Logo
PELUKAN UNTUK LANIA
PELUKAN UNTUK LANIA

PELUKAN UNTUK LANIA

75 Bab
Tamat
Dalam novel romance PELUKAN UNTUK LANIA, Amara berjuang membahagiakan keluarga saat ayah kandung kembali muncul. Di tengah luka, ia jatuh hati pada Angkasa, namun justru terjebak sebagai orang ketiga. Baca web novel modern ini untuk mengikuti dilema Amara dalam mencari kebahagiaan.
Bab 1 dari PELUKAN UNTUK LANIA

"Pak, apakah perlu saya bawakan kopernya?" tawar pria yang berumur sekitar 45 tahunan. Dengan tergesa ia mengambil tas besar yang masih ditarik Angkasa saat melewati ramainya pengunjung bandara.

Berhari-hari menghadiri rapat bisnis di kota Malang membuat Angkasa ingin segera merebahkan badan di kasur kesayangannya. Apalagi pesawat yang tertunda hampir tiga jam karena hujan yang mengguyur membuat ia benar-benar lelah.

"Terima kasih, Pak Iwan." Ia menyodorkan koper hitamnya pada sopir perusahaan yang ditugaskan menjemputnya di Bandara.

"Pak Angkasa ingin makan atau singgah dulu?" tanya Pak Iwan saat sudah berada di belakang kemudi. Sedangkan Angkasa yang sibuk memasang sabuk pengamannya sambil menyandarkan tubuhnya di kursi menggelengkan kepala.

"Langsung pulang saja, Pak." Tangannya merogoh kantong celana dan memeriksa ponsel yang sedari tadi dimatikan.

Pak Iwan yang mendengar jawaban atasannya hanya bisa mengangguk patuh dan segera menghidupkan mobilnya. "Bapak bisa tidur nanti kalau sudah sampai saya bangunkan," tawar Pak Iwan lagi saat melihat wajah lelah Angkasa.

Pak Iwan begitu menghargai Angkasa sebagai atasan karena pria itu salah satu orang yang selalu peduli dengan orang lain. Tidak memandang jika dia seorang sopir atau apa pun itu terbukti jika sedang bersama dirinya, Angkasa sendiri tak mau duduk di bangku belakang dan selalu duduk di depan.

"Bangunkan saya, ya, Pak."

"Baik."

Empat hari menginjakkan kaki di kota yang mempunyai julukan Paris of East Java membuat Angkasa yang mempunyai tugas dalam pengelolaan perusahaan benar-benar lelah. Atasannya memberikan dirinya mandat untuk memulai semuanya tanpa terkecuali.

Venus Foods, perusahaan yang berjalan di bidang makanan dan minuman ingin bekerja sama dengan petani lokal Malang untuk memproduksi sari apel dalam jumlah besar. Tak hanya perusahaan yang diuntungkan karena mempunyai ide yang baru, petani lokal pun bisa disejahterakan.

Ponselnya bergetar membuat Angkasa yang bangun dari tidur ayam-ayamnya. Matanya menyipit saat melihat siapa yang berani menelepon.

'Della Calling'

Hanya gumaman yang Angkasa berikan sebagai kata pembuka jujur ia sangat terganggu, ia hanya ingin tertidur sebentar saja.

"Mas? Kamu sudah landing, kok tidak langsung hubungi aku?" cecar perempuan di seberang sana membuat Angkasa sedikit jengah.

"Aku ada rencana hubungi kamu kalau sudah sampai rumah."

"Kamu sekarang sudah sampai mana?"

"Masih di jalan. Nanti aku hubungi kamu lagi ya." Pemutusan sepihak oleh Angkasa membuatnya menghela napas kasar.

Pak Iwan yang mendengarkan atasannya sedikit mengumpat tak berani bersuara, kalau berhubungan dengan wanita memang susah. Apalagi kekasih Angkasa, ia tahu wanita itu. Wanita yang pernah datang ke kantor membawakan makan siang untuk atasannya. Tak sering memang, namun bisa membuat gosip bagi banyak karyawan.

"Pak Iwan, kita lebih baik singgah dulu saja, ya." Sambil menaruh kasar ponsel di pahanya.

"Siap laksanakan, Pak." Mobilnya yang sudah keluar dari jalan tol mencari kafe atau restoran terdekat untuk mendinginkan kepala sang atasan.

**

"Pak, bagaimana keadaan istri dan anak-anak?" Sambil menghisap rokoknya, Angkasa menatap pria yang duduk di hadapannya sedang menyeruput kopi.

"Mereka alhamdulillah baik, yang kecil tahun ini sudah kelas lima sekolah dasar," jawab Pak Iwan.

Angkasa hanya mengangguk-angguk.

Banyak sedikit Pak Iwan bercerita tentang kehidupan keluarganya, yang dulunya ia sopir salah satu perusahaan terbesar di Jakarta tapi tidak mendapat hak yang memuaskan dan akhirnya pemutusan sepihak. Menjalani hidup menjadi sopir ojek online dengan bermodal motor yang mendapatkan penghasilan tak menentu membuat Pak Iwan mencoba melamar pada perusahaan Venus Foods dan alhasil kesabaran Pak Iwan membuahkan hasil.

"Bapak sudah tahu belum kalau perusahaan ada beasiswa untuk anak pegawai yang mendapat peringkat satu sampai tiga?" tanya Angkasa.

"Saya belum tahu, Pak."

"Coba ajukan saja Pak, nanti saya bantu untuk teruskan ke bagian kepegawaian. Sayang kalau anak Pak Iwan dapat peringkat tapi dibiarkan begitu saja." Pengajuan yang Angkasa berikan membuat Pak Iwan bersyukur, selama satu tahun ia bekerja ia baru tahu jika ada sistem itu di perusahaan.

Ponselnya kembali bergetar, tanpa berlama-lama ia segera mengangkatnya. "Assalamualaikum. Iya, Ma?"

"Kasa bentar lagi sampai rumah kok." Isapan terakhir pada rokoknya dan mematikannya di asbak yang tersedia.

"Katakan sama Dellandra besok saja kalau ingin bertemu, Kasa lelah."

"Waalaikumsalam." Tangannya mengusap kasar wajahnya.

"Mau jalan sekarang, Pak?" ajak Pak Iwan setelah mendengar percakapan Angkasa.

**

"Oh iya Pak Iwan ini ada oleh-oleh untuk anak Bapak." Angkasa memberikan paper bag berwarna kuning.

"Apakah tidak merepotkan, Pak?" Pak Iwan menunduk hormat. Tpi atasannya hanya menggeleng dan kembali menyodorkan bungkusan itu. Akhirnya ia mengambil dan pamit pulang.

"Kak Kasa!" teriak perempuan yang sudah melihat Angkasa masuk sambil membawa barang bawaan. Angkasa yang melihat itu hanya memutar bola matanya malas.

"Mana oleh-olehnya?" tanya Antariksa, Riksa adalah adik perempuan Angkasa.

Angkasa yang mendengar tuntutan Riksa hanya mendorong dahi perempuan itu. "Kamu menghampiri Kakak hanya ingin ini?"

"Kak, ini keju yang lagi viral itu ‘kan?" Tangan Riksa membuka paper bag berwarna kuning dan membuka isinya.

"Iya, kakak memang sengaja beli untuk bahan rapat kantor. kalau kamu mau, ambil saja tapi jangan semua." Angkasa mendudukkan bokongnya di sofa ruang tamu membiarkan Riksa membuka semua barang bawaan dirinya.

"Mama mana?" tanya Angkasa saat melihat situasi rumah yang sepi.

"Di belakang sama Mbak Della."

Kening Angkasa berkerut, ternyata perempuan itu tak pernah main-main dengan perkataannya. Della tadi memberitahunya akan datang ke rumah saat dirinya sudah pulang dari tugas.

"Della sudah dari tadi di sini?" tanya Angkasa mencoba menginterogasi adiknya.

"Kira-kira dua jam yang lalu," jawab Riksa sambil memakan keripik buah.

Dua jam yang lalu? Berarti saat wanita itu meneleponnya dan langsung ke rumah. Luar biasa.

Angkasa menarik kopernya dan menuju kamarnya di lantai dua, ia akan membersihkan diri karena yang ia tahu dirinya untuk saat ini tidak akan pernah bisa beristirahat.

Menyegarkan tubuhnya di pancuran air dingin membuat otot-otot Angkasa yang tadinya kaku menjadi lemas. Sebenarnya tuntutan pekerjaan membuat dirinya tak bisa tidur dengan nyaman beberapa minggu dan puncaknya adalah hari ini. Tapi mengingat Dellandra yang sudah berada di rumahnya membuat ia harus melupakan lelahnya.

Pacar sekaligus tunangan karena perjodohan orang tua dari kedua belah pihak membuat Angkasa tidak bisa berkutik. Meski umurnya yang bisa dibilang muda untuk menjadi seorang manajer, tapi umur tiga puluh tahun sudah cukup matang untuk menjadi imam keluarga.

Ayah dan Ibunya sudah mewanti-wanti untuk Angkasa segera melamar, tapi berbagai alasan yang Angkasa berikan membuat kedua belah pihak tak bisa berbuat apa-apa. Angkasa belum siap, belum siap jika Dellandra yang menjadi istrinya.

"Mas Kasa, mama dan papa selalu mencari kamu loh. Katanya kamu jarang main ke rumah," ujar Della menatap pacarnya di balik kemudi. "Mereka juga mengajak kamu makan malam."

Angkasa mendengarkan saja tanpa merespons, jalanan yang lumayan padat mengingat ini adalah malam minggu membuat ia jengkel. Ia memang ingin cepat-cepat mengantar kekasihnya pulang, dengan begitu ia bisa dengan bebas mengurung diri di kamar tercinta.

Matanya menatap langit, beberapa jam yang lalu terjadi hujan tapi sekarang langit sudah terlihat cerah bahkan sorot jingga sudah makin terlihat.

"Mas ...," tepuk Della pada lengan Angkasa karena tak diberikan jawaban.

"Aku ‘kan tadi sudah katakan, kalau Mas lelah lebih baik tidak usah antar aku. Aku bisa pulang sendiri." Della merasa tak enak hati. Tapi seketika pipinya merona saat Angkasa membalasnya dengan senyum yang terlampau manis.

"Aku takut terjadi sesuatu sama kamu di jalan."

Mobilnya sudah sampai tepat di depan rumah Della, tapi ia tak berniat untuk singgah. "Aku langsung, ya, Dell. Salam untuk tante dan om. Maaf tidak bisa singgah." Meskipun begitu, ia tetap membukakan pintu serta sabuk pengaman untuk Della.

"Tidak apa, Mas. Nanti aku sampaikan ke mama. Kamu istirahat ya." Della mencium bibir Angkasa membuat pria itu tersenyum dan balas menciumnya singkat.

Dengan cepat ia pun melajukan kemudinya, akhirnya sudah selesai satu urusan.

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Aku Istrimu, Mas, Bukan Budakmu
Aku Istrimu, Mas, Bukan Budakmu
Pasca diceraikan suami pelit, wanita miskin ini dipaksa menikahi duda kaya dalam Aku Istrimu, Mas, Bukan Budakmu. Ia harus berjuang di tengah pernikahan tanpa cinta untuk meraih martabat. Baca kisah billionaire romance novels ini dan temukan takdirnya dalam web novel terbaru.
DANGEROUS LOVE
DANGEROUS LOVE
Dalam modern novel DANGEROUS LOVE, Jenar terjebak satu malam bersama aktor Remo yang posesif. Kini ia harus memilih antara kekasihnya atau tanggung jawab sang playboy. Temukan kelanjutan kisah mereka dalam romance stories ini melalui platform read novels online pilihan Anda.
Gulai Daging Ibu
Gulai Daging Ibu
Dalam novel horor Gulai Daging Ibu, Parni nekat menempuh jalan gelap demi menghidupi keluarganya. Tindakan nekat ini memicu misteri besar yang menghantui satu desa. Simak kelanjutan kisahnya di web novel ini, sebuah mystery story mencekam tentang pengorbanan dan dosa yang tak terampuni.
Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku
Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku
Novel modern Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku mengisahkan konflik keluarga remaja saat seorang ibu membenci anak kandungnya dan lebih memilih murid-muridnya. Ketika seorang murid menyatakan cinta, sang anak justru disalahkan. Temukan kelanjutan cerita romantis ini di platform novel web kami.
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN
Dalam romance novel ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN, Mahardika harus menikahi Eka Maheswari demi wasiat kakeknya. Meski terpaut usia sembilan tahun, ia wajib membimbing istrinya yang kekanak-kanakan di tengah dinamika modern novel ini. Baca kisah lengkapnya di webnovel populer kami.
Jovan, Birahi Anak Panti
Jovan, Birahi Anak Panti
Dalam novel modern Jovan, Birahi Anak Panti, sebuah pernikahan yang dikira sederhana berubah menjadi konflik kompleks. Ikuti kisah nyata pasutri ini menghadapi tantangan nafkah dan loyalitas dalam romance novel yang penuh dinamika. Baca selengkapnya di web novel ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Patahkan Hatiku Lagi
Patahkan Hatiku Lagi
Lucy putus dengan pacarnya Felix, karena utang orang tuanya. Ia terlibat dengan rentenir yang memanfaatkannya dengan bunga yang sangat tinggi. Karena nggak ingin pacarnya ikut menderita dengannya, Lucy memutuskan Felix dengan membohonginya bahwa dia ingin kaya dan selingkuh pada teman baiknya, Heri. Setelah bertahun-tahun, Lucy melamar ke kantor Felix tanpa ia sadari. Felix menerimanya karena ingin balas dendam padanya. Namun, tanpa disadari kedua orang itu, benih-benih cinta mereka pun mulai terbentuk kembali.
Cincin Lepas, Bursa Runtuh
Cincin Lepas, Bursa Runtuh
Demi balas budi Lukas Lamja, Susi Yurojo sang genius bisnis Kota Japura, berjanji membantu tunangannya si Lukas membangun usaha dari nol dan memberi dia 10 kesempatan berbuat salah. Berkat usaha Susi, Grup Lamja dengan cepat berdiri kokoh di Kota Japura, tapi belum bisa melantai di bursa efek. Tunangannya yang dulu begitu penyayang kini justru terus menyudutkannya. Di bawah hasutan adik sepupunya, Tina Sanjaya, Lukas berkali-kali menyakiti hati Susi hingga sedalam-dalamnya. Begitu 10 kesempatan berbuat salah habis terpakai, Susi langsung mengkahiri pertunangan. Sejak hari Susi pergi, Grup Lamja mulai mengalami krisis.
Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Cinta Bersemi Dalam Pelukan Paman
Pekerja kantoran biasa, Lily Basuki, terbangun di dalam novel melodrama yang baru dibacanya sebagai tokoh utama perempuan. Dia harus menghadapi ketidakpedulian suami, adik angkat bermuka dua, dan keluarga yang tak berpihak padanya. Akhirnya dia memilih melawan dan membongkar kepalsuan mereka. Namun kekuasaan besar sang tokoh utama pria segera mendorongnya ke jalan buntu.
Tak Mau, ya Tunggu Bangkrut!
Tak Mau, ya Tunggu Bangkrut!
Ketua Karawan yang bernama Andre Lukman terluka parah dalam perampokan, untungnya dia diselamatkan oleh kepala Keluarga Tanadi. Demi membalas budi, Andre memutuskan untuk mengobati Febri selaku nona Keluarga Tanadi, bahkan membawa kejayaan besar bagi Grup Tanadi. Hanya saja, Febri tidak tahu berterima kasih, dia terus mempersulit Andre sampai Andre memutuskan kembali ke Karawan dan tidak lagi mengobati Febri. Setelah tidak mendapatkan pengobatan, Febri hanya bisa mencari cara lain dan memohon pada Karawan, hanya saja dia tidak tahu bahwa Andre ternyata...
Ibu Bagaikan Lautan Luas
Ibu Bagaikan Lautan Luas
Eva Suki, si penjual ikan, sebenarnya adalah seorang taipan bisnis tersembunyi yang menyembunyikan identitasnya demi membesarkan putrinya. Putrinya, Vina, bekerja keras di pabrik tetapi dirundung dengan kejam oleh Iren, putri dari Keluarga Luis, yang menyebabkan teman Vina terluka parah dan pacarnya mengkhianatinya. Ketika Vina putus asa dan ingin bunuh diri, Eva tiba tepat waktu. Menghadapi provokasi arogan Iren, Eva menelepon, identitasnya yang tersembunyi akan segera terungkap, membuat ayah Iren, Rino, bergegas ke tempat kejadian dengan ketakutan.
Kau Menyesal Terlambat
Kau Menyesal Terlambat
Untuk membalas kebaikan, Neil menandatangani kontrak rahasia dengan ayah Keira menyatakan bahwa dia akan menikahi Keira selama 5 tahun dan membantunya pulih dari patah hatinya dengan cinta pertamanya, Simon. Selama pernikahan kontraknya, Neil selalu perhatian dan mengasihi Keira, tetapi Keira tidak pernah memperlakukan Neil lebih dari sekedar pengganti Simon. Saat kontrak berakhir, Neil mengetahui bahwa Keira masih terobsesi dengan Simon dan memutuskan untuk menceraikannya. Ketika Keira melihat surat perceraian, dan mendengar dari ayahnya bahwa Neil akan pergi, dia menyesal dan pergi mencari Neil, setelah akhirnya menyadari bahwa Neil sangat mencintainya. Namun, semua sudah terlambat, karena Neil telah memulai jalan baru yang menjanjikan dan meninggalkan Keira untuk selamanya.