apa dengan kamu sebenarnya?"

Balas Laisa singkat dan berhenti berjalan.

Dema mendekatinya, memegang pundak agar Laisa berbalik.

"Gue minta maaf atas kejadian tadi pagi. Gue sudah ingin minta maaf sama lo, tapi...”

Laisa menunduk. Dia meneteskan air mata dan duduk ditepian jalan. Dema dibuat bingung dengan apa yang dilakukan Laisa.

"Lo kenapa, maafin gue ya. Gue merasa bersalah sama lo. Jadi jangan marah sama gue"

Dema akhirnya mengakui kesalahannya dan mengajak Laisa untuk pulang bersama.

Kali ini Laisa menurut. Dia pucat sekali dan sudah tidak bisa menahan diri.

"Pak, tolong gendong temenku ke mobil pak. Kakinya berdarah"

"Baik Tuan"

Ia masuk ke dalam mobil dengan keadaan masih menangis. Kali ini dia merasa sangat kedinginan karena kehujanan dan tidak memakai jaket.

"Lo pakai jaket gue dulu ya. Kali ini lo harus nurut. Jangan nolak".

Ucap Dema spontan saat Laisa menggeleng ketika Dema ingin mengenakkan jaketnya. Laisa lantas tertidur di mobil itu. Cukup lama. Dema berada di sampingnya.

“Anak ini kalau lagi tidur aja kelihatan kalem, kalau udah bangun baru kayak singa.”

Ucap Dema sambil tersenyum kepada Laisa.

***

"Saya dimana ini? Sudah jam berapa? "

Laisa terbangun. Ia masih berada di mobil bersama Dema dan Sopirnya. Mereka berhenti di warung tepi sawah. Sebetulnya Dema ingin bertanya rumah Laisa, tetapi dia tidak tega melihatnya masih tertidur pulas. Akhirnya mereka menunggu hingga Laisa terbangun.

"Lo tidur lama banget. Sudah dua jam gue nungguin lo bangun. Masih mau tetep di dalem situ? "

Dema bicara dari arah luar. Di depannya terlihat secangkir kopi dan snack yang ia pesan beberapa menit lalu. Laisa masih sayup-sayup mendengar suara Dema sambil mengernyitkan dahi.

"Kenapa saya ada di mobil ini?" Tanya Laisa memastikan.

Dema tersenyum simpul agak miring. Seperti mengejek sikap Laisa yang pelupa.

"Katanya lo pinter, tapi kok pelupa banget ya?" (tertawa)

"Maksud kamu?"

Tanya Laisa dengan polosnya.

“Makanya, jangan banyak makan buntut ayam. Bisa cepat tua nanti lo!”

“Bisanya kamu masih bersikap nggak jelas gini, hmm..”

"Udah udah. Sekarang dimana rumah lo. Gue anterin. Tadi gue nanya warga, katanya daerah deket sini. Tapi gue ga hapal jalanan sini"

"Saya turun saja. Terimakasih sudah mengantarkan"

"Eh eh, sini gue bantu"

Dema ingin membantu Laisa berjalan. Namun dihalangi olehnya.

"Saya bisa berjalan sendiri. Silahkan anda pulang saja jika ingin pulang"

Laisa segera berjalan menuju rumahnya. Pasti sudah ditunggu oleh ibu untuk membantu jualan kue keliling.

Sementara itu, Dema menggerutu.

"Belagu banget ni anak. Udah dibantuin, tapi malah ngusir. Tidurnya lama juga. Bikin gue ngga cepet balik ke rumah dah. Tugas sekolah juga ada deadline besok lagi, hmm.."

Dema kesal, namun juga nampak tersenyum simpul melihat punggung Laisa yang makin menghilang dari pandangan. Hari ini hari pertamanya di sekolah. Awal yang cukup menyebalkan. Dia bertemu dengan gadis itu untuk pertamanya. Tapi dia melupakan sesuatu.

"Pak Sopir, siapa nama gadis itu tadi? Kok gue mendadak amnesia.”

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Benih Sang Kakak Ipar
Benih Sang Kakak Ipar
Dalam novel Benih Sang Kakak Ipar, Aura terjebak obsesi gelap Adrian Mahendra, pengusaha dingin yang memanipulasi keadaan di rumah mewahnya. Di antara kesetiaan pada Gavin dan jeratan kuasa sang miliarder, ia harus memilih. Baca romance novel ini di antara koleksi fiction books kami.
Ditinggal Nikah Dengan Adikku
Ditinggal Nikah Dengan Adikku
Dalam novel Ditinggal Nikah Dengan Adikku, Lysandra harus menghadapi pengkhianatan saat mantan kekasihnya melamar adiknya sendiri. Demi status, ia menikahi Arthur Sterling, seorang billionaire misterius. Baca romance novel ini untuk melihat perjuangan Lysandra mempertahankan martabatnya.
Kenikmatan Di Kelas Bisnis
Kenikmatan Di Kelas Bisnis
Dalam novel romantis miliarder Kenikmatan Di Kelas Bisnis, seorang wanita mengungkap rahasia sahabatnya yang selalu bepergian dengan kelas bisnis dan pulang dengan wajah berseri. Baca novel online gratis ini untuk mengikuti kisah penuh godaan bersama para bos besar yang berkuasa.
Lenyap Usai Kata Pisah
Lenyap Usai Kata Pisah
Dalam novel romantis Lenyap Usai Kata Pisah, Sofia Wijaya mengelabui suaminya, pewaris mafia Revan Mahendra, untuk menandatangani surat cerai. Sofia pergi membawa calon bayinya demi kebebasan, memicu pencarian besar-besaran oleh sang miliarder. Baca buku online gratis kisah perjuangan ini.
My Hot Daddy
My Hot Daddy
Dalam novel My Hot Daddy, Joanna terpaksa menjadi sugar baby Regan demi tuntutan ekonomi. Di tengah dunia billionaire romance ini, Joanna harus menghadapi rahasia besar Regan yang mengancam misinya. Simak kisah seru ini di webnovel yang penuh pilihan sulit dan konsekuensi tak terduga.
SEKRETARIS PENGGODA BOSS
SEKRETARIS PENGGODA BOSS
Dalam SEKRETARIS PENGGODA BOSS, Kinan mengejar karier impian di Accor Group meski ditentang kekasihnya. Romance novel ini menguji profesionalitas Kinan saat perjalanan bisnis ke New York bersama Erlan memicu konflik besar. Baca kisah billionaire romance novels ini di platform web novel kami.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Keluar dari Penjara, Jadi Kesayangan
Keluar dari Penjara, Jadi Kesayangan
Naura Sabila dipenjara 3 tahun demi menanggung kesalahan pacarnya. Di penjara, ia ditemukan Kakek Jufri dan diminta mendonorkan darah untuk Ilham Fikry agar bisa bebas. Setelah pulang, ia justru memergoki pacarnya berselingkuh dengan atasannya. Putus asa, Naura menikah dengan Ilham. Sejak itu, ia dimanjakan suaminya, membalas perlakuan mantan dan selingkuhannya, lalu hidup bahagia hingga dikaruniai seorang putri.
Konspirasi Cinta
Konspirasi Cinta
Alicia, seorang pewaris kaya raya, menyembunyikan identitasnya dan menikahi Jeffrey. Menjelang kompetisi penting, dia diculik hingga kedua kakinya patah. Di rumah sakit, dia terpukul menemukan kenyataan bahwa suaminya yang merencanakan semua ini demi kemenangan kekasihnya, Roxie, dalam kompetisi balet. Bahkan, Jeffrey menyuap dokter untuk membuat Alicia cacat permanen. Patah hati, Alicia bercerai, merebut kembali tahta pewarisnya, membongkar kedok pasangan pengkhianat itu, dan akhirnya meraih kesuksesan gemilang dalam karier dan cinta!
Ibu Penguasa,  Hati yang Terluka
Ibu Penguasa, Hati yang Terluka
Dua puluh tahun lalu, Wina, ibu naga, menyelamatkan keluarga Vitor yang sedang terpuruk dan membesarkan ketiga anaknya. Kini, mantan istri Vitor, Nana, kembali, membuat anak-anak lebih memilih ibu kandung daripada Wina. Setelah menghidupi keluarga dan membangkitkan bisnis suaminya, Wina mendapat pengkhianatan yang pahit. Kini, ia bertekad memutus semua hubungan dengan orang-orang tak tahu diri itu dan menuntut keadilan!
Jatuh Cinta pada Sang Alpha
Jatuh Cinta pada Sang Alpha
Di saat dia merasa orang itu cocok dengannya, bahkan bisa jadi pasangan sejati, dia menyadari satu hal yang mengejutkan yaitu semuanya tidak semudah itu karena dibalik semua ini masih ada banyak rintangan yang perlu diatasinya. Akankah semua rintangan bisa diatasinya?
Guru Surgawi Penakluk Dunia (Sulih Suara)
Guru Surgawi Penakluk Dunia (Sulih Suara)
Yohan Prama, seorang Guru Surgawi yang muncul sekali dalam seabad, dipaksa bercerai setelah tiga tahun menikah. Tak lama setelahnya, dia terjerat pernikahan dengan CEO cantik yang mengubah hidupnya. Memiliki keahlian medis luar biasa dan ilmu Tao, Yohan menjadi penguasa kota. Meskipun tampak santai, dia adalah tabib legendaris dan ahli bela diri yang menghukum orang jahat. Mantan istrinya menyesal setelah mengetahui identitas asli Yohan dan kehancuran bisnisnya.
Nona Karina yang Tersayang
Nona Karina yang Tersayang
Di hari pernikahan Karina Halim, dia menemukan tunangannya, Raka Hermawan berselingkuh dengan kakaknya, Sarah Halim. Tidak hanya itu, dia ternyata adalah anak angkat keluarga Halim dan orang tua angkatnya langsung mengusirnya dari rumah. Namun sebenarnya, Karina adalah pewaris satu-satunya keluarga Santoso, keluarga nomor satu dari sepuluh keluarga terkaya di seluruh dunia. Setelah kembali ke keluarganya, Karina mencapai puncak hidupnya.