Logo
Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain
Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain

Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain

37 Bab
Tamat
Dalam Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain, Alfina sang mantan Raja harus memulai petualangan baru di dunia fantasi tanpa ingatan masa lalunya. Setelah gugur melawan Demon Lord, ia kini berjuang bertahan hidup. Baca web novel genre fantasy novel dan action ini untuk mengikuti misinya.

Ringkasan Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain

Alfina, sang Raja perkasa dari Benua Danirmala, terlahir kembali untuk kedua kalinya di dimensi berbeda. Demi melindungi Ratu serta rakyatnya dari ancaman Demon Lord terkuat, Al terpaksa mengorbankan nyawa sekaligus seluruh memorinya. Kini, ia harus memulai petualangan baru dengan kondisi ingatan yang terbatas, hanya sampai masa sekolah menengah saja. Akankah Al mampu bertahan di dunia ini? Simak kisah perjuangan epik Al dalam menghadapi takdir barunya.
Selengkapnya

Bab 1 dari Reinkarnasi Ke-dua di Dunia Lain

"Aaaaa gila! Dari kemarin mimpi cewek kembar 4 mulu dan sekarang mimpi jatuh dari langit?"

Aku berada di atas lautan yang luas dan sangat jauh dari pulau. Ada pulau yang terlihat, namun sangat jauh sekali karena hanya telihat sangat kecil padahal posisiku dari ketinggian. Hanya terlihat lautan biru yang sangat luas dan tidak ada satu kapal pun yang terlihat.

"Woi! Kenapa realistis sekali? Angin ini, lalu aroma lautnya begitu terasa. Bagaimana bisa? Mati aku! Ini jauh sekali dari daratan!" Aku panik sekali karena jatuh dari tempat yang tinggi dan dengan cepat meluncur ke bawah. Agar tidak terjadi cidera saat terjun di air, aku meringkuk dengan memegang kakiku dan aku arahkan kaki duluan yang di bawah.

Cedlung brussh

Aku masuk ke dalam laut, sangat jauh sekali hingga tekanan air terasa cukup keras di tubuhku. Air laut yang dingin, terasa sangat asin di lidahku dan begitu perih saat aku membuka mata. Air laut yang berada di bawahku begitu luas dan sangat gelap, saat aku lihat ke atas, ternyata hanya sedikit cahaya yang tembus sampai sini. Aku segera berenang menuju permukaan, namun tidak bisa menggapai permukaan kembali, padahal aku yang bisa berenang dengan lancar. Tubuhku lemas, kepalaku pusing, dadaku sesak dan perlahan pucat karena kehabisan oksigen. Tidak lama kemudian, tubuhku dengan sendirinya berusaha menghirup udara, namun yang masuk ke dalam tubuhku hanyalah air. Karena hal itu, alhasil kesadaranku mulai menghilang.

....

"Woi bangun bangun!" teriak seseorang dengan suara cewek sambil menyenggol lenganku. Saat aku bangun, terlihatlah seorang gadis berusia 17 an tahun yang berdiri di sampingku sambil menyilangkan lengannya. Kepalaku terasa pusing, hidungku bagian dalam terasa sakit karena kemasukan air.

"Woyy! Hallo?" Dia menyadarkanku yang sedang terpana dengan parasnya yang begitu cantik.

Cinta pada pandangan pertama? Hahaha gila diriku ini.

"Ehhhh aku masih hidup!?" Aku teringat momen terakhir kali saat aku tenggelam.

"Selamat datang di surga, tuan!" Gadis itu sedikit menunduk sambil memperbaiki rambutnya yang menjuntai ke bawah. Wajahnya yang tirus, matanya hijau cerah dihiasi bulu mata yang lentik, bibirnya tipis yang berwarna merah muda alami.

"Permisi, neraka di sebelah mana ya? Kelihatannya saya salah masuk," ucapku menanggapi candaannya.

"Ngomong-ngomong, bisa kau tutupi itu dulu?" Dia berdiri kembali lalu menunjuk ke arah selangkanganku.

"Ehh, kemana pakaianku?" Aku melihat tubuhku yang benar-benar telanjang bulat, dengan panik aku tutupi kemaluanku dengan kedua tanganku. Aku baru ingat, bahwa sudah telanjang saat terjun dari langit tadi.

"Lah, itu kan pakaianmu, kenapa tanya kepadaku?" Segera dia balik badan.

"Lia!?" ucapku kaget saat melihat papan status yang ada di atas kepalanya. Aku juga baru menyadari, tulisan dan bahasa yang kami gunakan untuk berbicara tadi bukanlah bahasa dari dunia asalku.

Nama: Lia

Ras : Manusia

Umur : 16 tahun

Jumlah sihir : 126

Kekuatan : 879

Kecepatan : 1,2ms

"Bagaimana bisa kau tau namaku?" Dia berbalik badan dengan kagetnya.

"Aku pun bingung, kenapa bisa muncul tulisan nama, ras, umur, hahh jumlah sihir?" Sambil aku tunjuk tulisan yang ada di atasnya. Tentu itu membuatku kaget, malahan aku sempat berfikir ulang, apa benar ini berada di surga?

"Mmm, sihir apa yang kau gunakan? Setahuku, sihir penafsiran tidak dapat menjelaskan nama seseorang." Lia mikir keras karena setahu dia tidak ada sihir seperti ini.

"Mana aku tahu, muncul begitu saja!" Aku jawab dengan nada agak tinggi karena merasa aneh. Apa kemungkinan aku reinkarnasi di dunia sihir? Lalu penyebabnya apa? Apa aku sudah mati? Walau ada ingatan kehidupanku, namun ingatan terakhir kali masih buram.

"Ngomong-ngomong, ini di mana?" Aku lihat-lihat sekitar, pantai pasir putih yang cukup luas, tapi tidak aku lihat adanya sampah plastik sedikitpun.

"Desa nelayan bagian paling ujung dari kerajaan Lamris, lalu dari mana asalmu?" Lia berjongkok di depanku, sepertinya dia sudah merasa pegal berdiri.

"Aku tidak tahu, tidak ada ingatanku," ucapku ngeles, mana mungkin aku beritahu dari dunia lain kan?

"Hmm kalau begitu, untuk saat ini sebaiknya ikut saja ke rumahku." Dia berdiri lagi sambil mengulurkan tangan untuk membantuku berdiri, namun tidak aku raih. Mana mungkin kan aku raih, kedua tanganku digunakan untuk menutupi badanku.

"Lalu pakaianku?" tanyaku bingung, aku hanya telanjang bulat dengan kedua tangan menutupi selangkanganku.

"Cari apalah buat menutupinya, lagi pula itumu juga kecil, jadi tidak sulit menutupinya." Menunjuk ke arah selangkanganku lagi sambil tertawa kecil.

"Ini efek kedinginan, coba saja kalau sudah normal, kamu pasti akan tercengang!" Aku segera berdiri sendiri, aku panik karena Lia sudah mulai berjalan menjauh.

"Iya iya, buruan ikut aku!" Dia berhenti dan menengok sebentar.

Aku tengok kanan kiri, untung saja ada pohon pisang dan langsung aku ambil daunnya untuk menutupiku.

"Kasihan sekali kau pohon, maaf ya aku ambil daunmu," pohon yang masih lumayan kecil dan sendirian di pasir pantai. Mungkin pohon ini memang ditakdirkan untukku, terima kasih banyak pohon.

"Tunggu aku!" teriakku panik, segera aku lilitkan melingkar seperti rok di perutku sampai menutupi bagian bawah tubuhku. Karena daunnya cukup kecil, jadi hanya bisa menutupi bagian di atas lutut. Setelah selesai melilitkan daun di tubuhku, aku segera berlari mengejar Lia.

....

Tidak jauh dari pantai, ada desa nelayan yang cukup kecil. Bangunan rumah di sini seperti rumah panggung yang di bagian bawahnya digunakan untuk barang-barang menangkap ikan. Walau hanya ada belasan warga, namun aku sangat malu karena mereka melihat ke arahku semua. Setiap kali aku melangkahkan kakiku, benda itu berayun menyentuh pahaku. Rasanya begitu tidak nyaman, ada sesuatu yang menggantung bebas.

"Ada apa dengan orang gila itu?" mungkin begitu pikir mereka.

"Buruann di mana rumahmu?" Aku menarik lengan baju milik Lia, seperti anak kecil meminta jajan kepada orang tuanya.

"Sabar, itu ada di sana." Lia menunjuk sebuah rumah yang cukup kecil, terbuat dari kayu dan beratapkan seng. Ada nenek-nenek di depan rumah itu dengan ekspresi kaget melihatku, tentu saja karena aku bugil.

"Lia siapa dia?" Nenek itu tergesa-gesa menghampiri kami, dia menatapku dari ujung kepala hingga ujung kaki.

"Aku tadi menemukannya terdampar di pinggiran pantai. Oh iya, siapa namamu?" Lia dengan santainya berjalan menuju rumahnya.

"Namaku Al," dengan perasaan malu, canggung harus bagaimana.

"Ayo masuk, lalu basuhlah tubuhmu dulu. Saya carikan pakaian untukmu, Lia antar tuan Al ke kamar mandi." Nenek itu mendorongku untuk segera masuk ke rumahnya.

"Siall, rumah panggung dan aku harus menaiki tangga itu dengan keadaan seperti ini?" batinku.

Dengan hati-hati aku menaiki tangga, semoga saja tidak ada orang yang melihat pusaka milikku. Rumah dengan 2 kamar, ruang tamu dan dapur di bagian belakang. Dari pintu depan, langsung ada lorong sampai ke belakang rumah yang menuju ke dapur dan kamar mandi.

"Kemarilah! Buruan mandi, baumu seperti ikan." Lia tunjukkan kamar mandi yang berada di belakang rumah.

"Uhh bener juga," aku baru menyadarinya karena dari tadi hanya perasaan bingung dan malu saja.

....

Selesainya mandi, nenek itu sudah membawakan handuk dan pakaian yang cukup besar untukku.

"Ini pakailah, mungkin sedikit kebesaran." Nenek meletakkan pakaian di depan pintu kamar mandi lalu segera pergi.

"Terima kasih banyak." Segera aku ambil pakaiannya saat nenek sudah pergi.

Sedikit kebesaran? Ini besar banget, aku jadi seperti jamet. Ahh biarlah, daripada bugil, lagian udara di sini panas.

....

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Pemalas Penantang Dewi
Pemalas Penantang Dewi
Dalam fantasy novel Pemalas Penantang Dewi, Ken dibuang oleh Dewi Aria ke sarang monster. Mengandalkan kecerdasan untuk bertahan hidup, Ken kini terjebak di tengah perang besar antara manusia dan iblis. Temukan kelanjutan adventure story penuh aksi ini di web novel terbaru kami.
Penguasa Dewa Naga
Penguasa Dewa Naga
Dalam Penguasa Dewa Naga, Akara bertekad menjadi master aura terkuat meski dianggap gagal. Tanpa bakat, ia menantang takdir dan para jenius lewat kerja keras. Petualangan fantasy novel ini mengungkap identitas aslinya yang ditakuti dewa dalam adventure story penuh aksi dan strategi.
Perjalanan Melawan Dunia
Perjalanan Melawan Dunia
Dalam fantasy novel Perjalanan Melawan Dunia, Shua Xie terbangun sebagai Putri Langit demi membalas dendam. Berbekal kecerdasan, ia menghadapi musuh dan pengkhianatan dalam adventure story ini. Baca web novel seru ini untuk melihat aksi Shua Xie merebut kembali takdirnya dengan kekuatan sendiri.
Terjerat Birahi Direktur Dingin
Terjerat Birahi Direktur Dingin
Dalam Terjerat Birahi Direktur Dingin, Raisa terbangun di tubuh baru untuk balas dendam. Namun, jebakan gairah direktur Zefan mengubah segalanya. Baca romance novel ini di web novel favoritmu, sebuah modern novel penuh fantasi tentang takdir dan pilihan sulit antara ambisi atau godaan.
The Blue Eyes
The Blue Eyes
Dalam novel The Blue Eyes, Ferdianto terjebak misteri maut setelah bertemu hantu noni Belanda di sebuah vila angker. Horror novel ini mengikuti perjuangannya bertahan hidup dari ancaman supranatural. Simak kisah lengkapnya di web novel ini untuk mengungkap rahasia kelam di balik teror tersebut.
The Sultan Warear
The Sultan Warear
Dalam The Sultan Warear, sebuah fantasy novel penuh aksi, para utusan menjalankan misi di tengah keputusaan dan tragedi. Gunakan cinta dan kekuatan untuk menyatukan pejuang yang kalah dalam adventure story ini. Baca fiksi seru ini di platform web novel pilihan Anda.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Permata Cinta di Era 80-an
Permata Cinta di Era 80-an
Dikhianati tunangan yang ia biayai kuliahnya, Sherly Dinara kehilangan semua harapannya. Di saat hatinya terluka, ia justru menyelamatkan seorang pria berkuasa, Jonathan Suradi. Di luar, ia penguasa yang tak tersentuh. Di rumah, ia hanya milik Sherly.
Bisikan Sang Bayi
Bisikan Sang Bayi
Fiona adalah gadis desa yang sederhana. Saat magang di hotel, ia bertemu dengan Evan, pemuda kaya yang terpengaruh obat perangsang. Mereka menghabiskan malam bersama, dan Fiona hamil. Meski awalnya terdesak sahabatnya Vivi untuk aborsi, Fiona mendengar suara bayinya dan memutuskan mengubah takdir. Ia bertekad memberi kehidupan yang layak bagi anaknya, berubah menjadi wanita kaya dan cantik, serta hidup bahagia bersama suami dan anaknya.
Si Kembar CEO Jadi Mak Comblang
Si Kembar CEO Jadi Mak Comblang
Punya suami penyayang dan anak tiri menggemaskan, pernikahan kilat Cassandra tampak terlalu sempurna. Namun, akankah masa lalunya yang kelam menghantuinya kembali? Lalu, kenapa anak-anak itu terasa begitu familier?
Bidak Cinta Sang Kaisar
Bidak Cinta Sang Kaisar
Setelah ibunya meninggal, Elissa yang kesepian dan rapuh memilih Nicholas, seorang pria tampan, sebagai pengawal pribadinya. Tanpa disangka, dia justru jatuh cinta pada pria itu. Sayangnya, cintanya ditolak dan dihindari, hingga suatu hari kebenaran pahit terungkap. Ternyata Nicholas adalah seorang Kaisar yang sengaja mendekatinya untuk kakak tirinya, Allison. Saat bahaya datang, Nicholas melindungi Allison dan dengan dingin memerintahkan Elissa menggantikan kakaknya dalam sebuah pernikahan politik. Merasa dikhianati dan ditinggalkan, hati Elissa hancur berkeping-keping, dia pun bertekad mengubur dalam-dalam semua perasaannya untuk Nicholas...
Musuh Kakakku Mencintaiku
Musuh Kakakku Mencintaiku
Anisa Cahya pindah ke kota besar untuk sekolah, membawa pesan kakaknya, Rian, agar waspada pada pria tampan dan kaya—terutama Raka Satria, musuhnya. Anisa pun bertekad menjauhi Raka. Namun, di tengah godaan Raka, ia mulai goyah, sementara Raka justru penasaran karena Anisa berbeda dari gadis lain.
Pulang, Putri Diganti
Pulang, Putri Diganti
Setelah sepuluh tahun berperang, Dedi Susilo kembali. Putra Mahkota dan para pejabat menyambutnya di luar kota. Dia melihat empat anak angkatnya mengelilingi seorang penipu, yang dikiranya adalah putrinya. Putri kandungnya justru telah dijual oleh anak-anak angkatnya ke rumah pelacuran. Dedi menyelamatkan putrinya, lalu menghukum si penipu dengan amarah. Namun, Putra Mahkota membela si penipu dan bahkan memberontak untuk merebut takhta. Dedi dan Kaisar memadamkan pemberontakan itu, dan akhirnya menuntut keadilan untuk putrinya.