Logo
Pemuas Para Tetangga
Pemuas Para Tetangga

Pemuas Para Tetangga

79 Bab
Tamat
Dalam novel Pemuas Para Tetangga, dinamika kehidupan modern di sebuah lingkungan perumahan diuji oleh rahasia dan loyalitas. Temukan bagaimana setiap karakter menghadapi pilihan sulit dalam romance novel ini. Baca selengkapnya di webnovel yang penuh intrik dan hubungan kompleks.
Bab 1 dari Pemuas Para Tetangga

Setelah istriku melahirkan, sebulan yang lalu, otomatis aku tidak bisa melakukan hubungan badan dengannya, dan aku pun berpikir itu memang sebuah kewajaran, semua orang pun mengalaminya.

Aku termasuk lelaki yang sedikit hypersex pun tetap menyadarinya hingga onani menjadi satu-satunya jalan terbaik untuk melampiaskan hasrat seksualku yang rada ugal-ugalan.

Semua berjalan baik-baik saja, sampai aku berkenalan dengan tetangga agak jauh, ia seorang ibu rumah tangga muda berusia sama dengan istriku. Dia sudah menikah selama tiga tahun, namum belum dikarunia anak. Namanya Irda, orangnya cantik, berkulit putih dengan ukuran badan yang ideal sesuai dengan tingginya.

Dari pertemuan pertama sampai pertemuan yang keempat, semuanya masih berjalan dalam batas-batas yang wajar, hanya sekali-kali aku memberanikan diri untuk membuka topik pembicaraan yang mengarah kepada hal-hal yang berbau seks. Terlebih lagi Irda juga sudah tahu kalau saat itu aku sedang dalam masa puasa bersetubuh dengan istriku.

Pada pertemuan berikutnya, aku iseng mengundang Irda makan siang di tempat yang santai dan hanya kami berdua.

"Kenapa harus di tempat khusus, Mas?" tanya Irda penasaran tapi terkesan senang.

"Hanya untuk keamanan masing-masing pihak mengingat status, agar tidak membawa masalah pada urusan rumah-tangga masing-masing," jawabku, dan akhirnya kami sepakat check-in di sebuah motel yang lux dengan fasilitas whirpool dalam kamar.

Habis menyantap makan siang, kami berdua bercerita ke sana-kemari dengan iringan sentuhan-sentuhan kecil yang sengaja aku lakukan, dan ternyata Irda kelihatan merasa tidak keberatan dengan apa yang aku lakukan. Kemudian aku mulai membelai tengkuknya dan menyentuh bagian belakang daun telinganya dengan sentuhan-sentuhan yang lembut.

Irda menikmatinya dengan memejamkan mata dan terdengar lirihan kecil dari bibirnya. Kupalingkan wajah Irda menghadap mukaku, dagunya kuangkat sedikit sehingga bibirnya tepat berhadapan dengan bibirku, dengan lembut kukecup bibirnya, sekejap Irda tersentak kaget, tapi aku terus mengulum bibirnya dan mulai memainkan lidahku.

Desah napas Irda mulai meninggi, dan dia mulai membalas ciumanku. Cukup lama kami menikmati adegan ciuman ini, desah napas Irda semakin tidak teratur ketika tanganku mulai membuka kancing bajunya satu-per satu dan meraba payudaranya dengan sentuhan halus pada pangkal bukitnya. Irda mulai menggelinjang, napasnya berat tak beraturan, tanganku semakin menggila meremas dan memilin puting payudaranya.

Terlepas sudah baju atas Irda, dan dengan mudah aku tanggalkan behanya. Sepasang bukit indah dengan puting yang berdiri tegak tampak di hadapanku, tak kuasa aku untuk tidak menjilat dan mengisapnya. Terlebih sudah hampir dua bulan tak mendapatkan dari Riri, istriku.

Oh, ternyata payudara Irda adalah salah satu bagian daerah sensitifnya. Penisku tegang sekali, tetapi aku berusaha untuk tetap memegang kendali permainan ini. Rok mini Irda telah aku tanggalkan, hanya tinggal celana dalam warna pink yang tersisa di tubuhnya. Tanganku mulai menyelinap ke balik celana dalam Irda, dan ternyata vaginanya telah membasah, dengan pasti tanganku yang sudah terlatih memainkan clitnya, kupilin-pilin dan kugosok-gosok dengan ujung jariku.

Irda meronta liar, dan erangan luapan rasa nikmatnya keluar tanpa sadarnya dengan keras sekali, namun seketika itu juga dia mencoba menahannya dengan menutupkan bantal di mukanya. Dari pengalamanku bercinta dengan wanita saat belum menikah dengan istriku, aku mengetahui bahwa Irda adalah jenis wanita yang suka dengan lepas bebas mengeluarkan rasa nikmatnya sewaktu melakukan hubungan seks.

"Irda, jangan kamu tutupi mukamu dengan bantal, Mas Adit tahu bahwa kamu menyukai hal ini, keluarkan rasa nikmatmu dengan bebas dan lepas," kataku.

"Aku malu, malu sekali, Mas," jawabnya.

Aku tidak memberikan komentar, malah dengan agresifnya kujilat puting payudaranya dan aku melihat Irda menahan rasa gairahnya dengan mencengkram keras alas tempat tidur. Kutelusuri ketelanjangannya dengan lidahku, mulai dari bagian payudara dan berhenti pada pangkal vaginanya.

Irda meronta dan berusaha untuk tidak mengeluarkan erangan kenikmatannya dengan cara mengelinjang dan menggoyangkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Tapi meskipun tidak sekeras yang pertama, pada akhirnya Irda mengerang juga.

"Oooh its so nice, Mas Adit."

Posisi bibirku masih berada di sekitar pangkal vaginanya, aku mainkan lidahku menjilati pangkal vagina Irda, menurun mendekati clitorisnya, dan akhirnya aku jilat dan kuhisap dengan buasnya clit Irda tanpa henti.

"Oh, Mas Adit, please fuck me....!" Irda memohon, tetapi aku tetap saja melanjutkan mempermainkan clitoris Irda dengan ujung lidahku.

Dengan kematangan pengalamanku mencumbu wanita, meskipun penisku sudah begitu tegang, aku masih tetap berusaha untuk menguasai diriku agar tidak cepat-cepat terangsang untuk dengan segera menyetubuhi Irda.

Aku ingin agar Irda benar-benar merasakan bahwa bermain cinta dengan lelaki yang jauh lebih berpengalaman akan memberikan kenikmatan yang lebih, khususnya kalau dia membandingkan kemahiranku di dalam soal seks dengan suaminya yang umurnya tiga puluh tahun lebih tua dariku. Menurut ceritanya Irda menikahi seorang duda yang sudah agak tua karena perjodohan.

"Mas Adit..., cepat masukin aku sudah tidak kuat lagi," Irda merintih lagi. Pada kali ini aku dengan sigap memasukkan penisku ke dalam vaginanya.

"Ohh..." Irda melepaskan rintihan rasa nikmatnya ketika penisku mulai memasuki vaginanya. Aku mulai menggoyangnya, dan aku lihat Irda terus merintih kecil sambil memejamkan matanya merasakan kenikmatan yang aku berikan.

Berbagai macam gaya telah aku berikan untuk memuaskan Irda, tetapi dia belum juga mencapai orgasme, sehingga aku merasakan bahwa Irda mulai merasa keletihan demikian pula diriku, sehingga aku mengajaknya untuk beristriahat sebentar.

Pada kesempatan istriahat tersebut aku bertanya, "Ir, kamu kok sedemikian lama masih juga belum orgasme, apakah Mas Adit tidak memuaskan kamu?"

"Mas Adit, kamu hebat sekali," jawab Irda.

"Tetapi, pada kenyataannya kamu belum orgasme, please jangan basa-basi Ir. Ada apa yang salah?" tanyaku penasaran.

Sejenak Irda diam saja.

"What's wrong Irda, please tell me!" pintaku lagi.

"Mas Adit, aku juga tidak tahu mengapa setiap kali making love dengan suamiku, aku belum pernah sekalipun mencapai orgasme, padahal dia cukup telaten merangsangku. Yang aku sering lakukan hanyalah melakukan pura-pura orgasme untuk memuaskan suamiku itu," tuturnya.

"Apakah suami kamu termasuk laki yang cepat 'keluar?'" tanyaku mengingat usia suaminya sudah tua.

"Walau sudah tua dia masih sangat perkasa. Kalau dibandingkan Mas Adit, dia kalah lama, tapi 10-15 menit dia masih bisa bertahan," katanya.

Kalau melihat begitu liarnya Irda di tempat tidur aku rasa waktu fucking 10-15 menit akan cukup membuat Irda orgasme beberapa kali, tapi pada kenyataannya Irda malah belum pernah orgasme sekalipun selama dia making love dengan suaminya dan suaminya itu masih sangat perkasa.

Aku pikir musti ada yang salah pada diri Irda, atau dia menyembunyikan sesuatu yang sangat mempengaruhi pikirannya sehingga setiap kali making love dengan suaminya pikiran itu mengganggunya.

"Ir, Mas Adit mau Irda menjawab dengan jujur pertanyaan Mas ini. Apakah Irda sewaktu married masih dalam keadaan virgin atau tidak?" tanyaku.

Sejenak dia hanya terdiam.

"Oke Mas, aku mau cerita tapi ini sangat rahasia," katanya.

"Oke, percayalah aku bisa jaga rahasia, carry on I'm listening," kataku.

"Sewaktu married memang aku sudah tidak virgin lagi, dan itu aku ceritakan sama calon suamiku sekitar tiga bulan sebelum married. Dia tetap mau menikahiku, karena dia mengatakan bahwa mencintaiku secara keseluruhan, bukan hanya virginitas saja."

"Oke," responku.

"Saat itu aku sangat bahagia. Walau dia sudah tua tapi sangat baik dan tahu bahwa aku bukan perawan lagi, tetap selama pacaran dia hanya melakukan seks sebatas peting and necking saja samaku, tidak lebih. Dia berkata bahwa dia belum pernah sekalipun making love diluar nikah dan hanya mau melakukannya kalau sudah sah."

"Good man!" timpalku.

"Aku benar-benar merasa tersanjung dan makin mencintai dia. Tapi setelah kami menikah, seperti yang aku katakan, setiap kali making love tidak pernah bisa orgasme. Hanya sampai pada tingkat gairah dan rangsangan yang luar biasa saja, setiap kali rasanya mau orgasme ada sesuatu yang menekan dan menggangu pikiranku," tuturnya.

"Ir, Mas Adit sekarang ingin dengar cerita Irda sewaktu pertama kehilangan keperawanan itu," kataku.

"Aku diperawanin pada waktu berumur 17 tahun kelas 2 SMA. Ketika itu aku punya pacar berumur 22 tahun, anak ekonomi di sebuah perguruan tinggi swasta. Kejadiannya sewaktu aku telah selesai berenang di rumahnya, aku berganti pakaian di kamarnya dan setelah itu aku diajak nonton film porno."

"Oh ya?"

"Iya, aku suka filmnya dan tanpa terasa sangat terangsang dengan setiap adegan yang dilihat dalam film tersebut. Mas Dodi pacarku, kelihatannya sudah agak biasa dengan film-film seperti itu, sehingga dia kerjanya hanya godain aku sambil ketawa-ketawa." Dan akhirnya Irda menceritakan dengan lengakap apa yang terjadi setelah itu.

Setelah selesai menceritakan bagaimana dia diperawanin oleh pacarnya dengan sangat mantap dan menyenangkan, Irda terdiam sambil memejamkan matanya. Aku sendiri sengaja mendiamkannya untuk beberapa saat. Dari kaca yang terpasang di atas tempat tidur aku lihat, dalam keadaan masih telanjang, begitu putih dan indah bentuk tubuh Irda dengan bentuk payudara yang masih kencang.

Tanpa sadar aku membayangkan diriku sendiri yang menjadi Dodi, kekasih Irda dan terbayang di dalam benakku bagaimana seru dan nikmatnya bersenggama dengan seorang gadis perawan yang masih berumur 17 tahun. Lamunan tersebut membuat penisku mulai bangkit kembali dan tanganku tanpa dapat ditahan lagi sudah mendarat di payudara Irda.

Dari cerita Irda tersebut aku dapat menangkap bahwa pengalaman pertamanya dalam making love dapat membuat Irda mencapai orgasme berganda alias multiple orgasm, meskipun pada awalnya khawatir, dan ini wajar bagi seorang gadis perawan, memiliki rasa was-was dan takut di dalam melakukannya.

Dan aku sangat yakin jika Irda sangat terkesan dengan Dodi karena permainannya yang liar dan bebas berekspresi, termasuk biasa mengeluarkan kata-kata vulgar nan kotor. Sementara suaminya justru memperlakukan Irda laksana putri keraton yang lemah lembut saat sedang bercinta. Rupanya Irda tak bisa lepas dari bayangan Dodi yang brutal dan liar saat sedang bercinta.

Dengan keyakinanku itu tanpa sadar secara agak kasar aku mulai remas-remas payudaranya, dan Irda membuka matanya sambil tersenyum manis sekali dan sangat menggairahkan. Aku jilat putingnya, mulai dari yang sebelah kiri sampai yang kanan, dan mulai dari pangkal sampai ke bukitnya. Berulang kali aku lakukan itu, sampai terdengar keluhan rasa nikmat keluar dari mulut Irda.

Aku telusuri tubuh putih telanjang ini mulai dari leher sampai pada bibir vaginanya. Irda mulai meronta kembali. Kakinya dia angkat sendiri membentuk huruf V, sehingga tonjolan clitorisnya sangat jelas menantang untuk dihisap. Aku mengerti keinginannya, lidahku mulai menari-nari menggelutinya. Irda mengerang sambil berkata

"Mass... aku suka sekali dijilati itilku aaaah."

Ya, benar dugaanku Irda suka berbicara bebas saat terangsang birahinya.

^*^

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku bukan wanita penggoda
Aku bukan wanita penggoda
Dalam Aku bukan wanita penggoda, Anindya terjebak dilema saat Yeja, teman masa kecilnya, salah mengira saudara kembarnya sebagai dirinya. Romance novel ini mengisahkan pilihan sulit antara kejujuran atau pengkhianatan keluarga dalam modern novel yang penuh konflik takdir.
Cinta Berbalas Dusta
Cinta Berbalas Dusta
Dalam novel modern Cinta Berbalas Dusta, Angel Mudryy, model muda di Paris, harus menghadapi persaingan sengit dan intrik dua pria yang mengejarnya. Sebagai tulang punggung keluarga, ia terjebak pilihan sulit. Baca romance novel ini di platform online novel untuk mengikuti kisahnya.
CINTA DI ANTARA TASBIH DAN ROSARIO
CINTA DI ANTARA TASBIH DAN ROSARIO
Dalam CINTA DI ANTARA TASBIH DAN ROSARIO, dua insan terjebak pilihan sulit akibat perbedaan keyakinan. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mereka menghadapi garis takdir yang memisahkan. Temukan kisah mereka di webnovel modern novel yang penuh dilema dan air mata ini.
Cintaku Tersesat di CEO Gila
Cintaku Tersesat di CEO Gila
Ziana terjebak dalam obsesi Andreas Johnson, seorang miliarder posesif, dalam novel Cintaku Tersesat di CEO Gila. Menghadapi gairah dan kendali sang pria, ia harus memilih antara lari atau menyerah pada hasratnya. Baca billionaire romance novels seru ini di platform web novel favorit Anda.
Gadis Tanpa Ayah
Gadis Tanpa Ayah
Dalam romance novel Gadis Tanpa Ayah, Suci menghadapi krisis identitas setelah mengungkap rahasia kelahirannya. Kini, ia harus memilih antara menghadapi masa lalu kelam atau menerima lamaran kekasih polisinya. Baca kisah modern novel ini untuk melihat perjuangannya dalam web novel ini.
Karma Untuk Istri Durhaka
Karma Untuk Istri Durhaka
Dalam novel romantis modern Karma Untuk Istri Durhaka, Edwin dikhianati oleh istrinya, Melissa, yang pulang membawa kehamilan dari klien utama demi sebuah proyek. Edwin harus memilih antara mempertahankan bisnisnya atau harga dirinya saat diminta bercerai. Baca novel online seru ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

[Versi Dub] Master Penipu: Keahlian di Meja Judi
[Versi Dub] Master Penipu: Keahlian di Meja Judi
Aku adalah master penipu. Penipu andal di meja judi. Tapi aku mau gunakan pengalamanku untuk memberitahumu sebuah kebenaran yang paling sederhana: Jauhi perjudian, karena dari sepuluh perjudian, sembilannya adalah penipuan.
[Versi suara dubbing] Gerakan Diam
[Versi suara dubbing] Gerakan Diam
Seorang mahasiswa hukum jenius mengakui telah menipu, jatuh ke dalam keputusasaan. Menolak untuk menjelaskan, kebenaran akan menulis ulang nasib semua orang...
Si Miskin yang Kini Dimanja Sang Bos
Si Miskin yang Kini Dimanja Sang Bos
Vivi menyelamatkan CEO kaya, tapi justru hamil dan kakinya patah. Setelah melahirkan prematur, ia berjuang sendirian membesarkan anaknya—tanpa tahu, pria itu sedang mencarinya untuk memberikan seluruh cinta.
Aku Jatuh Cinta dengan Pembantu Cantik
Aku Jatuh Cinta dengan Pembantu Cantik
Sang pengurus bercita-cita untuk hidup di kota besar, sedangkan cara dia untuk ke sana harus menikah dengan seorang profesor. Namun, dia segera menemukan bahwa semuanya adalah bagian dari konspirasi yang lebih besar!
Legenda Keluarga Japhar
Legenda Keluarga Japhar
Yuri Japhar, seorang dewa yang sedang melewati cobaan kenaikan derajat, tiba-tiba bereinkarnasi menjadi Yeri Japhar, cicit keenam Keluarga Japhar yang meninggal muda di usia delapan belas. Kembali ke Keluarga Japhar, Yuri melihat keluarga semakin melemah, keturunan tak berguna, dan Pak Tua yang sudah tua serta diracun, tak bisa mengurus urusan keluarga. Dia memutuskan tetap tinggal di dunia fana, membangkitkan kembali keluarga.
Raja Tanpa Mahkota (Sulih Suara)
Raja Tanpa Mahkota (Sulih Suara)
Tiga tahun lalu, Arjun dijebak masuk penjara demi melindungi pacarnya. Setelah masa tahanannya berakhir, dia mengambil alih Grup Arjuna dan menjadi bos di balik layar. Dia bertekad untuk mengungkap kebenaran di balik alasan dia dipenjara dan menghancurkan siapa pun yang meremehkannya. Di mata orang banyak, dia hanya orang biasa. Tapi, dia mengandalkan ilmu yang dipelajarinya di penjara untuk mematahkan musuh dan menyeret para penjahat ke hadapan hukum.