Logo
MENYUSUI TUYUL
MENYUSUI TUYUL

MENYUSUI TUYUL

49 Bab
Tamat
Dalam mystery MENYUSUI TUYUL, Bintang dan Alisha harus menghadapi tuduhan pesugihan dari warga desa. Sejak kepindahan mereka, rentetan kejadian aneh memicu fitnah keji. Temukan kebenaran di balik horor modern ini dalam web novel mencekam tentang perjuangan membersihkan nama baik.
Bab 1 dari MENYUSUI TUYUL

"Iya, Kang, aku juga heran, kampung kita yang dulu adem ayem, kok sekarang sering ada yang ngeluh kehilangan uang."

"Apa mungkin, dugaan beberapa orang itu benar kalau Pak Bintang ngingu, (melihara) ya? Rasanya kok aneh. Padahal, setiap Jum'at dia rajin ke masjid kalau pas nggak dinas."

"Lha, Kang, ora kabeh ( tidak semua) orang yang melihara begituan nggak shalat, lah." 

Kedua laki-laki yang tengah menyeruput kopi hitam dari cangkir keramik kecil itu mengangguk menanggapi pendapat temannya.

Begitulah, warung kopi di pojok gang Desa Karanglor itu selalu ramai pengunjung setiap malamnya. Beberapa laki-laki, seperti sudah menjadikan tradisi, selalu berkumpul di situ. Hanya sekadar minum secangkir kopi, menikmati sebatang rokok, dan sepiring gorengan sudah menjadi modal untuk membicarakan banyak hal hingga berjam-jam.

"Iya, kemarin Mbok Wedok (istriku) yo sambat (mengeluh) duitnya hilang lima puluh ribu. Katanya, mau buat arisan, malah amblas uangnya," celetuk seorang laki-laki bertubuh agak tambun sambil mengunyah tempe goreng.

"Barangkali, buat jajan anakmu, Kang? Kasihan tuyulnya kalau nggak ambil dituduh terus, fitnah itu!" sahut seorang pemuda dengan potongan rambut nyentrik berwarna biru, yang sedari tadi duduk di atas motor bersama beberapa teman sebayanya.

Laki-laki bertubuh tambun itu pun melemparkan sisa potongan tempe goreng ke arah pemuda yang hanya cengengesan.

"Hei, Farrel! Anakku nggak mungkin jajan, sehari habis lima puluh ribu," balasnya tak mau kalah.

Pemuda ganteng dengan tindikan di telinga kirinya itu hanya menggaruk pelipis.

"Ya, mana buktinya coba, duitnya Kang Sukir diambil tuyul? Nggak usah percaya begituan, Kang. Percaya tuh sama Allah dan Rasul-Nya." 

Tak!

Sebuah jitakan mendarat di dahi pemuda yang sebenarnya berwajah tampan, yang sayangnya tengah tersesat itu.

Dia hanya meringis sambil melotot ke arah sahabatnya. "Celeng, sakit woi!" protesnya.

Temannya mencibir. "Lagian, sok agamis. Shalat saja cuma tiap Jum'at. Itu pun, karena malu kamu anaknya Pak Ustadz."

"Sialan, nggak usah bawa-bawa bapak aku, lah. Bapak ya Bapak, aku ya aku."

"Farrel, Farrel. Temanmu sudah pada gendong anak, lah kamu, masih saja menghabiskan malam keluyuran kayak gini tho, Le." 

Farrel menoleh pada perempuan paruh baya berdaster batik, si pemilik warung yang membawa dua cangkir kopi di kedua tangannya.

"Iya, Budhe, nanti bikin anak dulu," sahut pemuda 24 tahun itu dengan asal yang membuat si pemilik warung malah memelototinya. 

Suasana warung hening sejenak, ketika mendengar deru motor yang semakin mendekat. Beberapa lelaki berumur yang masih asyik membicarakan tuyul dan pesugihan atau sejenisnya, mendadak bungkam. Mereka saling melirik ke arah motor yang semakin mendekati teras warung.

Sedangkan, Farrel dan teman-temannya yang seperti umumnya anak muda, tak terpengaruh dengan isu mistis. Mereka memilih melanjutkan pembicaraan mengenai klub sepakbola favorit masing-masing yang tengah minim prestasi.

"Anjir, memang pelatihnya sampah, makanya jeblok."

"Begitulah, klub kalau berisi mafia," ejek salah satu dari mereka.

"Sok tahu!" seru Farrel tak terima.

"Ngomongin apa to Mas Din, Mas Farrel, serius banget?" tanya laki-laki yang turun dari motor maticnya sambil melepaskan helm. 

"He he he biasa, Pak Bin, si Farrel lagi PMS," jawab Dino yang dibalas tinjuan gemas dari Farrel.

"Sialan, mulutmu!"

Laki-laki yang mengenakan jaket hitam itu pun, melangkah menuju ke pintu warung setelah menepuk pelan pundak Farrel yang mengangguk sopan padanya.Tatapan beberapa orang yang tadi membicarakan pesugihan dan sejenisnya, langsung tertuju pada laki-laki berwajah rupawan bernama Bintang yang berdiri di pintu warung.

"Assalamu'alaikum, Budhe. Masih ada gorengannya?" tanyanya santun.

"Waalaikumsalam, masih Mas. Mau apa ya, Mas?"

"Bakwan sama pisang goreng saja, Budhe."

"Ngopi, Pak Bin." 

"Monggo, Pak."

Setelah membayar gorengan yang dibelinya, laki-laki itu pun pergi diiringi tatapan curiga beberapa pengunjung warung. Bahkan, ada yang mencebikkan bibir dan mengayunkan telapak tangan pada pemilik warung, yang hendak meletakkan uang dari Bintang ke dalam kaleng.

"Mbak, diludahi dulu uangnya biar nggak diambil lagi sama tuyulnya," bisiknya sambil melirik ke arah motor Bintang yang menjauh.

"Budhe aku bayar, tuh sama kopinya monyet-monyet tiga. Iih, tapi kembaliannya jangan uang itu kena air liur!" seru Farrel tanpa basa-basi.

Pemilik warung yang kepergok meludahi uang dari Bintang hanya bisa salah tingkah menghadapi ucapan Farrel. Sedangkan laki-laki bertubuh kurus yang memberikan saran pada pemilik warung menatap tak suka pada sikap Farrel.

Tetapi, bukan Farrel si ketua geng desa namanya kalau tidak bersikap tak acuh.

**

Bintang memelankan laju motornya, ketika memasuki gang menuju ke rumahnya. Mata lelaki itu menyipit, saat melihat seorang perempuan paruh baya bertubuh agak tambun mondar-mandir di halaman rumah.

Bintang membunyikan klakson lirih sambil mengangguk sopan, yang dibalas dengan anggukan kepala dari perempuan tersebut.

"Baru pulang, Mas Bin?"

"Nggih Bu, olahraga to, Bu?"

"Iya Mas, di dalam gerah."

"Oh iya, monggo, Bu.

"Mari, Mas Bin."

Bintang hanya menggeleng samar. Udara di desa ini memang terkadang cukup panas jika di saat musim kemarau atau mendekati musim penghujan. Tetapi, untuk malam ini, udara di Desa Karanglor tidaklah dikategorikan panas. Justru cenderung dingin karena seharian tadi diguyur hujan deras.

"Assalamu'alaikum," ucap Bintang sambil membuka pintu depan rumahnya setelah mencabut kembali kunci cadangan yang selalu dia bawa.

"Waalaikumsalam, Mas."

"Belum tidur, Dik?" tanyanya sambil menatap wajah ayu di depannya. 

Wanita itu menggeleng pelan kemudian meraih tangan suaminya dan mencium punggung tangan laki-laki bertubuh tegap itu. Bintang membalasnya dengan mencium kening sang istri.

Setelah berganti pakaian dan membersihkan diri, Bintang mendekat ke arah Alisha, istrinya. Tatapan mata lelaki itu tertuju ke layar laptop yang masih menyala di atas meja ruang keluarga.

"Sudah malam jangan begadang, dilanjutkan besok saja."

"Besok katanya mau ajak aku jalan-jalan, Mas," sahutnya sambil menyiapkan makan malam sang suami.

Bintang hanya tersenyum dan mengangguk. Rasanya, memenuhi keinginan istrinya untuk jalan-jalan, merupakan hal yang sangat menyenangkan. Walaupun hanya ke danau atau makan nasi pecel di pinggir danau. Mengingat kesibukannya, menjadi abdi negara yang tidak mempunyai waktu libur tetap.

Alisha mengambil sepotong pisang goreng kesukaannya dan mengunyah sambil kembali menatap layar laptop. Sedangkan Bintang duduk di sampingnya tengah menikmati makan malam sederhana buatan sang istri.

"Tadi sewaktu arisan di rumah Bu RT, ramai bicara duit ilang, duit ilang begitu, Mas."

Bintang menghentikan kunyahannya. Perhatian laki-laki itu dari layar televisi kini berganti pada Alisha yang masih fokus ke layar laptop.

"Duit ilang?" tanyanya dengan kening berkerut.

Alisha mengangguk lemah. "Hmm, katanya di desa ini ada yang melihara pesugihan, Mas. Dan sepertinya, mereka ada yang curiga sama kita," jawab Alisha dengan raut wajah sedih.

****

Lanjutkan Membaca
Pilih Bab
CH. 1CH. 2CH. 3
CH. 4
CH. 5
CH. 6
CH. 7
Semua
Baca Novel Selengkapnya di
moboreader
Kini Tersedia Membaca Gratis

Kamu Mungkin Juga Suka

Dicintai Iblis Betina
Dicintai Iblis Betina
Dalam novel fantasy Dicintai Iblis Betina, Jacob terjebak tipu daya ratu kegelapan saat berusaha menghidupkan arwah kekasihnya. Hubungan terlarang ini membawa petaka misterius. Baca web novel horror ini untuk mengungkap konsekuensi perjanjian gaib dalam salah satu fiction fantasy novels terbaik.
Ghost At School
Ghost At School
Dalam Ghost At School, Yui harus membebaskan arwah penasaran setelah melihat kematian sahabatnya di mimpi. Mystery story ini mengungkap pengkhianatan keluarga dan ketidakadilan masa lalu. Baca horror novel ini untuk mengikuti misi penyelamatan mereka dalam petualangan penuh risiko.
Hamil Anak Genderuwo
Hamil Anak Genderuwo
Dalam Hamil Anak Genderuwo, Esmeralda menghadapi teror misterius di kampung halaman. Setelah lama menanti, ia akhirnya mengandung, namun janin tersebut menyimpan rahasia gelap. Ikuti kisah horor dan mystery story ini dalam web novel yang penuh teka-teki supernatural dan ancaman tak kasat mata.
Roh Istri yang Terikat Abadi
Roh Istri yang Terikat Abadi
Dalam novel modern Roh Istri yang Terikat Abadi, Dian tewas akibat ledakan bom setelah diabaikan Rizal. Sebagai ahli forensik, Rizal melakukan autopsi pada jenazah tanpa identitas istrinya sendiri. Temukan kisah penuh misteri ini dalam pilihan romance novel terbaik kami.
Sang Penjelajah Malam
Sang Penjelajah Malam
Dalam Sang Penjelajah Malam, Arya dan kawan-kawan menghadapi teror saat mendaki gunung angker demi konten media sosial. Horror novel ini mengungkap konflik internal yang mengubah mereka saat terjebak misteri mistis. Baca adventure story menegangkan ini di web novel favorit Anda.
Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung
Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung
Dalam novel horor "Setelah Mati, Aku Dijadikan Patung", jasad korban pembunuhan tragis diubah menjadi karya seni gips oleh keluarganya demi ketenaran. Namun, rahasia kelam ini terancam terbongkar saat patung itu pecah. Baca novel online misteri yang mencekam ini sekarang.

Rilis WebNovel Terbaru

Populer di MiniShort

Aku Bukan Permaisurimu Lagi
Aku Bukan Permaisurimu Lagi
Mia membawa Terowongan Ruang-Waktu​ ke zaman kuno, jatuh cinta pada Eko, dan mendukungnya menjadi kaisar. Namun, tak disangka, Eko demi merebut Terowongan Ruang-Waktu​, menyiksa dan mempermalukan Mia dengan segala cara. Setelah berjuang keras membuka Gerbang Ruang-Waktu​ dan kembali ke era modern, Mia justru dikejar-kejar oleh Eko yang ikut menyusul. Eko berusaha merebut Mia dengan paksa, tapi ia tidak tahu betapa mengerikannya dunia modern ini.
Luna Palsu VS Asli
Luna Palsu VS Asli
Dia membunuh ayahnya yang kejam untuk menyelamatkannya. Sekarang Raja Alpha yang baru harus menyembunyikan pasangan takdirnya dan menggunakan Luna palsu sebagai umpan untuk melindungi nyawanya. Tapi saat dia sedang bertempur, dia ditemukan oleh Luna palsu dan disiksa secara brutal. Bisakah dia bertahan cukup lama untuk menyambut kembalinya Raja Alpha dan membalas dendam?
Hati Pinjaman, Cinta Tercuri
Hati Pinjaman, Cinta Tercuri
Jenderal Julian yang sakit-sakitan terpaksa menikahi Eleonora Lee, seorang sandera yang baru kembali. Julian menolak pernikahan itu, sementara Eleonora tetap menjaga jarak. Di kediaman sang Jenderal, mereka saling menguji sekaligus mengimbangi. Saat konspirasi istana dan pengkhianatan keluarga memuncak, keduanya justru terikat dan harus menghadapi berbagai tantangan bersama di tengah kekacauan.
Bukan Dia, Tapi Kau
Bukan Dia, Tapi Kau
Cindy seorang anak pembantu yang rela mengubah dirinya demi cintanya pada Mark, tapi justru kehilangan arah. Saat kembali menekuni komik, dia menyadari cinta tulus Carl, dia pun menemukan kembali jati diri dan kebahagiaan sejatinya.
[Versi suara dubbing] Persaingan Bisnis dan Romansa
[Versi suara dubbing] Persaingan Bisnis dan Romansa
Seorang pemuda kaya pura-pura miskin untuk merusak saingan bisnis dan mendekati putri saingan tersebut. Dia berencana merusak mereka, tetapi wanita itu menghapus bukti dan pergi, membuatnya menyadari bahwa dia mencintainya.
Suami Tunawisma Saya Adalah Seorang Triliuner
Suami Tunawisma Saya Adalah Seorang Triliuner
Pada malam pernikahannya, dia menemukan perselingkuhan tunangannya. Dengan penuh kemarahan, dia menikahi seorang pria asing dengan iseng. Sedikit yang dia tahu bahwa suaminya yang tampan dan tunawisma sebenarnya adalah seorang CEO triliuner!