Logo
Patah
Patah

Patah

46 Bab
Tamat
Dalam novel Patah, Prisha Nayara harus menghadapi sikap dingin Manggala di kantor Papyrus. Romance novel ini mengisahkan perjuangan mereka menyembuhkan luka masa lalu di tengah konflik modern. Baca web novel ini untuk melihat bagaimana mereka belajar mencintai diri sendiri demi bertahan.
Bab 1 dari Patah

GUNDUKAN tanah itu tentu masih basah. Bahkan petugas penggali kubur baru saja menancapkan nisan penanda makam. Dari namanya, jelas gundukan itu menyembunyikan jasad seorang wanita berusia menjelang empat puluh tahun. Setelah prosesi pemakaman selesai, satu per satu orang yang turut berduka pergi. Berpamit dengan wajah duka diiringi tepukan penyemangat ala kadarnya di bahu atau jabat tangan erat dan pelukan menguatkan. Semua pergi, hingga sisa empat orang lelaki. Seorang suami dan tiga anaknya yang berduka. Yang paling kecil berusia delapan tahun.

Bocah terkecil inilah yang wajahnya paling merana. Matanya bengkak, wajahnya sembab, hidungnya terlihat sangat merah di kulitnya yang putih. Tanpa malu dia menggosokkan lengan bajunya ke hidung untuk mengelap lendir. Wajahnya sangat berduka. Bahkan saat yang lain bersimpuh di sisi makam, dia masih memeluk nisan itu. Mengabaikan tanah merah basah yang mengotori baju dan banyak bagian kulitnya. Dia bahkan tidak peduli ketika wajahnya dipenuhi kotor tanah. Tak puas hanya memeluk nisan, dia memeluk gundukan tanah bersama taburan bunga sementara sebelah tangannya tetap memeluk nisan.

Isaknya masih terdengar. Isak yang sulit dihentikan tanda terlalu lama menangis. Sampai akhirnya ayahnya memaksanya berdiri dia terus memeluk gundukan tanah berpegangan pada nisan. Ayahnya menarik paksa pinggangnya sampai membuat nisan itu nyaris tercabut. Sampai akhirnya sang ayah berhasil mengangkat si bocah dan membiarkan sejenak anaknya kembali meraung di kaki kubur sambil dia sendiri mengatur napas.

Raungan merana bocah berduka itu membelah langit sore bersama semburat jingga di ufuk barat. Siapa pun yang mendengar raungan itu, mereka akan menolehkan wajah, ingin melihat siapakah yang sedemikian merana dipisahkan kematian yang pasti datang.

Dan hati siapa pun itu akan ikut teriris ketika melihat bocah lelaki kotor tanah merah meraung memanggil ibunya.

“Mama… Mama… Manggala ikut, Mama… Mama…”

“MAMAAA…. MANGGALA IKUUUTTT…” Dia kembali berteriak meraung tak peduli ayahnya mulai tak sabar dan menghardik sembunyi.

Tak bisa terus dibiarkan begini. Setelah menarik napas dan mengumpulkan tenaga, ayahnya menarik paksa si bocah lalu menggendongnya di pinggang. Bocah itu memberontak hebat dalam gendongan ayahnya. Kakinya bergerak-gerak kasar menendang asal ke segala arah tidak mau pergi dari makam. Teriakannya sepanjang jalan semakin menyayat hati. Tapi mereka sudah terlalu lama di makam ini. Langit sudah semakin meredup. Matahari sebentar lagi hilang. Dia bisa melanjutkan dukanya di mobil, di jalan, lalu berlanjut di rumah.

Dan itulah yang terjadi.

Kesedihannya tidak berakhir di makam itu. Selama ini hanya mamanyalah orangtua yang dia kenal. Papanya terlalu sibuk bekerja yang ketika pulang hanya menuntut laporan prestasi anak saja. Ketika mamanya pergi, dia begitu kehilangan sampai merasa dunianya hilang.

Dia memang merindukan mamanya, tapi anak sekecil itu sudah bisa merasai bahwa mamanya tidak akan pulang apalagi tergantikan. Termasuk ketika papanya datang memperkenalkan seorang perempuan cantik yang akhirnya dengan berat hati dia panggil Mama.

Kupanggil dia Mama, tapi dia bukan ibuku.

Anak kecil itu merasa ada yang salah. Bahkan mamanya belum genap dua bulan lalu pergi. Kenapa begitu cepat ibu pengganti datang? Dia tidak mau ibu pengganti. Dia mau ibuya tapi dia pun tahu ibunya tidak mungkin kembali, maka tidak usah beri dia ibu yang lain. Tapi bocah sekecil itu bisa apa? Bahkan dia tidak mengerti bahwa yang dia rasa adalah sebuah kesedihan, kekecewaan, dan kemarahan. Dia hanya tahu bahwa dia kehilangan pegangan. Dan tanpa pegangan dia tumbuh sendiri dengan semua luka yang dia bawa. Sepanjang masa kecil dan remaja luka itu makin bertambah. Ketika lidahnya kelu, dia hanya bisa menutupi semua luka dengan diam yang sangat kental.

Anak kecil itu bernama Manggala Abipraya Sastradinata.

***

Tapi begitulah kehidupan. Memiliki roda yang terus berputar tanpa henti yang manusia sebut waktu. Tak peduli cerita apa pun yang terjadi di putaran rodanya, dia akan terus bergerak dengan kecepatan konstan. Membbuat ada kisah kematian dan ada cerita kelahiran.

Ada yang datang dan ada yang pergi.

Di waktu yang sama, saat matahari mulai lelah dan bersiap berganti tugas dengan bulan, dunia menghadirkan kisah lain. Senja yang tetap indah dalam lengkingan sedih seorang anak dan jeritan sakit seorang ibu. Hari yang meredup menjadi latar dua cerita di senja itu.

Memang selalu ada yang datang dan ada yang pergi.

Di saat seorang bocah kecil kehilangan ibunya, di tempat lain seorang anak lahir menyapa dunia. Anak perempuan dengan tangisan yang melengking kuat. Gerakan tubuhnya mantap. Semua tenaga kesehatan di ruang itu bersorak gembira dengan kedatangannya. Bayi itu sudah terlihat cantik meski baru melewati pintu ke dunia yang baru. Kepalan tangan kecil itu terus mengentak meninju, siap menghalau siapa pun yang mengganggunya menangis. Tangis yang bisa menutupi teriakan kesakitan ibunya yang berdarah-darah melahirkan dia. Tapi bukan sakit itu yang membuatnya berteriak. Teriakan itu hanya caranya menutupi kesedihannya. Kemarahannya. Kekecewaannya.

Ada luka lain yang membuatnya meraung keras. Berharap ini adalah akhir kehidupannya. Berharap dia bertukar nyawa dengan anak yang harus dia lahirkan.

Anak itu lahir lebih cepat dari rencana karena jiwanya begitu terguncang ketika melihat dengan mata kepalanya sendiri suaminya berasyik masyuk dengan perempuan lain. Jadilah dia bersalin sendirian dengan hati hancur. Tak ada kebahagiaan ketika perawat menunjukkan anaknya yang begitu cantik dan sehat.

Yang dia rasa bukan bahagia. Yang dia rasa adalah sedih dan... benci…. Tapi ini bukan yang pertama, dan yang pasti dia yakin ini juga bukan yang terakhir. Masih akan ada kekecewaan lain yang harus dia rasakan jika dia masih bernapas.

Dia merasa tidak bisa menolak nasib, tidak bisa menolak jalan hidupnya. Dia tak mau lagi berharap lelaki yang dia sebut sebagai suami akan menjadi lelaki yang dia impikan. Dia tahu, pangeran berkuda putih itu bukan untuknya. Kekecewaan yang tidak bisa dia keluarkan pada lelaki itu ternyata membutuhkan tempat untuk bermuara. Dan yang ada hanya bayi merah kecil yang menangis ribut mengganggu heningnya.

Dia tak mau melihat bayinya sendiri.

Bayi itu akhirnya tumbuh sendiri hanya didampingi baby sitter yang berganti-ganti. Bayi itu tumbuh sehat dan kuat. Kehidupan batin yang keras tanpa bimbingan orangtua membuat dia menjadi pribadi yang keras. Tak ada yang bisa menghalangi keinginannya. Dia sekeras batu karang. Wajahnya yang cantik menyembunyikan dengan rapat kekerasan hatinya.

Bayi kecil dengan lengkingan yang keras, kepalan tangan kuat, dan gerakan mantap itu akhirnya diberi nama Prisha Nayara.

***

Dua nama yang akhirnya akan berkali-kali bersinggungan dalam kehidupan mereka selanjutnya.

***

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Ambil Kembali Hatiku
Ambil Kembali Hatiku
Di hari ulang tahunnya, Sena kehilangan ibunya. Alih-alih menemani, suaminya justru pergi menjemput wanita lain di bandara. Baca novel online romantis Ambil Kembali Hatiku, sebuah novel modern yang menguras emosi tentang perjuangan mempertahankan harga diri di tengah pengkhianatan.
Bermula Dari Casing Berminyak
Bermula Dari Casing Berminyak
Baca Novel Online Bermula Dari Casing Berminyak, sebuah novel misteri horor modern yang menegangkan. Saat casing ponsel yang selalu berminyak ternyata terbuat dari kulit manusia, teror mengerikan mulai mengancam nyawa sang pemilik yang kini menjadi incaran sosok misterius.
Bukan Cinta, Ternyata Dusta!
Bukan Cinta, Ternyata Dusta!
Dalam novel romantis misteri Bukan Cinta, Ternyata Dusta!, protagonis mendapat kesempatan kedua setelah dikhianati dan dibunuh oleh suaminya demi uang. Kini, ia kembali ke masa lalu sebelum kecelakaan fatal terjadi. Baca novel online gratis ini untuk menyaksikan pembalasan dendamnya yang dingin.
Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero)
Dalam Cinta Gila Putra Konglomerat (Zero), Pamela harus memilih antara Tirta atau Zero yang kembali membawa obsesi gelapnya. Ikuti kisah romance novel ini saat kebebasan Pamela terancam oleh kuasa billionaire yang posesif. Baca selengkapnya di web novel modern yang penuh intrik ini.
Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam
Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam
Setelah difitnah dan dipenjara, Khloe terjebak skema jahat saudarinya. Dalam modern novel ini, ia bertemu Henrik, bos mafia kejam yang melindunginya. Ikuti kisah mafia romance books ini saat Khloe menuntut balas dan mengubah takdirnya di Dimanjakankan oleh Bos Mafia Kejam.
Gelora Hasrat sang Presdir
Gelora Hasrat sang Presdir
Dalam novel romantis miliarder Gelora Hasrat sang Presdir, hidup Laura hancur setelah terbangun di hotel bersama pria asing menjelang pernikahannya. Diusir oleh ayahnya dan batal menikah, ia harus bertahan hidup. Baca Novel Online gratis ini untuk mengungkap kelanjutan takdirnya.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Candaan yang Mengubah Segalanya
Candaan yang Mengubah Segalanya
Dimulai dari sebuah candaan, Sela tanpa sengaja mengetahui sifat asli kekasihnya, Yuda. Saat perasaan Yuda mulai tulus, semuanya sudah terlambat. Cinta yang dibina selama tujuh tahun pun hancur. Segalanya berubah karena satu candaan yang membuka kebenaran.
Mengejar Aib Tunangan, Eh Malah Baper?
Mengejar Aib Tunangan, Eh Malah Baper?
Vero yang sudah ditemukan ayah kandungnya, tiba-tiba menjadi putri keluarga bangsawan. Selama ini dia selalu menjunjung tinggi prinsip memiliki satu pasangan seumur hidup, jadi dia menolak menikah dengan tunangannya. Demi buktikan ke ayahnya bahwa dirinya benar, Vero memutuskan untuk pergi ke akademi yang didirikan tunangannya untuk membuktikan sifat buruk pria tersebut. Nggak disangka, di sana dia malah bertemu dengan teman masa kecilnya yang bernama Chandra. Sekarang dia harus buat keputusan untuk memilih Chandra atau tunangannya yang dirumorkan ingin berpoligami.
[Versi suara dubbing] Dua Suami, Satu Balas Dendam
[Versi suara dubbing] Dua Suami, Satu Balas Dendam
Di malam pernikahannya, dia bereinkarnasi dan menemukan bahwa pengantin laki-lakinya telah menggunakan pengganti. Dia tetap bermain bersama (dengan permainan itu), berusaha membalas dendam pada pengantin laki-lakinya yang kejam!
Pendeta Pusing, Muridnya Bikin Ulah Lagi
Pendeta Pusing, Muridnya Bikin Ulah Lagi
Seorang pemuda bernama "Carlos" bernasib malang, dia bersama gurunya, Evan, dan seniornya, Sania latihan di Gunung Yona untuk membasmi iblis dan menegakkan kebaikan. Dalam sebuah kasus pembantaian, dia bertemu dengan siluman tikus bernama Vania. Pertemuan itu menyebabkan dendam Gunung Yona dan Gua Awam terungkap. Bahkan membuat pil iblis di tubuh Carlos memicu kutukan sehingga kedua keluarga yang saling musuhan itu harus bersatu untuk menyelamatkan makhluk hidup.
Tersesat ke Mobil CEO, Malah Jatuh Cinta
Tersesat ke Mobil CEO, Malah Jatuh Cinta
Sarah yang mabuk dituntun oleh anjingnya ke sebuah mobil pribadi seorang taipan. Pertemuan panas mereka di dalam mobil itu difoto oleh paparazi dan menjadi gosip utama. Secara kebetulan, Sarah kemudian menjadi pengawal pribadi pria itu lewat wawancara, dan rasa sayang bertambah besar di antara mereka berdua. Akankah mereka bertahan dari gangguan saudari tiri Sarah?
Kejayaanku Setelah Berpisah
Kejayaanku Setelah Berpisah
Pernikahan Jean dan Eron hanya status saja. Eron tetap setia pada cinta lamanya, Wina. Dia memaksa Jean punya anak dengan pria asing. Jean diam-diam menggunakan uang Eron untuk nafkahi Alex, seorang model di bar. Dari hubungan yang semula pura-pura, tumbuh cinta sejati dan Jean pun mengandung anak Alex. Setelah Eron tahu selama ini Wina hanya menipu dia, dia memohon untuk kembali dengan Jean. Tapi, dia terkejut ketika dia tahu Alex ternyata pewaris panglima perang paling berkuasa di Erova Timur.