Logo
SEKRETARIS PENGGODA BOSS
SEKRETARIS PENGGODA BOSS

SEKRETARIS PENGGODA BOSS

84 Bab
Tamat
Dalam SEKRETARIS PENGGODA BOSS, Kinan mengejar karier impian di Accor Group meski ditentang kekasihnya. Romance novel ini menguji profesionalitas Kinan saat perjalanan bisnis ke New York bersama Erlan memicu konflik besar. Baca kisah billionaire romance novels ini di platform web novel kami.
Bab 1 dari SEKRETARIS PENGGODA BOSS

“Iya, pak,” Kinan meletakan sumpit dan sendoknya di mangkok, ini merupakan panggilan mendadak yang sering terjadi pada dirinya.

“Itu yang tadi saya kasih ke kamu, email sekarang ya,” ucap seorang pria dibalik speaker ponselnya.

Kinan menutup mulutnya dengan tangan, ia tidak menyangka bahwa atasnya meminta revisi pekerjaanya saat ini juga, padahal ini masih jam istirahatnya. Kinan memandang beberapa rekan kerjanya sedang asyik ngobrol dan bercengkrama, karena salah satu staff di office ada yang ulang tahun, jadilah mereka terdampar di Marugame Udon dekat kantor.

“Saya lagi di luar pak,” ucap Kinan memberi alasan, agar pak Erlan memberinya waktu setengah jam lagi untuk menyelesaikan makanannya.

“Saya aja masih di kantor loh, Kinan. Belum istirahat.”

“Tadi, bukannya bapak ijinin saya keluar.”

“Saya perlu berkasnya sekarang, Kinan.”

Kinan menghela nafas, ia tahu, bahwa ia tidak bisa membantah ucapan pak Erlan, “Baik pak, sebentar lagi saya balik ke kantor,” ucap Kinan pada akhirnya, ia tidak ingin berdebat dengan atasannya satu ini terlalu lama. Apapun perintahnya, seperti ada alarm yang membangkitkannya untuk segera bekerja.

“Saya tunggu sekarang.”

“Baik pak.”

Kinan menarik nafas beberapa detik, ia memandang mba Lisa selaku HR yang berada di sampingnya. Ada juga Rinto dari pihak finance, Winda anak marketing dan beberapa orang lainnya, juga turut memperhatikannya. Kinan meletakan ponselnya di meja.

“Siapa? Pak Erlan?” Tanya mba Lisa.

Kinan mengangguk, “Iya, siapa lagi, disuruh revisi sekarang,” Kinan meraih minuman Ocha dinginnya dan meneguknya secara perlahan.

“Enggak usah terlalu ambisius lah kerja, santai aja. Lo mati kecapean juga cuma dapat tunjangan kematian 250 ribu loh Kinan,” ucap Rinto sambil terkekeh, menyantap udon curry.

“Tau tuh Kinan. Sekali-kali pak Erlan jangan diturutin lah,” sahut Winda lagi.

“Enggak bisa liat lo seneng aja. Lagian cuma makan siang doang, udah dicariin.”

“Tau tuh, bos siapa, sih.”

“Bos, lo lah.”

Semua tertawa, “Yah, nggak mungkin bisa lah nolak. Mau minta pecat?” Sahut Rinto lagi tertawa geli.

“Udah sana pergi, nanti di pecat lagi si Kinan punya kasta,” ucap mba Lisa ikut tertawa.

Kinana menghela nafas, “Yah, mau gimana. Mau nya sih gitu. Padahal pak Erlan itu ngasih kerjaan tadi barusan. Eh, di tagih sekarang, belum juga gue kerjain kerjaanya,” ucap Kinan.

“Pak Erlan, emang sering ngasih kerjaan mendadak gitu, ya?” Tanya mba Lisa.

“Biasanya sih gitu mba, dia ngasih kerjaan suka mepet-mepet, kalau nggak jam istirahat ya jam pulang, ujung-ujungnya lembur.”

“Ribet, banget,” dengus Rinto.

“Super ribet,” sahut Winda lagi.

Kinan menatap mba Lisa, “Kalau izin sakit, kecapean, boleh nggak sih, mba?” Tanya Kinan.

“Kalau selama kamu bisa mengetik di leptop, terus ngetik di handphone, jawab telfon, berpikir secara jernih, itu di anggap nggak sakit, Kinan,” ucap mba Lisa sambil terkekeh.

“Ah, udah lah. Gue balik duluan aja ya, udah dicariin gue,” Kinan beranjak dari kursinya. Ia memberikan paperbag hampers di bodyshop kepada Winda.

Kinan memberikan kadonya kepada Winda, “Makasih ya Win, traktirannya. Semoga semakin rajin kerjanya,” ucap Kinan, ia menyerahkan paperbag itu kepada Winda.

“Aduh, apaan nih Kin,” Winda menatap hampers dari tangan Kinan.

“Buat lo, dari gue, special.”

“Thank’s banget ya, Kin,” ucap Winda, mengambil hampers pemberian dari Kinan.

“Iya, sama-sama,” ucap Kinan.

Kinan memeluk tubuh Winda, yang sebagai pemilik acara makan-makan ini, karena Winda lah yang berulang tahun saat ini. Winda hanya mengundang orang-orang terdekat saja termasuk dirinya.

“Udah, dulu ya mba, Rinto,” ucap Kinan melambaikan tangan ke arah teman-temannya di sana.

“Salam buat, pak Erlan, Kin.”

“Salam, apaan?” Sahut Kinan.

“Salam kecup manjah.”

Kinan hanya tertawa geli, ia lalu memesan gojek agar bisa ke tower officenya lebih cepat. Tidak butuh waktu lama gojekpun datang. Kinan duduk menyamping, karena ia menggunakan rok sepan. Tadi ia ke outlet Marugame Udon menggunakan grab-car bersama teman-temannya, dan kini terpaksa ia menggunakan gojek sendiri.

***

Kerja, kerja, kerja. Itulah yang ada di dalam pikiran Kinan saat ini. Menjadi corporate seperti in, ia harus dengan pola pikir tidak ada batasan kerja. Ia harus melakukan semua perintah atasan, meskipun diluar tugasnya. Ia tahu bahwa semua orang yang berada di office itu adalah competitor, walau seakrab apapun mereka. Tidak akan ada orang yang membantu mencapai target, jika demi kepentingan sendiri.

Ia tahu betul sebuah kondisi normal jika korporasi jika senior atau pimpinan akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Ia juga harus tahu kapan untuk mengutarakan pendapat dan menunjukan ketidak setujuan terhadap senior, karena itu akan menghancurkan karirnya sendiri. Istilahnya seperti ini jika ia pasif maka ia akan dianggap remeh oleh atasan, kalau proaktif, maka ia akan dibenci oleh rekan kerja.

Budaya kerja seperti ini terkadang tidak adil dan cenderung memihak kepada salah satu gender. Ini sering terjadi di seluruh perusahaan manapun termasuk tempat kerjanya saat ini. Untung saja ia sebagai sekretaris, yang posisinya hanya untuk atasannya saja.

Beberapa menit kemudian, ia sudah tiba di tower office. Kinan melangkahkan kakinya menuju lobby, ia menatap security yang berjaga menyapanya. Kinan melangkahkan kakinya menuju lift, ia melirik jam melingkar di tangannya menunjukan pukul 12.30 menit. Kinan meletakan kartu akses dan lift membawanya menuju lantai 25.

Kinan menungggu dengan sabar, semenit kemudian pintu lift terbuka. Kinan melangkahkan kakinya menuju koridor, ia memandang kubikel-kubikel karyawan yang tampak sepi, hanya beberapa orang yang memilih makan di meja kerjanya dengan bekal yang dibawa dari rumah.

***

Kinan menarik nafas, ia membuka hendel pintu ruangannya. Ia menelan ludah menatap seorang pria mengenakan kemeja berwarna putih dan celana slim fit berwarna hitam. Pria itu menatapnya dan ia menatap balik. Dia adalah Erlan atasannya, selaku presiden direktur di Accor Group.

“Maaf, pak, saya baru nyampe,” ucap Kinan, ia lalu menutup pintu officenya.

“Iya, nggak apa-apa. Saya tunggu, pekerjaan kamu.”

“Baik pak,” ucap Erlan, memandang sekretarisnya. Wanita cantik itu adalah sekretarisnya yang sudah bekerja dengannya dua bulan belakangan ini. Ia akui bahwa kinerja Kinan sangat baik. Wanita itu memiliki tubuh ideal sebagai wanita, rambutnya lurus, berpenampilan menarik, tubuhnya tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk.

Kinan lalu segera melangkahkan kakinya menuju ruang kerjanya, ia menatap lagi pria yang berada tidak jauhnya. Ia akui bahwa atasnya itu dianugrahi wajah sangat tampan, memiliki alis tebal, hidung mancung dan matanya yang tajam. Tidak hanya itu dia juga sangat kaya, ia tidak tahu berapa banyak uang nominal uang yang ada di ATM pria itu. Kinan lalu duduk di kursi kerjanya.

Kinan menatap ke arah computer, ia mulai mengetik proposal yang sudah jadi dan merevisinya sesuai dengan keinginan Erlan. Kinan tenggelam dengan pekerjaanya, ia hanya perlu mengganti budget, dan PT yang akan diajak kerja sama. Ia juga menambah beberapa keterangan sesuai dengan perintah Erlan. Sebagai wanita kantoran, ia memang butuh stamina exstra buat ngadepin tumpukan kerjaan ini.

Beberapa menit berlalu, Kinan masih menatap ke arah layar computer, namun ia sadar bahwa pak Erlan memperhatikannya. Jujur sebenarnya ia tidak suka jika pria itu berada di ruangannya. Ia merasa kurang bebas jika di awasi seperti ini.

“Tadi siapa yang ulang tahun?” Tanya Erlan penasaran, karena tadi jam dua belas sekretarisnya ini meminta ijin untuk keluar sebentar, karena merayakan ulang tahun di salah satu restoran cepat saji.

“Anak marketing pak, Winda,” ucap Kinan, ia menatap Erlan mendekatinya.

Kinan menelan ludah, ia bingung akan berbuat apa, selain bergeming memandang layar komputernya. Kini Erlan sudah berada di belakangnya. Kinan menatap bayangan Erlan dari belakang tubuhnya. Kinan menarik nafas beberapa detik, ia memejamkan matanya.

“Coba saya lihat pekerjaan kamu,” ucap Erlan dari belakang.

Kinan lalu menscroll proposal itu dari atas, dan Erlan menatap hasil pekerjaan Kinan. Erlan menundukan wajahnya tepat sejajar dengan kepala Kinan. Erlan dapat mencium aroma yang manis dari tubuh Kinan, jujur ia suka berlama-lama di samping Kinan. Erlan memperhatikan pekerjaan Kinan dari atas.

“Scroll sampe bawah,” ucap Erlan.

Kinan otomatis menscroll mouse hingga ke bawah. Ia merasakan aroma parfum Erlan yang khas seperti aroma vanilla yang lebih eksotis yang dipadukan dengan bau woody yang maskulin namun ada kesan wangi apel yang manis. Entahlah ia tidak yakin dengan parfume itu, tapi sangat khas. Ia yakin parfume yang digunakan Erlan dari parfume yang terbaik di kelasnya. Kinan juga merasakan hembusan nafas Erlan berada di lehernya, jujur itu membuatnya merinding sekaligus penasaran, seperti apa rasanya berada dikehangatan yang sama.

“Oke, nanti print dua rangkap, antar ke ruangan saya,” ucap Erlan pada akhirnya, ia menjauhi diri dari tubuh Kinan.

“Baik, pak.”

Kinan bersyukur akhirnya Erlan menjauh darinya, setidaknya jantungnya tidak berdegup kencang seperti tadi. Kinan menarik nafas panjang, ia mengeprint proposal itu dengan dua rangkap. Kinan masukan hasil proposal itu ke dalam map plastik. Lalu ia melangkahkan kakinya menuju ruangan Erlan.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Bayiku Bukan Untukmu
Bayiku Bukan Untukmu
Dalam Bayiku Bukan Untukmu, Nayla harus menyamar sebagai istri Arkan demi melindungi bayi yang ia selamatkan. Terjebak kontrak satu miliar, asisten rumah tangga ini menghadapi rahasia besar keluarga billionaire. Baca kisah romance modern penuh intrik ini di web novel kami sekarang.
Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan
Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan
Demi bertahan hidup, seorang wanita bekerja menjadi pembantu di rumah kaya. Namun, setelah menidurkan anak majikan, sentuhan tak terduga di pinggangnya mengubah segalanya. Baca novel online Cinta Lokasi Pembantu Dan Majikan, novel romantis miliarder modern yang penuh ketegangan.
Istri Kelima Sang Presdir
Istri Kelima Sang Presdir
Terjebak siasat licik, Cassandra terpaksa menjadi istri kelima Bardolf Konstantino. Dalam billionaire romance novels ini, ia harus melahirkan pewaris demi melindungi adiknya. Akankah ia berhasil menaklukkan hati sang Presdir? Baca kisah lengkapnya di web novel modern ini.
Kita Tidak Akan Pernah Berpisah Lagi
Kita Tidak Akan Pernah Berpisah Lagi
Dalam Kita Tidak Akan Pernah Berpisah Lagi, Maeve terlahir kembali untuk membalas dendam dan meraih puncak karier musik. Menghadapi saingan licik, billionaire romance novel ini mengisahkan ambisi dan cinta barunya. Baca kisah seru ini di webnovel pilihan para pembaca setia.
Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan
Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan
Baca Novel Online Gratis Kurawat Dengan Cinta, Dibalas Dengan Pengkhianatan. Novel romantis miliarder ini mengisahkan Claire Nolan yang dicampakkan Julian Westwood setelah tiga tahun merawatnya yang lumpuh, demi cinta pertamanya. Claire pun memilih pergi dan mengakhiri kontrak pernikahan mereka.
Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun
Dalam novel Mencari Seorang Gadis Selama 20 Tahun, Axel Narendra sang billionaire harus menghadapi pengkhianatan saat mencari cinta masa kecilnya di Indonesia. Simak kisah adventure yang penuh rintangan ini di webnovel dan nikmati salah satu romance novel terbaik tahun ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cerai, Kemudian Cucu Kekayaan
Cerai, Kemudian Cucu Kekayaan
Aku selalu mengira suamiku hanya bersikap dingin, tetapi dia mencintaiku. Sampai kecelakaan pesawat, aku melihat suamiku menemani wanita lain untuk pemeriksaan pranatal di rumah sakit. Aku baru menyadari bahwa aku tidak pernah masuk ke dalam hati pria ini. Saat aku memutuskan untuk melepaskannya, aku tidak akan menyembunyikan identitasku yang sebenarnya lagi! Sebagai cucu orang terkaya di dunia, aku ingin membuatnya menyesali apa yang telah dilakukannya!
Bayi Cerdas Bawa Ayah Kembali
Bayi Cerdas Bawa Ayah Kembali
Setelah mengalami kecelakaan medis, wanita yang masih perawan hamil dengan anak dari seorang miliarder asing. Untuk menghidupi anak itu, mereka terpaksa menikah secara tergesa-gesa. Sedangkan pria itu pergi untuk perjalanan bisnis dan pergi selama enam tahun, di mana wanita itu membesarkan putra mereka sendirian sambil bekerja di sebuah hotel bintang lima. Tanpa diduga, hotel itu dibeli oleh pemilik baru yang misterius dan orang itu adalah pria yang menghamilinya. Namun, setelah enam tahun berpisah, mereka tidak lagi saling mengenal...
Cinta Satu Malamku Hasilkan Pewaris?
Cinta Satu Malamku Hasilkan Pewaris?
Tujuh tahun setelah cinta satu malam, putra Thea, Sean, tak sengaja bertemu ayah kandungnya, Everett, pria dari garis keturunan peramal hebat. Tes DNA membongkar segalanya, membuat keluarga Hopper yang berkuasa panik mencari pewaris mereka yang hilang. Thea pun menjadi asisten Everett. Di antara percikan asmara dan kesalahpahaman, cinta mereka nyaris kandas hingga kebenaran menyatukan mereka kembali.
Tidak Pernah Melihat ke Belakang
Tidak Pernah Melihat ke Belakang
Ketika orang tua Kaylyn meninggal, dia bertemu Kevan, yang menjadi tuli dan bisu karena kecelakaan mobil. Untuk menyelamatkan pria itu dari gangguan bunuh diri, Kaylyn berpura-pura terlahir tuli dan bisu. Selama 5 tahun berikutnya, mereka menavigasi melalui tantangan hidup bersama, menjadi pasangan. Namun, begitu Kevan mendapatkan kembali kesehatannya dan masuk kembali ke lingkaran sosial elit, dia merasa malu dengan pacarnya yang bisu, terbelah antara cinta dan harapan masyarakat. Selama waktu ini, Kaylyn secara bertahap terbangun pada dirinya sendiri yang sebenarnya, merebut kembali identitasnya sebagai pewaris kerajaan bisnis yang kuat. Dia mengungkapkan rahasianya bahwa dia tidak bisu. Dengan dukungan kakeknya, dia menemukan kembali diri dan warisannya yang sebenarnya dan akhirnya melepaskan hubungan itu.
Ups, Aku Dikelilingi Oleh Tiga Pangeran
Ups, Aku Dikelilingi Oleh Tiga Pangeran
Erika, seorang pedagang kaki lima yang jatuh miskin, dikhianati oleh tunangan dan sahabatnya, tapi nggak ada seorang pun tahu kalau dia adalah putri yang telah lama hilang. Tepat saat ketiga pangeran mendapat petunjuk dan Erika bisa kembali ke keluarga kerajaan, identitasnya sebagai putri diambil oleh sahabatnya. Di berbagai situasi berbahaya, Pangeran Candra berulang kali melindungi Erika, membuat Erika mengembangkan perasaan berbeda pada saudara laki-lakinya, Candra.
Kisah Cinta di Tahun 1993
Kisah Cinta di Tahun 1993
Tahun 1993, Gito hanya berusia 8 tahun, ayahnya hanya berumur 27 tahun, dia tinggal di kampung dan bekerja sebagai karyawan kereta api. Tak disangka, ayahnya yang baik hati menolong seorang wanita yang dari kota, bahkan deminya berutang dengan jumlah tinggi, bagaimana kisah mereka di tahun 1993 itu, ayo ditonton.