Logo
Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody
Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody

Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody

61 Bab
Tamat
Dalam romance novel Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody, Susan terjebak pilihan sulit setelah sebuah insiden fatal di kampusnya. Di tengah trauma, ia harus menentukan masa depan antara sahabat, mantan, atau dosennya. Simak kisah young adult ini di platform webnovel kami sekarang.

Ringkasan Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody

Kehidupan kampus Susan, mahasiswi berusia dua puluh tahun di pinggiran Jakarta, berubah drastis akibat sebuah jebakan yang berujung pada pelecehan seksual. Peristiwa tragis ini meninggalkan luka batin mendalam bagi Susan. Di tengah perjuangan menyembuhkan trauma, ia dihadapkan pada dilema besar dalam menentukan masa depannya. Susan harus memilih satu di antara tiga pria dalam hidupnya: sahabat dekatnya, mantan kekasih, atau dosen yang temperamental untuk menjadi pendamping hidup.
Selengkapnya

Bab 1 dari Sahabat Bad Boy VS Dosen Moody

"Kamu selingkuh!!" tuduh Susan.

Gadis mahasiswi tingkat tiga itu terpancing emosi melihat sikap dingin kekasihnya yang belum lama dia kenal. Baru saja mobil terparkir di halaman, tapi dia tidak sanggup lagi menahan berhari-hari pikirannya tentang pria bule yang masih menjadi tetangga sebelah rumahnya itu. 

Eli memicingkan matanya, menggelengkan kepala tidak percaya dengan tuduhan tak beralasan. "Hah? Dapat pikiran dari mana?!" 

"Kamu mau main-main aja, kan … sama aku? Jadi ini alasannya kamu ngajak pacaran padahal kita baru kenal. Ya, kan?! Dasar bule!" tukas Susan.

"What?! Kamu pikir aku cuma main-main?" Eli melepas seatbelt-nya dengan cepat dan mencondongkan tubuhnya untuk meraih wajah gadis itu dan langsung menciumnya tanpa ampun.

Rasa gemetar bercampur dan lutut lemas, hanya itu yang bisa digambarkan oleh Susan saat ini. Sentuhan di bibirnya membekukan tubuhnya, bagai digerilya tanpa perlawanan. Wajah gadis itu memerah dengan kedua tangan yang mencengkeram kuat sisi kiri dan kanan kursinya, terhimpit tubuh pria di depannya. 

"Gimana aku bisa gerak kalau seatbelt masih terpasang begini. Duh, gimana ini!" batin gadis itu.

Eli menghentikan aksinya, dan memundurkan wajahnya yang hanya berjarak beberapa senti. Bahkan saking dekatnya, Susan bisa melihat detail bulu mata Eli yg lentik bergerak turun ke bawah saat sesekali masih memandangi bibirnya

"Selingkuh? Aku main-main?" Eli tersenyum masih memandangi lalu menyentuh pipi kekasihnya yang terasa panas. 

Susan menjawab dengan gelengan kepala, dengan mata yang masih mendelik nyaris tidak berkedip, saking terkejutnya.

"Bule, hah?" Eli menyungging senyum kecil. "Aku bukan tipe suka cium semua perempuan. Hati-hati kalau bicara …," ucap Eli santai. 

Pria itu bukan saja malas menjelaskan, ditambah kurang fasih bahasa indonesia cukup menghambat komunikasi. Apalagi sangat sulit baginya merangkai kata-kata bantahan pada gadis yang sedang emosi. 

"Ti-tidak," jawab Susan gugup. "Uggh!" Gadis itu baru mampu mendorong sekuat tenaga tubuh Eli, hingga pria itu terdorong ke dashboard mobil.

Eli mengatur napasnya sambil tertawa. "Hahaha, good girl!" Dia mencuil ujung hidung Susan. Pria itu sadar kalau kekasihnya ini kelihatan belum pengalaman atau kah dia yang terlalu mendadak mencium tanpa permisi. 

"Itu aja jawabannya?? Abis menyerang mendadak bikin dosa sama orang bukannya minta maaf!" gumam Susan dalam hati.

Kemudian memundurkan tubuhnya, duduk di posisi semula. Menyandarkan kepala dan menghela napasnya. "Anyway, maaf buat kamu kaget. Aku tau kayaknya kamu tidak suka." Eli menunduk dengan nada sesal.

Bagi Susan bukan itu alasannya dia tidak membalas, bagaimana cara mencium saja dia tidak tahu. Kecuali membalas pesan atau balas pukul. Seumur hidupnya segala alat makan dan minum saja dia tidak suka bercampur dengan orang lain.

Namun,  tidak seburuk yang dia kira, ternyata gumpalan daging lembut yang menempel di bibir tadi membuat semua aliran darahnya terasa naik ke kepala. 

"B-bukan. Aku itu ... belum pernah." Susan menunduk malu, menjawab terbata-bata.

"Kiss? Serious??" tanya Eli tidak percaya.

Bagaimana tahu rasanya dicium. Terakhir seseorang mencium tangan gadis itu saja, dia menampar sang pria hingga kini tenggelam tidak ada kabarnya. Takut atau bisa menghilang karena marah.

"A-aku ... masuk dulu!" Dengan cepat Susan membuka seatbelt, mengambil tas dan keluar dari mobil meninggalkan Eli.

Eli masih berada di dalam mobil memperhatikan sambil tertawa kecil, Susan berjalan cepat masuk ke dalam rumah.

"Unbelievable," gumam Eli.

Sementara itu, Susan kini tengah memperhatikan ponselnya--foto profil Eli, yang ingin sekali dia tanyakan. Perubahan sikap Eli dan seringnya dia memergoki mobil sang kekasih pergi larut malam, apakah Eli diam-diam sering pergi ke Club? Apakah dia pria yang suka bersenang-senang dengan dunia malam ...

****

Malam itu seperti biasa Eli mempersiapkan DJ Console miliknya untuk berangkat ke kelab malam, merasa bersalah setiap kali kakinya melangkah meninggalkan rumah tanpa memberitahu Susan. 

Eli berdiam diri sesaat sebelum menyalakan mesin mobil, tangannya berpangku di atas kemudi memegang ponsel, meyakinkan hatinya yang ingin berkata jujur. Namun, lagi-lagi Eli mengurungkan niatnya. Dia memutuskan menekan power off, menggagalkan niatnya untuk menghubungi Kekasihnya itu.

Entah kenapa perasaan Eli sangat tidak nyaman malam ini, tapi Eli mencoba mengesampingkan perasaannya demi mempertahankan pekerjaan dan karirnya saat ini.

Perjalanan malam ini terasa senyap, mungkin kota Jakarta sedang beristirahat dari keramaian.

Memasuki lahan parkir saat itu, menunjukan ID card pada beberapa penjaga untuk masuk melalui pintu samping kelab ‘C’, Eli memasuki ruangan khusus dan mempersiapkan peralatan bawaannya.

Malam ini dia tampil pukul satu dini hari. Di saat sebelumnya dia harus berkolaborasi dengan salah satu DJ lokal. Eli cukup punya nama di beberapa kelab negara asalnya, hanya saja dia bukan seorang artis dan kini dia berada di Jakarta sebagai DJ tamu yang diundang beberapa kelab besar di Jakarta ataupun luar kota.

Diiringi dentuman musik yang cukup memekakkan telinga. Eli tampil ke atas dibarengi riuhnya pengunjung yang menunggu penampilannya malam itu. Eli membawakan beberapa musik disko 80-an dan setaranya, memanjakan telinga penikmat musik usia dewasa muda ketimbang ABG usia 20-an. Dalam hal ini selera musiknya memang berbeda.

Seorang pemuda duduk diantara beberapa sahabatnya sedang menikmati minuman ber-alkohol, sedang asik sendiri dengan gelas minuman yang digenggamnya. Samar-samar dia memperjelas pandangannya dari arah sofa berjajar yang membentuk setengah lingkaran, sambil menenggak langsung minuman jernih berwarna keemasan dalam gelas yang super mini.

"Show time! Got you!" Pria itu mengarahkan telunjuk jarinya yang membentuk pistol ke arah Eli dari kejauhan.

"Kenapa, Dic?" ucap salah seorang teman pria itu.

"Hahaha, ternyata ini yang dibilang pria baik. Suka main di kelab malam rupanya. Coba sini ponselmu!" ucap Dicky, merampas ponsel yang sedang digenggam temannya.

"Buat apa??"

"Kita buat Viral, nih. Kado spesial buat cewek yang sedang tergila-gila," ucap Dicky menyeringai licik.

Dicky berjalan mendekat ke kerumunan pengunjung yang tengah menikmati musik. Dia berhasil mendekat dengan jarak yang jelas, tepat di posisi menyorot ke wajah si DJ tersebut. Eli menganggap biasa, karena seringkali orang merekam permainan musiknya. Hanya saja siapa pria yang tengah merekamnya kini, belum sempat dia sadari.

"Hello, Dwarf!" panggil Dicky dengan suara keras agar bisa mengalahkan suara dentuman musik di sana. Eli yang masih fokus nyaris mengabaikan suara itu. "Main musik yang bagus, ya. Biar nanti rekamanmu kukirim ke Susan!!" Dicky mencoba memancing situasi dengan jarak yang hanya beberapa meter.

Sontak Eli yang mendengar pria itu menyebut nama Susan, menoleh. Itu ternyata Dicky yang sedang asik merekam video aktivitas Eli saat itu. Eli menepuk rekannya memberi kode untuk melanjutkan, dan turun ke pelataran pengunjung menghampiri Dicky.

"Give me that! Don't you dare …!" Eli turun dari panggung dan menghampiri, mengancam dengan mengacungkan telunjuknya ke arah Dicky. 

"Mau? Ayo ambil, sini. Kalau sampe, ya!" ejek Dicky.

Dicky melayangkan ponsel itu tinggi-tinggi agar bisa mempermalukan lawan yang terlihat bodoh kala sulit meraihnya. Nyatanya di luar ekspektasi, Eli memutar tubuhnya lalu menendang lurus ke atas mengenai lengan Dicky hingga ponsel itu terpental jauh. 

Seketika gagal dengan aksinya, Dicky melayangkan kepalan tangannya mengenai bagian rahang dan perkelahian pun tak terelakkan. Terdengar pekikan beberapa pengunjung wanita berada tidak jauh dari situ, menyaksikan momen yang menyenangkan berubah menjadi arena baku hantam. Namun, Show must Go on. 

Sebagian orang memandangnya adalah hal lumrah terjadi di sebuah kelab malam, beberapa penjaga bertubuh kekar mendatangi lokasi dan melerai perkelahian itu. Dicky diseret keluar area kelab oleh petugas keamanan itu karena telah membuat onar. 

Eli mengusap darah di sudut bibirnya dengan handuk kecil yang dibawakan tim, sambil duduk di belakang stage. Dia meneguk air mineral botol yang digenggamnya, mengurai nyeri pukulan di rahang hingga pelipisnya.

"You okay, atau mau berhenti dulu malam ini, El?" tanya tim keamanan.

"No. Okay, i'm fine. One last Gigs," Eli menjelaskan dia masih mampu melanjutkan satu kali lagi penampilan. 

Tepat sekali yang dirasakan Eli sesaat sebelum pergi. Sejak awal pria itu merasa ada yang aneh dan mengganjal. Akan tetapi, Eli merasa sudah menggagalkan Dicky memposting dan mengirimkan rekaman dirinya yang tampil di kelab kepada Susan.

Tidak diketahui di mana keberadaan ponsel itu dan bagaimana kondisinya. 

Sayangnya jaman memang sudah berbeda, rekaman perkelahian mereka tidak serta merta lolos dari netizen yang sibuk demi eksistensi dan popularitas mereka di sosial media.

"VIRAL PERKELAHIAN DI KLUB "C" MELIBATKAN DJ PENDATANG DARI US, DJ ELI."

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dipaksa Menikah
Dipaksa Menikah
Dalam novel Dipaksa Menikah, Hana Anindya terjebak pernikahan bisnis tanpa cinta dengan Demian Dewantara akibat rencana ayahnya. Keduanya harus menghadapi konflik benci sebelum perasaan berubah. Baca romance novel ini di platform online novel untuk mengikuti drama modern yang penuh emosi.
JERAT CINTA TUAN MAFIA
JERAT CINTA TUAN MAFIA
Pasca pengkhianatan kekasihnya, Louisa terjebak dalam masalah besar hingga diselamatkan pria misterius. Namun, keputusan cerobohnya memberikan hadiah kepada sang penolong justru menyeretnya ke dalam JERAT CINTA TUAN MAFIA. Simak kelanjutan kisah mafia novel ini dalam web novel terbaru.
Mahkota Pewaris yang Dikhianati
Mahkota Pewaris yang Dikhianati
Dalam Mahkota Pewaris yang Dikhianati, Emilia bangkit melawan pengkhianatan keluarganya. Sebagai pewaris sah yang terbuang, ia mengungkap identitas aslinya sebagai dokter ternama. Nikmati modern romance novel penuh aksi ini saat ia membalas dendam dan menemukan pelindung baru dalam web novel ini.
My Iceberg
My Iceberg
Dalam My Iceberg, Ganistra Yunata terusir oleh suaminya yang kaku, Prana Guntara, saat mengandung. Empat tahun kemudian, pertemuan kembali dalam romance novel ini memaksa Ganistra menghadapi obsesi Prana yang tak ingin melepaskannya lagi. Baca kisah modern novel ini sekarang.
PELAKOR ITU AKU
PELAKOR ITU AKU
Dalam novel romance modern PELAKOR ITU AKU, Rayya terjebak pernikahan dengan pria beristri demi nafkah keluarga. Dikhianati suami saat rahasia terbongkar, ia memilih jalan hidup ekstrem. Simak kisah nyata penuh intrik ini sebagai pilihan fiction books terbaik bagi pembaca online novel.
Rahasia Tersembunyi iPad Keluarga
Rahasia Tersembunyi iPad Keluarga
Dalam Rahasia Tersembunyi iPad Keluarga, sebuah pesan iMessage mengungkap perselingkuhan suami dan pengkhianatan anak kandung. Mengusung genre romance modern dengan bumbu mystery story, sang istri kini mengumpulkan bukti melalui bantuan pengacara untuk membalas dendam dalam web novel ini.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Cinta dalam Bayang-Bayang Benci
Cinta dalam Bayang-Bayang Benci
Ella, seorang gadis bisu, memendam cinta yang mendalam untuk suaminya, Charles, selama bertahun-tahun. Sayangnya, Charles gagal membalas cinta yang sama. Frustrasi, Ella memutuskan untuk menceraikan suaminya, hanya untuk menghadapi penolakan Charles. Seperti sudah ditakdirkan, Ella mendapati bahwa dirinya hamil. Namun, Charles tanpa perasaan meninggalkannya, meninggalkannya sendirian untuk menghadapi akibat kecelakaan yang mulai menghapus ingatannya.
Gosip dan Cinta: Cara Mendapatkan Bintang Film
Gosip dan Cinta: Cara Mendapatkan Bintang Film
Cleo Marlowe, asisten casting ambisius, nekat membujuk bintang film Blake Wilder untuk bermain di filmnya. Setelah tertangkap paparazzi keluar dari rumah Blake, ia dicap memanfaatkan skandal untuk naik daun. Saat reputasinya hancur, Blake yang terkenal dingin justru muncul sebagai satu-satunya orang yang mendukungnya.
Malam yang Lembut
Malam yang Lembut
Yeni Welas adalah pembantu Steve Cani yang selalu mengurus segala keperluannya. Suatu hari, Yeni diusir oleh Steve. Saat bertemu kembali, Yeni sudah jadi sekretaris Hans Furla. Steve ingin merebut Yeni kembali, tapi tidak disangka, Yeni telah jatuh dalam godaan Hans dan jadi wanitanya.
Istri Bengal
Istri Bengal
Pewaris Bengal, Yuki Ford, menikahi keluarga Moore untuk membalikkan rencana licik mereka—tapi ia mendapati Jason Moore pura-pura sakit untuk menghindarinya. Saat aksi balasannya justru menjebak Jason, pertarungan mereka semakin panas... dan satu ciuman bisa merusak segalanya.
Terlahir Kembali: Menemukan Hatinya
Terlahir Kembali: Menemukan Hatinya
Pada hari Raegan menghembuskan nafas terakhirnya, Nate mengikat janji suci. Nate, putra sopir keluarga Fuller, telah menjadi objek belas kasihan Raegan karena latar belakangnya yang miskin. Dia telah mengikutsertakan Nate dalam perjalanan Maybach sehari-hari ke sekolah, membayar kebutuhannya dengan kartunya sendiri, menghadiahkan kemewahan kelas atas, dan bahkan memberikan perusahaan yang ditinggalkan ayahnya. Sementara dia menikmati kekayaan yang diberikannya dan menjalin hubungan romantis dengan orang lain, menyayangi pacarnya seperti ratu, dia memperlakukan Raegan hanya sebagai pelayan... Ketika Raegan, yang terserang penyakit parah, meminta untuk meminjam sejumlah uang darinya untuk pengobatan, dia menjawab tanpa ampun, "Bertahun-tahun aku terjerat denganmu telah menjadi mimpi burukku! Raegan, cepatlah mati." Dia benar-benar mati! Dan hanya pada saat kematiannya, dia baru mengetahui bahwa putra mahkota ibu kota, yang pernah dia tolak, telah menunggunya selama ini ...
Aku Merental Suami Miliarder untuk Natal
Aku Merental Suami Miliarder untuk Natal
Tujuh tahun yang lalu, mereka menghabiskan satu malam bersama. Sekarang, mereka menikah pura-pura—dengan seorang anak yang pria itu tidak tahu ketahui adalah anaknya.